Pesan Tuhan untuk Indonesia tolong diuji.

Broo Scout,
Saya kira sikap anda sudah benar bahwa setiap nubuat harus diuji, dan anda minta untuk diuji saya menilai itu adalah sikap orang Kristen alkitabiah bahwa ketika kita yang memberi panilaian harus menilai seimbang sesuai apa yang dipesan Tuhan, jika penilaian kita bersifat menudutkan dan bersifat negatif dan dengan menyangkal kuasa Tuhan, menghina kuasa Tuhan, menulis kata Tuhan dengan sengaja huruf t kecil, apalagi sudah menulis di FK ini berulang-ulang katanya menulis tidak sengaja, itu sebenarnya bukan tidak sengaja, namun sengaja mengecil arti kebesaran nama dan kuasa Tuhan, itu namanya ciri ciri orang yang tidak percaya dan tidak menghargai kebesaran nama Tuhan. Saya salut anda Scout, dari penulisan penulisan, bukan saya memuji namun perlu saya menghargai, tetaplah berjalan sesuai keingan-Nya dan kita dapat menyenagkan hati-Nya, untuk Nubuatan Tuhan kita tidak mengujinya kita tunggu waktu Tuhan, yang perlu kita waspada hari hari terakhir ini adalah semakin banyak pengejek-pengejek yang menyangkal kuasa Allah…semuanya tertulis dalam (2 Tim.3:5) sudah jelasa mereka-mereka ini yang tergolong apa yang dikatakan dalam 2 Tim. 3:5 ini. Amin. Tuhan memberkati anda sekeluarga.

Broo Loyd,
Saya kembali lagi biarlah segala puji, hormat dan kemuliaan hanya bagi-Nya.
Tuhan memberkati anda juga.Amin.

scout, bukahkah sudah saya bilang. Kelompok mereka itu membenci pekerjaan Tuhan.

sungguh aneh bin ajaib, ketka ada manusia PEMBUNUH, yang HAUS KEMATIAN manusia lainnya, membakar orang orang kristen yang percaya kepada kristus, ehhh mereka malah mengikuti ajaran pembunuh itu. Mereka meninggikan ajaran pembinasa keji itu setinggi langit, bintang dan bulan.

anda tidak percaya scout ?

Jadi janganlah heran.

sis bejo2 lolo

anak-anak Tuhan bukan pemfitnah dan penyebar kebencian, bukan ? :slight_smile:

atau anda tidak tahu ?

ya whateverlah … tsraerh kau alajah :slight_smile:

  1. aneh juga ya, saya tidak menyebut nama, tapi anda kebakaran jenggot. Berarti memang benar bukan, anda meresa bersalah ?

  2. benarkah pembunuhan itu hanya isapan jempol, atau memang benar benar terjadi ?. Tetapi sejarah menyatakan, kalau pembunuhan keji itu memang fakta sejarah. Jadi fakta sejarah bukan kebohongan bukan ?

  3. anda rupanya telah tertular rita anda yang tersayang itu ya ?

semoga cepat sadar ya bro.

Shalom

Berusahalah hidup damai dengan semua orang , kejarlah kekudusan

TUHAN memberkati :angel:

saya tidak sedang tersungging … eh tersinggung :char11:

tapi sedang menegur anda agar jadi anak Tuhan itu jangan kerjanya mengedepankan seolah-olah sebuah fakta padahal itu suatu yang ada dalam pikiran dan perasaan anda, yg orang umum bilang PITNAH

saya merasa bersalah terhadap apa?
yg saya perhatikan adalah sejak dulu ANDA SEOLAH-OLAH MEMAKSA ORANG PROTESTAN MERASA BERSALAH ATAS PERKARA SERVETUS? … saya menjadi merasa aneh dengan sikap anda itu seolah2 anda itu pengacaranya Servetus … :slight_smile:

lalu disini saya juga merasa anda MEMAKSA ORANG BERPIKIR BAHWA PROTESTAN MENENTANG PEKERJAAN TUHAN hanya kerena mereka KRITIS terhadap PENGAKUAN/KLAIM2 YANG TAK JELAS YANG DIKLAIM SEBAGAI “PEKERJAAN TUHAN” …

kalau soal klaim mengklaim sis, semua orang boleh mengklaim TUHAN bagi dirinya sendiri, sama seperti yang dilakukan oleh sodara2 Islam yang bahkan mengklaim Allah dengan PEDANG DAN KENAJISAN KELAKUAN MEREKA.

hal yang sama dapat dilakukan oleh orang Kristen yang percaya pada penglihatan2, yang mengklaim seolah-olah ia adalah PELIHAT, … hal demkian bukan tidak boleh [sepanjang ITU DARI TUHAN], yang tidak boleh justru PERBUATAN ANDA YANG MENINGGIKAN PELIHAT YANG BELUM JELAS DEMIKIAN LALU MENYEBUT ORANG YANG BERPIKIR KRITIS SEBAGAI PENENTANG TUHAN …

yang terjadi dalam diri anda adalah ASUMSI BABLAS / TAK TERUJI :

penglihatan tak jelas = pekerjaan TUHAN ???

ini asumsi apa??? wong si TS aja minta DIUJI kok …

jadi yang aneh itu siapa sis bejo2 lolo …

saya sekali lagi tidak kebakaran jenggot, saya hanya mengingatkan bahwa anda itu anak Tuhan, berpikirlah YANG BENAR … :afro:

sptnya anda tidak pandai membaca tulisan orang ya bro

saya kan mengatakan,


@scout, entah pesan itu benar atau tidak benar. Kita tidak tahu, hanya jika benar2 terjadi, maka kita tahu, kalau pesan itu benar.


jadi, anda sudah membuat tuduhan yang tidak beralasan. Mengerti ?


anda memang kebakaran jenggot bro. buktinya, saya tidak menyebut nama siapapun, eh anda yang tiba2 membawa nama servetus. jadi … anda sedang berhalusinasi berat.


kelihatannya anda sudah tertular virusnya rita ya bro ? Kalian berdua mengalami halusinasi.

ok all…sudah selesai ber-ad hominemnya?

NICE ADVICE

sebuah saran yg tepat sasaran utk orang seperti bejobejo

@bejobejo
Jadilah orang Kristen yang waras, membumi, sekaligus senantiasa memandang Sang Empunya Surga.
Jangan gampang2an jadi orang

Anyway, emang banyak orang “Kristen” yang demen dibo’ongin, dan gampang heran mendengar hal-hal “go’ib”. Selalu mencari-cari kesaksian2 heboh. Banyak orang2 Kristen type KKR, maunya selalu ada atraksi nge-roh di mimbar. Mempunyai Syahwat yang tinggi terhadap pertunjukan2 “rohani”, nubuat, kesaksian heboh. Nah orang2 macam ini adalah “pasar” bagi bagi rohaniawan “profesional” spesialis mujizat.

hehehe saya rasa cukup, sudah clear, silahkan aja dilanjut, yang penting ingat aja anak Tuhan tidak boleh fitnah itu aja sih :slight_smile: no offense, no hard feeling :afro:

lanjoet

Bro repento, bertolak belakang dengan pelayanan Yesus waktu di dunia ini. Yesus jarang sekali ada di dalam ruangan kecuali pernah sekali ada di sinagoge. Tapi selebihnya, Yesus lebih banyak ada diluar. Begitu juga Para Rasul, mereka banyak diluar ruangan: untuk MENGINJIL!
Saya justru respek sekali dengan pelayanan Stephen Tong, walau saya ada beberapa pengajarannya yg nggak begitu cocok, tapi semangat penginjilannya luar biasa! Gerejanya sudah besar, tapi dia tidak lelah mencari jiwa2. Suatu semangat yg jarang sekali saya jumpai di kalangan gereja2 Kristen saat ini. Yang banyak itu perpecahan (terutama kharismatik) sudah itu rebutan jemaat yg perpuluhannya paling gede. Padahal spirit Kekristenan sesuai dgn Amanat Agung dan teladan Para Rasul adalah Penginjilan.

Menurut saya, fk bukan tempat yang tepat menguji suatu penglihatan. Karena penglihatan hanya bisa diuji dalam pergumulan dalam doa dan puasa, bukan analisa manusia secara pikiran. Jadi judulnya kurang tepat menurut saya. Kalau saya kira harusnya cukup dengan kesaksian saja.
Tetapi memandang ini sebagai hal yang “sangat umum”, sehingga diabaikan begitu saja juga gak bisa karena tidak selalu Tuhan menyatakan dengan detail. Akan tetapi disikapi sebagai sarana untuk selalu dalam kewaspadaan rohani. Memang kelihatan umu, tetapi bukankah ketika colobus membuat telur berdiri juga semua menyatakan hal itu?? Jadi ya, ini adalah sarana kewaspadaan. Untuk kita selalu waspada secara rohani.

@Scout

dari kelompok anda apakah tidak ada yang bisa mengartikan dari pesan ini…???

Menurut pendapat subjektif saya, mengartikan penglihatan adalah karunia yang jauh lebih sulit dibanding mendapatkan penglihatan.

Karena rohnya harus kuat dan peka, dan bisa membedakan berbagai pertimbangan di dalam dirinya. Selain itu pastilah memiliki iman yang seteguh karang, karena bakalan sering kali bertabrakan dengan opini umum.

ada pesan baru
klik disini

Terima kasih banyak bro atas linknya… ^^

Menurut pengalaman’ku orang yang mendapat penglihatan belum tentu benar2 mengerti maksud penglihatan itu.
Jadi masalah penglihatan tak jelas atau tak mengerti artinya, itu hal yang wajar untuk’ku.

Wahhhhh sulit dunks mencari orang yang seperti Yusuf sekarang ini… apakah akhirnya pesan ini akan terabaikan…???

Betul :afro:

Jangankan penglihatan, dengan melihat betulan pun belum tentu kita mengerti esensi dari apa yang kita lihat.
Saya pernah mendapat penglihatan yang sangat jelas hingga sekarang enggak ngerti maksudnya.

Yusuf mendapat penglihatan dan bisa mengartikan (yaitu akan berkuasa), tetapi yang terjadi berikutnya malah dia dijual dan malah masuk penjara. Daud dinubuatkan menjadi raja, tetapi yang terjadi setelah itu malah dikejar-kejar raja hendak dibunuh.

Pikiran Tuhan , dan jalan Tuhan sungguh jauh dengan pikiran kita dan jalan kita. Maka karunia penglihatan / nubuat tidak bisa berdiri sendiri, paling tidak harus ditunjang oleh karunia yang lain minimal harus punya iman yang kokoh. Jika tidak, karunia ini tidak punya dampak.