PGI Akan Adakan Ibadah Minggu dan Aksi Damai Di depan Istana Negara

PGI Akan Adakan Ibadah Minggu dan Aksi Damai Di Istana Negara

Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) melalui laman websitenya merilis akan mengadakan Ibadah Minggu – Aksi Damai di depan Istana Negara Jakarta, pada hari Minggu 17 April 2011 dengan dukungan sinode Gereja Kristen Indonesia (GKI) sebagai bentuk aspirasi mewujudkan Indonesia damai dan upaya kebebasan beribadah.

Aksi dengan tema “Save Peacefull Indonesia, Pray With GKI Yasmin for Unity and Diversity” direncanakan mulai pada pukul 13.00 WIB juga terkait dengan perjuangan yang dilakukan oleh (Bakal Pos Jemaat) GKI Taman Yasmin – Bogor yang hingga kini permasalahan tersebut belum usai dengan penyegelan dan pelarangan jemaat untuk beribadah di gedung gereja oleh Pemkot Bogor. Jemaat pun mengadakan ibadah ditengah jalan sebagai bentuk perjuangan atas diskriminasi yang selalu menimpa meinoritas.

Dengan adanya aksi damai ini memperlihatkan bahwa umat Kristen mulai menyuarakan aspirasi juga sebagai bentuk tanggung jawab sosial berpartisipasi aktif sebagai umat beragama yang konsisten terhadap kebebasan beragama di Indonesia yang kini terancam oleh gerakan lain yang sempit memandang keanekaragaman Indonesia.

Aksi damai ini didukung oleh para tokoh bangsa dan gerakan lintas iman yang peduli pada perlindungan keberagaman dan Hak Asasi Manusia di Indonesia. Mari dukung, datang, dan doakan perjuangan damai yang akan menjadi penerang bagi suara-suara umat Kristen lainnya yang belum terdengar.

Source : Jawaban.com : Berita Kesaksian, Kisah Nyata, Hubungan, Doa, Keselamatan, Life Style


Judul diedit untuk menyesuaikan dengan fakta yang disajikan dalam posting
Edited by oliver
Harap perhatikan Peraturan Forum !
Thanks untuk pengertiannya.

Ratusan jemaat Gereja Kristen Indonesia Taman Yasmin Bogor, Jawa Barat juga beberapa aliansi kebangsaan dan Persatuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) melakukan berunjuk rasa menuntut pemerintah memberikan kebebasan bagi jemaat dalam beribadah. Aksi dilakukan dengan menggelar kebaktian di depan Istana Negara Jakarta Minggu (17/4).

Aksi unjuk rasa jemaat GKI Taman Yasmin dimulai sekitar pukul 13.00 diawali dengan ibadah yang dipimpin langsung Pendeta Ujang Tanu Saputra. Seusai ibadah berbagai orasi disampaikan oleh tokoh-tokoh keagamaan dan aktivis kebangsaan yang banyak membawa massa untuk mendukung perjuangan jemaat GKI Taman Yasmin untuk mempertahankan keberadaan lokasi gereja juga izin pendirian bangunan yang telah dimenangkan dari Mahkamah Agung (MA).

Beberapa orasi dari para aktivis yaitu meminta pemerintah untuk memerintahkan wali kota dan wakil wali kota Bogor agar menghormati dan melaksanakan keputusan Mahkamah Agung. Keputusan MA itu antara lain memberikan kebebasan bagi jemaat GKI Taman Yasmin untuk beribadah di gereja mereka. Ratusan massa pun meminta Presiden SBY menindak aparat keamanan Kota Bogor yang melakukan tindak diskriminasi dan intimidasi kepada jemaat GKI Yasmin.

Sengketa antara pemerintah daerah Bogor dan pihak GKI bergulir sejak Februari 2008, ketika pemerintah daerah membatalkan izin membangun gereja yang sudah dikeluarkan dua tahun sebelumnya melalui MA. Alasan pembatalan izin pembangunan gereja oleh pemda tersebut dikarenakan adanya keluhan dari warga setempat. Warga khawatir pembangunan gereja tersebut digunakan untuk menyebarkan ajaran Kristen di wilayah itu. Atas penyegelan itu kini jemaat GKI Yasmin terpaksa menjalankan ibadah kebaktian di trotoar.

Source : Jawaban.com : Berita Kesaksian, Kisah Nyata, Hubungan, Doa, Keselamatan, Life Style

inilah diskriminasi pada kaum minoritas. Liat tuh di Amerika, mereka mau bangun masjid di komplek bekas WTC juga di tentang warga sana…juga gak terima kan? makannya jangan suka maen hakim sendiri…huuuuu

tulll
tapi saya bisa pahamm perasaan warga US
bayangkan
habis di rusak oleh kelompok tertentu… eh kelompok itu mau bikin tugu kemenangan di tempat dia merusak, betapa sakitnya hati warga sana

emang dasar orang2 bego, kaum dungu…gak punya perasaan…ckckck…

Saya rasa kita harus lebih hati2 melihat suatu masalah. Kadang2 ada maksud2 yang membahayakan.

sengaja dibuat persengketaan sehingga suasana menjadi panas dan akhirnya saling menyerang.

Kalau menurut pendapat saya lebih baik doa saja kalau memang Tuhan ijinkan biar terjadi karena kehendak Tuhan bukan karena demo.

Saya dengar cerita dulu ada pendeta dari GPPS kalau tidak salah singkatan dari gereja pantekosta surabaya.

Lalu salah satu dari pendetanya menginjil di Tanjung karang lampung. Dia mau mendirikan gereja dan sudah punya tanah. Dibagian belakang sudah dibuat rumah dan dia tinggal disana.

Lalu tiba2 ada masa banyak sekali merusak bangunan yang belum jadi itu. Dia hanya bisa doa dan sembunyi di belakang rumah dan karena perlindungan Tuhan dia selamat.

Senjata yang digunakan hanya doa puasa saja. Lalu beberapa waktu kemudian dia dapat undangan dari bapak haji yang mengorganisir perusakan gerejanya. Haji ini sakit keras dan bermimpi dia dikuburan dan mendengar suara, kalau mau sembuh panggil pendeta itu untuk berdoa.

Lalu dia panggil dan pendeta berdoa dan memaafkan tindakannya.

Pak Haji ini sembuh dan dia menyumbang pembangunan gereja.

Inilah yang saya rindukan, bukan dengan perlawanan fisik.

Namun saya bukan bermaksud menggurui sobat2 sekalian, saya juga hanya rakyat jelata saja, Sekedar menyampaikan kerinduan saya supaya kita belajar melawan dengan doa dan kasih, bukan dengan kekerasan yang akhirnya memakan banyak korban yang tidak perlu.

Yupz!! Kita dukung para sobat kita jemaat GKI Yasmin dalam doa syafaat di gereja masing2.
Dan yg perlu kita garisbawahi, pengalaman mereka menjadi pelajaran yg berharga buat gereja kita masing2. Spt gereja tempat saya ibadah, IMB msh dalam tahap pengurusan ke Pemko. Mudah2an lancar.
Jd deg2an jg nih… GKI Yasmin yg IMBnya udh dittd aja bisa dibatalkan…gimana nanti pengurusan IMB gereja kami yak?

GKI Yasmin adalah sebuah bentuk pemerintah mendeskriminasikan umat kristen.
Banyak teori dan janji - janji agar segera diselesaikan tapi tidak ada realisasi hingga saat ini.

Bagaimana PGI menyingkapi hal ini???

semakin hari syafaat makin diperlukan untuk bangsa ini