Percayakah anda dengan Rencana Tuhan ?????

Kesaksian ini membuat saya sangat kagum dan bangga karena masih ada orang yang memiliki IMAN yang menyentuh hati BAPA surgawi, krn amat sangat jarang manusia bisa membuat Tuhan tersentuh dan bangga.

      kesaksian ini tentang seorang pria ditahun 70-an di USA, yang bernama John.

John adalah seorang pemuda yang tidak beragama apapun yang hidup sesuka hatinya sendiri, tuhannya adlah dirinya sendiri.

      Sekali waktu ada seorang temannya yang tergerak hatinya untuk mengajak John untuk mengikuti sebuah pendalaman alkitab di komunitas gerejanya, tapi John menolaknya.

Temannya itu tidak berputus asa, dan berkali-kali mengulang ajakannya, sampai suatu kali John menjadi bosan dan akhirnya mau ikut karena kasihan kepada temannya yang telah berulang kali mengajaknya.

Pada malam itu, datanglah John memenuhi undangan temannya ke rumah seorang Kristen yang bernama Guttenberg yang memiliki 2 orang anak, laki dan perempuan.
Pada waktu pendalam alkitab itu, John terlihat biasa-biasa saja, dan ber-fellowship dgn yang lainnya karena sungkan kepada tuan rumah yang ramah dan baik hati itu, dan tidak ada perubahan apa2.

      Setelah beberapa kali mengikuti PA tersebut maka John merasa bosan dan percuma karena dia tdk bertemu dgn Tuhan seperti yang diceritakan oleh Alkitab.

Dia merasa bahwa Tuhan tidak membutuh orang yang seperti dirinya, yang tidak perdulian dan hidup bebas sesuka dirinya, karena John merasa Tuhan tidak mau menyatakan dirinya krn banyak dosa dan pelanggaran dalam kehidupannya.
Akhirnya pada malam PA yang kesekian kalinya, John bermaksud untuk berpamitan kepada tuan rumah karena merasa dia tidak berguna dan tidak dibutuhkan damalan persekutuan tersebut.

Alangkah terkejutnya dia ketika sampai ke rumah Guttenberg, sudah dipenuhi oleh mobil2 polisi.
Akhirnya diketahui bahwa ternyata polisi mengabarkan secara langsung bahwa anak perempuan satu2nya Guttenberg telah diketemukan tak bernyawa setelah diperkosa dan dibunuh oleh seorang pemuda, yang akhirnya ketangkap polisi saat hendak melarikan diri.
Karena merasa tidak enak dan penasaran maka John membatalkan maksud hatinya untuk berpamitan pada malam itu dan berniat untuk mengetahui kelanjutan kehidupan keluarga yang tengah dilanda musibah yang sangat pedih dan menyakitkan itu.

berlanjut besok karena pembatasan jumlah karakter… :char11: