Pimpinan Mormonisme Terancam Hukuman Seumur Hidup

Warren Jeff, pimpinan Aliran Mormon yang memperbolehkan jemaatnya berpoligami membacakan pembelaan dirinya terkait tuduhan pelecehan seksual yang disangkakan pada dirinya. Pembelaan itu sempat memecahkan keheningan pengadilan atas isi yang cukup kontroversial, yang digelar Jumat (29/7).

Dalam pembelaan selama 55 menit itu, bersama khotbah pembelaan pernikahan poligami, ia meramalkan bahwa Tuhan akan mengirim penyakit dan kematian kepada pada mereka yang terlibat jika pengadilan tidak segera dihentikan. Warren Jeff bisa menghadapi hukuman seumur hidup di penjara jika terbukti melakukan pelecehan seksual kepada dua gadis di bawah umur.

Dia telah mewakili dirinya sendiri sejak memecat para pengacaranya pada Kamis (28/7). Tapi, dia tidak memberikan pernyataan pembuka dan menghabiskan berjam-jam duduk sendirian di meja pembela sambil menatap ke langit.

Kepala Gereja Fundamentalis Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir (Mormon) itu sempat menangis dan mengajukan keberatan saat agen FBI John Broadway bersaksi tentang penyitaan delapan komputer dan barang bukti lainnya di gereja pada 2008. “Ada konstitusi suci yang tidak boleh disentuh instansi pemerintah,” kata Jeff.

Jeff memimpin sebuah cabang dari Mormonisme utama yang percaya poligami membawa pemuliaan di surga. Sebanyak 10.000 anggota sekte tersebut melihat Jeff sebagai nabi yang berbicara mewakili Tuhan di Bumi.

Semakin banyak pencobaan untuk umat percaya yang datang silih berganti. Usai prediksi kiamat 2011 oleh Camping yang gagal, kini wacana poligami juga pernikahan sejenis pun merebak. Mari menguatkan persekutuan bersama-sama agar kita menjadi pemenang didalam waktu yang sudah dekat ini.

Source : berbagai sumber