Perkabaran Injil? Kristenisasi?

Salaam

Saya muslim?? Ya.
Disini saya mau bertanya mengenai “Perkabaran Injil”.

NO OFFENCE.Banyak sekali muslim yang curiga/benci dengan Kristen bukan masalah teologinya, tapi fenomena macam misionaris, evangelisme.Kegiatan ini sering bernada negatif, yaitu mengkristenkan orang yg sudah beragama dengan cara yg bahasa kasarnya bisa dikatakan “licik”

Tidak perlu cari fakta di luar, googling saja banyak sekali datanya.

Point yang saya tanyakan :

  1. Apa definisi “Perkabaran Injil” menurut teologi Kristen?
    Saya sudah googling, tapi definisinya bermacam-macam (bingung saya).

  2. Apa cara “licik” tersebut itu fakta atau tuduhan?
    Data-data yg dimiliki ormas Islam tertentu menunjukkan demikian.Seperti misionarist berkedok sumbangan, rumah sakit dan kegiatan sosial lainnya.NO OFFENCE.

  3. Ada yg bilang “Orang Kristen jika tidak berhasil mengkristenkan satu orang saja, tidak akan mendapatkan tempat di Kerajaan Sorga” . Apakah ini benar?

Mohon klarifikasinya.Trimz

No. 3 aku ga setuju. Buat masuk surga kan yg terpenting percaya Yesus adalah Tuhan dan berbuah ( jadi baik, pemaaf kaya Tuhan Yesus)

No.2 cara licik tersebut bisa saja jadi sebuah fakta. Please calm down, tenang dulu ya. Saya mau bilang bukankah di setiap agama, pasti ada serigala berbulu domba. Di Islam pasti ada orang yg pakai nama islam namun yg di perbuat tidaklah sesuai Alquran kan?
Dan di salah satu ayat alkitab ada tertulis mengenai serigala berbulu domba.
hal licik tsb bisa saja dilakukan oleh masyrakat yg cuma ktp kristen.
Tidak semua org yg mengaku kristen memang murid Tuhan Yesus (berbuah).

No.1 maaf saya pun tak begitu paham.
Barangkali cuma berbuat hidup kaya Yesus ( yg terpenting) dan share about God.

Salam kenal sahabat @Kelinci-Bogor
JAWABAN point 1.
Sebenarnya yg saya tau & mengerti, banyak orang2 Kristen hatinya Rindu mngabarkan Injil itu disebabkan Pesan Agung yang disampaikan langsung oleh Yesus Kristus sebelum Beliau terangkat ke Surga., mari kita lihat ayatnya:
[i][b]MATIUS 28:19
“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan ROH KUDUS,
20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.”

MARKUS
16:15 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.
16:16 Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum.

lukas
24:47 dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.

Kisah Para Rasul
1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau ROH KUDUS turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."[/b][/i]

PERMASALAHANNYA bukan pada PESAN YESUS KRISTUS yg di tulis oleh Rasul2 dalam ALKITAB, Tetapi PENGERTIAN/MAKNA yang tersirat didalam pesan YESUS KRISTUS tentang “PEMBERITAAN INJIL tersebut ber-MAKNA sangat dalam. kita perhatikan yg tersirat dalm INJIL Matius 28:19.
Untuk menjadikan orang lain menjadi Murid-NYA ,seorang Pemberita Injil itu harus terlebih dahulu MENERAPKAN & MELAKUKAN semua ajaran serta teladan Yesus Kristus dalam kehidupannya sendiri, coba perhatikan pada ayat ke-20 nya…JIKA tidak,ini menjadi sesuatu seprti ibaratnya” Orang Buta ingin menunjukkan jalan pada orang lain"…kacau & salah kaprah…
Lebih lagi jika perhatikan yg ditulis dalam MARKUS 16:15, "Beritakan kepada segala MAHLUK…,
kata mahluk ini bukan hanya untuk manusia, binatang & tumbuhan juga termasuk MAHLUK.
Pertanyaanya: kapan orang2 yg mengaku Kristen itu pernah melakukan mengabarkan Injil pada binatang & tumbuh2an?? ini Artinya Kabar Injil itu bukan harus dilakukan hanya dengan KATA2 atau sekedar KALIMAT2 yang cuma di pelajari oleh seorang Kristen dari Pendetanya, Tetapi Artinya mengabarkanInjil itu harus dilakukan dengan "MENJADI CONTOH DALAM KEHIDUPANNYA SEHARI2 DALAM BENTUK PERBUATAN NYATA dan bisa dirasakan oleh seluruh Mahluk ciptaan-NYA.
Dalam LUKAS 24:47 juga jelas tersirat,bahwa kewajiban kita dalam pesan Yesus Kristus itu adalah "hanya “MENYAMPAIKAN/ MEWARTAKAN SAJA” kepada orang2 yang BELUM PERNAH MENDENGAR tentang INJIL.
PERLU DI INGAT: melihat konteks kejadiannya,waktu pesan itu di ucapakan Yesus Kristus, INJIL hanya baru tersiar di daerah Israel dan sekitarnya. jadi sangat bnyak waktu zaman itu daerah2 yang PASTINYA belum mendengar INJIL, berbeda dengan zaman kita sekarang di ERA CANGGIH tahun 2000 Masehi ini, Injil sudah TERSIAR sampai ke seluruh bumi, baik lewat media masa,INTERNET dll.
Lebih lagi jika kita melihat di Kisah Para Rasul 1:8, Yesus Kristus sendiri yang bilang bahwa"JIKA ROH KUDUS sudah turun dalam diri seseorang, barulah orang tersebut dapat memberitakan INJIL.
ROH KUDUS itu adalah Roh Allah sendiri yg di Anugerahkan kepada diri manusia, DAPAT DI BAYANGKAN jika dalam diri seseorang ada Roh Allah, PASTILAH orang tersebut tidak akan melakukan hal2 yang dilakukan umumnya manusia berdosa,yakni tidak akan mempunyai sifat licik,dengki,pemarah,menghalalkan segala cara guna mendapatkan sesuatu,dan lain-lain.

MAKA DAPAT DI SIMPULKAN: jika ada seorang Kristen yang meng-kristenisasi orang lain dengan cara2 yang tidak baik ,seperti meng-iming2kan sesuatu kepada orang lain,atau dgn cara tipu muslihat/licik ,apalagi orang lain tersebut sudah pernah mendengar tentang INJIL dan memeluk agama lain (KECUALI orang yg beragama lain itu memang bertanya tentang INJIL), sudah dapat di pastikan orang Kristen tersebut SALAH & TIDAK MENGERTI KEBENARAN.

JAWABAN point 2: Saya kurang tau, sebab harus di buktikan dahulu kebenarannya sebelum kita Su’udzon’ istilahnya.
JAWABAN point 3: TIDAK BENAR.

Salam… :slight_smile:

Namanya Pekabaran Injil, berarti artinya kegiatan mengabarkan Injil. Sesederhana itu.

Cara licik yang mana? Pekabaran Injil bukan cara licik. Sama seperti dakwah, dakwah adalah mengabarkan ajaran tertentu tapi bukan berarti memaksakan orang untuk memeluk kepercayaan tertentu kan?

Itu artinya Anda telah mendapat informasi keliru dari ormas Islam tertentu. Misionaris ya misionaris. Kerjaan mereka memberitakan Injil, bukan menyumbang atau membangun rumah sakit.
Lagipula rumah sakit dan kegiatan sosial bukan cara-cara Kristenisasi. Ya, Kristenisasi itu fakta yang tidak bisa dipungkiri. Itu memang ada, tapi bukan dengan cara-cara yang Anda tuduhkan.
Kristenisasi itu misalnya di perusahaan tertentu bosnya Kristen dan mayoritas Kristen. Lalu bos itu bilang ke semua pegawai, yang tidak mau masuk Kristen akan dipecat.
Atau misalnya di sekolah tertentu (tidak harus sekolah Kristen). Guru bilang ke muridnya, yang tidak mau masuk Kristen tidak bisa naik kelas.

Saya sendiri belum pernah menemukan kasusnya langsung, bisa juga contoh-contoh di atas salah. Mungkin ormas Islam tertentu malah punya datanya?

Tidak benar. Lagipula di Alkitab tidak ada perintah untuk “mengkristenkan orang”. Yang ada ialah mengabarkan Injil. Orang Kristen tidak berhak dan tidak punya kuasa untuk mengkristenkan orang. Yang bisa ‘mengkristenkan’ ialah ROH KUDUS.

I Korintus 12:3
Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorangpun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: “Terkutuklah Yesus!” dan tidak ada seorangpun, yang dapat mengaku: “Yesus adalah Tuhan”, selain oleh ROH KUDUS.

Sedikit menambahkan. Kristenisasi ialah hak Roh Kudus. Jadi, jika ada orang Kristen yang melakukan Kristenisasi, sebenarnya mereka sedang melanggar hak Roh Kudus.

Salam

Trims atas jawabannya @SaltLight, @hiraki007, @Kahlil_Gibson :slight_smile:

Penjelasannya bisa dimengerti dan saya faham ternyata misionarisme seperti itu tidak mewakili Kristen secara general alias bertidak diluar instruksi gereja.

Berdasarkan SK Menteri Agama No. 70 tahun 1978, yang mengatur tentang Pedoman Penyiaran Agama, menetapkan bahwa penyiaran agama tidak dibenarkan untuk:

(1) ditujukan terhadap orang-orang yang telah memeluk agama lain,
(2) dilakukan dengan menggunakan bujukan/pemberian materiil, uang, pakaian, makanan/minuman, obat-obatan dan lain-lain agar supaya orang tertarik memeluk sesuatu agama,
(3) dilakukan dengan cara-cara penyebaran panflet, buletin, majalah, buku-buku dan sebagainya di daerah-daerah/ di rumah-rumah kediaman umat/orang yang beragama lain,
(4) dilakukan dengan cara-cara masuk keluar dari rumah ke rumah orang yang telah memeluk agama lain dengan dalih apa pun.

Sampai sekarang masih ada kaum Islam, Kristen ada yang melanggar UU ini.Perilisan UU baru di Indonesia adalah written after happened, jadi jika ada model pidana baru, maka akan ada UU baru yg dirilis untuk mengatur tersebut.Ini UU yg saya kutib di atas pernah terjadi sebelumnya.

Saya sendiri belum pernah menemukan kasusnya langsung, bisa juga contoh-contoh di atas salah. Mungkin ormas Islam tertentu malah punya datanya?

Saya punya data2 yg saya dapat dari saksi2 yg ketemu saya lansung.

  • Tahun 80an di salah satu daerah di Jawa Timur,yg jumlah SMAK lebih banyak dari SMAN.Banyak murid2 dari non-kristen terpaksa mendaftar di SMAK karena gak kebagian kursi di SMAN termasuk saudara saya.Ketika bersekolah di situ murid non-Kristen dipaksa masuk Kristen, saudara sayapun terpaksa masuk kristen (pura-pura).

  • Sahabatku pernah pergi ke salon milik seorang Tionghoa Kristen.Dari sana dia dapat buku saku yang dibagikan secara cuma-cuma, salah satu judulnya kalo gak salah “Deborah” atau apa itu.Mungkin bagi kaum awam itu pasti dikira majalah wanita biasa, tapi jika dibaca lebih dalam banyak ayat2 Alkitab ditulis di buku itu.

  • Jika ada yg tinggal di Kediri, Jatim pasti tahu Rumah Sakit Baptis.Ada yang menganggap rumah sakit itu sebagai ladang kristenisasi.Saya punya famili di sana, dan dia bilang rumah sakit itu juga mendirikan gereja baru tahun kemaren kalau gak salah, hasil dari uang pasien.
    Tapi untuk yang ini saya kurang jelas.

Salam

Baru saja saya nemu video ini

Bukti Kristenisasi di Sumbar

Salam

Saya tertarik post kelinci yang diatas.

Sekedar masukan,
Saya nonK, dari TK s/d SMA masuk sekolah Kristen.
Dan disitu tidak pernah ada kejadian murid nonK dipaksa menjadi Kristen.

Salah satu SMAK spt itu tidak serta merta artinya semua SMAK berbuat demikian.
Salah satu Kristen bertindak ‘sesuatu’ tidak serta merta artinya semua Kristen begitu.
Salah satu orang/aliran kepercayaan X bertindak ‘sesuatu’ tidak serta merta artinya semua orang yg beraliran kepercayaan X tsb begitu.

bukti kristenisasi di sumbar
BUKTI bukan utk generalisasi, melainkan hanya berkaitan dengan 'oknum' ybs.

:slight_smile:
salam.

Dulu ketika wali songo memberitakan Islam ke tanah Jawi, orang Jawi beragama Hindu dan budha, bagaimana pikir sesama?

Orang Kristen berpikir bahawah Agama kristen itu yang benar, sedang sesama mengatakan Islam yang benar, sedang saya pikir Yahweisme yang benar. Jadi mengapa sesama takut dengan Mission Kristen tersebut?
Saya malah senang ada yang mau berdiskusi, untuk memperlihatkan bahawah agama saya memang benar, dan adalah jalan selamat.

Ya saya tahu, bahwa generalisasi langsung itu tidak baik dan saya tidak langsung buat konklusi bila semua SMAK, Kristen itu jelek hanya berlandas fakta-fakta tersebut.

Hehe… kan Republik Indonesia waktu itu belum ada bro, jadi UU yg diatas belum berlaku saat itu.
Terus Jawa dan Jawi itu beda bro.Jawi itu adalah salah satu alphabet yg dipakai di Malaysia dan Brunei .

Orang Kristen berpikir bahawah Agama Kristen itu yang benar, sedang sesama mengatakan Islam yang benar, sedang saya pikir Yahweisme yang benar. Jadi mengapa sesama takut dengan Mission Kristen tersebut? Saya malah senang ada yang mau berdiskusi, untuk memperlihatkan bahawah agama saya memang benar, dan adalah jalan selamat.

Agama itu menyangkut prinsip dan lebih kental dari tradisi.Jadi wajar aja pemeluk agama X akan menganngap agama X adalah benar.
Saya juga senang diskusi lintas-agama, tapi karena aturan forum FK Non Kristen kapasitasnya hanya sebagai “penanya”.

Salam.

Ya, ini termasuk kristenisasi

Ini bukan Kristenisasi, karena yang membaca punya hak untuk menerima atau menolak ajarannya.

Tambahan contoh: Di TV ada banyak acara dan sinetron yang bertema Islami. Tapi penontonnya tidak serta merta masuk Islam. Mereka bisa mempertimbangkan mau jadi muslim atau tidak, dan itu tidak termasuk Islamisasi.

Sejak dulu rumah sakit memang rentan terhadap tuduhan Kristenisasi, padahal tidak ada pasien yang diminta jadi Kristen.
http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2013/03/06/surat-terbuka-tanggapan-atas-tuduhan-kristenisasi-sebuah-rumah-sakit-540607.html
http://www.sumbaronline.com/berita-16040-lippo-group-dan-tudingan-gerakan-kristenisasi.html

Setahu saya, di Indonesia ada rumah sakit Islam dan banyak non-muslim berobat di sana. Tapi tidak pernah (atau mungkin saya yang belum ketemu) ada isu Islamisasi dari rumah sakit. Ini perlu dicermati. Non-muslim tidak berprasangka buruk terhadap muslim. Maka muslim juga perlu berprasangka baik terhadap non-muslim. Dengan demikian kerukunan akan terjalin lebih baik.

Salam

@Kelinci

(1) ditujukan terhadap orang-orang yang telah memeluk agama lain, (2) dilakukan dengan menggunakan bujukan/pemberian materiil, uang, pakaian, makanan/minuman, obat-obatan dan lain-lain agar supaya orang tertarik memeluk sesuatu agama, (3) dilakukan dengan cara-cara penyebaran panflet, buletin, majalah, buku-buku dan sebagainya di daerah-daerah/ di rumah-rumah kediaman umat/orang yang beragama lain, (4) dilakukan dengan cara-cara masuk keluar dari rumah ke rumah orang yang telah memeluk agama lain dengan dalih apa pun.
  1. Di mana di Indonesia ini ada manusia yang belum beragama? Atau ada agama agama yang dianggap ‘bukan agama’ ?

  2. Apa iya ada orang pindah agama karena diberi uang, diberi makanan, diberi pamflet?

3-4. Ada aliran sesat dan dianggap sebagai Kristen, yang melakukan kunjungan dari rumah ke rumah, membagikan majalah dan pamflet. Golongan ini biasanya menyasar segala golongan agama. Tetapi mereka tidak pernah memaksa masuk rumah. Jika kita tolak, merekapun mundur.

Saya punya data2 yg saya dapat dari saksi2 yg ketemu saya lansung.
  • Tahun 80an di salah satu daerah di Jawa Timur,yg jumlah SMAK lebih banyak dari SMAN.Banyak murid2 dari non-Kristen terpaksa mendaftar di SMAK karena gak kebagian kursi di SMAN termasuk saudara saya.Ketika bersekolah di situ murid non-Kristen dipaksa masuk Kristen, saudara sayapun terpaksa masuk Kristen (pura-pura).

Saya tidak mengerti bagaimana cara memaksanya, saya bersekolah di sekolah Katolik sejak TK-SMA, dan memiliki teman berbagai agama, Dan hingga belasan tahun, tidak seorang teman muslim pun yang pindah agama. Padahal, saat saya sekolah dulu, aturan murid beragama islam diajar agama islam belum ada.

- Sahabatku pernah pergi ke salon milik seorang Tionghoa Kristen.Dari sana dia dapat buku saku yang dibagikan secara cuma-cuma, salah satu judulnya kalo gak salah "Deborah" atau apa itu.Mungkin bagi kaum awam itu pasti dikira majalah wanita biasa, tapi jika dibaca lebih dalam banyak ayat2 Alkitab ditulis di buku itu.

Saya pun sering mendapat berbagai majalah dari berbagai agama, jika saya anggap isinya tidak bagus, maka saya masukkan gudang untuk dijual sebagai kertas bekas.

- Jika ada yg tinggal di Kediri, Jatim pasti tahu Rumah Sakit Baptis.Ada yang menganggap rumah sakit itu sebagai ladang kristenisasi.Saya punya famili di sana, dan dia bilang rumah sakit itu juga mendirikan gereja baru tahun kemaren kalau gak salah, hasil dari uang pasien. Tapi untuk yang ini saya kurang jelas.

Rumah sakit, adalah sarana pelayanan kepada masyarakat, seperti juga sekolah. Karenanya, anda bisa lihat ada banyak sekolah Kristen dan sekolah Islam, ada banyak rumah sakit Kristen dan juga rumah sakit Islam.

Apakah RS-RS ini menurut anda, sebaiknya HANYA MELAYANI pasien beragama sama? Kalau ada yang kecelakaan di jalan, dibawa ke S kemudian diperiksa agamanya dulu? Kalau beragama lain ditolak?

Jika anda mampir ke Jakarta, coba tengok RS-St. Carolus (Katolik), atau RS-PGI Cikini (Protestan), dan dari pandangan sekilas, anda tahu bahwa pasien dan pengunjungnya sebagian besar adalah non-Kristen.
Jika sempat, coba tanya pasien yang baru keluar dari RS-RS itu, apakah mereka mendapat pelayanan yang sama dengan pasien yang Kristen? Apakah mereka membayar lebih murah/mahal dibanding pasien Kristen? Apakah dokter dan perawat melayani mereka lebih ramah/ketus dibanding kepada pasien Kristen?
Dan tentu bisa anda tanya juga, aakah mereka diajak untuk masuk Kristen?

Di Indonesia ini, pasti ada saja orang Kristen yang bersekolah di sekolah/univ Islam, begitu juga pasti banyak Muslim yang bersekolah di sekolah/univ Kristen.
Begitu juga ada banyak orang Kristen yang berobat ke RS/klinik Islam, dan banyak juga orang Islam yang berobat ke RS/klinik Kristen.

Pada akhirnya, mas, kita sebagai warga bangsa ini, seharusnya mulai sadar, bahwa mengkotak kotakan bangsa ini dengan sekat sekat agama justru memperlemah bangsa sendiri. Sementara bangsa lain justru bersatu padu demi kejayaan bersama, kita justru saling tuding dan serang hanya gara gara beda cara dalam menyembah Yang Kuasa.

Salam

Cuma penasaran apakah memberi org kristen harga sekolah lebih murah adalah salah satu bentuk dari kristenisasi?

Itu namanya diskriminasi.

Salam

Sering saya dengar kabar burung bahwa orang masuk Kristen karena diiming-imingi duit atau dibagikan mi instan. Sepanjang saya tahu, tidak ada yang seperti itu. Akan tetapi ada orang yang masuk Kristen lalu ditolak/diusir oleh keluarganya dan masyarakat sekitar sehingga hidup sebatang kara, maka gereja membantu orang tersebut agar dapat menjalani hidupnya dengan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dan saya rasa umat Islam juga akan melakukan hal serupa terhadap mualaf yang hidup kekurangan karena diusir oleh keluarganya.

Bedanya, karena Kristen itu minoritas, maka tindakan umat zIslam dikatakan menyantuni mualaf (ini malah diharuskan dalam ajaran mereka), sedangkan kalau Kristen yang melakukan disebut kristenisasi dengan indomie.

:cheesy:

mas kelinci…

you really have got to mingle with all sorts of people lho mas…

ini Indonesia lho mas…

kekuatan indonesia adalah pada keberagamannya…

ini bukan Mekkah, yang cuma boleh dimasuki satu golongan manusia saja lho mas…
eh tapi dulu saya punya cerita… temen saya menyamar masuk situ engga ketahuan lho…hehehe…
dan kayanya banyak deh yg gitu-gitu.
hehe…

Pertama thanks atas info-infonya (supaya kita jadi saling mengerti).

http://pelkesi.or.id/index.php?option=com_content&view=article&id=121:rs-baptis-kediri&catid=50:pelkesi-wilayah-iii&Itemid=115

Ini bukti bahwa Rumah Sakit Baptis adalah milik Yayasan Kristen dan visinya adalah “Kristus Yesus”.
Walaupun RS itu menerima pasien dari latar belakang agama manapun, tapi selama RS itu “In the name of Jesus Christ” bagi saya itu adalah pantangan.

RS pernah menjadi ladang misionaris?? Irene Handono (mualaf) menuturkannya di sini : Penipuan terbesar kristen “Penyembuhan atas nama yesus kristus”

I accept all of people from any religious background.
Saya mau berbisnis, bekerja sama dengan orang non-muslim, asal tidak menyangkut masalah akidah.

Indonesia?? Nasionalisme??
Saya bukan orang Indonesia, saya hanya mengakui pemerintahan Tuhan saya.
I’m only a guest in NKRI :wink:

Salam damai semua

  1. Tidak ada dalam Hukum Bisnis yg UMUM yg meminta syarat baru berbisnis kalau Akidahnya SAMA.
    Kalau ada , maka sebutannya Bisnis Fanatik , bukan Bisnis Umum ! :coolsmiley: :happy0062:

  2. Apakah anda bisa menunjukkan KTP atau ID bahwa anda benar2 Warga Pemerintahan Tuhan ? Bisakah anda menunjukkan dimana Pusat Pemerintahan Tuhan dan alamatnya ? Siapa nama2 Menteri dan Pejabat dalam Pemerintahan Tuhan kalau memang itu BENAR ADA nya !? Atau hanya ILUSI anda semata, pak ? :mad0261:

Jangan-jangan nanti perusahaan Indofood dituduh agen kristenisasi karena ada yang masuk Kristen gara-gara Indomie. LOL :smiley: