Perjalananku Menuju "Dunia Gelap"

Bagai kasus penaklukan kota perdagangan Konstantinopel oleh pasukan Ottoman yang berakibat meluasnya penjajahan di seluruh dunia.

Keluarnya seseorang dari dunia Wikipedia dapat terjerumus ke dalam 3 jalan menuju “dunia gelap”, yakni: pornografi, kata kasar, dan SARA. Dan saya mendapatkan jalan yang ketiga, dunia SARA.

Pada tahun 2011, terjadi sebuah kasus yang amat mempengaruhi sepak terjang saya di dunia Wikipedia dimana ia diblokir selama 1/2 tahun atas tuduhan yang tidak jelas dan berlanjut dengan pemblokiran global hanya karena mengkomplain seorang steward atas keberatan terkait pemblokiran tersebut. Hal itu pula yang mempengaruhi terjadinya penggantian akun saya pada beberapa tahun kemudian.

Hal itulah yang membuat saya mencari alternatif lainnya sehingga masuk ke dalam dunia SARA. Ketika kejahatan membuka pintunya, seorang anon membuat pesan di halaman pembicaraan saya. Seketika itu, saya membuka halaman kontrubusinya dan menemukan suntingan vandalismenya pada artikel Sendangsono mengenai bisnis gereja.

Kemudian, saya membuka sumber yang tertera pada suntingan vandalisme tersebut yang berlanjut dengan pencarian di Google hingga akhirnya masuk ke dalam sebuah thread yang mencantumkan tulisan yang sejenis dari sebuah forum SARA, Murtadin Kafirun (MK). Dari situlah, saya mengenal dunia SARA.

Disanalah, terdapat konflik argumen antara Muslim dan Anti-Muslim terjadi yang juga menyeret-nyeret berbagai agama lainnya dari Kristen, Buddha, Hindu, Tao/Konghucu, Atheis, sampai aliran kepercayaan. Perjalanan dunia SARAnya tak hanya sampai di MK, perjalanan “dunia gelap” tersebut juga berlanjut diantaranya adalah:

  • Situs Islam, diantaranya adalah VOA Islam, Eramuslim, Hidayatullah myQuran, dan juga forum tandingan MK, www.laskarislam.com. Disana, banyak terjadi perbandingan agama yang sering terjadi penghujatan terhadap agama Kristen dan terkadang juga Buddha, Hindu, dan agama non-Islam lainnya.
  • Situs Kristen, situs tersebut bernama ForumKristen.com (FK), situs incaran golongan SARA yang sering menyerang Kristen. Hal yang mengejutkan adalah disana terjadi konflik argumen antara Katolik-Protestan yang mengakibatkan beberapa anggotanya membuat forum tandingan bernama forum-iman-kristen.com (FIK). Di FIK pun, beberapa anggotanya harus berhijrah lagi karena suatu perselisihan bak bani Israel yang terusir dari Tanah Kanaan sehingga harus bertempat di http://ltb1.indonesianforum.net/
  • Situs Buddha, hal yang terjadi adalah pada situs Theravada bernama DhammaCitta dimana walau terlihat amat damai, ternyata disana terjadi pula penghujatan terhadap agama Kristen dan tak jarang antar mahzab seperti Mahayana, Vajrayana, dlsb. Bahkan ketika membuat thread seperti menanyakan mengenai ajaran Buddha malah dianggap menghujat dan dibalas dengan cercaan terhadap agama Kristen.
  • Kaskus, bahkan pada situs sekuler sekalipun juga terjadi hal yang sama. Hal ini terjadi terutama di SF (Subforum) Berita Luar Negeri (BPLN) dan juga SF tempat orang bebas menghujat, SF Debate Club (DC). Entah bagaimana itu bisa terjadi, disana sering terjadi pertikaian antara kaum Muslim yang dipimpin oleh LionIceheart dengan Anti-Muslim atau sering dijuluki ghoyim yang dipimpin oleh DJ_BX. Tak jarang, banyak Kaskuser lainnya yang awalnya masih polos menjadi ketularan SARA seperti halnya yang dialami oleh wahyubison, mdsetiawan86, dan juga vikiejeleek. Bahkan tak jarang pula banyak Kaskuser dibanned massal karena terkena getah akibat dari perseteruan tersebut tanpa mengenal status, join date, maupun cendol bar
  • Situs Hindu, walau tidak terlalu dikunjungi tapi tak jarang pula membahas tentang Kristen terutama tentang pandangan negatif terhadap asimilasi agama maupun masalah konversi.

Dalam keadaan seperti itu, pastilah tak dipungkiri lagi jika saya jadi terkena imbasnya. Dan tentunya, seandainya pemblokiran tersebut tidak ditujukan oleh saya, pastilah hal-hal tersebut tidak akan terjadi.

Kesimpulannya, penyebabnya adalah pemblokiran, yang salah adalah orang lain, begitu?

Salam

:slight_smile: SARA sebuah topik yang sangat dihindari orang Kristen. Heran juga saya… Kita sering dihina habis-habisan, tetapi kita cuma diam. Kita ini harus belajar kritis. Entah itu pada ajaran sendiri maupun pada orang lain. Begitu kita membuka kebenaran, eh malah dilarang ama teman sendiri. Debat SARA sering dipakai iblis utk menggoyahkan iman kita. Tapi, mengapa itu tidak kita pergunakan sebaliknya untuk menjarah jiwa-jiwa ?
Jika kita siap mental dan rohani, mungkin tidak apa-apa masuk ke SARA. Jika tidak, ya jangan. Maju terus! Itu bukan dunia gelap, bagi saya itu adalah panggilan untuk menginjil dengan cara yang unik.

Hos 8:7
Sebab mereka menabur angin, maka mereka akan menuai puting beliung,

siapa yang menabur angin, mereka akan menabur badai, bahkan orang yang menabur kita juga yang dapat tuaiannya, (jika dipandang scara negatifnya),

sudah dikatakan, ini adalah hukum yang sebenarnya yang terjadi pada manusia: "mata yang kau ambil mata pula yang akan diambil darimu, gigi ganti gigi, mata ganti mata. Makanya selalu disarankan: Ibr 12:14
Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, dengan demikian kita punya alasan pabila badai sperti itu datang,

Itu makanya Yesus tidak bisa, Meng_Kristenkan (ikut Kristus) Yahudi pada waktu itu, malah membuat Yesus disalibkan, sebab mereka (ahli taurat dan farisi) telah berpikir bahwa Yesus telah mengambil bukan lagi Mata, melainkan Hati mereka dan mengunyahnya. Walau alasan sebenarnya Hanya Allah saja bisa menghakimi mereka, dan Mengklaim apa yang benar.

Kita menyerang Buddha, Konghucu, Islam, katolik atau Protestan, mereka juga akan balik menyerang dengan alasan yang sama. Segala cara akan dilakukan , segala cara…

Saya juga kadang naik pitam pabila mereka mengkritik dan sperti mempermalukan Kristen, saya baca banyak di Yahoo answer, Islam versus Kristen dan lainnya, saya gerah juga, tapi saya pikir, siapa yang dahulu menabur?

dan kebanyakan postingan yang terjadi hanya pemuasan nafsu, dan semua logika yang terjdi didalam nya tidak benar, semua hanya nafsu dan nafsu, tidak ada kebenaran dalam nafsu, yang penting baginya, bagaimana agar menang dari orang lain, walaupun itu SARA. Jika sekali kita ikut untuk terlibat menjadi warna, aura yang sperti miliki, siap2 kita juga akan menjadi budak nafsu kita, di kontrol oleh emosi yang sama sekali tidak benar.

Betul sekali, alih2 selain, membuat jiwa berpegang dalam kebenaran, juga ada baiknya, kita malah memberi / menguatkan sodara seiman yang telah kendor imannya, menguatkan yang telah lemah, ketimbang mencari kesalahan-kesalahan pihak lain, yang malah berujung sebgai angin badai buat kita sendiri.

Sebenarnya, tergantung pada kita juga. Jika saya, saya cenderung menjawab sesuai dengan kebodohan mereka. misalnya, ketika mereka menghina Yesus, dan tidak mengakui DIA disalib saya tunjukkan bahwa di kitab mereka ada pengakuan Yesus disalib. Misalnya lagi, ketika mereka bilang Yesus bukan Tuhan, ya saya tunjukkan lagi di mana Yesus itu diakui juga sebagai Tuhan dalam kitab mereka. Jadi, bukan mencari kesalahan. Tapi menunjukkan kebenaran sesuai dengan pola pikir mereka dan apa yang mereka baca. Mereka tidak mau mengakui Alkitab, jadi pakai yang mereka akui.

saya rasa saya cukup setuju dengan anda : khusus yang saya bold diatas :afro:,

tapi kalau menganggap mereka bodoh, saya kurang setuju, pada dasarnya semua sama, pabila kita dan mereka di doktrin, di doktrin oleh ortu lagi, jika membangkang betapa merasa bersalah banget kalau kita tidak mempercayai orang tua kita dan apa ideologi yang telah diberikan untuk kita sebgai anaknya. Mereka juga akan semakin marah, bila kita menganggap mereka bodoh, sebab itu pun harga diri ortu mereka, kakek mereka yang telah menurunkan ideologi yang sama yang kita sebut sebgai agama. ;D