PILGRIM .

PILGRIM ( Inggris ) atau peziarah . ( sering kalimat ini dimaknai salah , pikirnya kalau pergi ke Israel sedang melakukan Pilgrim , sedangkan ke Israel hanya untuk melihat situs sejarah saja ) .

Gereja yang SEHAT adalah gereja yang MASIH atau SEDANG melakukan perjalanan hidup ( Pilgirm ) untuk menyembah Tuhan , tujuannya agar MENGETAHUI apa yang menjadi KEHENDAK Tuhan yang telah MENEBUS hidupnya dari MAUT kepada TERANGNYA yang ajaib . Dampak umat yang melakukan PILGRIM tersebut , Tuhan akan membuat PEMULIHAN segala sesuatu dalam hidupnya baik rohani maupun jasmaninya . Gereja yang memperhatikan dalam IBADAHnya ( untuk menyembah Tuhan ) menjadi SEHAT dan sikap hidup untuk menyembah Tuhan ini sesunguhnya merupakan INTI dari kehidupan orang percaya !

IBADAH YANG SEJATI .

Roma 12 : 1 – 2 , Menjelaskan IBADAH yang sejati adalah ; Mengakui Yesus sebagai TUHAN dan RAJA , maka ia PASTI mempersembahkan hidupnya ( Roh, jiwa dan tubuh ) sebagai persembahan yang hidup , berkenan dan sampai sempurna . ( sepenuh hatinya ) wujud mengakui dengan tulus Tuhan Yesus adalah juruselamat dan penebus hidupnya , ( dari maut kepada terangNya ) ia hidup dalam ketaatan sesuai KEBENARAN FirmanNya . Ketaatan akan FirmanNya membuat hidupnya mengalami perubahan ( Metamorpho ) yang LAMA ( pengaruh filsafat dunia , pola pikirnya sendiri ) menjadi BARU . ( pola pikir , perasaan dan kehendak hidupnya menjadi selaras dengan kehendakNya )

Perubahan hidup lainnya , dulu menjalani hidup tidak berpengharapan menjadi berpengharapan , dulunya melihat masa depan samar-samar sekarang menjadi JELAS , sebab makin MENDEKAT kepada Tuhan , makin tahu betapa indahnya hidup dalam Tuhan , sehingga hari-hari dijalaninya dengan suka cita !

PENGALAMAN hidup saat melakukan PILGRIM .

Mazmur 84 : 1 – 13 .
Mazmur berisi ; Doa , Ajaran , Ratapan , Pengharapan , Duka , Penyesalan , Minta ampun , syair , ada juga yang berisi kisah pengalaman hidup dan permohonan dari sipenulis , semua itu diutarakan dengan dinyanyikan dan diiringi dengan musik . Dalam Mazmur 84 ini berisi nyanyian Ziarah ( perjalanan ) untuk pergi menyembah ke Bait Suci yang dibuat Salomo . ( waktu itu belum dihancurkan ) dalam Mazmur pasal 84 ini kita bisa melihat 3 hal yaitu ;

1. PILGRIM dilalui dengan SUKA CITA .

Suka cita yang dimaksud BUKAN karena suasana perjalanan dengan diringi musik dan nyanyian – nyanyian atau segi-segi lahiriah lainnya , ( dewasa ini ada gereja setelah ibadah selalu menyediakan makanan yang membuat mereka yang hadir bersukacita ) bukan itu yang membuat mereka bersukacita dalam perjalanan ziarah tersebut !

SUKA CITA karena hendak bertemu dengan Tuhan yang dipuja , dihormati sebagai Raja dan juga sebagai kekasih jiwanya ! Ayat 2 – 5 , Dari pembacaan ayat-ayat ini kita bisa belajar bagaimana SIKAP seseorang dalam perjalanan hidup untuk menyembah Tuhan ;

a. Betapa disenangi tempat kediaman-Mu , ya TUHAN semesta alam ! kalimat ini mengungkapkan seorang dalam perjalanan untuk menyembah Tuhan sudah memiliki bayangan bagaimana indah dan senangnya saat ada dalam tempat ibadah untuk bertemu dengan Tuhan semesta alam , tetapi juga yang menyatakan diri-Nya sebagai BAPA orang percaya !
Bagaimana dengan kita saat mau datang ibadah ? ( menyembah Tuhan ) sudah membayangkan suka cita karena mau bertemu Tuhan ( dalam hadiratNya ) atau sebaliknya dalam hati kita berkata ibadah lagi , ( dengan perasaan malas ) maka mulailah mencari alasan tidak mau pergi , badan ndak enak, hujan turun dllnya . Ini wujud kemunduran ROHANI karena tujuan semula hidup sebagai anak Tuhan adalah untuk menyembah dan menjadikan Tuhan sebagai Raja dan kekasih jiwanya tidak lagi dengan gairah , ibadah ( menyembah Tuhan ) berubah menjadi kewajiban saja sehingga datang untuk ibadah menjadi ogah-ogahan atau malas !

Bersambung …


b. Jiwaku hancur karena merindukan pelataran-pelataran TUHAN, Seorang yang datang untuk menyembah Tuhan ( ziarah ) seharusnya dengan kerinduan yang sangat dalam , diungkapkan dengan kalimat JIWAKU HANCUR , jiwa adalah gambaran perasaan dan pikiran seseorang , kalau dikatakan sampai hancur , betapa mendalamnya kerinduan hati orang percaya tersebut saat datang untuk menyembah Tuhan .
c. Hati dan dagingku bersorak-sorai kepada Allah yang hidup . Bahkan burung pipit telah mendapat sebuah rumah , dan burung layang-layang sebuah sarang , tempat menaruh anak-anaknya , pada mezbah-mezbah-Mu , ya TUHAN semesta alam , ya Rajaku dan Allahku ! Berbahagialah orang-orang yang diam di rumah-Mu, yang terus-menerus memuji-muji Engkau . ayat ini mengungkapkan kebahagiaan dan kegembiraan hati seseorang saat datang untuk menyembah Tuhannya , dan mengungkapkan iri hatinya kepada burung yang bersarang dalam BaitNya , mereka begitu bahagia dan bersuka cita karena selalu berada dalam rumah Tuhan . SIKAP tersebut yang merindukan bertemu Tuhan , diwujudkan dengan suka memuji-muji Allah yang dikasihi dan dihormatinya dalam perjalanan untuk ibadah !

Bagaimana dengan kita apakah memiliki kerinduan untuk senantiasa dekat dengan Tuhan ? bahkan iri kepada mereka yang dekat dengan Tuhan , iri disini tentu positif , mau mengikuti jejaknya bukan sinis kepada mereka yang hidupnya dekat dengan Tuhan dan saat datang untuk menyembah Tuhan dengan hati penuh nyanyian karena bersuka cita !

2. PILGRIM dilalui dengan BAHAGIA walau lewat lembah BAKA .

Ayat 6 – 9 . Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau , yang berhasrat mengadakan ziarah ! Apabila melintasi lembah Baka , mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air ; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat . Kebahagiaan PILGRIM digambarkan lebih jauh lagi ,

a. KEKUATAN dari Allah dirasakan , karena mengadakan PILGRIM dan merasakan kuasa baik untuk melihat indahnya hidup saat mendekat kepada Tuhan , maupun perubahan cara pandang kehidupan ini , karena perjumpaan dengan Tuhan dalam hadiratNya .

b. Walau melewati lembah BAKA , ( nama lembah di Israel yang tak berair , hanya pohon balsam yang dapat tumbuh disana ) , ini gambaran dalam PILGRIM ( ziarah ) memang tidak selalu mulus , mungkin sedang menghadapi situasi yang tidak nyaman atau sedang mengalami kesulitan , seperti membagi waktu antara kerja dan datang ibadah atau menghadapi tekanan lingkungan yang tidak mendukung saat menyembah Tuhan atau sedang menghadapi kesulitan ekonomi , dllnya . [b]Walau menghadapi situasi seperti itu tetapi tetap konsisten menyembah Tuhan , karena tahu rencana Tuhan untuk masa depan hidupnya tidak akan dibatalkan asal kita tetap setia hidup dalam kebenaranNya ! ( Bilangan 23 : 19 ) [/b]

c. Karena tujuannya hidup untuk PILGRIM , ia diberkati Tuhan secara luar luar biasa ! yang digambarkan dengan , hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat , Berkat yang diberikan kepada mereka yang melakukan perjalanan hidup untuk mendekat dan menyembah Tuhan , bisa BERBAHAYA bagi yang tidak mengetahui maksud berkat tersebut , pikirnya kesuksesan , kelimpahan merupakan puncak hidup sebagai orang percaya , atau bisa menganggap kesuksesan dan kelimpahan hasil usahanya sendiri ( bukan berkat Tuhan ) sehingga tidak tahu diberkati untuk menjadi berkat !

• Mereka berjalan makin hari makin kuat , hendak menghadap Allah di Sion .Ya TUHAN , Allah semesta alam , dengarkanlah doaku , pasanglah telinga , ya Allah Yakub . perjalanan ziarah yang BENAR membuat seseorang makin kuat rohaninya yang diwujudkan makin KUAT hasrat hatinya untuk datang menyembah kepada Tuhan dan makin mengandalkan Tuhan , sehingga mendapat tuntunan dan bimbingan dari Tuhan sepanjang perjalanan hidupnya !

Bagaimana dengan kita ? dalam perjalanan ziarah ( mendekat kepada Tuhan untuk menyembah ) kita semakin mendapatkan KEKUATAN dari Tuhan sehingga apapun yang terjadi , baik RINTANGAN atau BERKAT yang melimpah tidak menjadi penghalang untuk tetap setia kepada tujuan hidupnya sebagai orang percaya dalam ibadah kepada-Nya !

Bersambung …


3. PILGRIM memberi KESADARAN hadiratNya lebih indah dibandingkan tempat lain !

Ayat 10 – 13 , Lihatlah perisai kami , ya Allah , pandanglah wajah orang yang Kau urapi ! Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain ; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik . ini merupakan gambaran IMAN percaya dan sikap hati seseorang yang menyembah dengan ;

a. PENGAKUAN , Tuhan adalah perisai ( tempat perlindungan ) menunjukkan SIKAP seorang penyembah yang benar pasti mengandalkan dan percaya Tuhan adalah tempat berlindung dari segala tekanan , kesulitan yang menekan hidupnya dan mengakui bahwa lebih baik hidup DEKAT dengan Tuhan dalam hadirat-Nya daripada ditempat lain atau didalam kemah orang fasik ( orang yang tidak taat dan takut kepada Tuhan )

b. PENGHARAPAN , Tuhan tetap menuntun dan menyayanginya sebagai umat yang telah diurapiNya , walau harus menjalani perjalanan hidup yang tidak nyaman ( melewati lembah baka ) tetap berharap akan tiba waktunya semua berlalu dan segala yang indah yang Tuhan janjikan akan digenapi dalam hidupnya !

c. IMAN , indahnya hidup dalam hadiratNya yang mengakui hidup dekat Allah lebih baik daripada ditempat lain, yaitu ; kumpul dengan para pencemooh , orang fasik atau kesenangan dunia yang memanjakan ksesenangan daging saja !

• Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai ; kasih dan kemuliaan Ia berikan ; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela . Ya TUHAN semesta alam , berbahagialah manusia yang percaya kepada-Mu ! Seseorang yang melakukan perjalanan untuk menyembahTuhan , bukan hanya percaya Tuhan adalah perisai dan TERANG dalam hidupnya , ia juga percaya KASIH dan KEMULIAAN akan diberikan , dinyatakan dalam hidupnya , ia yakin Tuhan tidak akan menahan KEBAIKAN dari orang-orang yang hidupnya tidak BERCELA dihadapan Tuhan !

a. Ini mengajarkan saat melakukan PILGRIM , persoalan dan tekanan hidup tidak akan menggoyahkan Iman dan pengharapan kepada Tuhan yang merupakan PERISAI atau pelindung yang kuat dan TERANG atau merupakan sumber jawaban dan petunjuk jalan hidupnya !

b. Ini mengajarkan saat melakukan PILGRIM , walau harus menghadapi segala tantangan dan rintangan yang merupakan bagian PROSES pembentukan hidup yang berkenan dihadapanNya ( mengubah pola hidup pengaruh hidup LAMA ke BARU ), ia yakin Tuhan tetap akan melimpahkan KASIH dan KEMULIAANNYA , asal tetap hidup tidak bercela dihadapanNya .

Sikap seseorang yang melakukan perjalanan / ziarah untuk menyembah kepada Tuhan ini memberi kekuatan dan penghiburan bagi kita , walau mungkin sedang mengalami pengalaman hidup dalam lembah baka , sehingga tetap konsisten dalam perjalanan, ziarah untuk mendekat dan menyembah Tuhan , dan berani mengatakan lebih baik satu hari didalam pelataranNya , hadiratNya daripada ditempat lain !

KESIMPULAN .

• Gereja yang sehat adalah , gereja yang MASIH atau SEDANG melakukan PILGRIM , sehingga makin hari makin nyata perbuatan Allah yang dinyatakan dalam hidupnya . ( Pemulihan segala sesuatu baik rohani maupun jasmaninya ) PILGRIM merupakan INTI dari perjalanan hidup orang percaya !

• PILGRIM walau sedang mengalami kesulitan , ia tetap BERSUKACITA dan BAHAGIA karena PERCAYA dan BERHARAP kepada Tuhan yang pengasih dan penyayang pasti melimpahkan berkat dan kemuliaanNya asal hidup TAAT dan SETIA dijalan-jalanNya . Amin .


Disampaikan dengan sangat baik. Sgala pujian hanya bagi Tuhan. salam

Amin , segala puji bagi DIA sumber hikmat yang menuntun hamba-hamba-Nya untuk mengutarakan isi hatiNya bagi kemuliaan nama-Nya .