Penutupan gereja dan pemilihan presiden..

Penutupan gereja di beberapa daerah di Jawa Barat dikecam sejumlah anggota DPR RI dari FKB dan FPD. Mereka mengecam tindak kekerasan dan main hakim sendiri yang dilakukan sekelompok orang yang mengatasnamakan agama. "Ini jelas pelanggaran hak azasi manusia.

Karena itu, jika pemerintah tidak segera mengatasi dan mengantisipasinya, ulah sekelompok orang itu akan mengancam pluralisme di Indonesia. Pemerintah diminta tegas membuat peraturan yang tidak diskriminatif dan bersifat adil. "Masak orang Islam buat masjid di mana-mana boleh, orang lain dipersulit,ungkap banyak orang yang susah sekali mendapatkan ijin mendirikan Gereja.

Sekadar diketahui, penutupan 23 tempat ibadah kristiani itu dilakukan oleh sejumlah ormas Islam di Bandung sejak November 2002 hingga pertengahan tahun ini. Penutupan ini dilakukan karena ‘gereja’ memanfaatkan rumah-rumah penduduk dan tidak ada izin dari warga sekitar yang merasa terganggu. Hal ini jelas berlawanan dengan SKB dua menteri yang mengatur pendirian tempat ibadah. Ormas Islam yang menutup paksa itu mengklaim bahwa tempat ibadah itu digunakan sebagai sarana pemurtadan.

Di masa pemerintahan Sby-jk…
kita lihat masih banyak Gereja yang dirusak malah ditutup…dan masalah ijin pendirian gereja yang juga susah banget didapatkan… :undecided: Padahal katanya negara ini negara demokrasi… :angry:
tapi tetep aja susah banget untuk kita umat kristen mendirikan Greja…
Kayanya susah banget yah menemukan pemimpin yang bener2 bijaksana dan objektif,… :char12:

golput here

Lagi2 SKB

Pilih PDS ( Partai Damain Sejahtera ) masih kurang anggota DPR nya tuh,… sampe2 SK 4 mentri gak di gubrisss,…
saatnya Laskar Kristus tunjukan Diri di pemerintahan,…

membela negara & Agama, terutama kaum minoritas,… jangan sampe penutupan dan pembakaran gereja ada lagi di bumi pertiwi!!!

SKB apaan tuh??
jangan pake singkatan segala donk

waduh… yang nulis, kok malah nanya sih???
cuman di copy paste yah???

SKB = Surat Keputusan Bersama :slight_smile:

iyah…
gantian nih ye…
kirain SKB tuh singkatan2 apa gituh…
back to topic…

hahahaha…Nga lah…
:slight_smile: Peace yooo…

Mudah2 an anggota kita banyak yg juga duduk di kursi pemerintahan. And mudah2 an PANCASILA masih bisa terus berlaku sebagai dasar Negara di Indonesia tercinta Ini.

Ha…ha…ha… lutu…lutu…

Emang yang nulis TS sendiri ato copy paste siy, koq kaga ade sumbernya? ;D

SKB = surat keinginan bersuami

Hmmmm…seharusnya memilih berdasar partai kristen ada dimana ya nggak?
karena disanalah bisa menyuarakan n memperjuangkan hak2 umat kristiani toh?
Ada yang tau mereka dimana? :onion-head33:

Isue2nya PDS berkoalisi denagn PDI. Maap ga tahu bgm cra membuktikan kl PDS ada di sana… :sad:
Makanya kalao anggota kita ada yg duduk di kursi pemerintahan / partai maka kita akan tahu berkoalisi ke mana ? :slight_smile:
Ayo tinggal 8 hr lagi mau dibawa kemana anggota kita … :slight_smile:

sayangnya belom ada calon presiden yang beragama kristen

George Junus Aditjondro*16 Mei 2009 mengatakan : SETELAH PARTAI-PARTAI KRISTEN MASUK KOTAK, KE MANA SEBAIKNYA ASPIRASI POLITIK UMAT KRISTIANI DISALURKAN? SETELAH PARTAI-PARTAI KRISTEN MASUK KOTAK, KE MANA SEBAIKNYA ASPIRASI POLITIK UMAT KRISTIANI DISALURKAN? | EKSPRESI HATI
ada 5 point pilihan :

  1. mendukung rencana calon presiden alternatif, Rizal Ramli, yang bersama kawan-kawannya, bermaksud menggugat hasil pemilu ke jalur hukum, sebelum bangsa ini melangkah ke tahap selanjutnya, yakni pemilihan presiden dan wakilnya.
    NB : poin 1 ini tampaknya gugur dengan diumumkannya secara resmi hanya 3 calon presiden yaitu Megawati, SBY dan JK.

  2. aspirasi politik umat Kristiani dapat diperjuangkan lewat gerakan ekstra-parlementer yang tidak berbendera agama, tapi berbendera demokrasi, penegakan HAM, perlindungan lingkungan serta hak-hak bangsa-bangsa pribumi (indigenous peoples). Yang paling mendesak sekarang adalah mengsosialisasikan jejak rekam para capres dan cawapres kepada umat.

  3. aspirasi politik umat Kristiani dapat diperjuangkan dengan memperjuangkan legalisasi partai-partai lokal di seluruh Nusantara, dengan memanfaatkan apa yang telah dirintis di Aceh.

  4. aspirasi politik umat Kristiani dapat diperjuangkan oleh gereja-gereja lokal, bekerjasama dengan lembaga-lembaga perjuangan pluralisme yang telah dirintis oleh aktivis-aktivis Muslim, seperti Yayasan Paramadina dan Wahid Institute, maupun oleh aktivis-aktivis agama-agama lain.

  5. mengingat bahwa gereja adalah organisasi internasional, keresahan umat atau jemaat setempat dapat diperjuangkan secara internasional oleh jaringan anggota gereja di negara-negara lain, bersama gerakan-gerakan kemasyarakatan (social movements) yang juga bersifat global, seperti gerakan lingkungan, gerakan pembelaan bangsa-bangsa pribumi, dan gerakan-gerakan internasional lain.

Tampaknya agak sulit untuk memilih…PDS pecah suara.
Sikap resmi PDS memilih SBY-Budiono, namun DPP Jateng n sebagian kader memilih Mega Prabowo.
http://www.niasisland.com/home/writing_disp.php?category_code_option=OT&s_category_code=OT&s_code=003499&code_option=003499&writing_no_option=003499&menu_name_option=DPP%20PDS%20DukungSBY-Boediono,Kadernya%20DukungMega-Prabowo&process=Add&i=last&norp=20
http://www.hidayatullah.com/index.php/berita/lokal/9627-pds-resmi-mendukung-sby-boediono-
http://politik.vivanews.com/news/read/60049-pds_jawa_tengah_dukung_mega_prabowo

alasan DPP PDS dan kadernya memilih MEGA-Prabowo :
1.Mereka menilai DPP tidak patuh pada mekanisme organisasi karena mencalonkan SBY-Boediono secara sepihak. Apalagi, menurut Budi, pencalonan SBY-Boediono didukung partai tertentu yang tidak berideologi Pancasila. “Hal itu tidak sesuai dengan platform partai,” kata Budi.
http://politik.vivanews.com/news/read/60049-pds_jawa_tengah_dukung_mega_prabowo
2. SBY kurang mengakomodir umat kristiani dilihat dari 108-gereja-ditutup-selama-pemerintahan-sby.
http://bersamatoba.com/tobasa/serba-serbi/108-gereja-ditutup-selama-pemerintahan-sby.html
terakhir : Pada 27 Maret 2009, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail yang juga kader PKS melalui keputusannya Nomor 645.8/144/Kpts/Sos/Huk/2009 menyatakan mencabut IMB Tempat Ibadah dan Gedung Serbaguna atas nama HKBP Pangakalan Jati Gandul yang beralamat di Jalan Puri Pesanggarahan IV Kav NT-24 Kelurahan Cinere Kecamatan Limo, Kota Depok, Jawa Barat.
http://bersamatoba.com/tobasa/berita/imb-gereja-hkbp-depok-dicabut.html

Kabarnya sebagian anggota PKS dan adanya migrasi masa islam ke kubu JK-Wiranto :

JAKARTA, TRIBUN - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kecewa berat dengan keputusan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memilih Boediono sebagai calon wakil presiden (cawapres). Sikap PKS apakah tetap berkoalisi dengan SBY dan Demokrat atau tidak, akan diputuskan dalam waktu dekat.
Tiga target yang dihasilkan rapat Majelis Syuro PKS beberapa waktu lalu, pertama PKS menginginkan Hidayat Nur Wahid menjadi pendamping SBY. Kedua, PKS menginginkan pasangan SBY dari partai politik atau mitra koalisi partai demokrat yang berbasis partai Islam. Ketiga, PKS menginginkan elemen dari ke ummatan misalnya dengan mengusung figur yang paling disegani dan bersih sepert Jimly Asshidiqie.lihat : Tribun Timur - Berita Terkini Makassar
http://pemilu09.blogdetik.com/2009/06/08/etnis-arab-tarik-dukungan-dari-sby-ke-jk/
http://www.sinarharapan.co.id/cetak/detail-cetak/article/sby-jawablah-sejujurnya/

profil Megawati : http://republikformula1.blogspot.com/2009/06/spesial-pilpres-2009-megawati.html
profil Prabowo : http://republikformula1.blogspot.com/2009/06/spesial-pilpres-2009-prabowo-subianto.html
profil SBY : http://republikformula1.blogspot.com/2009/06/spesial-pilpres-2009-susilo-bambang.html
profil Budiyono : http://republikformula1.blogspot.com/2009/06/spesial-pilpres-2009-boediono.html
profil JK : http://republikformula1.blogspot.com/2009/06/spesial-pilpres-2009-jusuf-kalla.html
profil Wirato : http://republikformula1.blogspot.com/2009/06/spesial-pilpres-2009-wiranto.html

Tuhan memberkati.

haah, sungguh licik, agama dibawa2 ke politik.
karna gusdur yg bangkitkan pluralisme di Indonesia waktu itu, jd gw dukung gusdur aj deh.
ntar pemilu, tulis no. 4, gambar wajah gusdur, trus dicontreng deh.
hidup gusdur!!!

SBY JAWABLAH SEJUJURNYA

Sampai hari ini saya masih menerima SMS yang berisi telah ditandatanganinya 10 kontrak politik SBY PKS.
Kontrak politik tersebut berisi 10 butir, antara lain :
(a) PKS mendapat lima kursi menteri, yaitu Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menkominfo, Menteri Pertanian dan Menteri BUMN,
(b) 40.000 PPL Departemen Pertanian kader PKS tidak boleh diberhentikan atau diganti,
(c) UU Syariah dan Penyiaran Agama harus segera diundangkan, juga UU Halal dan Haram, UU Kesehatan, (d) Dalam UU Kesehatan ditegaskan bahwa petugas kesehatan muslim tidak boleh melayani pasien non-muslim,
(e) Peraturan-peraturan daerah bernuansa Syariah Islam yang kini sudah ada tidak boleh dicabut.
(f) Segera realisasikan bantuan dari negara TIMTENG, a.l. Qatar dengan jaminan Gelora Bung Karno …dst.
(Sumber:
Koran Kedaulatan Rakyat hal 3 edisi Sabtu 30 Mei 2009)."

Walaupun berita itu telah dibantah oleh PKS
sumber : QQpedia : Situs Link Alternatif Resmi

Tentu saja, berita ini tetap amat meresahkan masyarakat, khususnya kaum minoritas dan non-muslim, terutama atas 10 Kontrak Politik PKS-SBY yang telah ditandatangani.
sumber : http://nasional.kompas.com/read/xml/2009/05/16/00041792/10.kontrak.politik.pks-sby

karena tidak pernah diumumkan secara jelas apa sesunguhnya isi kontrak-kontrak antar partai politik tersebut.
Pemilih yang hendak memilih pasangan capres-cawapres tentunya punya hak tahu apa kontrak
politik yang dibuat pasangan capres-cawapres tersebut dengan partai-partai politik pendukungnya, padahal isi kontrak ini penting karena bisa saja merubah pilihan seseorang tergantung sesuai atau tidaknya kontrak-kontrak politik tersebut.

Saya copas secara utuh tulisan dari Tjipta Lesmana yang mewakili kegelisahan itu di bawah ini :

SBY, Jawablah Sejujurnya!

OLEH: TJIPTA LESMANA
Dua hari sebelum pasangan SBY-Boediono mendeklarasikan diri sebagai calon presiden dan calon wakil presiden di Bandung, utusan khusus Yudhoyono, Hatta Rajasa (Menteri Sekretaris Negara) bertemu dengan pimpinan empat partai politik yang sebelumnya menyatakan siap berkoalisi dengan Partai Demokrat untuk mengusung SBY. Pertemuan berlangsung di Wisma Negara pada 12 Mei malam.
Mereka yang hadir adalah Suryadarma Ali (Ketua Umum PPP), Muhaimin Iskandar (Ketua Umum PKB), Zulkifli Hassan (Sekretaris Jenderal PAN), dan Hadi Utomo (Ketua Umum Partai Demokrat). Tifatul Sembiring, Ketua Umum PKS tidak hadir, meskipun sudah dilayangkan undangan resmi. Muncul spekulasi bahwa PKS kecewa, bahkan dongkol setelah nama Boediono secara resmi disebut sebagai calon wakil presiden SBY. Bahkan, segera saja beredar kabar bahwa PKS bersiap hengkang dari koalisi dengan Demokrat. Ketidakhadiran Tifatul dalam pertemuan di Wisma Negara itu dimaknai sebagai protes keras PKS kepada SBY.
Tanggal 13 Mei saya tampil bersama fungsionaris tiga partai politik – salah satunya dari PKS – pada acara talk show sebuah stasiun televisi di Jakarta. Saya bertanya kepada fungsionaris penting PKS itu: PKS kecewa dengan pilihan Boediono? Ia menjawab tegas: “Bukan soal kecewa atau tidak, tapi kami merasa dibohongi…” Maksudnya? “Bukankah lima kriteria cawapres yang diajukan oleh SBY sebelumnya menyebutkan, antara lain, bahwa cawapres harus bisa memperkuat koalisi? Itu berarti harus dari orang partai, bukan nonpartai.” Lalu, ia juga berbicara tentang historis bangsa kita, bahwa dari semula presiden dan wakil presiden merupakan kombinasi Jawa-Non-Jawa, nasionalis-Islam, sipil-militer, dan lain-lain.
SBY tatkala itu, tentu, cemas sekali terhadap ancaman PKS untuk menarik diri dari koalisi lima partai. Ia menyadari betul bahwa untuk pemerintahan yang kuat, dibutuhkan dukungan riil dari PKS, mengingat jumlah kursi PKS yang signifikan di DPR RI. Sekitar 10 jam sebelum deklarasi di Bandung, spekulasi masih santer bahwa petinggi PKS kemungkinan besar tidak akan hadir. SBY kemudian memerintahkan Hatta untuk mengatur sebuah “pertemuan khusus” dengan PKS saat-saat terakhir sebelum upacara deklarasi dimulai.
Pertemuan di hotel itu memang jadi digelar. Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu bicara empat mata dengan Ketua Dewan Syuro PKS. Agendanya jelas: untuk membujuk PKS supaya jangan exit dari koalisi. Dan SBY berhasil. Kedua tokoh ini bahkan berpelukan mesra sebagai simbol keakraban dan everything is OK. Malam itu juga, Tifatul Sembiring membubuhkan tanda tangannya di atas dokumen “kontrak politik”; begitu juga dengan pimpinan PAN, PKB, PPP serta sejumlah partai kecil lainnya. Memang PAN tidak diwakili oleh Ketua Umum Soetrisno Bachir yang juga disebut-sebut “ngambek”.

Kontrak Politik
Isi kontrak politik hampir dipastikan tidak lebih basa-basi. Bagaimana implementasinya nanti, hampir dipastikan, sangat ditentukan oleh situasi politis riil saat itu. Yang jelas, beberapa hari setelah deklarasi SBY-Boediono, di masyarakat beredar pesan SMS yang mengatakan bahwa SBY sudah teken “kontrak politik” dengan PKS. Sumbernya: Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PKS Yogyakarta Ahmad Sumiyanto.
Kontrak politik tersebut berisi 10 butir, antara lain (a) PKS mendapat lima kursi menteri, yaitu Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menkominfo, Menteri Pertanian dan Menteri BUMN, (b) 40.000 PPL Departemen Pertanian kader PKS tidak boleh diberhentikan atau diganti, (c) UU Syariah dan Penyiaran Agama harus segera diundangkan, juga UU Halal dan Haram, UU Kesehatan, (d) Dalam UU Kesehatan ditegaskan bahwa petugas kesehatan muslim tidak boleh melayani pasien non-muslim, (e) Peraturan-peraturan daerah bernuansa Syariah Islam yang kini sudah ada tidak boleh dicabut.
Pernyataan pimpinan PKS Yogyakarta itu dimuat di harian Kedaulatan Rakyat, Yogyakarta. Dengan demikian, beritanya tidak bisa digolongkan gosip atau rumor, sebab sumbernya jelas, dan media yang mempublikasikannya pun jelas, bahkan media terhormat.
Tentu saja, berita ini amat meresahkan masyarakat, khususnya kaum minoritas dan non-muslim. Petinggi Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, memang pernah mengeluarkan bantahan dengan mengatakan bahwa SBY belum pernah berbicara tentang kabinet dengan mitra koalisinya. Wong, pemilihan presiden saja belum dilangsungkan, masak sudah ngomong tentang kabinet, lengkap dengan pembagian portofolionya! Begitu kira-kira kata Anas, salah satu Ketua Partai Demokrat.
Meski dibantah, pesan lewat SMS terus beredar luas, bahkan tampaknya semakin luas. Itu berarti counter statement dari Anas Urbaningrum tidaklah efektif, dalam arti tidak mampu meredam kekhawatiran dan kecemasan masyarakat. Dan setiap hari banyak sekali pertanyaan serupa yang diajukan kepada saya, baik secara langsung maupun lewat SMS. Tentu, saya tidak bisa menjawab, sebab saya tidak tahu apa sesungguhnya isi “pembicaraan gentleman” antara SBY dan petinggi PKS di Bandung, hanya beberapa menit sebelum deklarasi SBY-Boediono diumumkan.

Jawablah Sejujurnya
Nah, demi nama baik dan integritas SBY sebagai calon presiden RI 2009-2014, saya mendesak agar SBY secepatnya memberikan klarifikasi sejujurnya. Benarkah berita itu, atau tidak lebih pepesan kosong? Kalau memang pepesan kosong, SBY harus pegang betul ucapannya pascapemilihan presiden, dengan asumsi SBY terpilih kembali.
Jika SBY hanya bersikap tutup mulut, lawan-lawannya niscaya akan menyerangnya habis-habisan dalam kampanye pemilu ini.
Pemilihan umum merupakan peristiwa amat penting dalam sistem demokrasi. Lewat pemilu, rakyat memilih pemimpin secara langsung menurut hati nurani dan judgment-nya yang tepat. Untuk itu, rakyat harus mendapatkan informasi selengkapnya dan sejujurnya tentu semua calon pemimpin/presiden yang ada. Jangan sampai rakyat memilih “kucing dalam karung”. Hal ini hendaknya dicamkan betul oleh Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla. Janji-janji yang diteriakkan dalam setiap kampanye harus betul-betul riil, bukan gombal. Riil dalam arti bisa diimplementasikan, dan pasti diimplementasikan segera setelah dipilih oleh rakyat.
Jika rakyat mendapatkan pemimpin yang dipilih itu, kemudian, plintat-plintut atau mengeluarkan kebijakan yang sungguh di luar perkiraan, rakyat pasti akan kecewa, bahkan marah. Implikasinya, stabilitas politik hampir dipastikan akan gonjang-ganjing. Jika kontrak politik yang disebut-sebut di atas memang ada, tentu itu merupakan hak prerogatif SBY. Yang rakyat minta, bicaralah yang jujur, jangan ada dusta di antara kita.

Penulis adalah pengamat politik, guru besar komunikasi politik di Universitas Pelita Harapan.

sumber : http://www.sinarharapan.co.id/cetak/detail-cetak/article/sby-jawablah-sejujurnya/

Ini berita terakhir hari ini yg saya dapatkan malam ini, apakah 11 point ini sama dengan yang 10 point yang diberitakan oleh PKS Jerman sebelumnya http://pk-sejahtera.de/index.php?option=com_content&view=article&id=452:kontrak-pks-pd-sudah-ditandatangani&catid=1:berita&Itemid=57
Hal ini seharusnya dikonformasikan oleh pihak SBY.

Tue, 06/30/2009 - 04:15
Sebelas Poin Perjanjian Kerjasama antara PKS dan Partai Demokrat

PKS dan Partai Demokrat telah menandatandatangani Piagam Kerjasama dan kesepakatan operasional koalisi. Kata kunci Piagam Kerjasama adalah kesepakatan memberikan respon dengan mengutamakan prinsip kepedulian dan keberpihakan kepada kepentingan rakyat Indonesia. Untuk lingkup regional dan internasional mempelopori ketertiban dunia dan konsisten mendukung perjuangan bangsa-bangsa yang belum merdeka seperti Palestina dan negara lainnya.

11 poin target kerja koalisi:

  1. KEPEMIMPINAN NASIONAL: Mengusung pemimpin yang visioner, tegas, bersih dan loyal serta membangun sistem dan budaya yang kondusif bagi kepentingan negara dan bangsa.
  2. PEMBERANTASAN KKN: Penegakan hukum yang sungguh-sungguh dan konsisten tanpa pandang bulu.
  3. SISTEM DEMOKRASI YANG DINAMIS DAN STABIL: Terciptanya pemerintahan yang kuat, memberikan keleluasaan diangkatnya alternatif dan solusi KEISLAMAN dan KEBHINEKAAN.
  4. REFORMASI BIROKRASI: Membangun birokrasi bersih, peduli, profesional berbasis meritokrasi dan mengedepankan prinsip Tata Kelola Pemerintahan yang Baik.
  5. OTONOMI DAERAH YANG EFEKTIF DAN EFISIEN: Otonomi daerah ditujukan bagi peningkatan kesejahteraan rakyat di daerah dalam bingkai NKRI.
  6. EKONOMI YANG KUAT DAN MANDIRI: Berpihak kepada EKONOMI KERAKYATAN dalam rangka kesetaraan dan keadilan.
  7. KEDAULATAN PANGAN, ENERGI, DAN AIR: Kemandirian pangan, energi dan air melalui program ekstensifikasi, intensifikasi, diversifikasi dan rehabilitasi.
  8. MENGENTASKAN KEMISKINAN DAN PENGANGGURAN: Mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi serta peluang usaha, akses informasi pemasaran dan permodalan.
  9. MEMBANGUN MARTABAT BANGSA: Penguatan moral bangsa dan penguatan budaya asli bangsa, relijius, gotong royong melalui gerakan kebudayaan.
  10. KESEMPATAN PENDIDIKAN: Memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh rakyat untuk mendapatkan pendidikan.
  11. KESEHATAN PARIPURNA: Mewujudkan sehat paripurna melalui pelayanan kesehatan berkualitas dan terjangkau.

Piagam Kerjasama di tandatangani tanggal 15 Mei 2009 oleh Presiden dan Sekjen PKS serta Ketua Umum dan Sekjen Partai Demokrat.

sumber : PKS Aceh http://pksaceh.org/node/610

sin uptodate banget euy… informatif…

Walopun Pileg n Pilpres udah terlaksana, tapi masih pengen berdiskusi tentang ini… :smiley:

Kalo partai kristen yang dimaksud PDS, Hmm… PDS kan juga udah ga 100% kristen lagi… :coolsmiley:

"PDS akan semakin menjadi partai nasionalis dengan menempatkan kader dari berbagai latar belakang agama dalam susunan caleg," kata Wakil Ketua Umum DPP PDS Denny Tewu, di sela-sela pembekalan artis sebagai juru kampanye PDS di Jakarta, Senin (15/9) malam.

Denny Tewu menjelaskan, sebelumnya caleg PDS adalah mereka yang beragama Kristen.
Namun mulai 2008 dalam daftar caleg untuk DPR partai ini mulai mengambil perwakilan dari agama-agama lain.

“Tak hanya Kristen seperti dulu, tapi banyak juga caleg yang beragama Islam, Hindu, dan Budha yang menjadi caleg PDS,” kata dia.

Sumber: Pemilu Inilah

Hmm, sekarang pak SBY udah kepilih lagi ni untuk jadi pemimpin Indonesia 5 tahun mendatang… :slight_smile:
Yah terus berdoa aja untuk pemimpin bangsa ini agar bisa lebih bijaksana dan objektif… :happy0025:

Bagi bangsa ini kami berdiri
Dan membawa doa kami kepada-Mu
Sesuatu yang besar pasti terjadi
dan mengubahkan negeri kami
Hanya nama-Mu Tuhan ditinggikan atas seluruh bumi

:character0111: