Perjamuan Terakhir YESUS Rabu or Kamis ?

http://media.zenfs.com/id-ID/News/Inilah/1434652.jpg[/url]

INILAH.COM, London – Umat Kristiani sejak lama mempercayai bahwa Perjamuan Terakhir (The Last Supper) yang dilakukan YESUS KRISTUS terjadi pada Kamis. Namun, riset terbaru menyebutkan satu hari lebih awal. Mana yang benar?

Professor Colin Humphreys, ilmuwan di University of Cambridge yang melakukan riset ini meyakini, selama ini telah terjadi kekacauan penanggalan. Apa yang ia baru temukan, memperkuat usulan untuk menentukan tanggal tepatnya Hari Paskah.

Humphreys menggunakan kombinasi riset kitab suci, sejarah dan astronomi untuk menentukan kondisi serta waktu santap malam terakhir YESUS bersama kedua belas murid, sebelum kematiannya. Periset sebelumnya bingung dengan Alkitab yang dianggap tak konsisten.

Alkitab menulis, Matius, Markus dan Lukas menyatakan Perjamuan Terakhir itu terjadi bertepatan dengan awal festival Paskah Yahudi. Sedangkan Yohanes menulis, peristiwa itu terjadi sebelum Paskah Yahudi.

Terkait hal ini, Humphreys menyatakan bahwa YESUS, Matius, Markus dan Lukas mungkin menggunakan penanggalan berbeda dengan Yohanes. Menurutnya, YESUS mengikuti penanggalan Yahudi lama, bukan penanggalan matahari yang marak digunakan saat kematiannya hingga saat ini.

“Apapun yang anda pikirkan mengenai Alkitab, faktanya, orang Yahudi tak mungkin salah mengadakan Paskah dengan jamuan lainnya. Jadi ketika dokumen-dokumen yang mendeskripsikan kehidupan YESUS (Gospel) saling berlawanan, maka ini akan makin sulit dimengerti,” ujar Humphreys.

Melalui buku bertajuk The Mystery of The Last Supper, ia menyatakan banyak ahli kitab yang menyatakan Gospel sama sekali tak bisa dipercaya untuk alasan ini. Namun, Humphreys merasa, hasilnya akan berbeda jika ilmu pengetahuan dipadukan dengan Gospel. “Bahkan pada akhirnya, kita bisa menemukan bahwa tak ada kontradiksi,” katanya.

Jika benar demikian, maka jamuan Paskah Yahudi dan Last Supper sama-sama terjadi pada Rabu. Ini menjelaskan mengapa begitu banyak peristiwa terjadi antara Jamuan Terakhir hingga penyaliban. YESUS melalui penahanan, interogasi dan pengadilan, yang tampaknya tak mungkin terjadi dalam semalam.

“Sebuah tanggal muncul untuk menentukan Hari Paskah di penanggalan modern. Berdasarkan penyaliban yang terjadi tanggal 3 April, maka Hari Paskah akan jatuh setiap 5 April,” ujarnya. [ast]

S: http://id.berita.yahoo.com/perjamuan-terakhir-YESUS-terjadi-hari-rabu-220500169.html

Wah, pusing juga ya… Trus yg bener yg mana? Jangan2 Yesus bangkit juga bukan hari Minggu. :mad0218:

banyak analisa analisa bahkan ratusan analisa… yang terpenting Hati untuk melakukan dan merayakannya … bahkan lebih ekstrim lagi… setiap hari adalah hari kebangkitan Yesus bagi Hidup kita… yang lama tlah berlalu, yang baru telah datang… terus di perbaharui sampai Yesus datang menjemput kita :slight_smile:

Tidak juga, sudah didiskusikan oleh teman2:

Mungkin Prof-nya ingin membuktikan kalo KAMIS PUTIH adalah KESALAHAN GEREJA KATOLIK berdasarkan PENELITIAN, hal yang sama terjadi mengenai CARA PENYALIBAN TUHAN YESUS, DIPAKU DITELAPAK TANGAN ataukah DIPERGELANGAN TANGAN, beberapa penelitian awal MENYALAHKAN TRADISI SUCI GEREJA KATOLIK, namun penelitian terakhir yang diakui ternyata DIPAKU DITELAPAK TANGAN dan DIIKAT DENGAN TALI DIPERGELANGAN SEBAGAI PENAHAN BERAT BADAN :slight_smile:

Hal yang sama juga mengenai KAIN KAFAN TURIN, penelitian awal menyatakan bahwa itu PALSU dan kontradiksi antar Injil Yohanes dan 3 Injil lainnya, penelitian termuktahir tahun ini (2010 & 2011), ternyata kemungkinan besar ASLI dan TIDAK ADA KONTRADIKSI antara keempat Injil tersebut, bahkan SALING MELENGKAPI dengan SEMPURNA setelah KAIN PELUH ditemukan, jadi, 3 Injil menceritakan bahwa setelah diturunkan dari Kayu Salib, diminyaki dan langsung dikafani, sedangkan Injil Yohanes menceritakan ketika hendak dimasukkan kedalam kuburan, diberikan kain peluh dan kain kafan hanya untuk badan saja :slight_smile:

Tradisi Suci & Alkitab saling mengisi dan menjawab keraguan yang ada :slight_smile:

selamat paskah semua FKers,

kembali ke masing-masing, mau percaya SAKSI MATA yang menulis alkitab, atau percaya sama ilmuwan yang muncul 2000 tahun sesudah peristiwa.

shaloom

Yopi kayaknya sih tanpa ikiatan di tangan
jadi yang menahan berat tubuh memang telapak tangan yang terpaku
setahu saya begitu