Perang Salib abad ke 11, yg menyelamatkan bekas peninggalan Yesus.

Menurut sejarah, sejak adanya islam yaitu abad ke 6, Yerusalem ada dibawah kekuasaannya.
Pasukan Islam semakin kuat dan melalui Turki mulai mengarah ke barat.

Kaisar Alexis II dari Constantinopel meminta bantuan paus, melawan orang-orang muslim Turki.

Pada tahun 1095, paus didalam khotbahnya waktu konsili Clermont, menggugah hati setiap orang kristen di Europa, terutama di Perancis dan Italy, sehingga mereka ramai-ramai menyerbu Yerusalem.

Dan akhirnya Yerusalem jatuh ketangan orang kristen, dibawah raja Baldwin I, hanya selama 2 abad, setelah itu pada th. 1298 kembali dibawah islam sampai tahun 1917, baru dibebaskan oleh Inggris.

Selama 2 abad di bawah kekristenan, banyak peziarah dari Europa berdatangan, sehingga sisa-sisa peninggalan Yesus yang masih ada, mulai diperhatikan dan dipelihara.

Tanpa adanya perang salib, mungkin peninggalan Yesus itu sudah tidak membekas lagi.
Contohnya: Dimanakah bekas kayu yang dipakai untuk menyalibkan Yesus itu ?
Mungkin oleh orang islam sudah dijadikan kayu bakar !

Apa pandangan anda mengenai Perang Salib itu ??

Paus menggunakan nama Tuhan untuk membuat umat KRISTEN saat itu maju berperang,

ini jelas2 bertentangan dengan ajaran Tuhan Yesus,

semua yg bertentangan dengan ajaran Tuhan adalah ajaran iblis

bisakah anda memberikan sy alasan yg tepat bahwa pidato Paus saat itu tidak bertentangan dengan perintah dan ajaran Tuhan Yesus?

Pertanyaan:
Allah yang ada diperjanjian lama dan Allah yang ada di perjanjian baru,
Menurut anda, sama atau tidak.

Mohon dijawab ?

Politik dan kekuasaan gak boleh dicampur degan iman.
Lain dengan perjanjian Lama dengan sistem Theokrasi. Tuhan langsung memimpin lewat Nabi / Hakim-Hakim.

Sejak berubah jadi kerajaan (kendati Tuhan yang memilihkan raja), sudah mulai terdistorsi , yang sebenarnya Tuhan tidak berkenan:

1Sa_8:7 TUHAN berfirman kepada Samuel: "Dengarkanlah perkataan bangsa itu dalam segala hal yang dikatakan mereka kepadamu, sebab bukan engkau yang mereka tolak, tetapi Akulah yang mereka tolak, supaya jangan Aku menjadi raja atas mereka.

Apalagi dengan kepemimpinan Paus… amburadul dech :tongue:

GBU

Kekristenan baru berkembang jauh setelah Yesus disalibkan. Peninggalan Yesus tidak pernah sengaja untuk dipelihara, seperti salibnya dan sebagainya yang tidak bersifat pribadi. Tetapi sesuatu yang bersifat pribadi mungkin disimpan oleh keluarga atau kerabatnya atau murid-muridnya.

Perang salib tidak menyumbang apa-apa dalam hal peninggalan besejarah tersebut. Kehadiran pasukan muslim pada abad ke-11 tidak menambah atau mengurangi peninggalan bersejarah apapun. Selama 10 abad tidak ada hal yang harus dipelihara selain beberapa tempat dan tempat-tempat itupun dipercantik setelahnya untuk tujuan pariwisata ziarah pada masa itu. Jadi apa yang ada sekarang ataupun waktu lampau, tidak ada yang tertinggal selain dari iman dan pengajaranNya.

Islam menguasai Yerusalem bukan karena kebenciannya seperti jaman sekarang. Tetapi waktu itu Kekaisaran Seljuk (Sunni) hendak melebarkan kekuasaannya, sama seperti Romawi pada masa sebelumnya, mereka menjajah daerah-daerah sekitarnya, termasuk Yerusalem. Tidak ada sentimen khusus dengan Kristen dan Yahudi. Demiian juga dengan Salahuddin (Shiyah), ia merebut Yerusalem sebab perintah rajanya untuk merebut Mesir dan untuk itu Yerusalem ada dijalurnya atau ia harus melewati padang gurun (lihat peta), silahkan baca disini Kekhalifahan Fathimiyah - Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Sunni dan Shiyah telah perang sejak dari awal dan perang perebutan kekuasaan juga telah terjadi sejak awal didalam kerajaan mereka masing-masing. Kita harus memahami bahwa Muhammad bukan sekedar mendirikan agama tetapi ia mendirikan kekaisaran. Setalah ia mati dibunuh Yahudi, kerajaannya pecah, satu bagian dikuasai anaknya dan satu bagian lainnya dikuasai panglimanya (sahabat istilah agama). Jadi perang mereka murni tetang perebutan kekuasaan, harta dan nama besar, agama hanyalah alat politik saja, sama seperti yang dilakukan Hitler, bedanya Hitler tidak membuat agama baru, tetapi sistem masyarakat fanatik diciptakan lewat iman.

Jadi kebencian Islam terhadap Kristen terjadi hanya di abad kita, terjadi karena ada permainan politik di Timur Tengah yang berusaha menyeret agama Islam untuk terlibat dalam konflik negara-negera mereka untuk mencari dukungan. Sedangkan kebencian Islam terhadap Yahudi terjadi sejak peristiwa kematian nabinya yang dibesar-besarkan untuk penetingan politik.

mohon dijawab dulu pertanyaan sy baru anda bertanya pada sy,

Umat Israel yang dipimpin oleh Musa, sebelum memasuki tanah perjanjian, mereka harus berperang.

Daud yang sudah berjanji untuk membangun bait Allah, ternyata tidak sempat sebab raja Daud selalu berperang membebaskan satu persatu daerah, tanah yang sudah dijanjikan itu.
Baru anaknya Solomo, yang akhirnya melaksanakan janji dari bapanya, yaitu membangun Temple Solomo, sebab semua tanah yang sudah dijanjikan itu oleh raja Daud sudah dibebaskan.

Saya tahu arah anda mengatakan bahwa: semua yg bertentangan dengan ajaran Tuhan adalah ajaran iblis.
Anda ingin menuding, seolah-olah ada buktinya bahwa paus katolik itu adalah iblis.
Rupanya anda sudah termakan dengan hasutan yang mengatakan bahwa paus katolik itu adalah antichrist.
Tuhan tahu, hati anda.

Kita berziarah ke Yerusalem, sebab kita sebagai orang kristen percaya bahwa Yesus telah menderita untuk menebus dosa-dosa kita.
Memang lokasi tempatnya masing-masing kejadian persis ada disana, akan tetapi yang kita lihat disana sudah bukan aslinya lagi.
Inipun masih untung, masih ada sisa-sisa tempatnya yang belum dibongkar dan diratakan tanah, sebab pada tahun 1095 sampai 1298, selama 200 tahun, Yerusalem setelah perang salib ada dibawah raja Baldwin.
Karena pada waktu itu banyak peziarah yang datang dari Europa maka tenpat-tempat itu dipelihara dan diperbaiki, dibuat sedemikian rupa sehingga bisa memberikan kesan mengingatkan akan Yesus pada waktu Yesus masih hidup.

Coba bayangkan, seandainya Yerusalem dari awal waktu Islam mulai bangkit, hingga tahun 1917, selama 1400 tahun di bawah islam, kira-kira sisa-sisa apa yang masih tertinggal.

Coba bayangkan, seandainya Yerusalem dari awal hingga sekarang ada dibawah penguasa kristen, sehingga semua bekas-bekas Yesus itu masih ada.
Lalu anda dan saya berziarah ke Yerusalem, dan duduk di bukit Golgota didepan kita melihat salib Yesus, dimana kita tahu bahwa salib itu adalah bekas Yesus yang disalibkan, menderita kesakitan dan darahnya mengalir menetes.
Pasti anda dan saya akan menangis tersedu-sedu, dan iman kita semakin diyakinkan dan tidak ragu-ragu lagi akan Yesus.
Sekarang dimana kayu yang dipakai menyalibkan Yesus itu ? Mungkin sudah menjadi kayu bakar.

Inilah arah maksud dari topik saya, → arahnya positip.
Bukan arahnya menuding paus itu adalah iblis → arahnya negatip.

Apa yang sudah terjadi adalah baik. Daripada jadi tempat keramat :slight_smile:

Tuhan berkenan melenyapkan tongkat ular tembaga dari Musa.
Tuhan berkenan melenyapkan bait suci yang dibangun dengan sangat megah oleh Salomo.
Demikian juga Tuhan berkenan melenyapkan barang-barang yang bisa menjadi berhala sepeninggalan Yesus.

Bayangin aja jaman sekarang orang masih berduyun-duyun lalu sujud dan mencium sebuah salib di gereja katolik, apalagi salib Yesus secara sejarah ?

Joh 4:21 Kata Yesus kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.
Joh 4:22 Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
Joh 4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
Joh 4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

GBU

:afro: TOP banget2 dah

asal jangan Alkitab aja yg lenyap, tapi kalo itu mah kagak mungkin ;D :happy0062:

Saya mau bertanya kepada anda dan sdr.manweljs.

Misalnya setelah jamannya Yesus, anda berdua mendapat kesempatan menjadi penguasa di Yerusalem, apakah semua bekas-bekas peninggalan Yesus, yang berupa Kayu Salib, sandal , mahkota duri , kain kafan dsb., anda musnahkan atau anda pelihara baik-baik ?

Anda Musnahkan, sebab khawatir nanti akan menjadi tempat berhala orang-orang yang akan datang.

Coba anda berdua menjawab pertanyaan saya ini ??

dalem banget pertanyaannya Mbah bro :afro:

secara manusiawi PASTI lah bakalan sy simpan bro,
wong HP sj kudu sy simpan, rawat, bawa2 dikantong karena berfungsi untuk komunikasi dengan bini and teman2 plus buat cari2 peluang kalo ada CELAH nampal EKONOMI keluarga,
tapi apakah sy menjadikannya (HP) berhala??

maap bro sudah sy ANTI-SIPASI duluan sanggahan anda ;D

“kemanusiawian” kita yg seperti itulah yg diperintahkan oleh YESUS untuk DISANGKAL jika kita mau mengikut-Nya,
jangankan benda2 yg ‘pernah dipakai’ YESUS, bahkan NAMA YHWH yg dalam PL diperkenalkan-Nya pada umat pilihanNya pun kudu kita tinggalkan (bukan lupakan) karena nama YESHUA/YESUS itu adalah nama yg ditentukan/diberikan oleh BAPA untuk kita SEMBAH dan BERTEKUK LUTUT pada nama itu, Nama SANG FIRMAN,

makanya YESUS memilih seorang pemuda Yahudi yg notaben nya tahu betul siapa YHWH yg disembahnya itu, pemuda itu yg kemudian dengan berkobar2 ingin melenyapkan nama YESUS, karena yg disembahnya adalah nama YHWH, namun yg terjadi justru sebaliknya, pemuda itu justru malah memberitakan Nama YESUS, padahal sosok dibalik nama YHWH dan YESUS adalah sosok yg sama,

mengapa bisa demikian ya? :coolsmiley:

tahu gak Mbah bro, siapa pemuda itu ? :coolsmiley:

bisa nangkap maksud sy Mbah bro??

Perang salib harusnya dipandang sebagai perang teritorial. Misalnya, kalau Israel tiba-tiba menyerang Indonesia, tentu saja kita angkat senjata melawan negara Israel . Ini cuma misalnya aja loo ( jangan dianggap beneran :slight_smile: ), untuk melindungi tanah air Indonesia sekaligus tentunya semua yang ada di dalamnya termasuk peninggalan sejarah .

Jadi bukan wilayah agama. Udah nangkep belon :slight_smile:

GBU

Quote from: mbah.Sam on Today at 12:09:44 AM

Saya mau bertanya kepada anda dan sdr.manweljs.

Misalnya setelah jamannya Yesus, anda berdua mendapat kesempatan menjadi penguasa di Yerusalem, apakah semua bekas-bekas peninggalan Yesus, yang berupa Kayu Salib, sandal , mahkota duri , kain kafan dsb., anda musnahkan atau anda pelihara baik-baik ?

Anda Musnahkan, sebab khawatir nanti akan menjadi tempat berhala orang-orang yang akan datang.

Coba anda berdua menjawab pertanyaan saya ini ??

Yang bertanya bingung,

Yang ditanyakan: Apakah barang-barang peninggalan Yesus itu sebaiknya dimusnahkan atau tidak.

Jawabnya: Perang teritorial.

Jam berapa sekarang,
ooh jam setengah enam pagi, masih ngantuk barangkali, bobok dulu satu jam lagi.

perasaan sudah MANWELJS jawab tuh :slight_smile:

malah anda yg belum menjawab 3 PERTANYAAN si manweljs itu :

kalau sudah musnah ya berarti Tuhan berkenan memusnahkan.
Kalau belum musnah ya dijaga sebagai kekayaan sejarah ( tapi bukan untuk dicium-dicium, atau dijadikan benda keramat ya! ).

Dengan demikian kita mengakui kedaulatan Tuhan di Bumi :slight_smile:

======================
Tapi kalau ditanya “perang salib” , perang dari pihak siapa untuk kepentingan apa dulu. Ini perang berkepanjangan yang melibatkan banyak pihak dan faktor dan banyak kepentingan. Jangan sampai satu kepentingan dipakai untuk membela kepentingan yang lain yang disamarkan. Maklumlah politik :smiley:

Makanya gw membenarkan perang salib hanya dari segi : perang teritorial, bukan agama. Negara yang diserang kedaulatannya oleh peradaban onta, wajib membela tanah airnya. :afro:

GBU

Tapi kalau ditanya "perang salib" , perang dari pihak siapa untuk kepentingan apa dulu. Ini perang berkepanjangan yang melibatkan banyak pihak dan faktor dan banyak kepentingan. Jangan sampai satu kepentingan dipakai untuk membela kepentingan yang lain yang disamarkan. Maklumlah politik :D

Makanya gw membenarkan perang salib hanya dari segi : perang teritorial, bukan agama. Negara yang diserang kedaulatannya oleh peradaban onta, wajib membela tanah airnya. :afro:

Ente tahu gak, kalau yang sekarang negara Mesir, Syria, Irak, Turki, Libya, dll negara timteng itu dulunya negara Kristen? Ente tahu gak paksaan yang diterapkan oleh mohamad untuk memaksa pengikut Kristen menjadi murtad?
Kalo gak tahu, belajar dulu deh.

Setelah cari-cari mengapa pihak Katolik menggunakan benda-benda suci (relikwi), saya dapat referensi ini:

argumennya dia:

Ternyata, benda-benda suci ala Katolik sangat Alkitabiah ya? :smiley:

Yang murtad kalau dipaksa, bukan pengikut Yesus sejati :slight_smile:
Memangnya Kristen yang dibantai Roma jumlahnya sedikit ? Ada-ada saja dech

GBU

sama dengan patung ular musa, sangat “Alkitabiah”. ;D

saking “Alkitabiah” nya, dihancurkanlah patung itu

ngarep tuh namanya :mad0261: sekalian saja buka praktek

19:11 Oleh Paulus Allah mengadakan mujizat-mujizat yang luar biasa,
19:12 bahkan orang membawa saputangan atau kain yang pernah dipakai oleh Paulus dan meletakkannya atas orang-orang sakit, maka lenyaplah penyakit mereka dan keluarlah roh-roh jahat.

knp gak sekalian nama PAULUS dalam Alkitab di ganti PAUS sama yg bikin itu blog :cheesy: ;D