Perhitungan Persepuluhan

Dear all, ditujukan bagi para netters yg biasa memberikan perpuluhan.
Mohon pengertian dan kerja sama baiknya bagi netters yang tidak menyetujui konsep perpuluhan untuk tidak ikut berkomentar, thanks.

Saya sedang survey karena kebutuhan sharing dalam kelompok: bagaimana cara pemberi perpuluhan memikirkan perhitungan angka uang yang ingin dia commit sebagai persembahan perpuluhan.

So far dari yang saya amati di lapangan, ada 3 kelompok:

  1. Perpuluhan 10% dari penghasilan bruto
  2. Perpuluhan 10% dari selisih penghasilan - pengeluaran
  3. Bebas/serelanya

Asumsi angka berikut (bukan angka real):

  • Penghasilan saya rata-rata 1,000,000/bulan (tidak stabil per bulannya karena usaha toko)
  • Biaya hidup saya rata-rata 600,000/bulan

Jadi besaran perpuluhan kelompok 1 adalah 100,000/bulan, kelompok 2 adalah 40,000/bulan, kelompok 3 bebas bisa naik turun/bisa nol.

So far pengamatan saya, lebih dominan penganut kelompok 2, yaitu dasar pengenaan perpuluhannya adalah terhadap SELISIH, mirip seperti laporan pajak bulanan. Persentasenya pun bisa more/less dari 10%.

Tujuan pertanyaan ini bukan untuk menjustifikasi cara mana yang benar atau salah. Hanya semata-mata keingintahuan dan survey saja. Thanks.

Saran dikit masbro, kalo bisa kata “perpuluhan” diedit jadi “persepuluhan”. Memang sih kata perpuluhan yg lebih populer karena nyebutnya lebih singkat tapi yg tertulis di alkitab kan “persepuluhan”. Biar sesuai konteks aza, 10% dari penghasilan. Karena kalo perpuluhan kan persepsinya bisa 10, 20, 30, 40 dst. No offense.

Pengeluaran disini harus dijelaskan apa pengeluarang toko/bisnis atau pengeluaran untuk makan.

Kalau menurut pendapat saya, perpuluhan itu dari hasil keuntungan setelah semua pengeluaran bisnis, bukan pengeluaran pribadi…

Misal kita beli barang 100 jual 120 berarti untung 20 lalu ongkos2 listrik, pajak property toko dll 10 tinggal 10 lalu pajak penghasilan 1 tinggal 9 dari sinilah kita kasih perpuluhan yaitu 9/10

sisanya kita pakai untuk kebutuhan sehari2 kita itu tidak termasuk pengeluaran bisnis.

Yang tidak kalah penting diperhatikan adalah juga mat 6 jangan tangan kanan tahu apa yang tangan kiri berikan.

Saya yakin Tuhan akan berkati dengan kecukupan.

Saya rutin membayar persepuluhan namun saya tidak menganut paham “wajib persepuluhan”.

Saya pribadi mempersembahkan sepersepuluh dari penghasilan bruto (di luar modal tentunya). Tapi saya tidak mengatakan harus seperti itu, kalau tidak demikian berarti berdosa. Silakan melakukannya berdasarkan dorongan hati anda.

kok enggak dibuat polling aja sih ? Trus tujuan akhir dari thread ini apa ya ? Bagaimana dengan ts-nya sendiri :tongue: ? Klo aku, selama ini ya… 10 % dari penghasilan brutto di minggu pertama, terus di minggu lainnya (dari penghasilan sampingan) 20 % dari penghasilan brutto untuk kegiatan oikumene/ kegiatan sosial gituw… :slight_smile:

Kalau saya pribadi selama ini kadang kasih kadang tidak, fleksibel, jujur malah lebih sering tidak memberi.

Tapi sekarang ada beban untuk melakukan komitmen suatu angka yang sifatnya fixed, misalnya 500rb per bulan (masih dalam tahap dipikirkan).
Alasannya, saya wiraswastawan dan bukan karyawan yang ada income rutin tertentu dari kantor tiap bulannya.

ooh, begitu… :coolsmiley: klo saya mah, sesuaikan saja dengan kemampuan. di Alkitab saja dituliskan persembahan secara berjenjang sesuai kemampuan. Misalnya, ada yang kasih kambing atau domba buat yang kaya. Tapi, klo enggak mampu bisa kasih burung tekukur atau merpati. Masih enggak mampu juga? Kasih tepung yang terbaik pun diterima (Imamat 5). :angel:

Menurut saya lebih baik 10% bruto
kan emang FT nya minta 10% dari penghasilan tidak pakai kurang-kurangan

Yang dimaksud bruto itu apa bro?
ada bisnis yang untungnya tidak sampai 10 persen

Menarik nih topiknya, saya memakai cara pertama.

Persepuluhan itu bukannya berkat yang kita terima tiap bulannya, lalu 10% diberi ke gereja, terus minggu" lainnya persembahan sukarela. Begitu bkn?

persepuluhan adalah 10% dari penghasilan kita yg menjadi persembahan prioritas kepada Tuhan…

bila tidak ada… Tuhan itu maha adil… Tuhan mengerti Anda… hehe ;D

Yup dengan hati yang rela no paksaan sesuai iman lexz, mau kasih lebih dari 10 persen juga gpp.

Betul bro.

Sedikit berbagi ya, namun bagi yang sudah terlatih dengan kasih perpuluhan justru memberi perpuluhan sbg latihan iman untuk menikmati kemustahilan Tuhan. Memberi dari keterbatasan, malah tidak kekurangan segala kebutuhan kita ke cover karna iman kita yang percaya penuh bahwa pasti Tuhan pelihara. Jadi tidak ada istilah bolong2 kasih perpuluhannya, misal bulan ini kasih bulan depan kagak. Iman terlatih akan percaya di setiap musim dan keadaan Tuhan selalu memelihara anak-anakNYA dalam kebutuhan hidup bahkan kita mendapatkan hal yang tidak di duga-duga. Apa toh istimewanya jika kita memberi persepuluhan tapi tidak menikmati kemustahilan Tuhan alias sistem ke uangan kita kayak orang-orang di luar sana. Jadi harusnya bagi yang mengimani persepuluhan, jadikanlah persepuluhan tsb sebagai sistem keuangan kerajaan Allah yang bersifat menguduskan setiap aset yang kita peroleh. Harusnya ada perbedaan yang nyata antara orang memberi persepuluhan dengan hati dan yang tidak :slight_smile:

Tapi sekali lagi persepuluhan ini menyangkut iman percaya kita juga, bila percaya lakukan jika tidak percaya ya jangan lakukan. Karna hasilnya akan bekerja bila kita mengimani makna persepuluhan tsb. Tidak ada yang sia-sia jika melakukan dengan sepenuh hati.

Setuju dg pernyataan bro, persepuluhan berbicara prioritas hidup dimana apakah uang yang kta peroleh di prioritasin untuk Tuhan yang utama.

ini disinkronisasikan agar terlegitimasi sebuah sistemasi, thread ini digabungkan dengan thread PERSEPULUHAN…

mudah2an para simpatisannya bukan kaum pendendam perpuluhan… he he…

Koment yang aneh dri si @tamaz, koment yang bagus2 toh @tamaz ndak nyambung.

Contohnya saya, sebelum saya masuk FK saya tdk mengerti adanya perbedaan pandangan di FK mengenai perpuluhan (yang saya tau kasih yang terbaik bagi Tuhan lewat perpuluhan titik). Motivasi hati itu urusan masing dg Tuhan, seperti yang saya katakan berulang lakukan dengan hati dan tulus ikhlas, ndak ada urusan rekkk dengan orang lain itu keputusan personal masing-masing dengan Tuhan.

Oke BTT, hargain message awal TS karna ini topik pure bagi pelaku perpuluhan.

Memang cuantik :afro:

Skadar lewat…

Jika sso mmandang ‘persepuluhan’ dalam kacamata Taurat, maka dia brusaha mhitung sdmikian rupa supaya psepuluhannya tidak kurang dari 10% dan tidak jauh melebihi 10%, supaya dg dmikian hatinya mrasa tenang krn sudah berbuat kebaikan dan hatinya mrasa aman krn tidak mdapat kutuk.

Saya stuju pd ajaran memberi minimal 10% tetapi saya tidak mlihatnya scr mentalisme Taurat.

Filosofi persepuluhan jaman PL cocok dikotbahkan bagi mreka yg enggan memberi minimal 10% tetapi tidak cocok diterapkan bagi anak-anak Tuhan yg sudah biasa mberi lebih dari 10% (bahkan ngga itung-itungan lagi).

Kalo saya biasanya 10% dari penghasilan bruto (No. 1)… artinya dari uang yang saya terima ketika itu. Ada beberapa referensi juga neh, seperti Yakub di Kejadian 28:22

“…Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu.”

Ada juga istilah “buah sulung”, artinya memberikan semua penghasilan pertama. Misalkan kalau kita dapet kerja pertma kali, gaji pertama nya (buah sulung) untuk Tuhan, contoh ayat nya ada banyak, salah satunya:

“Muliakanlah TUHAN dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu,” - Amsal 3:9

Kalau nomor 2 itu artinya sisa… ga mau juga kan dikasih ama Tuhan “sisa” dari berkat-Nya ?

Kalau nomor 3 ya namanya gada komitmen… kalau ada ya ngasih kalo ga ada ya jangan… kasarnya, “untuk idup aja susah, apalagi ngasih”…

But anyway, inti dari perpuluhan bukanlah 1/10 nya atau 10%, intinya adalah Tuhan mau kita menjadikan Dia nomor 1 dan prioritas, terlebih yang berhubungan dengan harta. Karena kata satu pendeta Kristen harta adalah musuh nomor 1 hbungan kita dengan Tuhan.

So, intinya adalah “keputusan di awal” sebelum kita menerima berkat… atau biasa disebut “Pre-decision” atau “Pre-commitment”, bahwa seberapapun penghasilan saya, saya akan memberikan sekian persen kepada Tuhan…

dalam hal duit, ngerti ga ngerti, ada 3 hal yang wajib (setau saya) dalam hal memberi

  1. persembahan sulung
  2. perpuluhan
  3. nazar / janji Iman

Mal 3:8 Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: “Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?” Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!

DARIPADA qt di tuduh menipu Allah, namanya persepuluhan itu wajib and jgn kasi sisa ke Tuhan

aku biasanya ikut metode 1, langsung dari bruto

anggap, modal 100, jual 120, untung 20, perpuluhan langsung kasi Tuhan 20/10 = 2. Itu jatahnya Tuhan jangan di ganggu gugat, sisanya baru bole didistribusikan buat yang lain

jangan khwatir, klo kamu utamakan Tuhan, Tuhan pasti ngutamakan kamu juga. Dia ga pernah lalai dalam janjiNya… Dia akan buka tingkap2 langit, hardik belalang perayap, berkat yg di terima pasti berkelimpahan…

Mal 3:10 Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

kata “ujilah Aku” cuma isa km temukan di sini