Perjamuan Kudus menurut Gereja-gereja Kristen Purba

Kalau pakai ayat dlm Injil, mak mau tdk mau memposisikan diri sbg Kristus
Lain halnya kalau pakai ayat I Kor 11:23-26, maka posisinya adalah sbg murid Yesus, yg meneruskan ajaran Yesus, shg sakramen PK itu hanya sbg peringatan akan pengorbanan Kristus.

Salam kenal Mas Pa_ul

I Korintus 11:23-26 23 Sebab apa yang telah kuteruskan kepadamu, telah aku terima dari Tuhan, yaitu bahwa Tuhan YESUS, pada malam waktu Ia diserahkan, mengambil roti 24 dan sesudah itu Ia mengucap syukur atasnya; Ia memecah-mecahkannya dan berkata: "Inilah tubuh-Ku, yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku!" 25 Demikian juga Ia mengambil cawan, sesudah makan, lalu berkata: "Cawan ini adalah perjanjian baru yang dimeteraikan oleh darah-Ku; perbuatlah ini, setiap kali kamu meminumnya, menjadi peringatan akan Aku!" 26 Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang. Oleh sebab itu kami menganggap roti & anggur dlm Perjamauan Kudus itu hanya sbg lambang Tubuh & Darah KRISTUS, dan ditekankan pd "sbg peringatan pengorbanan YESUS di kayu salib".

Darimana ambil kesimpulan tentang lambang? Memberitakan kematian Tuhan adalah akibat dari peristiwa perjamuan. Bukan karena roti dan anggurnya adalah lambang. Bahkan kalau roti dan anggurnya adalah real presence, pemberitaan itu semakin valid.

Salam Damai

Mas Pa_ul

Saya menemukan thread lain :

Gimana komentar Anda tentang pandangan non-katolik disitu? Ada 4 pandangan?

Salam Damai

Salam Damai.

Wooww, nice info Sis :afro:
Ternyata Perjamuan Kudus non Katolik ada 4 pandangan ya. :happy0062:
Jadi kepingin tahu juga, apakah frekwensi pelaksanaan Perjamuan Kudus untuk non Katolik, ada suatu ketentuan yang merujuk pada Alkitab. Kalo ada, ayatnya please…
(Mudah2an engga OOT).

GBU
:slight_smile:

Imo, 1 Kor 11:23-26 mengenang peristiwanya bro bukan lambang rotina…
kristen protestan juga banyak pandangan mengenai pejamuan kudus, sudah disebutkan oleh sis onlygrace…

btw, bro diposisi yang mana?

Salam kenal juga,
Reply #13 utk menjawab TS yg Katolik
saya sdh pernah sampaikan tt perbedaan pandangan tt Perjamuan Kudus sbb:
GBU all

Setahu saya di Alkitab rujukannya adalah hari minggu, dan juga setiap hari. Jadi yang melaksanakan bulanan atau 3 bulanan itu jelas tdk alkitabiah

Salam Damai

Sebelum mengoreksi pandangan Katolik, tentu Mas Pa_ul perlu menyatukan dulu pandangan Protestan. Misal tentang lutheran yang masih bisa dibilang real presence (tubuh& darah) dlm roti dan anggur. Apakah pandangan lutheran, reform, salvation army, orthodox semuanya salah?

GBU Salam damai

Buktinya sudah dikasih di referensi tapi sudah dihapus oleh moderator. Ini linknya :
http://www.sarapanpagi.org/inkuisisi-dalam-sejarah-gereja-vt1554.html

Bahwa semua dokumen dari abad 1-4M itu harus melewati masa di mana terjadi pemberantasan selama berabad-abad.

kalau dibahas disini kayanya OOT
tentunya gak salah, kalau lihat teorinya, semua tergantung bgm memandang PK itu
apakah anda menggunakan ayat2 dlm Injil bkn dari I Korintus?
GBU

btw, kalau bro paul dari gereja kristen protestan mana?
kalau saya melihat kayana bro dari baptis ya?

hehehe… maaf kalau salah nebak… :azn:

ayatna sis tolong dishare…

Lho gini Mas Pa_ul, ambil contoh lutheran, msh akui real presence, roti & anggur benar2 tubuh & darah. Jd di protestan sendiri msh ada beberapa pandangan yang bedanya cukup jauh.

Spiritual dan simbolisme masih agak mirip. Tapi simbolisme dan consubstansi udah jauh.

Salam damai

Berbeda gak masalah, sejauh tdk dipermasalahkan, betul kan?
dan selama ini kita fine2 saja
GBU

Perjamuan kudus hari minggu :

Kis 20:7 Pada hari pertama dalam minggu itu, ketika kami berkumpul untuk memecah-mecahkan roti, Paulus berbicara dengan saudara-saudara di situ, karena ia bermaksud untuk berangkat pada keesokan harinya. Pembicaraan itu berlangsung sampai tengah malam.

Perjamuan kudus harian :
Kis 2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,

Act 2:46 And they, continuing daily with one accord in the temple, and breaking bread from house to house, did eat their meat with gladness and singleness of heart,

Salam

Ya kalau gitu ga masalah juga dengan Katolik dan Orthodox?

Salam

Soal penafsiran Kitab Suci sebenarnya tidak banyak yang bisa didiskusikan, mengingat antar Gereja dapat memiliki penafsiran yang jauh berbeda untuk nas Kitab Suci yang sama.
Barangkali perbedaan penafsiran nas Kitab Suci antara Gereja Protestan dan Gereja yang Katolik (baik Roma maupun Orthodoks), adalah derajat kebebasan penafsirannya.
Karena Gereja yang Katolik memiliki ciri Apostolik, maka untuk hal yg sifatnya deposit iman dan dogma, kami secara sukarela taat pada penafsiran Gereja atas Kitab Suci, untuk menjamin penafsiran Kitab Suci serasi dengan Ajaran Para Rasul dan Bapa Gereja.

Pada kasus diatas, 1 Kor 11:23-26, Kami tidak dapat menafsirkannya terpisah dari 1 Kor 11:27:
Jadi barangsiapa dengan cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan, ia berdosa terhadap tubuh dan darah Tuhan.

Dengan memperhatikan 1Kor 11:27 tersebut, Perjamuan Kudus justru tidak dapat dianggap sebagai lambang. Sebab bagaimana mungkin sebuah lambang bisa menyebabkan kita berdosa terhadap Tubuh dan Darah Tuhan?

Namun demikian, thread ini tidak ditujukan untuk mendiskusikan penafsiran atas nas Kitab Suci menurut ajaran Katolik, saya lihat di thread2 lain Bruce, limited, Clay, dll sudah panjang lebar menjelaskan posisi Gereja Katolik terhadap 1Kor 11:23-27.

Ada yang mau saya tanyakan pada anda soal ekaristi yang belum dibahas Bruce, limited, clay dll.

2 Pertanyaan bagi Katolik mengenai Sakramen EKARISTI:

  1. Siapa yang disembah dalam Ekaristi?

Roti yang sudah dikonsekrasi PAUS?

atau sosok PAUS yang bisa merubah substansi roti kecil itu, yang memberikan pengkudusan dan keselamatan bagi umat Katolik?

  1. Kenapa PAUS i.e magisterium mengajarkan umat cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan?

Dimana BUKAN tubuh dan darah KRISTUS diatas kayu salib yang menyelamatkan manusia, namun diganti roti yang sudah dikonsekrasi VICAR KRISTUS/ PAUS ROMA dan imam2 dalam persekutuan dengannya?

Bukankah ini berarti mengajarkan umat agar tanpa sadar menggantungkan iman dan keselamatannya pada VICAR KRISTUS dan rotinya seperti ajaran GK yg lain? (Unam Sanctam dan EENS)

Dan Paus i.e magisterium GK tanpa kentara sudah mengajak umat katolik untuk MENGINGKARI KESELAMATAN KRISTUS yang sudah menyerahkan tubuh dan darah-Nya dan menggantinya dengan rupa-rupa mujizat PAUS (Roti Ekaristi).

Karya keselamatan KRISTUS dengan menyerahkan Tubuh dan DarahNya itulah yang diganti dengan karya mujizat Paus dalam membuat mujizat roti menjadi daging yang menyelamatkan umatnya PAUS.

Kenapa PAUS i.e magisterium mengajarkan umat cara yang tidak layak makan roti atau minum cawan Tuhan?

kecuali dgn kamu yg melihat yg tdk terlihat
yg mengada2kan yg tdk ada :slight_smile:

Wah thread yang bagus so dari roots nya …atau akarnya yaitu jemaat Kristen perdana yang diwakili oleh pendapat para bapa Gereja …apa yang di imani dengan perjamuan kudus adalah literal yah …

terima kasih atas infonya.

shalom :slight_smile: