Pertobatan Gadis Preman Tukang Palak Terminal

KORANMETRO.com, JAKARTA - Perceraian ayah dan ibunya membuat kehidupan Yayah Ade Rina berubah selamanya. Masa kecil Yayah yang seharusnya dipenuhi dengan perhatian dan kasih dari kedua orangtuanya berubah menjadi masa-masa menyeramkan. Ibunya yang harus sibuk bekerja keras menjadi tulang punggung keluarga, membuat Yayah yang ditinggal di rumah bersama sang paman merasakan pahitnya didikannya.

“Salah melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan dia, saya dipukul pakai kayu,” demikian tutur Yayah seperti dilansir dari situs kristiani ternama di Jakarta, Minggu (5/1/2013).

Rasa takut, itulah yang Yayah rasakan setiap kali melihat atau bahkan mengingat sosok sang paman. Baginya rumah adalah tempa yang mengerikan baginya. Rasa dendam di hatinya membuatnya ingin membalas perbuatan sang paman.

“Saya dendam sekali sama dia, sampai saya ingin bunuh, saya ingin tusuk kalau dia lagi tidur,” itulah keinginan Yayah kecil, tapi apa daya, ia hanya seorang gadis kecil.

Hingga ia memasuki masa SMA-nya, saat itu ia berkenalan dengan seorang teman pria yang mengajaknya berkenalan dengan anak-anak seusianya yang putus sekolah dan kurang kasih sayang yang sering berkeliaran di terminal bus.

http://www.koranmetro.com/read/2014/01/05/1/3238/1/Pertobatan.Gadis.Preman.Tukang.Palak.Terminal

Bagi teman-teman yang mempunyai kesaksian lainnya bisa kirim ke email [email protected], berikut foto dan identitas diri…thanks.