Perilaku

Apakah perilaku Tuhan Yesus perlu dicontoh?

Tentu saja mbak yu…, Yesus adalah contoh teladan yang sempuna, coba anda baca ajaran ajaran Yesus bagaimana seharusnya manusia bersikap terhadap sesama.

Tuhan yang telah menjadi manusia yang bernama Yesus itu telah memproyeksikan diri-Nya sendiri sebagai contoh teladan yang sempurna dan berkenan di hadapan Allah, ini adalah salah satu maksud kedatangan Dia kedunia.

Sebejntar…sebentar…

Tujuan pertanyaan anda arahnya mau kemana dulu? Biasanya kebiasaan muslim pertanyaan2 semacam ini menjadi pertanyaan jebakan…

Orang Kristen akan cenderung dengan segera menjawab ya karena Yesus memang teladan orang beriman (Kristen). Kemudian ini menjadi pijakan bagi non-K untuk menggugat antara lain:

  • mengapa orang Kristen mati dimasukkan peti, bukan dikafani seperti Yesus?
  • mengapa orang Kristen beribadah di hari minggu bukan di hari sabat (sabtu) seperti Yesus?
  • dll…pertanyaan2 sejenis.

Jadi silakan diperjelas dulu arah pertanyaan anda kemana?

Bro shakespeare…

Kumis paham apa yg bro maksud… dan jebakan2 dari yg tidak percaya pada Tuhan Yesus, tapi sepertinya greget banet pengen “jebak” itu menandakan Tuhan Yesus itu benar-benar hidup, terserah orang percaya tau engga percaya, suka ga suka, siap ga siap… kalo ada pihak yg motivasinya hanyamengejek, menjatuhkan Dia, tak lain tak bukan itu datang dari pihak sijahat, mereka tau persis kalo Yesus itu benar2 Tuhan yg hidup, raja damai dan akan datang kembali nanti ! Kalo Dia cuman manusia biasa tanpa kuasa, ga akan sijahat merecoki terus keberadaan Tuhan Yesus itu, atau orang-orang yang percaya pada Tuhan Yesus, paling mentok mereka anggap kita bodoh, itu aja. Mereka sadar 100% bahwa banyak org yang jadi percaya sama Tuhan Yesus bukan karena menikah, tapi timbul keyakinan dalam dirinya sendiri kalau Dia itu hidup dan rela dipenjara hanya gara2 percaya sama Dia. … gitu bro! Salam kenal bro!

Buar reader thread ini,
Mengenai perilaku, gw rasa setuju kalo kita perlu belajar dan mengikuti perilaku Dia, Yesus Kristus itu emang lahir dari keluarga tukang kayu, tapi perilaku dia modern dan mendobrak kemampanan imperialis dan pembodohan oleh elit society terhadap wong cilik.

Dia berani turun ke akar rumput, kampanye pengajarannya sendiri, tanpa melalui tangan orang lain.
Dia ga ngutip uang dari akar rumput, tapi dia kasih makan mereka.
Dia mengajar sesuatu dengan bahasa yg praktis Dia, walk the talk, not talk the walk,
Dia mengajar org agar benci dosa, bukan menghasut benci sesama, apa yg diajar menyalakan pengharapan setiap org kecil, Mahatma Gandhipun mengakui “Kotbah di Bukit” adalah kotbah terbaik.

Apa yg diajar adalah prinsip untuk hidup maksimal sperti: setia dalam perkara kecil, dpt perkara besar, kekuatiran, kejujuran, hal memberi dll.
Dia dibenci banyak orang, tpi banyak orang suka pengajarannya…

Intinya:
KArena ada roh yang sama dr dirinya di dalam kita, maka sadar atau tidak kita pasti meniru perilakunya,
walaupun takaran setiap orang berbeda2, dan aplikasinya berbeda2, dan setiap orang yg percaya akan Dia sempurnakan koq.

@bro kumis

Salam kenal juga… Benar apa yang bro kumis sampaikan. :afro:
Sebenarnya bukan karena kita gampang curigaan atau gimana. Tapi jenis pertanyaan seperti ini kalau kita tidak pahami dulu arah pertanyaannya kemana maka kita dengan "lugu"nya akan menjawab YA, pasti dong… Yesus adalah teladan kami. Tapi kadang kita tidak sadar sebenarnya “ada udang di balik batu” sehingga kalau tidak siap kita kemudian menjadi tergagap-gagap oleh pertanyaan selanjutnya karena pernyataan2 kita akan saling dipertentangkan.

Makanya soal teladan YESUS harus diperjelas dulu, teladan dalam segi apanya? Arah pertanyaan ini mau kemana ? Tujuannya apa. Kalau pertanyaannya memang “lugu” sih ya gakpapa dijawab “lugu” juga. Tapi kalau arah pertanyaannya beda? Ternyata pisau bermata dua? Atau setajam silet…?? ;D

Buktinya sampai sekarang TS-nya belum klarifikasi. Jadi ada apa nih…???

Salam

perilaku yang mana dulu ???
ingat, perilaku dan kebiasaan itu hampir sama tetapi memiliki maksud yang berbeda.

salam Damai :happy0025:


Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu [i] ( Filipi 4:8 )[/i]

Menurut saya TS ini seperti orang yang ada dalam ayat dibawah ini yg ingin mencari suatu kesalahan dengan pertanyaan jebakan:

Lukas: 20 20:1. Pada suatu hari ketika Yesus mengajar orang banyak di Bait Allah dan memberitakan Injil, datanglah imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat serta tua-tua ke situ, 20:2 dan mereka berkata kepada Yesus: "Katakanlah kepada kami dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu, dan siapa yang memberikan kuasa itu kepada-Mu!" 20:3 Jawab Yesus kepada mereka: "Aku juga akan mengajukan suatu pertanyaan kepada kamu. Katakanlah kepada-Ku: 20:4 Baptisan Yohanes itu, dari sorga atau dari manusia?" 20:5 Mereka mempertimbangkannya di antara mereka, dan berkata: "Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata: Mengapakah kamu tidak percaya kepadanya? 20:6 Tetapi jikalau kita katakan: Dari manusia, seluruh rakyat akan melempari kita dengan batu, sebab mereka yakin, bahwa Yohanes adalah seorang nabi." 20:7 Lalu mereka menjawab, bahwa mereka tidak tahu dari mana baptisan itu. 20:8 Maka kata Yesus kepada mereka: "Jika demikian, Aku juga tidak mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu."

Dan saya akan mengikuti apa yang tercatum dalam ayat diatas seperti perkataan TUHAN YESUS untuk bertanya balik ke agan TS:

Menurut agan TS sendiri gimana?

Hellow sist rahayu,
Salam Kasih in TYK bagimu :slight_smile:
Ikutan lg boleh y ? :wink: Bagaimana menurut sist sendiri ? patutkah figur Tuhan Yesus dicontoh ?
bila ya / tidak, mengapa ?
Biasanya kita bisa mencontoh ‘figur-figur’ yg SUDAH kita KENAL, ataw memang mereka TERKENAL ^-^
Impossible rasanya kita bisa serta-merta mencontoh/mengekor/meneladan ORANG yg ASING bagi kita, yg BELUM kita KENAL :slight_smile: kecuali org itu romy rafael / dedy corbuzer dimana kita sedang dlm 'kendali hipnotis/cuci otak’nya :char12:

GBu sister

DIALOG ANEH yg KOCAK

English Man : Can You speak English ?

Tukang Becak : Oh saya tahu dimana gereja inggris itu , tuan !

EM : What ?

TB : Oh KUAT dong tuan (sambil tunjukin lengan ama pahanya yg berotot hasil ngenjot becak)

EM : How Much ?

TB : Ah tuan tahu aja nama saya si Mamat, udeh silahkan naik aja deh GRATIS ! (sambil tertawa senang bangga karena namanya si Bule’ tahu)

Lalu si Bule’ karena dengar kata GRATIS (Bahasa Mexican)…langsung aja dia buruan NYEMPLAK ke dalam Becak tsb…sambil senyum2 kesenangan …dia pikir Orang Indonesia BAIK HATI dan RAMAH ya !
Jadi deh mereka berdua jalan2 ke mana2 sambil si Bule ngajak makan ama minum bareng Ngobrol Ngalor Kidul sekenanya …yang penting AKRAB, bo ! He he he he !

Yesus memang contoh yang paling PAS dg hati Bapa :slight_smile:

Sangat dong… sangat perlu kita mnecontoh Yesus yang mengajarkan kasih…bukan kebencian yang membabi buta yang mengakibatkan kematian, pengkafiran, dll… ada lho yang katanya pengikut tuhan tetapi kelakuannya pukulin orang lain, kafirkan orang lain…

(celingak/uk)

Ask: Mbakayune TS dimana kah ? Mallnya yg ini koq ga di sidak2 ? :coolsmiley:

Jwb: Ada, tp ma’af sekarang beliau sedang sibuk, lagi bikin nu trit
tanggungjawab - Non-Kristen - ForumKristen.com pemirsa harab sabar dan tenang :slight_smile:

[email protected]

sepertinya anda adalah prilaku wanita ms yang prilakunya tidak konsisiten…di trit sono belum sudah …anda sudah lari pindah lagi kesini …lagi-lagi…pertanyaannya seperti pertanyaan org yang tidak pernah membaca post-post di fk ini…
prilaku anda ini bukan contoh yang baik. Contohlah prilaku Tuhan Yesus…pasti anda [email protected] menjadi konsisiten. ( endak plinplan )

Salam GBU.

Kadang2 Bunga LOTUS baru terasa INDAH nya karena ia selalu MUNCUL dan BERBUNGA serta berada di tengah2 endapan Kubangan Lumpur…

GITU YA…HEHEEHEHE…KATAKAN DNG BUNGA…??

Eh si Bro TAHU juga ya Bro…KATAKAN DNG BUNGA… :afro: :* :wink:

Banyak orang di lingkungan kita yang dijadikan panutan dalam berbuat kebaikan, bahkan lebih nyata daripada cerita berbentuk tulisan. Sebaiknya orang berguna baik banyak orang. Jika tidak mampu, setidaknya tidak membuat penderitaan orang lain.
Menurut saya, mencontoh perilaku Tuhan Yesus sangat sulit karena banyak terlalu banyak perbedaan diri kita dengan Tuhan Yesus. Permasalahan yang dihadapi jaman dulu sangat berbeda dengan jaman sekarang. Apalagi dia adalah Tuhan yang tidak punya keterbatasan sedangkan kita manusia sangat terbatas.

Kalau begitu apakah sis rahayu mengakui Yesus sebagai Tuhan? Maaf saya bertanya karena agak bingung bahwa threat ini masuk di Pertanyaan dari Member Non-Kristen. Jadi agak mengejutkan jika sis rahayu ternyata non-K tapi mengakui Yesus sebagai Tuhan.

Tetapi menjawab komentar anda, saya ingin mengutip ayat-ayat berikut:

(Efesus 4:14) sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

(Efesus 4:15) tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

Mat_5:48 Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

Benar apa yang dikatakan sis rahayu bahwa untuk mengikuti teladan Tuhan Yesus sangat sulit. Bahkan dapat dikatakan mustahil, karena tidak mungkin manusia melakukan sama persis yang dilakukan Tuhan. Namun memang demikianlah yang dikehendaki Tuhan yaitu agar kita berusaha semampu kita untuk menjadi sempurna, menjadi sama seperti Kristus. Bukan untuk menjadi Tuhan, tetapi untuk meneladani sifat-sifat Tuhan seperti kasih, keadilan, pengorbanan, kesetiaan, dll.

Salam

Hehehe…amen disitu…[email protected]

[email protected]

Menurut saya , apa yang anda katakan ada benarnya…TIDAK DIPUNGKIRI…!!?
Dan itu memang kacamata manusia seperti kita ini , pasti sering kali memandang suatu kesulitan dari kemampuan diri simanusianya saja …Tanpa mau melibatkan Sang PENCIPTANYA SAMASEKALI.

Padahal pada tataran tertentu Tuhan memberi Firmannya kepada Manusia ( di Alkitab dan juga di Kitab SUCI anda )
Bahwa Tuhan tidak akan memberi cobaan dan ujian melebihi kemampuan si manusianya.
Artinya disini…?? dalam kita mengejar kesetaraan standart YANG DIINGINKAN ALLAH, maka hendaknya si manusia memanfaatkan APA yang telah di ajarkan OLEH TUHAN POLA DAN CARA NYA TUHAN , BUKAN CARANYA MANUSIA.
Sehingga faktor kesulitan dapat dilalui bagaimanapun sulitnya…karena kita berjalan dng Tuhan. Sehingga perbedaan yang ada sekalipun dng Tuhan YESUS …?? itu suatu kenyataannya…yang secara sadar kita sadari. Tapi lagi-lagi kemampuan untuk menyamainya bukan karena hasil jerih payah usaha manusianya …tapi disitulah kita dapat anugrah dari Tuhan untuk dapat dimampukan melampaui semua kesulitan tsb.

JADI APA YANG DIINGINKAN DAN DIPERINTAHKAN TOLEH TUHAN DALAM SEGAlA FIRMANNYA…?? YA MEMANG BERLAKU UNTUK SEGALA ZAMAN.
Yang membedakan Zaman adalah kondisi zaman ( berkaitan dng kemajuan zaman ), Tapi Tuhan disegala zaman ya tetep Satu itu saja, Tuhan ALLAH YANG ESA.
Kondisi setiap zaman membawa SEGI TANTANGANNYA DAN GODAANNYA masing–masing, tapi FirmanNYA tidak menjadi berbeda dan berubah…karena. ketetapan TUHAN TETAP KEKAL SAMPAI SELAMANYA…DAN TIDAK AKAN BEROBAH DNG PEROBAHAN WAKTU ( ZAMAN )…

So…?? berjalan dengan Tuhan tidak ada masalah yang tidak dapat terlewati… Namun yang harus kita sadari sebagai umat beragama ( seprti di Kristen ), BAHWA UKURAN baik itu ada kaidahnya, yaitu BAIKNYA / BERBUAT BAIKNYA
ukuran manusia belum tentu sama deng baiknya ukuran Tuhan…Makanya jika ada orang yang merasa sudah berbuat baik dan orang sekitarnya berkata dia orang baik dan orang lantas memujinya…?? BELUM TENTU kebaikan orang itu telah memenuhi kaidah baik ukuran Tuhan. Karena apa…??karena orang itu berbuat baik karena ingin di puji dan dimulyakan oleh orang sekitarnya…bukan alasan dia berbuat baik untuk memulyakan nama Tuhannya…

Kiranya seperti itu pemahaman mengenai kebaikan menurut pandangan saya yang seorang Kristen Protestan…
Dan masih banyak lagi cara memahami kebaikan yang seturut dng Ajaran Alkitab…sehingga kita dapat melakukan apapapun juga dengan cara meneladani apa yang dilakukan OLEH Tuhan Yesus Kristus.

Salam GBU