Penuh Romantisme dan Magis

““Santana mampu menampilkan sebuah konser musik yang enerjik tapi juga hangat dan romantis. “Light and love,” ujar Santana berulang kali kepada ribuan orang yang menonton konsernya””

http://a323.yahoofs.com/ymg/blog_editor/blog_editor-840877587-1299474207.jpg?ymfsfqEDlKMCHFGn

Menyaksikan dua kali penampilan Carlos Santana di Java Jazz Festival pada 4 dan 5 Maret 2011 lalu benar-benar menjadi pengalaman yang luar biasa. Aksi panggung Santana dan para musisi yang mendukungnya sungguh hebat.

Mereka mampu menampilkan sebuah konser musik yang enerjik tapi juga hangat dan romantis. “Light and love,” ujar Santana berulang kali kepada ribuan orang yang menonton konsernya di Hall D2 JI Expo Kemayoran.

Di malam itu Santana mengajak ribuan penontonnya untuk terus saling mencintai dan menebar cinta.

Penontonnya pun seakan terbawa aura magis dari sang gitaris legenda tersebut. Banyak di antara penonton berjoget, entah sendiri maupun dengan pasangannya.

Musik bernada latin, rock dengan aroma blues disajikan dengan sangat baik oleh Carlos Santana dan bandnya.

Pahlawan gitar kelahiran Meksiko, 20 Juli 1947 itu membawakan lagu-lagu hitsnya di dua konsernya di Java Jazz Festival 2011. Mulai dari ‘Foo Foo’, ‘Jingo’, ‘Black Magic Woman’, ‘Maria Maria’, ‘Supreme of Love’ hingga ‘Smooth’.

Meski sudah berusia 64 tahun, Carlos Santana tidak terlihat sedikit pun kendor di atas panggung. Begitupula beberapa anggota bandnya yang juga berusia di atas 50 tahun, seperti si gondrong Raul Rekow (Perkusi) yang sudah manggung bersama Santana sejak 1976 atau David K. Matthews (Keyboards).
[santana_wire_images_400_460]
Carlos Santana (Wire Image)

Padahal mereka manggung selama 2 jam non stop di masing-masing dua konser tersebut.

Tak hanya Santana, Raul dan David yang penampilannya mengundang decak kagum. Kedua vokalis band Santana, Tony Lindsay dan Andy Vargas juga memukau. Duet vokalis ini mampu membawakan lagu-lagu Santana yang bertempo cepat dan mengajak para penonton ikut bergoyang dan berdendang.
““Musik bernada latin, rock dengan aroma blues disajikan dengan sangat baik oleh Carlos Santana dan bandnya””

http://a323.yahoofs.com/ymg/blog_editor/blog_editor-918165958-1299474207.jpg?ymfsfqEDyFSUxHS9

Belum lagi aksi nge-jam bassis Benny Rietveld dan drummer Dennis Chambers yang selama sekitar 15 menit menunjukkan keahlian mereka memainkan dua alat musik yang mereka kuasai.

Keseluruhan konser Carlos Santana di Java Jazz Festival 2011 hampir tidak ada kekurangan yang berarti.

Rasanya ingin kembali melihat konser Carlos Santana di waktu dan tempat yang berbeda.

sumber: http://id.omg.yahoo.com/blogs/konser-santana-di-java-jazz-2011-penuh-romantisme-dan-magis-blog_editor-78.html