PERCAYA ???

Ada titipan dari om Han buat di share .

Yohanes 3
3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Kelihatannya gampang sekali ya memperoleh keselamatan itu,
Asal percaya saja kepada NYA itu sudah cukup
akan tetapi yang menjadi pertanyaan nya adalah:
apakah PERCAYA itu, seperti apa percayanya itu ?
dan apakah PERCAYA itu merupakan starting point saja dan karena nya harus ada Follow -upnya jika tidak maka tetap tidak akan selamat ??

GBU

Percaya Yesus sebagai Tuhan dan juruselamat

ya…hanya dg percya …beroleh hidup :afro:

apakah PERCAYA itu, seperti apa percayanya itu ?
Jwb:Pada hakekatnya percaya itu adalah karunia itu sendiri, tdk ada seorang manusiapun yg dg kemauannya dpt percaya, sbb pada diri manusia yg ada adalah kecenderungan unt mengaktualisasikan matinya ( Rm3:10-12).
Manusia dg pengakuannya ( lewat mulut ) bisa saja mengatakan percaya, ttp apakah kenyataannya demikian?.
Mt7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"
Contoh dlm Mt7:22-23 , org ini merasa sbg org percaya krn: bernubuat, mengusir setan, membuat mujizat, ttp pd kenyataannya Yesus tdk mengenalnya.
Jadi ada suatu ukuran yg lain dari hanya pernyataan mulut, yaitu hati yang percaya, ini hanya Allah yg tahu, manusia ybs hanya mengujinya setiap hari unt melihat apakah hidupnya mengkonfirmasi adanya percaya itu, kalau ya berarti hari2nya adalah rentetan dr konfirmasi2 tsb sampai dia mati fisik atau Kristus datang, dan oleh alasan inilah mk dia bersukacita senantiasa.
Yoh21:18 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."

dan apakah PERCAYA itu merupakan starting point saja dan karena nya Follow -upnya jika tidak maka tetap tidak akan selamat ??
Jwb:Kalau manusia itu oleh Allah dinyatakan percaya/menang ( hatinya percaya ), mk org itu selamat ( kematian kedua tdk berkuasa lagi ), org itu menjadi ciptaan yg baru = rohnya bersatu dg roh Allah shg apa yg dilakukannya adl seturut kehendakNya , spt Yoh21:18 tsb.Gby

kenapa perkataan yang sederhana diputer-puter sehingga akhirnya sendiri tidak dapat percaya bahwa kita sudah percaya Kristus…? Pemutarbalikan perkataan ini adalah akibat ketidakpercayaan bahwa dengan percaya saja kita bisa selamat.

Dalam Yoh.3:5, Tuhan Yesus menyatakan kepada Nikodemus bahwa ia harus dilahirkan kembali, artinya rohnya harus dilahirkan kembali dengan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya pribadi agar hatinya didiami Roh Kudus, sedangkan Rasul Paulus dalam Rm.10:9-10 menyatakan:
Rom 10:9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.
Rom 10:10 Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan.

Namun demikian saat Kelahiran Kemblai itu bukan suatu akhir kehidupan di dalam Kristus melainkan sebagai awal kehidupan di dalam Hidup Oleh Roh.
Tanda2 orang yang sudah LAHIR BARU adalah:

  1. memiliki kerinduan untuk membaca Firman Tuhan
  2. memiliki kerinduan untuk bersakasi tentang Pengalaman Pribadinya itu
  3. memiliki pandangan yang baru tentang kehidupan ini
  4. memiliki belas kasihan yang mendalam terhadap sesama
  5. memiliki suatu perubahan yang nyata dalam sifat dan karakternya
  6. dibebaskan oleh Roh Kudus untuk tidak melakukan hal2 yang tidak berkenan kepada Tuhan
  7. memiliki kerinduan untuk mengenal Kristus dengan lebih dalam dengan menjadi pelaku Firman Tuhan
  8. memiliki karunia2 rohani yang dianugerahkan oleh Roh Kudus
  9. memiliki kemampuan untuk menelaah Firman Tuhan dengan sudut pandang yang benar dll

betul, diawali dengan percaya. Percaya hutang dosa ditebus, percaya menjadi milik Kristus, percaya bahwa Tuhan adalah Raja di hidup kita.

Kis 8: 37 (Sahut Filipus: “Jika tuan percaya dengan segenap hati, boleh.” Jawabnya: “Aku percaya, bahwa Yesus Kristus adalah Anak Allah.”)

Rom 10: 9 Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan.

Tidak ada seorang pun manusia di bumi termasuk si hanhalim layak masuk surga, jangan merasa anda layak krn anda telah melakukan banyak hal ttp berbahagialah krn Tuhan memberimu anugrah keselamatan.

Percaya adalah sebuah tindakan bukan penjabaran. Allah melihat sampai dalam hati, manusia melihat penampakan luarnya saja. Percuma memberikan definisi dan langkah-langkah, sedangkan orang diselamatkan karena Bapa berkenan menemukannya dengan Yesus, bukan karena menjalani prosesi.

jika hanya dengan perbuatan saja merasa layak, maka dia tidak terhindar dari dosa kesombongan dan terlebih lagi dia merasa lebih besar dari Yohanes pembapti, karena ada ayatnya, bahwa yg terkecil di sorga lebih besar dari Yohanes pembaptis.

ENAK aja elo ngomong sembarangan… buat yg kebetulan lahir didalam keluarga Kriste…emang gampang, coba aja elo bayangin bagi mereka yg lahir didalam Keluarga Non Kristen apalagi bagi Keluarga Penganut Agama Syariat Iman Arab…ada Fatwa disana…elo keluar dari Iman Arab itu, MATI akibatnya…terus gimana elo meng ARTI kan Firman Tuhan Yesus ku di Matius 5 : sbb :
10 Berbahagialah orang yang dianiaya oleh sebab kebenaran, karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

11 Berbahagialah kamu, jika karena Aku kamu dicela dan dianiaya dan kepadamu difitnahkan segala yang jahat.
12 Bersukacita dan bergembiralah, karena upahmu besar di sorga, sebab demikian juga telah dianiaya nabi-nabi yang sebelum kamu."

*) Apakah ANIAYA, CELA/PENGUCILAN dan FITNAH yg akan diterimanya sepanjang hidupnya oleh lingkungannya SAAT ia PERCAYA kepada Sang Kebenaran itu suatu hal yg GAMPANG ??? :mad0261: :coolsmiley:

*) Apakah elo NGARTI dari dan dalam kata2 Tuhan Yesusku bagi mereka2 yg dianiaya itu dalam kata2-Nya Berbahagialah, Bersukacitalah dan Bergembiralah… :

  1. karena merekalah yang empunya Kerajaan Sorga.

  2. karena upahmu besar di sorga (bukannya di Neraka)
    Elo anggap MAIN2 atau BOHONGAN, Bro ??

akan tetapi yang menjadi pertanyaan nya adalah: apakah PERCAYA itu, seperti apa percayanya itu ? dan apakah PERCAYA itu merupakan starting point saja dan karena nya Follow -upnya [b]jika tidak [/b] maka [u][b]tetap tidak akan selamat [/b] [/u] ??
Bukankah SEMUA ITU telah dinyatakan menjadi[u][b] NYATA dan JELAS [/b] [/u] didalam Alkitab ?! :mad0261: :coolsmiley: GBU

:

Yup, pendapat anda sangat benar sekali
sebab kita tidak dapat meng usahakan supaya bisa percaya kalu memang kita tidak percaya dari sononya.

GBU

Hanya itu saja, atau ada penjabarannya ??

GBU

percaya yang bagaimana itulah pokok persoalannya

GBU

Renungkanlah

GBU

Yang namanya Kepercayaan dan agama itu banyak. Makanya dengan mencari secara sungguh2 dibarengi dengan puasa dan kerinduan mencari KEBENARAN dari agama mana yg sebenarnya di Ridhoi / diberikan Tuhan Allah…sesuai Janji-Nya :

Carilah , maka engkau akan mendapatkannya
Mintalah , maka engkau akan diberikannya
Ketuklah, maka engkau akan menmdapatkannya !

Yakinlah bahwa Tuhan juga merindukan orang2 yg mencari-Nya agar bisa kumpul bareng dengan-Nya di Rumah-Nya nanti!

Percaya adalah percaya. Paulus malah mengkontraskan percaya (iman) vs perbuatan.
Banyak yang menjabarkan bahwa percaya berarti harus begini…begitu…yang tidak lain adalah mengembalikan konsep “keselamatan oleh perbuatan”.

Orang yang terus menambahkan kualifikasi “percaya”, sebenarnya dalam hati kecilnya tidak rela kalau orang yang dia anggap lebih jahat dari dia diselamatkan.

Renungkanlah, kenapa Lot, yang kita tahu perbuatan dalam hidupnya gak beres, alkitab menyatakan dia sebagai orang benar.

@marcellejesse

Ini sebagai pembanding…
Percayakah anda dengan mulutmu bahwa iblis adalah Tuhan? Dan mengaku dalam bahwa Allah telah membangkitkan dia dari antara orang mati?

Dari ayat yang bro kutip dapat disimpulkan bahwa Ada tiga "PERCAYA YANG MENYELAMATKAN " dan kalau kita kutip ayat yang lain mengenai Keselamatan maka ternyata ada banyak HAL/ Syarat yang harus dipercaya supaya bisa selamat
Dan Tiga hal yang tersimpul sari ayat yang di kutip adalah

  1. PERCAYA bahwa YESUS ITU TUHAN
  2. PERCAYA bahwa yesus telah MATI dan BANGKIT
  3. Percaya dari dalam hati itulah yang DIBENARKAN, bukan pengakuan saja.

Ada yang bisa menambahkan, mungkin dengan mengutip ayat yang lain (soal percaya yang bagaimana) ???

GBU

Percaya ya…percaya … percaya dengan kekutana Tuhan bisa beroleh hidup kekal bukan dg kekuatan sendiri