PERBEDAAN YANG TERDAPAT DALAM PENULISAN INJIL

Sayapun jelas berpegang kepada Injil. Wahyu pribadi hanya bersifat mendukung sepanjang tidak menyimpang dari esensi ajaran Iman Katolik. Injil menuliskan sebelum TUHAN datang ke dunia, TIDAK ADA SATUPUN PINTU RUMAH yang dibuka bagi mereka seperti yang ditulis dalam Injil Lukas. dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan , karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan. (Lukas 2:7)

Maka dengan demikian bertentangan dengan ayat Matius yang anda kutip Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia.

Tradisi Katolik pun sering mengisahkan bahwa Yesus lahir di sebuah goa yg berfungsi sebagai kandang. Injil pun tidak menuliskan hal ini. Namun karena tidak mungkin Injil bertentangan lantas bagaimana kita mengartikan kedua ayat ini yg nampak bertentangan? Apakah Yesus lahir di sebuah rumahatau tidak? Untuk mendamaikan pengertian keduanya maka keduanya benar tidak bertentangan. Sebab adalah benar bahwa Yesus tidak lahir di dalam rumah seperti ditulis dalam injil Lukas karena memang tidak ada satu rumahpun yg dibukakan bagi mereka, tetapi mereka lahir di goa kandang sesuai tradisi, namun mereka menempati lebih dari sehari maka goa tersebut telah berfungsi sebagai “rumah” mereka maka demikianlah Matius kemudian menuliskannya.

Di dalam injil kita juga menemukan beberpa perbedaan menyolok yang tampak bertentangan seperti contoh dibawah ini:

Di dalam Injil Markus dituliskan Kedua orang di salib bersama Yesus mencela dia: ." Bahkan kedua orang yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela Dia juga.(Markus 15:32)

Sementara Injil Lukas menuliskan berbeda bahwa salah satu penjahat justru membela Yesus dari celaan org banyak : Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami! " Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah. " Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja. " Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus. " (Lukas 23:40-43)

Bagaimana kita menjelaskan perntangan ini. Perbedaan antara injil Markus dan Lukas ini jauh lebih mencolok ketimbang perbedaan dimana Yesus dilahirkan yg ditulis Matius dan Lukas. Salah satu contoh lain lagi adalah perbedaan ungkapan Matius dan Lukas pada saat menjabarkan keadaan tempat Yesus mengajarkan Delapan Sabda Bahagia. Matius mengatakan bahwa Yesus mengajarkannya di bukit (lih. Mat 5:1), sedang Lukas mengatakan, ‘pada suatu tempat yang datar’ (Luk 6:17).

Ketika Yesus melihat orang banyak itu, naiklah Ia ke atas bukit dan setelah Ia duduk, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya. Maka Yesuspun mulai berbicara dan mengajar mereka, kata-Nya: "Berbahagialah orang yang miskin di hadapan Allah, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga (Matius 5:1-3)

Lalu Ia turun dengan mereka dan berhenti pada suatu tempat yang datar: di situ berkumpul sejumlah besar dari murid-murid-Nya dan banyak orang lain yang datang dari seluruh Yudea dan dari Yerusalem dan dari daerah pantai Tirus dan Sidon. Mereka datang untuk mendengarkan Dia dan untuk disembuhkan dari penyakit mereka; juga mereka yang dirasuk oleh roh-roh jahat beroleh kesembuhan. Dan semua orang banyak itu berusaha menjamah Dia, karena ada kuasa yang keluar dari pada-Nya dan semua orang itu disembuhkan-Nya. Lalu Yesus memandang murid-murid-Nya dan berkata: "Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.( Lukas 6:17-20)

Matius menuliskan Yesus naik ke atas bukit, Lukas menuliskan Yesus turun ke tempat yg datar. Mana dari keduanya yg benar? Namun bagi saya perbendaan ini bukan perbedaan yg menyolok yang masih bisa didamaikan kita kembali kepada perspektif penulis injil sendiri dalam melihat peristiwa tsb. Tetapi esensi dari penulisan itu ada pada Firman Yesus yaitu "Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah. Dimana Yesus mengucapkan itu kita kembalikan kepada perspektif penulis injil. Demikian jugalah perbedaan tempat yg ditulis oleh Injil Matius, Lukas dan pengelihatan Suster Anna Emerick tidak perlu diperdebatkan karena seperti penjelasan saya bisa saja Matius memandang goa yg ditempati maria itu sebagai Rumah keluarga kudus.

Mengenai dugaan pertentangan sikap penjahat yg disalib bersama2 dg Yesus mencela atau tidak, penjelasannya di http://www.sarapanpagi.org/kontradiksi-perjanjian-baru-vt543-60.html#p1817

Mengenai 2 lokasi ucapan bahagia, juga bukan kontradiksi, melainkan tempat dan waktunya memang berbeda, penjelasannya di http://www.sarapanpagi.org/kontradiksi-perjanjian-baru-vt543-100.html#p2119

Saya sependapat, tidak mungkin ada pertentangan antara ayat satu dengan yg lain dalam injil, sebaliknya saling mendukung dan memperjelas.

Salam

hihihi

Memang tidak ada yang kontradiktif dalam injil, dari PL sampai PB, dari Kejadian sampai Wahyu

Saya salah satunya yang selalu merenungkan kalau ternyata ada yang “kontradiktif” namun sampai saat ini tak ada yang demikian

www.sarapanpagi.org adalah situs penjawab kontradiksi ayat alkitab yang top, silahkan kunjungi bila saudara sekalian mempunyai perasaan bahwa ada ayat yang kontradiktif

Tidaklah umum untuk menggunakan goa sebagai kandang hewan, dan juga tidaklah umum untuk menyebutkan goa sebagai rumah atapun sebaliknya, karena pada saat itu di Betlehem manusia pada umumnya tinggal di dalam rumah, terbukti dengan adanya penginapan

Saya menuliskan hal ini bukan untuk harus dipercaya, anggaplah jadi sebuah perenungan bagi kita bersama, apapun itu, iman kita tak seharusnya goyah

Karena inti sebenarnya adalah kelahiranNya, bukan tempat kelahiranNya, tak peduli Yesus mau lahir di kandang atau di goa, yang jelas Dia lahir, Dia hidup, Dia mati, dan Dia bangkit kembali sampai hari ini, untuk menebus dosa semua manusia.

Salam

Pada masa itu masih banyak orang menggunakan gua sebagai tempat tinggal terutama bagi mereka yang miskin. Apalagi kaum esseni yang memang tidak mengikatkan diri pada dunia.

Justru itu yg dimaksudkan anda tidak perlu persoalkan lagi tempat, tetapi cara bagaimana Yesus dilahirkan dengan Mukjizat itu threat yg kita bahas sebelumnya. saya percaya Karena proses kehamilan Maria tidak sama dengan wanita pada umumnya maka iman saya jg percaya proses kelahirannya pun tidaklah sama. Jika Mukjizat dapat terjadi pada proses kehamilan mengapa mukjizat tidak berlaku pada saat kelahiran?

Oke bro, karena tak tertulis dengan jelas di Alkitab, maka kita boleh saja berkata demikian

Saya sendiri berpegang kepada Firman Allah kepada Hawa, yaitu pada saat melahirkan akan bersusah payah

Maria saya pikir tidak lepas dari hal ini, memang dikandungnya Maria adalah hal yang istimewa, dari roh kudus langsung, namun FirmanNya tentang wanita akan melahirkan dengan susah payah, itu sudah dikeluarkan dan tak akan disangkalNya, sebab FirmanNya adalah ya dan amin

Jika membaca FirmanNya pun sekilas tak ada peristiwa istimewa yang terjadi disana

Lukas 2
6. Ketika mereka di situ tibalah waktunya bagi Maria untuk bersalin,
7. dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.

Sekali lagi, mohon diterima sebagai sebuah perenungan saja, bukan harus percaya

Salam

Intermezzo,
Soal kelahiran Kristus, timeline-nya kurang cocok bila ada yg mngatakan bhw org Majus mngunjungi bayi Yesus saat Ia berada di Betlehem.

Timeline-nya akan pas jika:

  1. Yesus lahir di Betlehem (di sebuah rumah warga yg bfungsi juga sbg kandang).
    Bsamaan itu org Majus berangkat menuju Herodes di Yerusalem.
  2. Stelah lahir, Yesus dsunat dan dbawa ke Yerusalem. Di sini Ia bertemu Simeon dan Hana.
  3. Dari Yerusalem, Yesus dibawa ke Nazaret.
  4. Org Majus tiba di Yerusalem bertemu Herodes. Seluruh Yerusalem geger. Herodes menunggu kembalinya org Majus supaya tau dimana Mesias dilahirkan.
  5. Org Majus mengikuti bintang dan tibalah mreka ke Nazaret, yaitu di rumah Yusuf.
  6. Sesudah org Majus datang, maka Yusuf dinasihati agar membawa Yesus ke Mesir.
  7. Herodes sadar org Majus tidak balik-balik, shg ia mnghitung-hitung dan mnetapkan bhw anak usia 2 tahun ke bawah di sekitar Betlehem harus dibasmi.

Nah, cocok …

Apalagi kalau kita tahu bahwa Herodes tentu tidak bertahta di Betlehem, pastilah di Jerusalem.

:afro:

Sbnrnya bhw Herodes ada di Yerusalem pd saat itu adalah asumsi saya Bro.

Heeh, bener juga… gembala yang mengunjungi bayi Yesus pas hari kelahiranNya

Saya selama ini mengartikan gembala itu adalah orang Majus hahaha, my bad

Herodes seharusnya bertahta di ibukota Galilea, suatu tempat diantara Nazaret dan Timur Israel

Bukan, bro, Herodes adalah penguasa Judea, dan kedudukan seorang penguasa adalah di ibu kota, yang kebetulan adalah Jerusalem.

Kok “kebetulan” sih… :slight_smile:

Ya kalau ibukotanya Berlin, mungkin Herod bermukin di Berlin, bro, he he he

Kl berlin itu Hitler, Bro.

Ohh, saya kira Prabowo…

:tongue:

Kaum Yahudi dari Nazareth sengaja membuat rumah-rumah berbentuk gua sebagai kamuflase agar tidak dilacak oleh tentara Romawi. Demikian menurut Yardena Alexandre, ketua tim penggalian dari Badan Otoritas Purbakala Israel.

The cave is believed by some Jews to be the site where Ramban prayed in the 13th-century and the place of his interment. It is thus claimed to have been a holy site for Jews for many centuries.

Cave of the Patriarchs, rumah yang didirikan diatas gua.

The story of Abraham’s purchase of the Cave of the Patriarchs from the Hittites constitutes a seminal element in what was to become the Jewish attachment to the land in that it signified the first ‘real estate’ of Israel long before the conquest under Joshua.

Gereja Kelahiran Yesus sendiri, tempat kelahiran Yesus, adalah Gua yang akhirnya didirikan Gereja diatasnya.

Salam

“kaum Yahudi dari Nazaret”… ini bicara Betlehem kan…

Tentu saja, bukankah Gereja yang didirikan diatas gua tempat Yesus lahir ada di Betlehem?

Gua tersebut diberikan kesaksian oleh para Bapa Gereja yang hidup bersama para Rasul.

Salam

Gua kelahiran Yesus Kristus dari sumber Netral WIKIPEDIA:

Gereja Kelahiran atau Gereja Nativitas (bahasa Arab: كنيسة المهد) di Betlehem adalah salah satu dari gedung-gedung gereja tertua di dunia yang masih digunakan sebagai tempat peribadatan. Bangunan ini didirikan di atas gua yang menurut tradisi merupakan tempat lahir Kristus, dan dihormati sebagai tempat suci oleh umat Kristiani.

Riwayat
Antikuitas dari tradisi ini diuji oleh apolog Kristen Yustinus Martir (sekitar 100 - 165), yang mencantumkan dalam karya tulisnya Dialog dengan Trypho bahwa Keluarga Kudus pernah berlindung di dalam sebuah gua di luar kota.:

Yusuf menginap di suatu gua dekat desa; dan ketika mereka berada di tempat itu Maria melahirkan Kristus dan meletakkanNya dalam sebuah palungan, dan di tempat inilah orang-orang majus yang datang dari negeri Arab itu mendapati-Nya.(Pasal LXXVIII).

Origenes dari Aleksandria (185 Masehi–sekitar 254) mencatat:

Di Betlehem orang menunjuk pada gua itu sebagai tempat Dia dilahirkan, dan palungan di dalam gua itu sebagai tempat dia dibaringkan dengan terbungkus kain lampin. Dan tersiar khabar di tempat-tempat itu, dan di kalangan orang-orang yang tak seiman, bahwa sungguh Yesus lahir di gua itu yang dipuja dan dihormati oleh umat Kristiani. (Contra Celsum, kitab I, pasal LI).

Basilika pertama di atas situs ini dibangun oleh Santa Helena, ibunda Kaisar Konstantinus I. Di bawah pengawasan Uskup Makarios dari Yerusalem, pembangunan rampung pada 333. Bangunan itu terbakar habis dalam Pemberontakan Orang Samaria pada 529.

Basilika yang ada saat ini dibangun kembali dalam bentuknya yang seperti sekarang pada 565 oleh Kaisar Yustinianus I. Ketika bangsa Persia di bawah pimpinan Kosroes II menyerbu pada 614, mereka di luar dugaan tidak menghancurkan bangunan tersebut. Menurut legenda, panglima mereka Shahrbaraz tergerak hatinya oleh gambar Tiga Orang Majus berbusana Persia dalam gereja, dan memerintahkan untuk membiarkan bangunan itu tetap utuh. Para pejuang Perang Salib melakukan perbaikan dan penambahan pada gedung itu selama masa kekuasaan Kerajaan Yerusalem Latin dengan izin dan bantuan dari Kaisar Bizantium, dan Raja Yerusalem pertama dimahkotai di dalam gereja tersebut. Dari tahun ke tahun, luas bangunan tersebut ditambah, dan kini luasnya telah mencakup sekitar 12.000 meter kubik. Gereja ini adalah salah satu dari sabab-musabab langsung terlibatnya Perancis dalam Perang Krimea melawan Rusia.

Gereja ini dikelola bersama oleh para pejabat Gereja Ortodoks Yunani, Gereja Katolik Roma, dan Gereja Apostolik Armenia. Ketiga Gereja ini melestarikan komunitas-komunitas monastik di situs tersebut.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Gereja_Kelahiran