perilaku setelah dibaptis

saya memang percaya Tuhan Yesus itu ada, Allah Bapa itu juga ada, Tri Tunggal juga memang saya percaya. saya pun sudah dibaptis, tapi kenyataan saya terkadang masih mengandalkan diriku sendiri, tidak melihat/balik memikirkan kehendak Tuhan untuk permasalahanku serta keinginan lainnya, contohnya dalam hal memilih pasangan dan memilih pekerjaan. Hal prilaku yang lain sudah memang banyak berubah, seperti suka omong kotor/maki-maki orang sudah saya tidak lakukan lagi, mabuk-2an juga tidak, menghina orang jg sudah tidak pernah lagi, cuman rasa kecemburuan saya belum juga saya tidak bisa mengerti kenapa masih saya lakukan, berbohong juga kadang saya lakukan.
Setiap kali saya lakukan, saya menyesal dan malu dihadapan Tuhan dengan tidak berani berdoa dan minta pengampunanNya

saya kadang banyak merenung apa yang telah Tuhan lakukan terhadap saya, saya sedih, dan sampai akhirnya saya berdoa. tapi gitulah sifat cemburu dan bohong itu datang lagi, terus malu dan sedih lagi, bla…bla…bla… dan begitu begitu terus.

apakah aku tergolong orang yang belum percaya (dalam arti belum percaya sepenuhnya)??
apakah saya perlu pergi ke psikolog untuk membantu perilaku ku?

apa yang harus saya lakukan teman-teman? :frowning:

Sebelum di baptis, seseorg itu harus bertobat dan mengaku Yesus sbg Tuhan dan Juruselamat.
Baptisan nya sendiri tdk mengubahkan, dan tdk menyelamatkan seseorg,hanya merupakan pengakuan dimuka umum.

Pertobatan memang harus diikuti dgn penyangkalan diri, dan mengikuti apa yg Tuhan kehendaki.
Buah Roh dalam Galatia 5:22-24 merupakan bukti pertobatan.
Galatia 5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
5:24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
Seseorg yg sdh bertobat masih bisa berdosa, dan saat itu ybs harus berdoa utk minta pengampunan Tuhan,
akan tetapi bukan berarti merupakan dosa yg berulang2, krn jika demikian menunjukan ybs blm bertobat.
Anda hrs minta agar Roh Kudus memampukan anda utk menang dari segala keinginan2 lama.

Untuk dpt hidup berkemenangan maka diperlukan latihan utk menyangkal diri, spt yg dikatakan oleh Paulus
I Korintus 9:27 Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak.
Berharap dan bergantung sepenuhnya kpd Tuhan Yesus merupakan satu2nya cara agar anda dpt hidup sesuai dgn kehendaknya.
Biasakan untuk menjalin hubungan yg akrab dgn Tuhan melalui persekutuan pribadi melalui doa2 & merenungkan firman-Nya.
Adalah sangat mustahil untuk dpt bertumbuh dan hidup sehat secara rohani apabila hanya mengandalkan persekutuan yg rutin di gereja, dan hanya mendengarkan firman yg disampaikan di gereja.
Demikian yg dpt saya share kan, GBU

Mengutip kata-kata Jenna C, menjadi orang Kristen tidak berarti menjadi sinless, tetapi sin less, less, less, and less.
Kalau memperhatikan cerita Anda, sebenarnya Anda sudah banyak berubah. Tentang cemburu dan bohong, Anda bisa berdoa dan berusaha lagi supaya semakin disucikan, semakin disempurnakan sampai serupa dengan Kristus.
Semua orang percaya mengalami itu, Anda tidak perlu merasa sendirian. :slight_smile:

Salam