Penyembahan kepada Maria atau Penghormatan kepada Maria?

@all

topik ini saya buat, untuk kita semua dapat berdiskusi, apa perbedaan penyembahan dan penghormatan kepada Bunda Maria?

menurut saya justru adalah penyembahan kepada Bunda Maria

berikut fenomena yang dapat menunjukan bahwa penghormatan itu sudah menjelma kepada penyembahan;

sem•bah n 1 pernyataan hormat dan khidmat (dinyatakan dng cara menangkupkan kedua belah tangan atau menyusun jari sepuluh, lalu mengangkatnya hingga ke bawah dagu atau dng menyentuhkan ibu jari ke hidung) mengangkat – , menghormat dng sembah; 2 kl kata atau perkataan yg ditujukan kpd orang yg dimuliakan: demikianlah – Hang Tuah; berdatang – , datang seraya berkata dng hormatnya;

pe•nyem•bah•an n 1 proses, cara, perbuatan menyembah; 2 pemujaan

me•mu•ja v 1 menghormati dewa-dewa dsb dng membakar dupa, membaca mantra, dsb; 2 memuja-muja; 3 menjadikan sesuatu dng mantra: ia ~ anak yg tidak tahu budi itu hingga menjadi batu;
sedang

hor•mat 1 a menghargai (takzim, khidmat, sopan): sepatutnyalah kita – kpd orang tua kita; 2 n perbuatan yg menandakan rasa khidmat atau takzim (spt menyembah, menunduk): hadirin serentak berdiri memberi – kpd tamu yg datang;

peng•hor•mat•an n proses, cara, perbuatan menghormati; pemberian hormat: ~ yg berlebih-lebihan dapat berubah sifatnya menjadi pemujaan;

sederhananya begini, penghormatan tertinggi sebenarnya bisa diwujudkan kepada orang tua kita masing2 atau orang yang kita anggap berjasa dalam hidup kita

tentu kita tidak diajarkan berdoa kepada orang tua kita bukan? Kita diajari untuk mendoakan orang tua kita
penghormatan yang menjadi berlebih-lebihan dapat menjadi pemujaan yang sama dengan penyembahan

lalu mengapa berdoa kepada Maria?

http://www.ekaristi.org/doa/dokumen.php?subaction=showfull&id=1150465575&archive=&start_from=&ucat=1&

ini definisi doa ;

doa n permohonan (harapan, permintaan, pujian) kpd Tuhan;

ber•doa v mengucapkan (memanjatkan) doa kpd Tuhan: ia selalu ~ sebelum dan sesudah melakukan sesuatu;

dari definisi tersebut doa itu hanya ditujukan kepada Tuhan saja

apakah Bunda Maria adalah Tuhan atau sama dengan Tuhan?

apakah doa kepada Bunda Maria bukan suatu penghormatan yang berlebihan dan pemujaan?

Apakah dibenarkan untuk berdoa kepada yang bukan Tuhan?

Sedangkan Tuhan Yesus hanya mengajarakan Doa Bapa Kami, tidak pernah diajarkan-Nya Doa Maria Kami

Mat 6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,

DIA mengajarkan juga Doa dalam Nama-Nya (TUHAN YESUS),

Joh 14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.

dan berdoa bersama ROH KUDUS

Rom 8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah.
Kemudian apakah dibutuhkan perantara untuk berdoa kepada Bapa? Atau menerima janji Kristus?


Malaikat Tuhan
Puji syukur, 1992, No. 15
Maria diberi kabar oleh Malaikat Tuhan,
bahwa ia akan mengandung dari Roh Kudus.
Salam Maria …
Aku ini hamba Tuhan,
terjadilah padaku menurut perkataanmu.

Salam Maria …

Sabda sudah menjadi daging,
dan tinggal di antara kita.

Salam Maria …

Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah,
supaya kami dapat menikmati janji Kristus.

Doa:
Ya Allah, karena kabar malaikat kami mengetahui bahwa Yesus Kristus Putra-Mu menjadi manusia; curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salib-Nya, kami dibawa kepada kebangkitan yang mulia. Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami. Amin

Bukankah ketika Kristus mati tirai bait Allah terkoyak? Artinya apa? Dengan demikian tidak ada lagi perwakilan oleh siapapun juga

Heb 4:14 Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.

Heb 4:15 Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

Heb 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Apakah dengan perwakilan tersebut, kembali “menjahit” tirai bait suci kembali? Lantas apakah sia-sia
kematian Kristus diatas salib?

Kemudian :

Litani Jiwa Maria
Jiwa Maria, sucikanlah aku.
Hati Maria, nyalakanlah aku.
Tangan Maria, sanggahlah aku.
Kaki Maria, pimpinlah aku.
Bibir Maria, berkatalah padaku.
Duka cita Maria, kuatkanlah aku.
O Maria yang manis, dengarkanlah aku.
Janganlah mengizinkan aku terpisah darimu.
Terhadap musuh-musuhku, belalah aku.
Tuntunlah aku kepada Yesus yang manis. Semoga bersama dikau, aku dapat mencintai dan mengasihi sesamaku, dan memujimu untuk selama-lamanya. Amin

Kembali Maria diposisikan sebagai “mediator agung”, sehingga jiwa Maria bisa menyucikan? Sehingga hati Maria, bisa menyalakan? Sehingga Tangan Maria bisa menopang? Sehingga kaki Maria bisa memimpin? Sehinga dukacita Maria bisa menguatkan? Dan begitu perlu untuk Maria mendengarkan kita manusia?

Lalu apa peran dan karya Roh Kudus? Bukankah semuanya itu fungsi dan karya Roh Kudus?

Jadi Maria yang mengantikan Roh Kudus?

Apa bisa sesama manusia menyucikan?

Heb 9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

Hanya darah Kristus yang bisa menyucikan manusia

Inilah mengapa saya nyatakan penghormatan itu terlalu berlebihan, sehingga menjadi penyembahan

Dan apakah kepada Maria manusia menyerahkan dirinya?

Doa Penyerahan Kepada Maria
Madah Bakti, 1991, No. 52
Santa Maria, Bunda Tuhan kami Yesus Kristus, engkaulah Ratu dunia termulia. sudilah engkau menjadi ratu kami semua. Tunjukanlah kepada kami jalan menuju kesucian dan bimbinglah kami supaya jangan tersesat.
Kuasailah budi kami, supaya kami hanya mencari yang benar.
Kuasailah kehendak kami, supaya kami hanya menginginkan yang baik.
Kuasailah hati kami, supaya kami saling mengasihi sebagi saudara.
Kuasailah diri kami masing-masing dan segenap anggota keluarga.
Kuasailah segenap warga masyarakat, segala bangsa dan pembesar-pembesar dunia.
Sudilah engkau menjadi tali pengikat mereka semua dalam persatuan yang teguh.
Kuasailah seluruh umat manusia.
Bukakanlah jalan iman bagi mereka yang belum mengenal Putramu, Yesus.
Bantulah agar segala bangsa bersatu padu, hidup rukun dan damai.
Naungilah seluruh umat manusia, lebih-lebih yang dianiaya dan dikejar-kejar.
Tabahkanlah mereka di dalam penindasan dan terangilah mereka di dalam kegelapan, agar tetap setia kepada Yesus, Puteramu.
Hantarlah semua permohonan kami kepada Putramu, sang Maharaja kerajaan damai, tempat setiap doa permohonan dikabulkan, setiap beban hati diringankan dan segala kelemahan disembuhkan.
semoga orang yang mengenal kekuasaan-Nya dan menaruh harapan pada-Nya. sekali waktu melihat kemegahan kerajaan Putramu, yang bersama Bapa dan Roh Kudus hidup dan berkuasa, kini dan sepanjang masa. Amin

Tunjukanlah kepada kami jalan? Bukankah Yesus Kristus sendiri yang sudah menunjukan siapa IA?

Joh 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Jadi Maria adalah “penunjuk jalan” kepada “Akulah Jalan”? sedangkan yang ingin “ditunjukan” sudah menunjukan diri sebagai “Jalan”?

Apakah penghormatan kepada Maria sudah menjadi berlebihan? Sehingga menjadi pemujaan dan penyembahan?

Saya teringat “kejadian” Rasul Yohanes ketika Malaikat menghampirinya, namun Malaikatpun menolak untuk disembah, saya percaya bila Maria “masih” hidup ia akan bersedih melihat dirinya dijadikan figur penyembahan

Rev 22:9 Tetapi ia berkata kepadaku: “Jangan berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama seperti engkau dan saudara-saudaramu, para nabi dan semua mereka yang menuruti segala perkataan kitab ini. Sembahlah Allah!”

Semoga memberikan pencerahan

GBU

"Menyoal tentang ratu sorga"
"Menyoal tentang ratu sorga"
RATU SORGA
PEREMPUAN dalam Wahyu 17:1
PEREMPUAN dalam Wahyu 17:1
PEREMPUAN dalam Wahyu 17:1
r*** s**** menjijikan di hadapan ELOHIM
bunda maria tidak berdosa
Apakah Sorga sudah dihuni Orang Benar/Kudus?
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Kontroversi Keranjang Sampah
Maria adalah Allah?
PAUS RAJA SORGA
Maria ala Katolik = Maria Ibu Yesus?
Katolik/ Bruce melaporkan situs ini ke POLISI
Apa Yang Membuat Member Malu Mengakui Aliran Gerejanya ?
Apa Yang Membuat Member Malu Mengakui Aliran Gerejanya ?
Kapan Doa itu Sampai Kepada Allah..?
KATOLIK BERIMAN Kepada Bapa Gereja (PAUS & PATRIAKH)
KATOLIK BERIMAN Kepada Bapa Gereja (PAUS & PATRIAKH)
Maria diangkat ke Surga
Maria diangkat ke Surga
Maria diangkat ke Surga
Maria diangkat ke Surga
Maria diangkat ke Surga
Salah satu dasar Katolik meminta doa kepada Bunda Maria dan Orang Kudus
Dapatkah Patung Mendekatkan Saudara kepada Allah?
Dapatkah Patung Mendekatkan Saudara kepada Allah?
Doa Kepada Maria
Doa Kepada Maria
Doa Kepada Maria
Doa Kepada Maria
Doa Kepada Maria
Doa Kepada Maria
apakah 1Yoh 5:16-17 berbicara mengenai Dosa Berat dan Dosa Ringan ?
YESUS: Jika Kalian Mendakwa BundaKu, Kalian Mendakwa Aku!
YESUS: Jika Kalian Mendakwa BundaKu, Kalian Mendakwa Aku!
YESUS: Jika Kalian Mendakwa BundaKu, Kalian Mendakwa Aku!
YESUS: Jika Kalian Mendakwa BundaKu, Kalian Mendakwa Aku!
...
Mengapa saya sangat menghormati Figur Maria dan juga Yosef
Perbedaan Katolik dan Protestan
Maria - Tetap Perawan
Perlukah Mendoakan orang yang telah Meninggal dunia?
Salahkah bila Doa Novena dilakukan seorang Protestan?
Doktrin Tritunggal Yusuf Rony dan B.Noorsena yg aneh
The "replay" multiple personality
Maria melahirkan Yesus, 1 pribadi, Allah-Manusia atau hanya Manusia-Nya saja.
Menurut jackson123 Yesus mampu menipu karena Dia mahakuasa.

@bro Tony

mantap penjelasannya…semoga sodara2 kita nan jauh dsana bs mengerti

Dear Yang Mulia Moderator tonypaulo,

Saya tergelitik dengan judul yang digunakan, “Penyembahan atau Penghormatan”,

Kalau kita hormat kepada Bendera Merah Putih saat Upacara Bendera, kira-kira termasuk dalam Penyembahan atau Penghormatan? Jadi, maksud saya, apa batasan sesuatu itu dihormati atau sudah masuk dalam ranah penyembahan?

Best Regard,
Daniel FS

Yang terhormat rekan Daniel,

saya pun tergelitik demikian, mengapa yang jelas penyembahan “disamarkan” dengan penghormatan?

“kalibrasi” dalam istilah terminologi sudah saya berikan

namun secara sederhana, jika penghormatan itu berlebihan, tanpa “disadari” menjadi pemujaan dan penyembahan

misal kita hormat dengan bendera merah putih sebagai salah satu simbol identitas bangsa, namun jika kita “bedoa bendera merah putih”, itu sudah masuk kepada penyembahan

bagaimana bro dari sisi teologinya, apakah yang menjadi batas dari penghormatan dan penyembahan?

mohon pencerahan dari bro

GBU

Yang terhormat rekan Daniel,

saya pun tergelitik demikian, mengapa yang jelas penyembahan “disamarkan” dengan penghormatan?

“kalibrasi” dalam istilah terminologi sudah saya berikan

namun secara sederhana, jika penghormatan itu berlebihan, tanpa “disadari” menjadi pemujaan dan penyembahan

misal kita hormat dengan bendera merah putih sebagai salah satu simbol identitas bangsa, namun jika kita “bedoa bendera merah putih”, itu sudah masuk kepada penyembahan

bagaimana bro dari sisi teologinya, apakah yang menjadi batas dari penghormatan dan penyembahan?

mohon pencerahan dari bro

GBU

Sayangnya, saya tidak tahu dengan jelas dimana batasnya,

. Kalau saya mungkin hanya dapat mengatakan bahwa batasannya adalah hati (bukan tindakan fisik), dan hal ini yang mengetahuinya adalah Allah sendiri.

Jadi, pertanyaan diatas adalah ungkapan pertanyaan saya yang sebenarnya, dan bukan pertanyaan retorik.

Kadangkala, ketika saya rindu sekali dengan Allah maka saya mencium salib, namun bukan berarti saya memberhalakannya (salib itu) kan? Sama halnya jika seseorang rindu sekali dengan kekasihnya maka ia mencium foto kekasihnya, bukan berarti ia mencintai foto itu.

Jadi apakah boleh disimpulkan bahwa bro tonypaulo menyatakan bahwa:
“Yang mendasari Maria disembah adalah penggunaan otoritas nama beliau dalam doa?”

Best Regard,
Daniel FS

Bro pasti lebih mengerti mengenai “ragi” dalam “ritualisme”

ekpresi hati kita pada Kristus, Bapa dan Roh Kudus sajalah, jika “diinstitusikan” dalam “ritual” menjadi tidak “dengan hati” lagi maknanya

kesimpulan yang bro sampaikan menambah khasanah pengertian saya, terima kasih bro

karena ternyata dalam satu kalimat tersebut, esensi intensi saya terwakili

karena hanya satu nama yang diberikan kepada kita ; YESUS KRISTUS

Act 4:10 maka ketahuilah oleh kamu sekalian dan oleh seluruh umat Israel, bahwa dalam nama Yesus Kristus, orang Nazaret, yang telah kamu salibkan, tetapi yang telah dibangkitkan Allah dari antara orang mati–bahwa oleh karena Yesus itulah orang ini berdiri dengan sehat sekarang di depan kamu.

Act 4:11 Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan–yaitu kamu sendiri–,namun ia telah menjadi batu penjuru.

Act 4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

dan bukan untuk mendeskriditkan keseluruhan doktrin, karena Yesus juga kan yang disembah?

namun untuk memberikan pencerahan, bahwa mengapa tidak berdoa dalam dan kepada Yesus saja (sola Cristos)

GBU

@ daniel: saya mungkin hanya dapat mengatakan bahwa batasannya adalah hati (bukan tindakan fisik), dan hal ini yang mengetahuinya adalah Allah sendiri.

Benar dan Bijak mas, batasanya hanya ada dalam hati masing2 manusia. Kita menuding, menuduh berkali-kali hanya karena kita melihat luar dan orang Katolik telah menjawab bahwa mereka tidak menyembah Maria mengapa kita harus terus menerus mau menuduh dan menuding seperti itu? Sebab siapakah kita manusia yang tak luput dari dosa mau menilai kita lebih suci dari orang lain hanya karena “cara” dia mengungkapkan keagungan Tuhan.

Mungkin ini ada sebuah ilustrasi yang pas Kalau banyak orang mengagumi patung Maria memangku YESUS pada waktu diturunkan dari salib-PIETA- karya MicheleAnggelo-Pieta, maka saya yakin sang pemahat tidak akan berkeberatan. Saya yakin sang pemahat tidak akan mengatakan, “Hai, kamu semua jangan hanya mengagumi patung itu, tapi kagumilah aku, yang memahatnya.” Sang pemahat tahu, orang-orang mengaguminya dengan mengagumi karya-karyanya. Sebaliknya, para pengagum juga tahu, bahwa patung tersebut hanyalah karya seni yang tidak dapat membuat dirinya sendiri, namun dipahat oleh seseorang seniman yang terkenal. Dan saya percaya inilah esensi dari kekaguman orang Katolik kepada Bunda Maria.

Kita telah menuduh Katolik menyembah Maria hanya karena apa yang kita lihat. Ingatlah - Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah; manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi TUHAN melihat hati." ( 1Sa. 16:7)

Rasanya tidak adil kalau terus menerus kita harus menghakimi mereka sebab seperti yang telah saya baca posting tentang Maria dibeberapa diskusi di forum ini yang ditulis oleh saudara kita mbak Debi menjelaskan dengan indah bahwa Katolik tidak menyembah Maria, tetapi mereka juga tidak takut menghormati Maria. Jika para pemeluknya sudah menyangkal hal itu kenapa kita harus terus mengarahkan telunjuk ke Katolik yang tanpa sadar ke 3 telunjuk yang lain mengarah ke diri kita. Saya menyarankan kita hendaknya sebelum menilai orang nilai dulu diri kita.

@ALL

jika boleh tau,pada usia yg keberapakah Maria ketika mengandung Yesus…??

dan setelah pengangkatan Yesus…pada umur yang keberapakah Bunda Maria wafat…??

Diskusi seperti ini yang saya harapkan, bukan bicara secara kasar, namun santun

Boleh saya mohon dengan sangat ada pernyataan saya yang menyatakan saya lebih suci dari orang lain?

Bukankah judul yang saya berikan penyembahan atau penghormatan? Dan penghormatan yang berlebihan adalah bentuk penyembahan?

Jika mengagumi sampai berdoa kepada-Nya, apakah itu masih dikategorikan kegaguman?

Esensi patung dan pembuatnya merupakan esensi dari penghormatan kepada Maria?

Apakah sama dan sebanding Tuhan YESUS yang menciptakan Maria dengan Pematung dan karya patung-Nya

Dan mengapa hanya Maria saja yang dikagumi secara berlebihan? Masih ada Henokh, Abraham, Musa, Yakub, Yusuf, Musa, Yosua, Daud, Daniel, Elia, Elisa, Petrus, Paulus, Yakobus, Timotius, dan bahkan Luther dan Calvin sendiri

Harusnya menjadi pertanyaan yang penting dan dapat dijelaskan dengan baik

Mohon kesediaannya untuk menjelaskan lebih lanjut

Mohon dijelaskan klaim anda bahwa tidak ada penyembahan kepada Maria, pada apa yang saya sampaikan

Dengan demikian anda bisa membuktikan bahwa anda benar, saya adalah orangnya yang tidak bisa menghormati Maria sebagai Ibu yang melahirkan KRISTUS YESUS

Karena sayapun mengagumi dan mengormati Maria, sama saya mengagumi dan menghormati Rasul Paulus sama dengan saya menghormati orang tua saya

Dengan tidak berdoa kepada mereka, atau dengan nama mereka,

Seperti yg bro Daniel sampaikan

“Yang mendasari Maria disembah adalah penggunaan otoritas nama beliau dalam doa?”

Mohoh dijelaskan lebih lanjut yah bro

Terima kasih

:slight_smile:
GBU

Satu hal yang anda harus belajar yaitu kerendahan hati. Jujur saya agak kesal kalau ada orang Kristen yang suka menghakimi saudara Kristen yang lain apalagi jika itu udah menyerang hal yang sangat sensitif bagi mereka yaitu apa yang mereka imani karena pastinya akan ada LUKA dalam batin mereka. Anda bisa terus mentakan mereka menyembah Maria pertanyaan saya TUHAN kah anda sampai anda Tahu isi hati mereka?

Jangan menilai apa yang tampak dari luar mas, saya pikir penghormatan mereka kepada Maria adalah hal yang pantas. Memang layak Maria di hormati. Sedangkan bagi Pahlawan negara memberikan penghormatan, bagi mereka yang berjasa yang oleh karenanya kiat dapat menempati tanah air duniawai ini saja kita sudah memberikan penghormatam, apakah tidak selayaknya pula kita menghormati mereka2 pahlawan yang berjasa bagi kita untuk menyediakan tanah air surgawi?

Kita ini mahluk sosial dan tidak hidup untuk diri kita sendiri mas… Karena itu kita tidak bisa hanya mengatakan Akhh mereka khan cuman manusia, aku maunya hormat YESUS saja. Ok lah silahkennnnn… tapi inget mas Kalau bukan karena Petrus dan Kawan2 yang BERSAKSI maka iman akan YESUS tidak akan bisa diteruskan sampe sekarang, kalau bukan peran rasul2 abad2 pertama dan juga pendeta atau pastor kita tidak akan mengenal YESUS.

Bagi mereka ini saja selayaknya kita menaruh penghormatan, apalagi bagi Maria. Sebab suka atau tidak suka mas ngak bisa mengingkari Tidak ada manusia lain yang melahirkan YESUS Sang Juru selamat, hanya Maria saja. Dan Marialah yang menjadikan hidupnya Total bukan saja menjadi ibu tapi dia merawat dan membesarkan YESUS. Dia menderita lebih dahulu demi YESUS sebelum para murid2 YESUS dan kita, ada khan di injil dituliskan bagaimana Maria mengalami penderitaan2 demi YESUS. Nah Jika Katolik mau Menghormati Maria atas perannya yang mereka anggap istimewa dalam hidup YESUS mengapa kamu keberatan mas?

Soal doa kepada Maria, bukankah sudah dijelaskan dalam diskusi anda yang panjang lebar dengan mbak Debi? Tapi Ok lah akan saya coba jawab menurut pemahaman saya sendiri.

Di Surga Manusia tidak hidup untuk dirinya sendiri. Sebab ketika kita hidup kita jg tidak hidup untuk diri kita sendiri tetapi untuk sesama demi TUHAN kita. Karena TUHAN kita selalu tersembunyi dalam diri sesama kita. Para penghuni Surga tidaklah menjadi penghuni kenikmatan surga untuk diri mereka sendiri tentunya merekapun rindu akan keselamatan kita2 yang masih hidup. Sebab saya yakin mereka tidak Egois seperti kita, akhh biarin aja, yang penting aku udah di Sorga, yang di dunia ini mau mampus kek bukan urusan aku lagi. Pribadi2 yang istimewa yang dipakai oleh Allah ini seperti Maria sepanjang hidupnya di dunia ini melakukan segala sesuatu dengan melayani sesama, apakah kita mau bilang ketika mereka sudah menikmati kebahagian surga mereka kemudian Egois?

Kembali ke soal doa dalam nama Maria jelas bukan ditujukan kepada Maria saja tetapi meminta pertolongan Doa Maria. Kepada mereka yang masih hidup di dunia ini yang masih sarat dosa sering kita minta bantuan doa, kenapa tidak kepada mereka yang jelas2 sudah di surga yang lebih dekat dengan Allah.

Saya justru melihat dan belajar ada semacam kerendahan hati dalam diri orang Katolik, atau bahasa kerennya “tau diri” siapa sih kita? aduhh aku ini kotor ngak pantas dihadapan raja!" Dan berkata pada penghuni kerajaan “ini aku ada persembahan untuk raja tolong kamu sampaikan yah!” Siapa kiranya yang dapat dengan pantas membawa persembahan kedalam Takhta ALLAH? diri kita yang kotor ini kah? Kita yang diluar kerajaan atau para penghuni kerajaan yang lebih dulu membersihkan persembahan kita sebelum persembahan itu menjadi pantas dihadapan Takhta Allah? Kalaupun kedua2nya akan sampai dihadapan Takhta ALLAH kira2 ALLAH akan berkenan dengan persembahan yang mana? Ingat pada akhirnya tetap ALLAH yang menerima doa itu!

Sebaliknya saya melihat ada kecongkakan hati dari mereka yang selalu mengatakan gak usah lewat siapa2 lewat YESUS aja langsung!! ah silahkan aja lakukan saja! Ngak salah juga khan, tapi jangan pula kita MENGHAKIMI dan MENYALAHkan mereka hanya karena itu. Toh semuanya pada akhirnya bermuara pada TUHAN semata!

Kalo menurut saya, di dalam Katolik, memang mereka itu menyembah Maria, berdoa kepada Maria, makanya kebanyakan di rumah-rumah orang Katolik ada patung Maria.

Orang Kristen tidak berdoa kepada Maria. Saya sendiri sebagai orang Kristen sudah diberitahu oleh teman saya untuk tidak berdoa kepada Yesus dan bukan Maria.

Teman saya itu dalam kesaksiannya dia sudah pernah berjumpa dengan Yesus dan sudah pernah ke Sorga bersama Yesus. Dan dari sanalah dia tahu bahwa manusia itu berdoa kepada TUHAN YESUS dan bukan kepada Maria.

Pernah ada kabar bahwa patung Maria menangis/mengeluarkan air mata, kalo menurut saya, itu pertanda Maria sedih sekali karena banyak orang menyembah dirinya dan bukan YESUS.

Maaf, ada yang harus saya ralat di atas =

Orang Kristen tidak berdoa kepada Maria. Saya sendiri sebagai orang Kristen sudah diberitahu oleh teman saya untuk tidak berdoa kepada YESUS dan bukan Maria.

menjadi =

Orang Kristen tidak berdoa kepada Maria. Saya sendiri sebagai orang Kristen sudah diberitahu oleh teman saya untuk berdoa kepada YESUS dan bukan Maria.

Sebagai orang percaya, dalam melakukan hal apapun, kita pasti mengucapkan “Dalam nama TUHAN YESUS” dan bukan dalam nama Maria 'kan?

Itu sudah sangat jelas.

Teman saya itu dalam kesaksiannya dia sudah pernah berjumpa dengan YESUS dan sudah pernah ke Sorga bersama YESUS. Dan dari sanalah dia tahu bahwa manusia itu berdoa kepada TUHAN YESUS dan bukan kepada Maria.

Dear Adhitya,
Kalau kesaksian individu saya kira sangat subyektif.
Karena pihak Katholik pun memiliki kesaksian yang sama, di bawa ke Sorga, bertemu Bunda Maria (Gospa? Sebenarnya apa sich arti Gospa? Dari dulu koq aku nggak nemu jawabannya), etc. Dengan demikian landasan yang kuat dan standar seharusnya memanglah Kitab Suci, namun yang menjadi kendala adalah karena Kitab Suci Protestan & Katholik berbeda, tentunya jadi kurang akurat jika pembahasan dilakukan dari salah satu Kitab Suci, inilah sulitnya menemukan titik temu dari Gereja Katholik dengan Gereja Protestan. Saya sendiri cenderung cuma menganggap Katholik sebagai salah satu dari varian Gereja Universal. Saya tidak mempermasalahkan sepanjang Gereja tidak bertolak belakang dengan ajaran fundamental Kristen.

Best Regard,
Daniel FS

alkitab kristen dan katolik hanya beda di deuteron saja dan saya yakin di deuteron ga ada ajaran berdoa kepada maria… lalu kenapa bisa ada ajaran berdoa kepada maria?? bahkan membuat konsili maria adalah bunda ALLAH.??

tanya kenapa ? :slight_smile:

Silahkah tunjukan kepada saya dimana saya menghakiminya?

Dan bukankah anda sudah melakukan penghakiman kepada saya bahwa saya menghakimi?

Apakah anda juga akan kesal terhadap diri anda sendiri?

Padahal tidak sama sekali maksud saya

Kemudian apakah yang diimani bisa bukan YESUS KRISTUS?

Bukankah mengimani sosok/sesuatu/apapun selain YESUS KRISTUS adalah penyembahan berhala?

Bisa anda jelaskan lebih lanjut

Oia mas, sekedar berbagi tips, jika menuduh seseorang ini dan itu, buktikanlah agar tidak sekedar menjadi penghakiman dan menambah rasa kesal anda pada diri anda sendiri

Memang ada pahlawan lain yang dapat menyediakan tanah air surgawi selain KRISTUS YESUS? , kalau boleh tahu siapa yah mas pahlawan itu?

Yang mati juga seperti KRISTUS YESUS untuk menebus manusia dari kutuk dosa dan maut?

Bukankah Sola Christos?

Saya tambah penasaran jadinya

Kok jadi ngelantur kemana2?

Ada saya bahas selain Maria?

Sepadan dengan “alur” anda, Kalau tidak ada Tuhan juga tidak ada manusia

Ini mulai terlihat penyembahan kembali, penghormatan yang sangat berlebih-lebihan;

Pertanyaan saya apakah ibu anda tidak merawat hidup anda secara total?

Bahkan saya percaya ibu anda akan bersedia mati buat anda, begitupula ibu2 yang lainnya, itulah kodrat seorang ibu

Baik Maria, Yohanes, Petrus, tidak ada yang lebih menderita dari KRISTUS YESUS, tidak ada, karena itu kemuliaan dan penyembahan hanya layak diberikan pada-Nya

Penghormatan saya kepada Maria, adalah dengan wujud mencari pasangan hidup dengan “karakter” seperti Maria, bukan dengan berdoa “dalam nama” Maria

Di Alkitab tidak ada tertulis Maria naik ke sorga, itu hanya “imajinasi” dari seseorang saja, menyangkut “keistimewaan” Maria sebagai ibu Yesus

Kalau di Alkitab yang tercatat hanya Henokh dan Elia yang naik ke Sorga (tidak meninggal)

artinya jika ada “penambahan”2 seperti itu, bukan suatu kebenaran yang mutlak

sehingga saya juga bisa ngaku2 bahwa karena leluhur saya begitu salehnya dan lekatnya dengan Kristus, ia diangkat ke sorga, lantas apa anda mau percaya hal demikian?

Dan Sorga apakah yang anda maksudkan disini? Imajinasi anda tentang sorgakah? Atau apa?

Bisa dijelaskan secara alkitabiah?

Hah?

Analogi sorga anda sungguh membingungkan? Boleh perlihatkan ayatnya dimana tertera kejadian demikian?

Atau sekali lagi ini adalah imajinasi anda?

Maria tidak dijelaskan ada di Sorga, sebagai manusia yang tida tercata di naik ke sorga, Maria meninggal dan dikubur

Lantas anda berdoa kepada “Maria” siapa yang ada di sorga?

Kalau ada “orang dekat” di Sorga? Jadi bisa berdoa dalam nama “orang dekat” di Sorga?

Ada yah “birokrasi” di Sorga, sehingga ada “jalur khusus”? atau maaf “calo”?

Anda begitu menghina korban KRISTUS YESUS

Dengan “menjahit” lagi tirai bait suci yang terbelah ketika kematian KRISTUS YESUS?

Bahkan argumen anda ini adalah bentuk penghakiman dan kesewenangan terhadap kebenaran Alkitab

Sebelumnya mohon jujur pada diri anda sendiri? Apakah anda seorang Khatolik yang “mengaku” Protestan atau seorang Protestan? Atau hanya ingin sekedar “memanas2kan saja”?

Karena argumen anda adalah bentuk upaya penghakiman terhadap kebenaran Alkitab

Anda tidak mengerti bahwa KRISTUS YESUS itu adalah Imam Besar menurut peraturan MELKISEDEK?

Heb 4:14 Karena kita sekarang mempunyai Imam Besar Agung, yang telah melintasi semua langit, yaitu Yesus, Anak Allah, baiklah kita teguh berpegang pada pengakuan iman kita.

Heb 4:15 Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.

Heb 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Anda bisa temui ada Wakil Imam Besar?

Rasul Paulus saja mengajarkan tidak ada “Mediator Agung” lagi

Dan Allah yang anda sembah dengan persembahan yang diwakili itu bukan Allah Bapa, mungkin itu Allah lain

Karena Allah Bapa, hanya “memberikan” mandat kepada KRISTUS YESUS, seorang saja

Joh 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Kalau ada “orang dekat” tentu Yesus bekata

"Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Dan ada jalan lain yang menghubungkan antara Aku dengan domba Ku, yaitu orang-orang kudus

Dan bagian ini ;

Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku

“Tidak diperlukan lagi”

Argument anda itu sungguh membahayakan diri anda sendiri dalam penyesatan diri sendiri

Pada akhirnya Bermuara? Maksud anda akhirnya kembali kepada “asal”?

Atau maksud anda berhilir? Kurang jelas

Pengelihatan anda adalah penghakiman anda, yang adalah juga kecongkakan anda sendiri, silahkan anda berdamai dengan diri anda sendiri (buktikan dimana kecongkakan saya)

Memang ada yang silahkan lewat YESUS secara tidak langsung aja?

Lantas buat apa YESUS KRISTUS mati di kayu salib dan bangkit?

Untuk di “by pass” (dilewati) saja, atau “di sembarangi saja”?

Agar dibuat “silsilah” begitu banyaknya orang kudus, menjadi “calo”?

Sekarang siapa yang begitu angkuh dapat menyatakan demikian?

Melangkahi KEBENARAN HANYA KRISTUS saja

Semoga anda bisa mengerti esensi thread ini

Hanya Kristus saja, bukan Maria atau siapapun

GBU

‘gospa’ adalah istilah dalam bahasa croatia untuk ‘perawan maria’

perbedaan mendasar selain alkitab - dimana protestan berpegang pada ‘sola scriptura’ [meskipun isi kitab jugaada perbedaan +/- deuterokanonika], katholik juga memegang istilah Tradisi [T besar, bukan t kecil]

selama dibahas disini saya pikir akan percuma, kalau tidka ada member katholik yang menanggapinya

saya sarankan anda untuk masuk ke salah satu forum mereka, misalnya : www.ekaristi.com

maka semua ‘tanya kenapa’ anda akan diladeni disana :wink:

salam

di ekaristi.org sih orang2nya kupas tajam…tapi yang tajam omongannya bukan materinyasigh

:slight_smile:
ya sptnya sbg reaksi kali ya

bukan reaksinya tapi merasa paling benarnya…coba aja cek dsana mereka akan dengan sombong bilang “keselamatan hanya ada di GK…bla bla bla”

saya sebagai kristen ga pernah dengan lantang dan sombong bilang “keselamatan ada di greja A ato B ato C”… karena keselamatan hanya dari Yesus…

btw maap OOT…hanya memberikan sedikit gambaran sikap orang2 di ekaristi.org