Pesan Tuhan bulan Pebruari 2012

Tidak bisa tu…

Mungkin akan berdampak terus pada perang salib…doakan saja agar tidak berdampak ke-Indonesia.

  • Dalam penglihatan seperti perang salib, dan kuburan Kristen ada palang tanda salib berwarna merah, banyak orang Kristen yang disiksa.
    Pesan Firman Tuhan. (Wahyu 13:1-6).

Hari-hari persiapan yang terakhir.

  1. Penigkatan nabi palsu dan kompromi dalam gereja (Mat. 24:4-5,10-11,24; Luk. 18:8.

  2. Peningkatan kejahatan dan pengabaian hukum Allah (Mat. 24:12,37-39; Luk.17:26-30; 18:8; 1Tim.4:1; 2Tim.3:1-8).

3.Peningkatan peperangan, kelaparan dan gempa bumi (Mat.24:6-8; mar. 13:7-8; Luk.21:9

  1. Menurunya kasih dan kasih keluarga (Mat. 10:21; 24:12; Mar. 13:12; 2Tim.3:1-3.

  2. Penganiayaan umat Allah lebih hebat. (Mat. 10:22-23;24:9-10; Mar.13:13; Yoh.15:19-20;

  3. Injil akan diberitakan keseluruh dunia. Mat. 24:14; Mar. 13:13.

  4. Roh Allah akan dicurahkan atas umat Allah (Kis. 2:17-21, 38-39).

Yup…Betull… :afro:

Ya siap-siap saja kalau hal ini terjadi.

petanyaannya mas bro apakah pembangunan bait suci ke 3 saat ini sudah hampir selesai atau mau di bangun? :mad0261:

kerinduan kembali bangsa Israel / orang Yahudi untuk membangun kembali Bait Allah yang ke-3 sudah dalam konsep mereka, antara lain tentang mempersiapkan para Imam, membuat peralatan Bait Allah, dsb.

Contoh banyak kendala dan problem dalam mempersiakan para Imam.

“Demikianlah harus engkau mentahirkan mereka dari tengah-tengah orang Israel, supaya orang Lewi itu menjadi kepunyaan-Ku.” (Bil. 8:14).

Kemudian dari suku Lewi itu, Harun, kakak kandung Musa, dipilih jadi Imam Besar dan anak-anaknya jadi Imam (Keluaran pasal 29 & 30).

Orang Yahudi secara teliti memeriksa silsilah, untuk mencari keturunan Imam-Imam, yang mereka sebut Cohanim. Cohen (Imam) = tunggal, Cohanim = jamak. Mereka mendirikan Yeshiva (Sekolah Agama) khusus untuk mempersiapkan para petugas Bait Allah yang akan datang. Salah satu diantaranya adalah Ataret Cohanim. Juga Institute for Talmudic Commentaries, yang dipimpin oleh Rabi Nahman Kahane. Secara jujur, Rabi Kahane ini mengakui, betapa sulitnya melacak keturunan suku Lewi / Imam yang sesungguhnya.

Perjalanan waktu yang hampir 2000 tahun, membuat banyak kemungkinan terjadinya perkawinan campuran (asimilasi), dsb. Namun, karena hal itu adalah tuntutan Hukum Taurat yang tidak dapat dibuat tawar menawar,maka persiapan tentang keimaman tetap harus dijalankan.

Perkakas Bait Allah.

Perkakas Bait Allah antara lain adalah Mahkota dari emas untuk Imam Besar, jubah para Imam, Kaki Dian atau Pelita Emas, Ikat Pinggang, dll. Harga pembuatan Menorah (Kaki Dian) saja lebih dari $ 10 juta! Oleh sebab itu, anda dapat membayangkan, betapa besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk menyelesaikan perlengkapan perkakas Bait Allah. Menorah … mengapa begitu mahal biayanya? Sebab Menorah dibuat dari 94,6 pound emas murni, atau lebih dari 47 kg emas murni !

Pada tanggal 8 Oktober 1989, institut Bait Allah telah menjadi sponsor untuk menyelenggarakan suatu pertemuan penting, dengan mengundang para ahli Arkeologi, para Rabi (guru agama) Yahudi, dll. Dalam pertemuan tersebut dijelaskan manfaat dan penggunaan peralatan Bait Allah tersebut. Alat-alat tersebut dipersiapkan untuk 200 orang yang sedang ditraining menjadi Imam-Imam (Cohanim) yang akan bertugas pada saat Bait Allah selesai dibangun. Namun, disamping 200 orang tersebut, saat ini sudah dipersiapkan dalam komputer, ribuan nama para calon Imam-Imam. Hal itu disampaikan oleh Rabi Nehman Kahane, pemimpin dari Institute of Talmudic Commentaries, yang terletak di ‘Kota Tua’ Yerusalem.

BAHAN-BAHAN UNTUK BANGUNAN FISIK BAIT ALLAH.

Sebuah Batu Penjuru seberat 4 ton sudah dipersiapkan, tanpa memakai peralatan yang terbuat dari besi. Sedang untuk fondasi Bait Allah, dipersiapkan batu yang diharapkan cukup kuat bila terjadi gempa bumi. Batu itu seberat 458 ton ! Sedangkan khusus untuk fondasi Ruang Maha Kudus, sudah tersedia Batu Karang besar. Kayu, kain sutrera, dsb, dipersiapkan secara teliti dan dalam jumlah yang lebih dari cukup. Hal ini seperti yang terjadi di zaman raja Daud, ketika bahan-bahan untuk pembagunan Bait Allah yang pertama dipersiapkan (I Taw. 22:1-5).

Tabut Allah

Tabut Allah atau Tabut Perjanjian adalah alat terpe nting dari seluruh perkakas Bait Allah. Pertanyaannya adalah, dimanakah Tabut Allah itu sekarang berada?

LEMBU BETINA MERAH.

Pentahiran menurut Hukum Taurat harus dengan air yang dicampur dengan abu Lembu betina Merah yang dibakar habis (Bil. 19:1-10). Lembu Betina Merah, selama hampir 2000 tahun ‘lenyap’. Beberapa tahun terakhir ini Lembu Merah mulai muncul kembali. Hal itu membuat masyarakat Yahudi berdebar-debar. Sama seperti Siput Sigulit, Harpa / Kecapi Mesianik dan juga Lembu Merah, semuanya juga sama-sama menghilang selama hampir 2000 tahun. Tapi saat ini, mengapa ‘mereka’ secara tiba-tiba muncul dalam waktu yang hampir bersamaan?

Institut Bait Allah meyakini, bahwa Lembu Merah yang ada di peternakan Rev. Clyde Lott,

Missisippi, USA, telah memenuhi syarat. Rabi Richman bahkan dengan bangga memperlihatkan Lembu Merah tersebut dengan jalan ‘foto bersama’ lembu kebanggaannya itu. Jelas lembu merah ini jadi kebanggaan, karena telah muncul setelah sepanjang hampir 2000 tahun ‘lenyap’ ……!

Masih ada kendala-kendala besar. Antara lain tentang Lembu Merah, di mana Tabut Allah berada dan bagaimana dengan kemungkinan timbulnya benturan / perang besar-besaran, karena masalah politik dan fanatisme Agama. Akankah ‘mimpi’ orang Yahudi / bangsa Israel yang mendambakan dibangunnya kembali Bait Allah yang ketiga, dapat tercapai?

Jawabannya : Ya, pasti, karena berdasar surat II Tes. 2:3,4 yang menyebutkan bahwa Antikris akan duduk di Bait Allah. Apabila Bait Allah tidak berhasil dibangun, di mana Antikris akan duduk.

sumbernya:

http://www.maetos.com/wp/?p=93