Peraiban Gereja Tuhan : sesudah atau sebelum matahari digelapkan ?

Shalom,

Matius 24: 40 Pada waktu itu, dua orang sedang bekerja di ladang: Seorang akan dibawa, dan seorang lagi ditinggalkan.

Ayat ini sangat penting sekali karena berisi petunjuk kondisi akhir zaman saat peraiban.

Karena ayat ini menunjukkan bahwa Peraiban terjadi sebelum matahari digelapkan.
Mengapa ? Karena orang tidak mungkin bekerja di ladang jika matahari tidak bersinar lagi.

Maka di zaman pasca Peraiban/Kesengsaraan Besar itu umat manusia tidak dapat mengharapkan kelangsungan pangan lagi karena pertanian akan terhenti, tetapi Umat Tuhan akan diraibkan ke atas awan.

1 Tes 4:17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

HalleluYah.

Mengatahui waktunya tidak terlalu penting dibandingkan dengan tahu bagaimana seorang dapat dipandang layak untuk diaibkan oleh TUHAN. Jika ia tahu maka tidak peduli kapan hal itu terjadi, karena hari ini atau besok sama saja baginya.

Jika ia sekedar tahu kapan waktunya itu terjadi, tetapi tidak tahu bagaimana ia dapat ikut dipandang layak untuk diabkan, maka nasibnya sama seperti lima perempuan bodoh yang diceritakan Yesus dalam perumpamanan sepuluh perempuan yang menyambut sang pengantin.

makna dari ayat tersebut (Mat. 24 : 40 ) adalah bahwa sebagai umat TUHAN yang hidup di akhir zaman, kita harus berjaga jaga senantiasa, karena masa / saat rapture / peraiban / pengangkatan terjadi, tidak seorangpun tahu.
sepeerti lima gadis yang bijaksana, selalju membawa pelita dan minyak dalam bejananya selalu penuh, sehingga pelitanya tetap bercahaya.
jangan seperti yang membawa pelita, tetapi tidak ada minyak, sehingga ketika SANG MEMPELAI DATANG, pelita tidak nyala / padam dan mereka tertolak, tidak bisa masuk dalam PERSTA KAWIN ANAK DOMBA

mengetahui bahwa sekarang ini sudah masuk dalam akhir zaman, adalah sangat penting, tetapi kapan saatnya tiba, tidak seorangpun tahu.

perhatikan tanda tanda akhir zaman, yang sementara ini sedang terjadi baik di dalam gereja maupun di luar gereja.

klo anda mengatakan tidak penting, nantinya seperti gadis yang bodoh, tidak menmpunyai “minyak” dalam bejananya sehingga ketika SANG MEMPELAI DATANG, mereka ditolak dan tidak masuk dalam PESTA KAWIN ANAK DOMBA.

“Pada waktu itu kalau ada dua orang di ladang, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan” (Matius 24:40)

“Aku berkata kepadamu: Pada malam itu ada dua orang di atas satu tempat tidur, yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan.” (Luka 17:34)

Dalam ayat Matius 24:40 “seorang akan dibawa dan seorang akan ditinggalkan” terjadi pada waktu hari, sedangkan dalam ayat Luka 17:34, “yang seorang akan dibawa dan yang lain akan ditinggalkan” terjadi pada waktu malam (sedang tidur).

Itu saat yang sama. Oleh sebab peristiwa itu akan terjadi di atas seluruh bumi, dan bumi itu berbentuk bulat, waktu siang di Asia sama dengan waktu malam di Benua Amerika… perbedaan antara dua ayat itu menunjukkan bahwa bumi berbentuk bulat…

emang gimana sih mengetahui nya bahwa SEKARANG SUDAH MASUK AKHIR ZAMAN?

tepatnya mulai tahun berapa sih FASE AKHIR JAMAN ini?

Inilah yang saya maksudkan (bold)… bahwa banyak orang baru bersiap-siap jika sudah dekat waktunya. Itu sudah terlambat (analoginya harus balik membeli minyak). Tahu tidak tahu itu tidak penting, sebab saat anda berada didalam Kristus senantiasa, kapanpun waktunya pengangkatan baik ia tahu maupun tidak tahu, tidak lagi penting, karena ia siap setiap saat.

Banyak pelajar hanya belajar sangat rajin saat tahu besok akan ada ulangan (exam), sehingga tahu kapan dilangsungkan ulangan (exam) itu sangat penting. Tetapi kehidupan Kekristenan bukan seperti ulangan, melainkan menjadikan hidup kita sama seperti Kristus, Firman Tuhan yang kita pelajari bukan untuk pintar-pintaran, tetapi kita jadikan jalan hidup kita, keseharian kita, mencetak watak dan sifat kita. Sehingga jika seorang menjadikan matematika hidupnya, saat besok ulangan matematika atau lusa atau kapan saja, tidak masalah baginya sebab ia sudah siap kapanpun juga. Sementara teman-teman yang lain tidak belajar karena tahu tidak ada ulangan, ia begitu antusias mempelajari matematika setiap saat bahkan sampai pelajar tingkat-tingkat diatasnya. Apakah bagi anak itu kapan ada ulangan atau tidak ada ulangan penting?

Demikian saya pandang bahwa lebih penting mengetahui bahwa kita tetap hidup didalamNya jauh lebih penting dari pada meramu perhitungan kapan Yesus akan datang kedua kali. Sebab kematian kitapun adalah waktu kita bertemu denganNya juga. Apakah kita harus tahu juga kapan kita akan mati?

Lima gadis bodoh itu memperhitungkan waktu kapan mempelai datang, karena itu ia menilai cukup minyaknya, tetapi gadis bijak memperhitungkan memelai itu tidak datang-datang, sehingga ia menyediakan cadangan minyak. Banyak orang fokus pada waktu, akan malah tertinggal, sebab Tuhan juga tidak datang-datang… Tetapi kita bukan gadis bodoh, kita siap tidak peduli waktunya.

klo sekarang masih ada “gereja Tuhan” yang tidak mengerti mengenai akhir zaman, dan mereka tidak siap sedia, maka mereka akan ketinggalan nantinya.

seperti yang tertulis dalam wahyu :

Why 3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

akibatnya tertolak…

kedua ayat tersebut menunjukkan kejadian yang sama dan dalam waktu sekejap/seketika.

Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya. Kata mereka: “Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan.” (2 Pet 3:3-4)

Kapan disebut zaman akhir? Kelak atau sekarang kita sudah masuk di masa yang disebut zaman akhir?

Matius 24:34, mencatat Yesus mengatakan, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya angkatan ini tidak akan berlalu, sebelum semuanya ini terjadi.”

Banyak orang menafsirkan macam-macam dengan kata angkatan ini, sebab mereka berangapan Matius 24 menulis hal terjadi akan datang, padahal Kisah Para Rasul sudah menuliskan keadaan yang diceritakan Yesus dalam Maitus 24, bahkan sejarah dunia juga ikut membuktikan bahwa kita sekarang hidup di jaman yang disebut dalam ayat 8, “Akan tetapi semuanya itu barulah permulaan penderitaan menjelang zaman baru.” Kita sekarang hidup di zaman yang disebut Yesus zaman baru, yaitu zaman akhir.

Zaman akhir itu belum berakhir, ujung dari zaman akhir itu adalah kehadiran sosok yang populer dengan sebutan Antikristus atau 666. Sepanjang zaman akhir itu akan tampil pengejek yang mengejek tentang kapan Yesus datang kedua kalinya, sebab dari dulu sampai sekarang bilangnya Yesus mau datang melulu… tapi???

Kekeristenan tidak dibangun atas dasar ketakutan. Kita tidak menakut-nakuti saudara seiman agar mereka menjadi taat dan bersemangat. Cara itu bisa berhasil, tetapi seperti mendirikan rumah diatas pasir, diatasnya memang berdiri bangunan yang sesuai harapan, tetapi dasarnya pasir, saat banjir melanda maka hancurlah rumah itu.

Bicara tentang banjir, itu bukan tentang siksaan atau aniaya antikristus. Banjir adalah gambaran tentang tren, tentang gerakan yang ditengah banyak orang, tentang perubahan budaya, gaya hidup. Tentang pengaruh duniawi yang menenggelamkan orang didalam kenikmatan hidup dan keduniawian. Kekristenan hancur bukan karena aniaya, tetapi karena terseret banjir kemakmuran, kenikmatan dan gaya hidup mewah. Gereja-gereja di Amerika dan Eropa runtuh, bukan karena ada aniaya, dulu saat ada aniaya mereka bertumbuh pesat, tetapi saat “banjir besar” itu melanda Amerika dan Eropa, mereka tidak butuh lagi Tuhan. Itu kekristenan yang dibangun diatas pasir.

Jika ingin menggerakan orang agar tidak suam-suam kuku agar tidak ketinggalan pengangkatan, bukan dengan cara ditakut-takuti “Tuhan mau datang”. Kita wajib mengingatkan mereka bahwa kita hidup di zaman akhir, bahwa suatu saat Tuhan akan datang, bukan untuk menghukum kita, tetapi untuk menjemput kita, hari kelepasan, hari bahagia, maka itu benar. Karena injil kedatanganNya adalah tentang janjiNya, bukan tentang hukumanNya.

Yakobus 5:7-8, Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!

2 Timotius 4:8, Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Perhatikanlah semua ayat yang ditulis dalam Alkitab tentang kedatanganNya, semua adalah tentang hari penghiburan, hari kelepasan, hari kegembiraan bagi kita semua. Hari yang dinanti-nantikan oleh semua orang yang mengasihiNya. Bukan sebaliknya menjadi berita menakutkan, yang kekal jadi bahan olok-olok hari yang tidak juga datang-datang walau disebutkan akan datang untuk meninggalkan kamu sendiri didunia ini, tetapi Yesus tidak juga datang. Memahami maksud saya diatas, anda harus berhenti sejenak membaca dan merenungkannnya.

Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba. (2Tes 2:1-2)

Berita tentang kedatanganNya itu sama seperti berita tentang kedatangan Ayah dan Ibu kamu yang sudah berpergian jauh dan lama, anda menantikan kedatangannya dan berita kedatangannya itu adalah penghiburan.

Orang diselamatkan atau dihukum Allah, semua dilihat dari hati, bukan perbuatannya. Manusia bisa menunjukan sikap seakan menjadi rohani, tetapi TUHAN melihat sampai dalam hati dan mengenal maksud hatinya. Allah mencari orang yang mengasihiNya bukan orang yang takut dihukum.

bagaimana bisa ada pengejek ? itulah pekerjaan iblis.
karena iblispun tahu, bahwa masanya sudah singkat, sebab itu dia pergunakan segala cara untuk menjatuhkan umat Tuhan. sebab itu Umat Tuhan [perlu tahu, bahwa sekarang ini sudah masuk dalam masa akhir zaman.

sesuai yang kamu tulis, banyak pengejek pengejek itu adalah pekerjaan iblis semakin nyata, itulah tanda tanda akhir zaman. berarti sekarang ini sudah masuk dalam masa akhir zaman

apakah kita sekarang ini sudah masuk dalam zaman baru ?
belum. sekarang ini kita sudah berada dalam masa permulaan penderitaan.
lihat, bukan mata lebar leba, orang Kristen di bantai, gereja Tuhan di bakar, banyak evengelist, di penjara, di korea utara, baru baru ini, ratusan orang Kristen ditenbak mati didepan umum dan masih banyak lagi.
ini barulah tanda tanda permulaan dari masa penderitaan umat Tuhan, masa akhir zaman

Harusnya sih sejak 2000 tahun yang lalu mas…

[i]Ibr 1:2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.

Ibr 9:26 Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi sekarang Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada zaman akhir untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya. [/i]

Tapi karena asyik dengan ajaran manusia bernama John Nelson Darby, ya akhirnya banyak teori sana sini, naik turun, dll.

;D

Emang zaman kaisar Nero dulu bukan termasuk penderitaan ya?

penderitaan, tetapi bukan secara global.

pada akhir zaman, penderitaan umat Tuhan secara global

Emang di Alkitab tertulis secara global?
Mana ayatnya?

klo kamu duka membaca FIRMAN TUHAN, tetunya kamu akan mengerti bahwa masa kesusahan besar itu akan melanda dunia ini.
kesusahan / sengsara yang belum pernah ada sejak dunia dijadikan dan tidak pernah ada lagi.

Mrk 13:19 Sebab pada masa itu akan terjadi siksaan seperti yang belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.

akan segera terjadi

Kapan terjadinya?
Di ayat tersebut Yesus hanya mengungkapkan tentang SIFAT siksaan itu (belum pernah terjadi sejak awal dunia, yang diciptakan Allah, sampai sekarang dan yang tidak akan terjadi lagi.) dan BUKAN TERJADI SECARA GLOBAL.

Mar 13:14 "Apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat yang tidak sepatutnya–para pembaca hendaklah memperhatikannya–maka orang-orang yang di Yudea haruslah melarikan diri ke pegunungan.

Lagian nubuatan ini sudah digenapi saat Bait Allah di Yerusalem dihancurkan oleh Titus.

http://www.eyewitnesstohistory.com/jewishtemple.htm

Nih, dengerin nasehat dari Rasul Petrus, cutz,

2Pe 1:20 Yang terutama harus kamu ketahui, ialah bahwa nubuat-nubuat dalam Kitab Suci tidak boleh ditafsirkan menurut kehendak sendiri,

Katanya kamu kristen yang “alkitabiah”?
:azn:

siksaan itu dilakukan oleh antikristus dan pengikutnya

menurut kamu sendiri siksaan itu bersifat lokal saja ?

apakah antirkistus nantinya berkuasa selama 3,5 tahun itu bersifat lokal ?