Perang Salib.

Siapa diantara saudara yang setuju dengan ucapan kata : HANYA diatas ??

Daerah pewartaan pertama dari Injil, seperti : Turki, Suria, Libanon, Mesir, dll. saat sekarang dikuasai siapa ?
Betapa menderitanya umat kristen didaerah itu, sebab mereka mendapat tekanan dan perlakuan yang kecam, sehingga jumlah mereka setiap tahun semakin merosot.

Hollocaust of Smyrna, dimana sebanyak 3,5 juta orang kristen, di Armenia, Syria dan Greek dianiaya dan dibunuh dengan kecam.

Tempat-tempat dimana Yesus di lahirkan dan di Salibkan, diduduki dan di injak-injak.
Dari tahun 600 sampai tahun 1100, dan dari tahun 1300 sampai tahun 1900, Yerusalem dibawah kekuasaan Islam.

Kalau saya tanya: Kayu salib Yesus itu sekarang berada dimana ?
Mungkin sudah menjadi kayu bakar !
Padahal kayu Salib Yesus itu buat kita mempunyai arti yang dalam.

Bagaimana sdr. cuma bisa mengatakan : HANYA berebut tanah !!

penggunaan kata hanya, merujuk pada wiki pedia… silahkan anda claim pada wiki…

penggunaan kata hanya, karena memang nyawa itu jauh lebih berharga daripada tanah yang hendak diperebutkan…

bandingkan dengan Allah yang mengasihi tiap satu jiwa yang hilang dari penggembalaan dari pada sipemimpin buta yang benar dan tidak dapat disanggah… YANG MEMANFAATKAN FALSAFAHNYA H A N Y A demi tanah sahaja…

mohon anda claim

kalimat wiki yang dibawah ini…

Perang Salib pada hakikatnya bukan perang agama, melainkan perang merebut kekuasaan daerah. Hal ini dibuktikan bahwa tentara Salib dan tentara Muslim saling bertukar ilmu pengetahuan.

agar postingan anda yang diatas adalah valid…

salam…

Saya tidak tertarik soal claim mengklaim.
Wikipedia Indonesia adalah sumber yang masih dipertanyakan kredibilitas penulisnya.
Saya hanya meminta Anda untuk memverifikasi apa yang hendak anda posting, jangan hanya copy paste saja.

Ketika saya meng quote postingan Anda, saya pun menyertakan sumber yang Anda pakai sehingga saya tidak bermaksud untuk meminta pertanggungan jawab Anda.
Hanya memperlihatkan sisi yang lain.

Untuk masalah pertukaran ilmu pengetahuan, saya kurang hapal sejarah seperti apa jalan ceritanya atau ini (pertukaran ilmu) hanya klaim sepihak saja. Jadi harus dilihat

  1. Siapa yang menulis di Wiki tersebut dari pihak mana. Anda tahu, banyak klaim ilmu pengetahuan berasal dari Alquran / Islam dengan demikian apa yang disampaikan di wiki tersebut bisa mengarah ke sana.
  2. Kapan pertukaran itu terjadi? yang menurut sumber hasil googling, pertukaran terjadi di akhir-akhir perang salib yang mungkin saja kedua belah pihak sudah “bosan/muak” dengan perang ini. dan di saat akhir penguasa islam di Yerusalem (saya lupa siapa namanya, salahudin gitu) cukup toleran untuk umat Kristen beribadah/berziarah ketempat-tempat suci.
    Karena pada dasarnya bukan memperebutkan tanah, maka perang pun berakhir setelah sikap toleran penguasa muslim itu.

Kalau Mbah.Sam Katolik saya rasa Perang Salib bukan topik yang baik untuk di ketengahkan di Forum Kristen karena ini bukan soal Kristen (Katolik dan Protestan) tapi Kristen (Katolik saat itu) dengan Islam.
Karena akan menyeret Kristen Protestan berada di pihak Muslim dan menyerang Kekristenan secara umum (Katolik dan Protestan). Mudah-mudahan dimengerti.

Salam Kasih dalam Yesus Kristus.

mengapa anda tidak menyertakan sumber anda? agar saya juga dapat melihat seperti apa yang anda lihat??

atau memang anda adalah telah berumur ratusan tahun, jadi saksi disana?? itupun kalau benar sebgai saksi yang jujur…

saya rasa postingan anda juga sepihak… karena tidak berdasar…

saya juga tidak tertarik dengan yang dilakukan sipemimpin itu…

namun saya hendak menyuarakan, hati hati terhadap pemimpin yang tidak pernah salah dan tidak bisa disangkal kebenarannya…

Sbab Yesus telah dipersalahkan… walau KEBENARAN SEJATI ADA DALAM DIA… dan juga telah menuai rupa2 dari penyalahan sangat brutal itu…
adakah sipemimpin itu berani kehilangan kursi kepemimpinannya? demi kebenaran yang ditegakkan??

salam…

Terus maksud si mbah apa?

Mau bikin Perang Salib versi abad 21 dengan alasan menyelamatkan orang-orang Kristen di Timur Tengah?

Tenang saja, bro, pada akhirnya nanti keinginan anda akan tercapai, Perang Salib abad 21 akan pecah sebagaimana seperti yang sudah dinubuatkan Daniel.

Memangnya kalo masih ada trus apa yang akan terjadi? Bakalan jadi berhala yang disembah-sembah orang-orang Katholik.

Dengan posting Perang Salib ini, maksud saya ialah :
Saya ingin membuka mata bagi orang-orang protestant yang pandangannya masih sempit , dan sudah mempunyai bibit-bibit kebencian terhadap gereja katolik, sehingga dengan adanya perang salib tsb., mereka selalu mencari kesempatan untuk mempromosikan bahwa gereja katolik itu, adalah gereja yang salah, sesat dan bertentangan dengan ajaran Alkitab.

Pandangan mereka itu begitu sempit, dan nafsu untuk mengeluarkan kebencian isi hatinya terhadap gereja katolik begitu menggebu-gebu, sehingga setiap kesempatan mereka manfaatkan, semua yang jelek, jahat, sesat, berhala, mereka kaitkan ke gereja katolik.
(lihat yang dicetak tebal kalimat diatas:Bakalan jadi berhala yang disembah-sembah orang-orang Katholik.

Pokoknya gereja katolik itu serba iblis.
Mereka lupa bahwa tidak ada gereja katolik, berarti tidak ada gereja protestant, sebab Martin Luther adalah ex pastor katolik.
Jadi berarti, kalau nenek moyangnya iblis, turunan iblis adalah …JAWAB SENDIRI.

Seperti yang dikatakan oleh sdr, Kata-Holos, dengan tidak adanya perang salib mungkin sebagian besar dari daratan Europa sudah dikuasai oleh Islam, dan kita-kita ini bukan orang kristen lagi, sebab orang-orang belanda yang datang ke Indonesia, bukan lagi kristen tapi muslim.

Syalom,

Perang salib dgn inkuisisi itu sama atau nggak mbah?

Kalau pembantaian Ustasha itu termaksud inkuisisi atau perang salib mbah?

Saya ngga nanya “maksud mbah dengan posting soal perang salib.” Yang saya nanya itu kata-kata mbah yang ini:

Perhatikan yang saya cetak tebal, saya ulangi di sini kalo hurufnya kekecilan di layar monitor mbah: “SAAT SEKARANG.”

Perang Salib BUKAN TERJADI SAAT SEKARANG. Jadi kalo mbah ngedumel soal kondisi orang Kristen di TimTeng SAAT SEKARANG DIKAITKAN DENGAN PERANG SALIB. Maksud Loe apa, mbah?

Siapa yang mengatakan bahwa kejadian perang salib itu , saat sekarang !!

Mbah, ngeles koq dipelihara…

Saya nanya, “MAKSUD MBAH APA MENGAITKAN KONDISI ORANG KRISTEN DI TIMUR TENGAH SAAT SEKARANG DENGAN PERANG SALIB?”

NGAJAK PERANG SALIB LAGI DENGAN ALASAN MEMBELA ORANG KRISTEN DI TIMTENG KAH?

Perang salib terjadi setelah pasukan Seljuk mulai memperluas kekuasaannya ke Europa, dan kekaisaran Byzantin jatuh.
Di Konsili Clermont, paus Urbanus II, didalam kotbahnya mengingatkan negara kristen di Europa, supaya waspada terhadap tentara islam tsb.
Mereka mulai sadar dan bangkit, dan pada bulan nopember 1095, ramai-ramai mereka mulai melawan tentara islam tsb.
Karena setiap pasukan didadanya ada tanda salib, maka dinamakan Perang Salib.

Untung ada perang salib, kalau tidak sehingga tentara islam tsb. sampai menguasai negeri Belanda, mungkin anda dan saya bukan orang kristen lagi.

Nah, ini hubungannya antara: kondisi orang kristen di Timur Tengah pada saat sekarang dan perang salib.
Kalau dari awal sudah ada perang salib, sehingga mereka tidak sampai bisa menguasai Turki, Libanon, Syria dsb. tentunya negara ditimur tengah tsb. tidak sampai menderita pada saat sekarang.

Mungkin maksudnya Paus MENJANJIKAN penghapusan dosa bagi umat yang ikut berperang.

Selama ini yang dibahas di forum ini adalah pembantaian dan penyiksaan Gereja Katolik pada umat yang tidak mau tunduk pada PAUS (Inkuisisi)

Sedang yang membuka topik perang salib adalah anda sendiri Sam.

Mau nanya nih mbah

Bagaimana rumus perhitungannya sehingga anda menyatakan bahwa orang bisa percaya kepada Yesus karena perang salib.

Sama juga dengan pertanyaan diatas.

Kenapa anda membuat pernyataan kalau tidak ada gereja katolik berarti tidak ada pengikut Yesus.

Anda sendiri bersaksi kalau Martin Luther adalah Iblis karena memberontak terhadap PAUS.

Apakah ini jika berdasar pada perhitungan anda, jika tidak ada PAUS maka semua umat katolik akan menjadi pengikut Yesus seperti Protestan?

Dear All

Perang itu seuatu hal yang tidak diinginkan namun seringkali tidak terelakkan, dalam kehidupan Kristiani ada yang namanya Etika Kristen yang mengajarkan bagaimana kita bersikap di tengah-tengah dunia sebagai seorang Kristen dari pemahaman Alkitab.

Sewaktu jaman Yesus, Dia tidak menganulir profesi seorang prajurit bahkan pemungut cukai namun Dia menekankan kepada perubahan hidup dan menjauhi dosa. Tuhan Yesus juga tidak menganulir pemerintah (Romawi) namun menekankan bagaimana seorang Kristiani harus hidup dengan baik dan tunduk kepada pemerintah (cth kasus mata uang bergambar Kaisar). Hal ini ditegaskan dalam surat-surat Rasul Paulus kepada jemaat di Roma, surat Rasul Paulus kepada Titus.

Jadi saya pribadi lebih memilih berhati-hati mengatakan Kekristenan bertanggung jawab (bersalah) penuh terhadap Perang Salib. Perangnya sendiri salah, orang-orang yang terlibat di dalam perang tersebut juga banyak yang memiliki motivasi yang salah (tanah, kedudukan, pengampunan dosa) namun serta-merta mengatakan Kekristenan melakukan kesalahan besar dalam Perang Salib saya rasa perlu dikaji lebih jauh karena mungkin ada aspek-aspek lainnya yang tidak diketahui saat ini.

Yesus (kristen) telah dipersalahkan. jadi anda sepakat dengan Muslim bahwa Perang salib adalah salah Kristen saat itu (Katolik)?
Dengan demikian sepakat bahwa Perang saling adalah Perang agama karena anda membawa-bawa Yesus sebagai ciri utama Kekristenan dan bukan hanya soal tanah?

Kalau itu saya setuju.
Tapi kalau indulgensi diperjualkan untuk ikut perang itu yang saya katakan tidak masuk akal.
Pendapat itu kemungkinan timbul dari kebencian semata.

Yesus dipersalahkan itu salah alamat.

Paus dan Yesus adalah 2 tokoh yang berbeda, sekalipun Paus menggelari dirinya dengan VICAR KRISTUS.

Banyak kesalahpahaman yang terjadi karena orang mengira apa yang dilakukan PAUS/ GK adalah ajaran Yesus Kristus.

Sama halnya dengan penghapusan dosa bagi umat katolik yang ikut menganiaya dan membantai umat yang tidak mau tunduk dan takluk pada PAUS Roma dalam Inkuisisi saya kira.

Ooo, ternyata tuhannya si mbah “Dewa Perang” yach. Kalo ngga ada “perang” salib si mbah mungkin bukan Kristen katanya.

Sorry, mbah, kalo saya mah yakin banget YHWH ngga butuh Perang Salib buat menobatkan saya. Secara saya lahir toh Perang Salib udah lama lewat. Nyatanya, biar di Timur Tengah hari ini yang dikuasai agama lain tetep aja YHWH bisa bekerja memanggil orang-orang yang berkenan padaNya.

Kalo tuhannya si mbah ngga gitu yach?

Na berarti bener, kan, mbah? Anda ngajak Perang Salib versi 2001 dengan alasan “menolong orang-orang Kristen di Timur Tengah”.

Heran, ada orang koq seneng banget bunuh-bunuh orang lain cuma karena mereka ngga seagama.