Persepuluhan yang memuakkan TUHAN.

http://khotbah-populer.reformata.com/2011/05/persepuluhan-yg-memuakkan-tuhan.html

aku sudah mendengarkan dan summarynya bahwa persepuluhan membuat TUHAN SEDIH.

bang Mamat, ente dicariin di thread yang lain noh.

Ngider aja luh mat, kagak balik-balik ke thread awal luh.

ditanyain nama pendetanya luh Mat, biar teka-tekinya jadi lengkap.

untuk menulis sing duwur iki, terpaksa kulo njaluk tolong kawan sing ngerti bahasa betawi nerjemahke

Perpuluhan lagi…lagi dan lagi…ckckck…gak habis2nya… :mad0261:


(Whaaaaaa… hebat)

Kaya apa ekspresinya waktu TUHAN sedih? Waktu itu pas TUHAN lagi duduk atau lagi berdirian?

Mau dong kapan-kapan kalau ketemu lagi ikut

nice info bro mamat

dari situs anda saya mendapat informasi berikut ini

  • situs tsb adalah blog Pendeta Bigman Sirait
  • Judul Posting : Persepuluhan Yg Memuakkan Tuhan

sehingga setelah saya googling bentar , saya dapet info berikut ini

Pdt.Bigman Sirait adalah

  • Ketua Gembala Gereja Reformasi Indonesia(GRI),
  • Pendiri PAMA,
  • Pendiri MIKA,
  • Pemimpin Umum Tabloid Reformata

sumber :

hmm… dengan adanya Gembala Gereja Reformasi Indonesia sudah menolak per10an-wajib
maka
daftar gereja yg ga pake minta2 per10an jadi semakin banyak

hmmm… jadi

Gembala Gereja Reformasi Indonesia mengatakan bahwa per10an-wajib membuat Tuhan SEDIH

harus saya akui inilah kebenaran sejati

NB : saya bukan jemaat Gereja Reformasi Indonesia,
saya jemaat salah satu gereja GBI yg menolak per10an wajib


(Episode berikutnya giliran siapa ya?)

saya barusan baca profilnya pdt Bigman Sirait yg menolak per10an-wajib,
profilnya adalah sbb

Pertobatan adalah kata penting bagi seorang Kristen, dan
itulah yang saya alami pada bulan Juli 1981.

Hidup dalam kegelapan dosa,
mulai dari perkelahian hingga berbagai tindakan tak terpuji lainnya.
Puji Tuhan karena kemurahan-Nya, Tuhan menjamah dan
mengubah hidup saya yang dulu gelap.

Di tahun yang sama Tuhan menempatkan saya
melayani di lingkungan dunia anak-anak yang tidak pernah saya sukai.
Sebagai orang yang kasar saya tak bisa ramah pada anak-anak
sebagaimana yang saya alami ketika masih anak-anak,
dikasari oleh yang lebih tua.
Melayani di sekolah minggu sungguh sebuah realita yang tak pernah terbayangkan.
Aneh tapi nyata, mungkin itu judul yang pas atas pengalaman ini.

Terus melayani di sekolah minggu, tahun 1984
Tuhan bermurah hati memakai saya untuk juga melayani remaja dan kemudian pemuda.
Terus melayani di komisi remaja, pemuda dari berbagai gereja,
lalu dari kampus ke kampus,
hingga akhirnya dari kantor ke kantor dalam persekutuan karyawan.
Juga melayani di berbagai retret,
seminar
hingga KKR.
Tuhan bawa saya melayani diberbagai bidang dan lokasi diseantero jabodetabek.

3 Oktober 1987 Tuhan mempersatukan saya dengan kekasih
yang sama-sama melayani sekolah minggu, yaitu Greta Mulyati DS.
Sekarang kami diberkati dengan 3 anak-anak yang menyenangkan,
Kezhia Bianta (13.08.88), mengambil kuliah jurusan musik yang memang digemarinya.
Lalu Keithy Dorothy (23.04.90), mengambil kuliah kedokteran,
karena terinspirasi ingin melayani orang susah dipedesaan.
Yang bungsu Kennan Jonathan (04.07.94),lulus SMP tahun 2009 dengan preestasi tiga besar
dan melanjut ke SMA BPK Penabur, dia rindu menjadi hamba Tuhan, itu pergumulannya.

Pada tahun 1995 saya melepas seluruh bisnis yang sedang berkembang
untuk masuk sekolah teologi di STTRII Jakarta,
untuk kemudian melayani sepenuh waktu di ladang baru yang Tuhan percayakan.

Sekilas karya pelayanan melalui yayasan yang saya dirikan
oleh kemurahan dan untuk kemulian Tuhan:

Tahun 1989; Saat masih aktif dibisnis,
mendirikan Yayasan Channel of Blessing (COB) bersama Bp.Paul Hidayat, MTh.
Yayasan ini untuk scholarship bagi mahasiswa teologi.

Tahun 1999; Dipenghujung kuliah teologi,
mendirikan Yayasan MIKA (MIsi Kita BersamA) bersama dengan beberapa rekan sepelayanan.
Yayasan ini bergerak untuk misi pendidikan Kristen unggulan di pedesaan,
yang sekarang diketuai oleh bp. Sugihono Subeno.
MIKA telah mendirikan SDK,SLTPK dan SMUK,
di desa Amboyo Inti, Plasma II, Ngabang, Kalimantan Barat.
Saat ini telah menghasilkan 3 S1, dan
memberi beasiswa penuh kepada 39 siswa di perguruan tinggi.
Juga mendirikan taman bacaan di Tubangraeng dan Sosok, di Kalimantan barat.

bersambung

2000 Mendirikan Yayasan PAMA (PelAyanan Media Antiokhia)
yang bergerak dalam pembentukan teologi khususnya Christian Mindset.
Menjangkau penduduk kota.
Pelayanan ini dilakukan lewat siaran khotbah secara rutin,
sekali seminggu di 27 radio diberbagai kota, dan 1 TV di Indovision.
Secara berkala siaran Live di TVRI.

Tahun 2001 Mendirikan GPPB (Gerakan Pengabdian Pemuda Bangsa)
sebuah LSM bersifat umum dan terbuka
untuk pendanaan anak-anak tak mampu dan pemberian les tambahan secara cuma-cuma
dengan menggerakkan para pemuda gereja.
Ini dilakukan sebagai gerekan sosial diwilayah perkotaan.
Gereja mana saja boleh menjalankannya.

Sebagai seorang Pendeta menggembalakan di Gereja Reformasi Indonesia
(sister church Indonesian Reformed Church di Sydney, yang berada dibawah asosiasi Christian Reformed Church of Ausralia).
Lagi-lagi, dan terus menerus, hanya karena kemurahan Tuhan
saya dipercaya melayani berbagai denominasi gereja
diberbagai tempat diseluruh Indonesia.
Juga pelayanan diluar negeri, seperti Singapore, Jepang, Australia Jerman, Belanda dan Belgia
dalam KKR
maupun Seminar bagi jemaat Indonesia.
Bahkan undangan dari umat Kristen di Qatar yang belum bisa dipenuhi karena soal waktu.
Beberapa kali ke Israel dalam perjalanan rohani
sekaligus belajar mendalami sejarah dan konteks Israel kini.
Tapi yang jelas, bagi saya pelayanan bukan soal digereja apa, atau di kota atau negara mana,
tapi soal berita tentang YESUS KRISTUS yang harus disuarakan tanpa kompromi.

“Bagiku hidup adalah KRISTUS dan mati adalah keuntungan.” Ini adalah moto pelayanan saya.

Dukung dan doakan pelayanan saya, agara saya tetap setia, tidak menjadi jumawa,
apalagi kehilangan arah, dan melenceng dari visi.
Mari melayani bersama. Soli Deo Gloria.

sumber
http://khotbah-populer.reformata.com/2010/07/profil-bigman-sirait.html

demikian info profile dari pdt Bigman Sirait yg menolak per10an-wajib

Bahasa postingannya kaya minta sumbangan…

Maklum sudah sering terima positngan minta sumbangan yang isinya senada (dari awal kalimat sampai akhir kalimat).


Semua kembali kepada sudut pandang, satu orang bisa melihat dia berhati mulia, dan satu lagi melihat dia cuman mempromosikan diri sendiri dan aksi sosialnya (tentu bukan tanpa tujuan). Intinya gereja butuh duit, entah jalurnya mau disebut dengan nama dan cara bagaimana, sama saja UUD.

Sudah kewajiban bagi kita untuk menyalurkan dana kepada mereka (yang kita kenal) agar pelayanan tidak terhambat hanya soal biaya dan atau gara-gara “salah mengunyah makanan”.

Persepuluhan gak hanya buat Tuhan sedih tapi merupakan omset gereja dan keuntungan sepihak…

Rupanya YESUS sendiri juga “Muak” dengan perpuluhan sehigga sering mengambil Topic “perpuluhan”
dan mengutuk orang parisi yang memberi pepukuhan
Lukas 11
11:42a Tetapi celakalah kamu, hai orang-orang Farisi, sebab kamu membayar persepuluhan dari selasih, inggu dan segala jenis sayuran,

Matius 23
23:23 a Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab persepuluhan dari selasih, adas manis dan jintan kamu bayar,

GBU

hmm… ternyata yg muak bukan cuma saya saja

Tuhan pun MUAK DENGAN PERSEPULUHAN-wajib

perlu digaris bawahi yang memuakkan bagi TUHAN bukan perpuluhannya tapi kemunafikannya… jangan sampai salah persepsi… mereka munafik karena mereka mengabaikan yang terpenting yaitu dasar untuk melakukan segala sesuatu yaitu : “keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan” mereka lebih mengutamakan yang terlihat atau dengan kata lain untuk pamer dan kesombongan…

klo menurut saya sih Yesus muaknya sama perpuluhan.
itulah sebabnya yesus letakan di Alenia pertama dari kalimatnya (dijadikan Topic)
sedangkan ke Munafikan ahli taurat adalah menjalankan hanya sebagian saja dari hukum taurat.
sama dengan orang zaman ini yang membagi bagi hukum taurat jadi bagian bagian hukum upacaralah, hukum moral-lah lalu masih memberlakukan sebagian saja. tujuannya adalh mempertahankanhal yang memuakan yesus yaitu PERPULUHAN.

padahal yang dibatalkan yesus adalah SELURUH HUKUMTAURAT (perintah dan ketentuannya
jealas sekali dalam Efesus 2:15

GBU

Tuhan Yesus tdk pernah membatalkan satu iotapun hukum taurat tp menggenapinya…semua milik kita adalah kepunyaan Tuhan,tp bukan berarti Tuhan minta2 hartamu…berilah dgn hikmat dan sukacita…yg dinilai kemudian adalah hati kita.

“keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan” yang diutamakan bukan perpuluhanya.
harusnya sdh ga ada lagi perpuluhan, tapi berilah sesuai dengan bimbingan roh kudus.

jangan terlalu cepat ambil kesimpulan sebelum memikirkan bagian lainnya.
Perpuluhan adalah perintah TUHAN dalam masa progress di PL sehingga mestinya hal itu memiliki makna sesuatu pada zamannya.
Dan makna itu dijumpai Tuhan Yesus pada masanya TIDAK TEPAT dilaksanakan oleh orang Yahudi itu.

Jika intinya adalah keadilan, kebenaran dan kesetiaan, maka mestinya perpuluhan jika ada, harus digunakan untuk hal tersebut, bukan lainnya. atau dalam pilihan lain, jika perpuluhan itu TIDAK ADA maka yang harus TETAP ADA adalah keadilan, kebenaran dan kesetiaan itu.

tetapi namanya manusia selalu memiliki SISI NEGATIF PEMBENARAN dalam dirinya. Ia dapat saja menafsirkan KEADILAN sebagai keadilan kepada Para Pendeta (ditafsirkannya kaum Lewi) sehingga perpuluhan jemaat diklaimnya sebagai haknya.

anda boleh kecewa dengan praktek seperti itu, dan yang dapat menghibur dan mendamaikan anda adalah MEMPELAJARI DAN MENGERTI kebenaran arti dari KEADAILAN itu endiri. Apakah benar keadilan yang dimaksud adalah keadilan materi bagi pendeta/gembala sedangkan orang miskin materi dan terlebih orang miskin rohani/Firman diabaikan?

dengan berpikir begini, kita tahu setidaknya untuk diri sendiri.

tetapi ada juga pertanyaan penting “Apakah kita telah ADIL kepada pelayanan TUHAN dengan harta kita?”

apakah kita telah cukup adil kepada pendeta kita yang melayani penuh waktu? sedangkan kita dapat melayani nafkah keluarga sepanjang hari? apakah adil kita tidak berbagi kepada pelayan gereja rejeki kita?

Tuhan Yesus dalam Firman hikmatNYA tidak menghapus atau muak dengan yang satu dan menganjurkan yang lain. tetapi KESEIMBANGAN itu sendiri merupakan bagian dari KEADILAN, di dunia barat lama digambarkan oleh NERACA.

salam

Suatu ajakan PERENUNGAN yg INDAH bagi umat Kistiani…
Semua Kolekte seharusnya diatur oleh Majelis atau Badan Pengurus (bukan Pendeta) seksi Bendahara dan Pengembangan Gereja, karena seksi itu dibentuk memang untuk mengelola Dananya !

:
KOLECTE bukan PERPULUHAN

Perpuluhan berasal dari kata sepulu (sepuluh persen atau sepersepuluh
Kolecte berasal dari kata To collect (mengumpulkan dan sifatnya sukarela

Tuhan yesus tidak muak dengan kolecte , tapi muak dengan perpuluhan yang diatur Hukum taurat dinmana sebetulnya hukum taurat adalh kedsatuan yang tidak boleh dipisahkan dan di jalankan sebagian.
yang tuhan yesus maki adalah pemberi perpuluhan (taurat ) bukan pemberi Kolecte.

Tetap ini adalah akal akalan i para pendukung perpuluhan untuk mencampur baurkan , perpuluhan dengan kolecte supaya perpuluhan yang yesus muak bisa berlindung dalam label kolecte dan yang memberi kolecte juga merasa tersudut dengan ancaman belalang pelahap jika dia memberi kurang dari sepuluh persen

Cirinya pendukung perpuluhan adalah mempertahankan Taurat supaya tidak batal , walaupun secara jelas dan terperinci ada tertulis bahwa hukum taurat sudah batal.
kaum ini menurut om Han adalah Kaum 3M

GBU

Cirinya pendukung perpuluhan adalah mempertahankan Taurat supaya tidak batal , walaupun secara jelas dan terperinci ada tertulis bahwa hukum taurat sudah batal.
kaum ini menurut om Han adalah Kaum 3M

ya…ga salah juga om han bilang begitu…tapi Tuhan berkata lain Broo…!!!

Tuhan berkata…ohh…sudah banyak umatku yang memiliki perhitungan dng AKU.masakkan prinsip dagang mereka lakukan terhadap Aku…?? .mereka sudah tidak taat lagi kepada Firman Ku…

Yang pasti [email protected]…masuk kelompok Han ya…??? hahahaha…ga kasih perpuluhan ama geraja anda…??
Dapet khotbah firman dng gratis dong anda…? dari pastor anda ya…?? sa bodok teing pastor anda hari ini atau besok bisa beli beras atau tidak kan…?? apa semau fasilitas untuk hidup sudah di sediakan oleh gereja…?? untuk beli apapun juga dng kebutuhan pakaian dlam si pria ( pastornya )…?? jika suadah semua …ya Puji Tuhan lah…Wong dia ga mikirin anaknya sekolah dan perlu pake pakaian atau tidak bukan…?? heheheh

Salam Damai…