Perempuan Siro Fenisia (Mark 7)

Seorg ibu seorg Yunani bangsa Siro Fenisia, datang dan tersungkur serta memohon pada Yesus untuk mengusir setan dari anaknya, ttp Yesus sama sekali tidak mnjawabnya (Mat 15:23) bahkan murid2nyapun meminta kpdNya spy mnyuruh pergi perempuan itu. Malahan jawaban Yesus :“Aku diutus hanya kpd domba2 yg hilang dari umat Israel”.

Mungkin ada dari teman2 atau tetangga kita yg “tdk masuk hitungan” dalam kehidupan kekal, karena kelakuannya yang amburadul, acuh baibe, semau gue… tapi apakah kita langsung men"jugde" demikian…sebgmn murid2 Yesus juga mengusir perempuan bangsa Siro Fenisia.
Kita adalah kitab2 yg terbuka, yg setiap org dapat membaca…mungkin menurut kita cara itu benar tp tidak menurut org lain. Dan dalam menjalani kehidupan ini, kita perlu untuk selalu meneladani Yesus sbg barometer/patokan spy apa yg kita lakukan menjd berkat bagi org lain.

“Biarlah anak2 kenyang dahulu sebab tdak patut mengambil roti yg disediakan bagi anak2 dan melemparkannya kpd anjing”, kata Yesus dan jawab perempuan itu :“Benar Tuhan, ttp anjing yg di bawah meja makan remah2 yg dijatuhkan anak2”. Dan kata Yesus :“hai ibu, besar imanmu, mk jdlah kpdmu spt yg kau kehendaki”.
Hal yg seblmnya tdk dipandang, ttp dg iman ibu itu Yesus memberikan apa yg diinginkan oleh perempuan itu.

Menjd org-org pilihan Allah, tidak dpt kita selami bgmn pikiran Allah. Cara Tuhan yg kelhatan “aneh” pd akhirnya pasti akan terjd. Tuhan menghendaki agar kita menjd garam dan terang.
Garam yng memberi rasa dan terang yg menerangi kegelapan, bukan menjd garam yg perlu diasinkan atau menjd terang yg menyilaukan sehg menyakitkan mata org lain.
Akankan?
Imanuel