Pertobatan, percaya dan iman adalah pemberian Tuhan, bukan usaha manusia.

Apa tanggapan dan pendapat anda selalian, mengenai topik diatas.

Kalau memang benar, Pertobatan, Percaya dan Iman kepada Yesus itu adalah pemberian Tuhan semata-mata.

Pertanyaan:
Kepada siapakah Tuhan memilih untuk diberi salah satu atau ketiga-tiganya ?

Mohon dijawab.

Syalom.

Sepertinya yang pemberian Tuhan adalah keselamatan/kasih karunia.

(Efesus 2:8-9) - “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.”

(Roma 3:20,28) - "Sebab tidak seorangpun yang dapat dibenarkan di hadapan Allah oleh karena melakukan hukum Taurat, karena justru oleh hukum Taurat orang mengenal dosa. Karena kami yakin, bahwa manusia dibenarkan karena iman, dan bukan karena ia melakukan hukum Taurat.

(Galatia 2:16) - “Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat.”

Jadi, percaya, iman dan pertobatan adalah usaha manusia untuk menanggai kasih karunia-Nya…

Kej. 1:31Maka Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh amat baik. Jadilah petang dan jadilah pagi, itulah hari keenam.
Sebelum manusia pertama jatuh dalam dosa bahwa Alkitab mengatakan kepada kita bahwa dunia ini diciptakan dalam keadaan baik bahkan sangat baik…Tetapi dalam Kej. 3, dosa lalu masuk ke dalam dunia, dan lalu apa akibatnya?
Manusia putus hubungan dengan Allah ini mengakibatkan mereka mengalami ketakutan, rasa malu, dan segala sesuatu dalam hati yang bersifat negative, tidak bersekutu dengan Allah dan mereka hidup tidak sesuai dengan rencana Allah dan akhirnya mereka kehilangan damai dan selalu memunculkan banyak masalah…Allah menciptakan manusia dengan rancangan yang mulia dari Allah tetapi dosa telah merusak semuanya itu sehingga memunculkan banyak masalah di dalam hidup ini.
Jadi masalah yang menyebabkan hidup manusia menjadi rusak dan hancur, bahkan bejad secara total (total depravity) adalah dosa.
Kej. 6:5Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,
Dalam Kej. 6 mengatakan dosa kejahatan manusia dibumi bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan….
Sejak zaman purba walaupun manusia cenderung membuahkan dosa dan kejahatan mereka merindukan hidup yang baik dan mempunyai konsep sendiri dengan ingin memperbaiki hubungan yang putus dengan Allah dengan cara melakukan perbuatan baik atau ingin hidup yang baik ini adalah kerinduan setiap orang zaman modern ini, tetapi sesunggunhnya hanya ditemukan dalam Yesus….konsep yang salah dari manusia tentang melalukan perbuatan baik itu maka Yesus datang kedunia ini adalah utk mengoreksi tentang konsep kita yang salah itu.

hidup Dan bahkan dalam Yeh 36 dibawah juga mengatakan bahkan “segala kesalehan (perbuatan baik)” kita digambarkan seperti kain kotor dihadapan Allah, lalu kemudian bagaimana dengan dosa kita, kesalehan kita dianggap Tuhan seperti kain kotor apalagi dengan dosa kejahatan kita lebih parah lagi!…Lalu apa yang mau dibanggakan oleh manusia, apakah kepintaran, kemampuan berkhotbah dan konsep yang baik dll.
Yeh.36:17"Hai anak manusia, waktu kaum Israel tinggal di tanah mereka, mereka menajiskannya dengan tingkah laku mereka; kelakuan mereka sama seperti cemar kain di hadapan-Ku.
Nah Yesus tahu persis hal ini dan Ia dapat mengatasi-Nya dalam karya-Nya diatas salib…Diatas saliblah Dia menyelamatkan kita….

Ternyata perbuatan baik (ilmu kepintaran, kekayaan/materi , popularitas dll) sejak dari zaman purba sampai zaman modern ini dan sering dipakai agama2 lain juga dan bahkan sebagian orang Kristen juga yang dikira bisa membuat orang bahagia dan hidup lebih baik dan diberkati tidak demikian…Ada banyak orang hebat dan terkenal di dunia yang frustrasi…

Jadi pandangan dunia bahwa melakukan kehidupan yang lebih baik bisa dihasilkan dengan melakukan perbuatan baik dapat menebus dari dosa-dosa mereka ini adalah pandangan dunia, dan banyak orang Kristen mengirah dan berpikir demikian, Yesus mengoreksi konsep dunia yang salah ini…

Alkitab mengajarkan bahwa Kristus yang tidak berdosa rela menjadi penganti bagi kita orang berdosa utk menerima murka Allah atas dosa di atas kayu salib.

Lihat Yesaya 53:4-6…

2Kor. 5:15.
Karena Yesus sudah menjadi penganti kita, maka sekarang utk selamat / masuk surge kita tidak perlu malakukan apa-apa! Hanya percaya / beriman kepada Yesus.

Lihat Roma 3:27-28.

Gal. 2L16a.

Ef. 2:8-9.
Jadi kita tidak perlu berbuat apa2 utk masuk surge karena keselamatan kita adalah anugerah yang diterima lewat iman saja (Yoh.3:16)

Kalu begitu apakah orang Kristen masih perlu berbuat baik! Kalau keselamatan / masuk surge, tidak perlu! Tetapi orang Kristen harus berbuat baik sebagai bukti bahwa dia sudah beriman / diselamatkan.
Seperti apa yang dikatakan Yak. 2:17 karena itu perbuatan baik itu bukan syarat keselamatan atau masuk surge tetapi buah / bukti keselamatan.

Jadi ilustrasi yang benar adalah:

Dosa —iman—selamat----taat / berbuat baik.

Sebelum sampai pada topik bahasan, ada baiknya kita melihat sejarahnya.
Sebelum Allah mencipta manusia , Allah mempunyai suatu tujuan yaitu agar di bumi ini ada makhluk yg akan memuliakan namaNya, kmdn Allah menentukan bhw makhluk itu adl manusia.
Dari situ ditentukanlah sejumlah tertentu kemudian dituliskannya nama manusia itu di kitabNya yg disebut kitab kehidupan (Ef1:4)( y1,y2,y3,…Yn) dari nama2 itu diambilah 2 yaitu y1=Adam, y2= Hawa, Adam dan hawa itu diciptakanNya dg tangan Allah sbg cetakannya mk hasilnya adl manusia mulia yg segambar dan serupa dg Allah, mrk ditempatkan di Eden, kepada mrk diperintahkan :

Kej2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.
Singkat cerita setelah Adam dan Hawa jatuh dlm dosa , mk matilah rohani mereka saat itu juga ( menjadi spesies mati ), kmdn Allah menyelamatkan roh mrk dg:
Kej3:21 Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.( Anugerah ).
Kemudian diusirlah Adam dan Hawa dr Eden spy tubuh cemarnya itu tdk hidup selamalamanya , karena dg tubuh cemar itu pasti akan memakan buah dr pohon kehidupan ( kecenderungan tubuh adl selalu unt mengaktualisasikan matinya itu ), atau dg kata lain spy tdk mati kekal.
Apakah di luar Eden Adam dan Hawa menghasilkan keturunan menurut keniscayaannya yaitu melahirkan spesies mati juga (sbg hukuman thd laranganNya di kej2:17) ?, jwbnya adl ya.
kita bisa tahu:
Kej3:16 Firman-Nya kepada perempuan itu: “Susah payahmu waktu mengandung akan Kubuat sangat banyak; dengan kesakitan engkau akan melahirkan anakmu; namun engkau akan berahi kepada suamimu dan ia akan berkuasa atasmu.”
Mereka ini adl yg lahir dr darah dan daging , atau dr keinginan soerang laki-laki ( Yoh1:13), kita sebut saja mrk x1,x2,x3,…xm.

Kemudian di luar Eden Allah melanjutkan penciptaanNya unt milikNya yg telah tercatat di kitab kehidupan itu yaitu y3,y4,…yn.
Kembali kpd tujuan Allah menciptakan manusia adl unt memuliakanNya, mk y3, y4,…yn, haruslah Allah tempatkan kerahim manusia itu unt dilahirkan menurut waktu yg dikehendaki Allah ( sbg cetakannya adl rahim manusia yg telah mati rohani itu ), mrk ini disebut lahir dr Allah ( Yoh1;12-13).
Karena sekarang manusia itu, adl makhluk yg menurut keniscayaannya melahirkan spesies mati, mk y3, y4,…yn, yang harus lewat rahim manusia juga tdk luput dr kematian rohani itu (Mzm51:7) ( Gal4:1-3).
Lalu bagaimana y3,y4,…yn , itu akhirnya bisa memuliakan Allah ?, itulah makanya dibutuhkan Anugerah , yaitu karya Allah sendiri yg menghidupkan manusia milikNya ( y3,y4,…yn) dr mati.

Maka sampai sini jelaslah bhw : Pertobatan, percaya dan iman adalah pemberian Tuhan, bukan usaha manusia.( jasat/mayat tdk dapat mengusahakan apa2 spy dirinya hidup, hrslah dihidupkan oleh Allah ).

Saya tambahkan sedikit, setelah y3,y4,…yn , diproses dlm pemurnian( menurut waktu Allah ) dimana tujuan akhirnya adl hidup, tdk semua dr mereka itu menang, ada juga dr mrk yg kalah: bgs Isrl yg tdk sampai Kanaan,murtad, 5 gadis bodoh, tanah keras dipinggir jalan, tanah berbatu2, tanah bersemak duri, ibu2 yg hamil dan menyusukan bayinya ( Mt24:19), tanah pelataran yg di injak2 ( Why 11).
Selama mrk berada di dlm proses pemurnian itu, status mrk belum dinyatakan Allah sbg menang ttp sbg " masa dibawah perwalian dan pengawasan ( Gal4:2 )".
Dan setelah mereka menang/selamat mk namanya tdk akan dihapus dr kitab kehidupan , ini artinya selamat itu tdk bisa hilang (Why3:5).Gby

Ef 2 : 8
2:8 Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman;itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,

2:9 itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.

Fil 1
1:29 Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia,

IMAN DAN PERCAYA, adalah KARUNIA ALLAH.

Bertobat artinya berbalik pada Tuhan, itu adalah tindakan manusia yang telah terbuka selubung mata dan pikirannya,dan telah dilahirkan kembali dan dirubah dari dalam , sehingga menyadari akan dirinya yang berdosa dan najis.

Lukas 1:16
ia akan membuat banyak orang Israel berbalik kepada Tuhan, Allah mereka,

Kisah Para Rasul 26:18
untuk membuka mata mereka,

  • supaya mereka berbalik dari kegelapan kepada terang dan dari kuasa Iblis kepada Allah,
  • supaya mereka oleh iman mereka kepada-Ku memperoleh pengampunan dosa
  • dan mendapat bagian dalam apa yang ditentukan untuk orang-orang yang dikuduskan.

Yang saya tanyakan adalah:

Tuhan memberikan Pertobatan. percaya dan iman itu kepada siapa ?

Apakah kepada semua orang, atau kepada orang-orang tertentu ?

Orang-orang tertentu itu, Tuhan yang memilih dan yang menentukan sendiri
atau berasal dari aksi kita manusia lalu Tuhan memberikan reaksi ?

Mohon dijawab.
terima kasih.

Tuhan memberikan Pertobatan. percaya dan iman itu kepada siapa ?
Tentu kepada milikNya yg ada di kitab kehidupan ( yg akan diciptakan unt memuliakanNya/yg lahir dari Allah ), dalam tulisan saya yg lalu adl y1,y2,y3,...yn.
Apakah kepada semua orang, atau kepada orang-orang tertentu ?
Tidak kepada semua orang , sebab ada orang yg lahir dari darah dan daging, yaitu mereka yg menjalani hukuman menuju kepada binasa kekal (akibat sanksi hukum di Kej2:17), dlm tulisan saya yg lalu sbg x1,x2,x3,...xm.
Orang-orang tertentu itu, Tuhan yang memilih dan yang menentukan sendiri atau berasal dari aksi kita manusia lalu Tuhan memberikan reaksi ?
Tentu Allah yg memilih, dan ditulis di kitab kehidupan, pd waktu ditulis itu belum ada manusia krn itu blueprint. Tidak ada aksi dr manusia ( y1,y2,y3,...yn), krn mereka setelah Adam dan Hawa, harus melalui rahim manusia sebagai cetakannya ketika mrk dilahirkan , jadi pastilah juga mati rohani ( tdk bisa memberi aksi yg dikenan Allah ), jd selamatnya mrk semata-mata hanya krn anugerah Allah.Gby

jadi ada yang dipilih selamat, ada yang dipilih binasa??

gitu yah?

Tidak .
Memang ada yg binasa: ini akibat pilihannya manusia sendiri, shg manusia menjadi spesies mati ( konskwensi akibat pelanggaran pada Kej2:17).
Sedang yg dipilih unt diselamatkan : mereka memang direncanakan dr kekekalan unt memuliakan Allah, dari tidak ada Allah telah menuliskan mereka ini di kitabNya ( saya umpamakan sbg y1,y2,y3,…yn= Adam,Hawa, Habel,… sampai domba sesat terakhir ). Gby

pertobatan adalah keadaan di mana seorang berdosa menyesal karena dosa2nya, yang dinyatakan kepadanya oleh terang Firman Tuhan dan gerakan ROH KUDUS, berarti ada aksi reaksi antara manusia dan Tuhan…Pertobatan adalah Karunia Allah, Ia menarik hati kita kepada pertobatan. Itulah pekerjaan ROH KUDUS…Ada orang bisa bertobat dengan kemampuannya sendiri, hanya dimulut saja tanpa tuntunan Tuhan / Firman Tuhan /ROH KUDUS/Penginjil, tetapi itu pertobatan mengandalkan kemampuannya/ jasmani bukan pertobatan secara rohani, yang dimaksud pertobatan rohani ketika seseorang mendengar Injil Kristus (sebab ROH KUDUS menyertai pengabar Injil) atau ketika dia membaca Firman Tuhan atau buku-buku rohani lainnya atau ketika membaca diskusi2 forum Kristen atau bisa melalui share dllnya, Tuhan tidak kehilangan ide dengan memakai seribu cara utk mentobatkan seseorang dengan caranya Tuhan…Mengapa ketika seseorang bertobat pertama kali pengalaman imannya semuanya tidak sama? Seperti Saulus melalui matanya yang tidak dapat melihat, baru dia bertobat, itu cara Tuhan memang unik mentobatkan orang tidak ada yang sama kadang melalui sakit penyakit dllnya.
Pertobatan bukan saja utk orang2 yang baru percaya kepada Tuhan Yesus. Orang2 yang sudah percayapun perlu bertobat (Wahyu 2:5; 3:2,3,19) bilaman ROH KUDUS menplak hati seseorang Kristen mengenai satu dosa, maka dia wajib bertobat…

Pertobatan dan iman mendatangkan pengampunan dosa (Yes. 55:7; KPR 3:19) Diluar pertobatan dan iman tidak ada jalan utk mendapatkan pengampunan dosa (Seperti penjahat yang disalib bersama Yesus) yang satu selamat yang satu binasa.

Pertobatan itu sendiri tidak mendatangkan pengampunan tetapi Allah Bapa memberikan pengampunan oleh sebab seseorang bertobat dari dosanya…Dan ROH KUDUS akan dicurahkan atas orang2 yang bertobat…

Pertobatan, iman dan pengampunan dosa adalah tiga langkah dalam keselamatan baru akan dicurahkan ROH KUDUS. Amin…

Saya setuju sekali, bahwa iman dalam Kristus Yesus yang menyelamatkan, bukan karena melakukan hukum Taurat.

Anda katakan bahwa: percaya, iman dan pertobatan adalah usaha manusia.

Pertanyaan: Usaha manusia apa, agar kita bisa mendapatkan iman dari Tuhan ??

Syalom.

Iman hanyalah pemberian Tuhan bukan hasil usaha manusia.

TUHAN memberikan segala sesuatu agar manusia mengerti dan mengenalNYA… ya … itu DIA lakukan… namun manusia mau menjawab dan mengambil bagian untuk menjadi milik TUHAN… itu tetap keputusan manusia… dan walupun berkali2 manusia belum mengerti, menolak, menghindar… TUHAN tetap memanggil mereka dan membuat perubahan dalam diri mereka agar mereka mengerti… sampai yang murtad pun tetap TUHAN panggil… selalu… akan tetapi tetaplah akhirnya… jalan mana yang akan manusia pilih… mau jalan sempit atau lebar… itu pilihan manusia… sampai tujuan hidup itu selesai…

Manusia siapakah yang oleh Tuhan diberi iman ??

Iman keselamatan bukan hasil keputusan manusia melainkan pemberian dari Allah saja.

Manusia yang rohaninya mati tidak akan pernah mencari Allah atau memutuskan menerima keselamatan sebelum Roh Kudus bekerja dahulu memberikan dia hati dan hidup yang baru.

Tentunya manusia pilihan Tuhan :

Matius 24:22 Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.

Apa anda mau membantah Alkitab ?

hati2lah… setiap jiwa manusia… sudah pasti ingin mencari TUHAN… hanya karena proses hidup mereka yang pada akhirnya membutakan, menjerat, menyiksa jiwa mereka… sehingga mereka seakan berjalan dalam kegelapan… bukan rohaninya mati… hanya mereka sulit untuk mengenali… sulit untuk mengerti… karena jiwa mereka begitu tertutup dinding tebal… hanya KASIHlah yang bisa menuntun mereka kembali untuk mengenal jalan itu… itulah mengapa TUHAN menghendaki kita mengabarkan kabar itu pada orang2 terhilang… memberikan KASIH…

Mengenai ROH KUDUS… mana mungkin seseorang yang rohaninya mati tidak mencari ALLAH tapi ROH KUDUS bisa bekerja memberi hati dan hidup yang baru… ROH KUDUS itu hanya diberikan pada seseorang yang sudah memiliki keTUHANAN dalam hati mereka sekecil apapun itu(iman)… hati2lah…

Anda yang harus hati hati karena Tuhan sendiri berfirman :

Roma 3:10 seperti ada tertulis: "Tidak ada yang benar, seorang pun tidak.
3:11 Tidak ada seorang pun yang berakal budi, tidak ada seorang pun yang mencari Allah.
3:12 Semua orang telah menyeleweng, mereka semua tidak berguna, tidak ada yang berbuat baik, seorang pun tidak

Manusia yang tidak ada mencari Allah mencerminkan rohaninya yang sudah mati karena yg mereka cari hanyalah allah allah CIPTAAN MEREKA SENDIRI.

Jadi belajar Alkitab yang baik supaya anda mengerti prinsip keselamatan yang alkitabiah.

Usaha nya ya cukup percaya saja, bro…

Saran saya… untuk ayat2 itu … hati2lah dalam mengartikannya…