[Pool 2] berbuat baik pada sesama : anugerah atau usaha ?

seperti kita tahu. semua manusia pada dasarnya ingin berbuat baik kepada sesamanya

teman-teman mau pooling sekaligus tanya pendapatnya

dalam Kekristenan berbuat baik itu atas dasar usaha manusia atau anugerah Tuhan ?

(a.) usaha manusia

(b.) partnership ← dorongan dari Tuhan yg diresponi manusia

(c.) Anugerah Tuhan 100% [grace] ← Tuhan yg memampukan manusia berbuat baik

penjelasan singkat untuk tiap jawaban

(a.) usaha manusia

  • berbuat baik atas dasar usaha manusia sendiri. tanpa perlu pertolongan Tuhan.
    murni berbuat baik karena kemampuan diri sendiri. tidak ada sangkut paut dengan Tuhan

  • slogan : kamu harusnya THANKS TO ME
    Harusnya kamu berterima kasih kepada SAYA
    karena saya sudah berbuat baik kepadamu

(b.) partnership

  • berbuat baik asalnya dari dorongan Tuhan yg akhirnya diresponi oleh manusia

  • slogan : kamu harusnya THANKS TO GOD +
    THANKS TO ME
    Harusnya kamu berterima kasih kepada TUHAN dan SAYA
    karena Tuhan ingin menolong kamu dan
    karena saya mau meresponi dorongan itu dengan berbuat baik kepadamu

(c.) anugerah Tuhan 100%

  • berbuat baik asalnya dari Tuhan 100%. semuanya itu karena pertolongan TUHAN

  • slogan : kamu harusnya THANKS TO GOD !
    Harusnya kamu berterima kasih kepada TUHAN. Dialah yg menolong kamu

Partnership dong…^0^

Jika tidak masa Allah dapat gagal dalam memberi anugrah “kemampuan untuk dapat berbuat baik”?

Yakobus
2:1. Saudara-saudaraku, sebagai orang yang beriman kepada YESUS KRISTUS, Tuhan kita yang mulia, janganlah iman itu kamu amalkan dengan memandang muka.

Keputusan siapa bahwa orang Kristen dalam surat Yakobus, mengamalkan iman dengan memandang muka?

Tetapi orang Kristen harus tahu bahwa apa yang dikerjakannya adalah untuk kemuliaan Allah semata bukan untuk dirinya sendiri. Jadi gak ada istilah kasar yang dibuat oleh bro repento : thanks to God and thaks to me…^0^

Salam

amin amin.
nasehat santo ini benar2 bagus sekali.

supaya jangan sampai terjadi

Thanks To Me seperti ayat berikut

Matius 7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku:

Tuhan, Tuhan,

bukankah kami
bernubuat demi nama-Mu, dan
mengusir setan demi nama-Mu, dan
mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?

Tuhan harusnya thanks to me dong / thanks to us dong.
kami kan berjasa. jasa kami banyak Tuhan. perbuatan kami banyak lhoh
kami sudah melakukan perbuatan ini , perbuatan itu, dll

Karena mereka lupa partnershipnya dengan Tuhan…^0^

NB: Ayat2 dalam kitab Matius tersebut diperuntukkan bagi guru2/nabi2 palsu.

Kalau diperhatikan ayat sebelumnya:

Matius
7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak
Bapa-Ku yang di sorga.

Setiap orang berseru : Tuhan, Tuhan…tetapi tidak semua (bukan) dari setiap orang yang berseru itu masuk kerajaan surga.

Jadi jangan dipukul rata pengertiannya. Yang tidak masuk surga tentu guru2 / nabi2 palsu, tidak ada kaitannya dengan “thanks to me/us”…^0^

Salam

@repento dan santo

slogan thanks to me agak menggugah saya…

dapatkah disebutkan bahwa anugerah itu bisa tergantung kepada diri kita? atau bisakah disebut sebagai tergantung terhadap apa yang kita lakukan?

salam

Kemampuan untuk berbuat baik adalah Tuhan yang memberi sedangkan mau berbuat baik adalah keputusan manusia.

Ingat saja perumpamaan TALENTA…^0^

Perlu keputusan / kemauan untuk berbuat baik karena sadar dirinya telah diberi kemampuan untuk dapat berbuat baik. Itu sebabnya saya katakan : PARTNERSHIP.

Ada kemampuan namun tidak mau berbuat tentu seperti hamba yang malas dan jahat dalam perumpamaan TALENTA.

Salam

ok terimakasih…bisa diterima kerangka dasarnya

tetapi ada sebuah pemikiran,
bukanlah Paulus juga pernah berkata bahwa ia bagaikan seperti budak di hadapan Kristus, artinya dia sudah tidak ada lagi pilihan selain daripada hanya melakukan Kehendak KRISTUS…artinya sudah tidak ada lagi pilihan…

yang menggugah saya adalah,
jika dikatakan Partnetship, lalu apakah keputusan TUHAN berikutnya tergantung dari pilihan kita?
contoh:
TUHAN memiliki rancangan berbuat baik
lalu TUHAN memilih kita untuk melakukan suatu rancanganNYA
tetapi karena kita tidak mau mengerjakan perbuatan baik itu, maka TUHAN berubah? dan malah TUHAN menunggu di dalam cemas apakah kita akan memilih berbuat baik apa tidak…

apakah slogan partnership sampai seradikal itu?
salam

menurut saya tidak

anugerah itu bisa tergantung kepada diri kita? Tidak

anugerah tergantung terhadap apa yang kita lakukan? Tidak

Tuhan (baik YESUS maupun ROH KUDUS) dengan anugerahnya ada bukan karena unsur usaha manusianya

Anugerah ada karena memang Dia mengasihi

Dia datang karena memang Dia adalah Kasih. ouch !

yang menggugah saya adalah,
jika dikatakan Partnetship, lalu apakah keputusan TUHAN berikutnya tergantung dari pilihan kita?
contoh:
TUHAN memiliki rancangan berbuat baik
lalu TUHAN memilih kita untuk melakukan suatu rancanganNYA
tetapi karena kita tidak mau mengerjakan perbuatan baik itu, maka TUHAN berubah? dan malah TUHAN menunggu di dalam cemas apakah kita akan memilih berbuat baik apa tidak…

apakah slogan partnership sampai seradikal itu?

Bicara rancangan Tuhan itu agak sulit, karena kita bukan Tuhan. Namun rancangan Tuhan disusun-Nya tentu berdasarkan ke-Maha Tahu-an Allah.

Saya mengandaikan saja yah dalam perumpamaan TALENTA. Tuhan tentu tahu apa yang akan terjadi / diperbuat oleh Hamba yang malas dan jahat itu. Namun Tuhan tetap memberikan talenta kepadanya dengan alasan yang sama Tuhan tahu apa yang diperbuat oleh hamba itu makanya hanya dipercayakan 1 talenta saja kepadanya.

Tapi bukan Tuhan loh yang merancang dan membuat si hamba menjadi malas dan jahat walau Dia tahu apa yang diperbuat oleh hamba yang malas dan jahat itu.

Keputusan Tuhan toh di akhir (hari penghakiman) di mana semua manusia termasuk hamba yang malas dan jahat itu dihakimi secara adil, sehingga manusia / hamba tersebut tidak dapat berdalih.

Salam

berbuat baik adalah buah pertobatan…buah dari hati yang penuh kasih…berbuat yg tambah pamrih…

itu masuk yang A,B, atau C ?

B…
sering Tuhan lewat Roh Kudusnya menggerakkan hati untuk berkorbAn, tapi kalau tidak dilakukan kan perbuatan baik itu juga tidak terjadi

ok2. ternyata anda memilih pilihan yg B ya

THANKS TO GOD + THANKS TO ME (dont forget me)

:slight_smile:

Orang atheis juga banyak yang LEBIH BANYAK berbuat baik bagi sesama, dibandingkan orang kristen.

Berbuah darimana ?

Pohon rambutan ?

Salam.

To Repento

Pertanyaan dan jawaban TIDAK BENAR (SESAT)

Roma 6:18 Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.
Roma 6:20 Sebab waktu kamu hamba dosa, kamu bebas dari kebenaran.

Lukas 17:10 Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan."
Matius 24:46 Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.

Perbuatan baik pada sesama + yang anda lakukan buat siapa?
1.TUHAN = anda hamba TUHAN = hasil perbuatan baik buat TUHAN, upah dari TUHAN
Yakobus
4:17 Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa

2.iblis/setan = anda hamba iblis/setan = hasil perbuatan baik buat iblis/setan, upah dari iblis/setan

3.diri sendiri = anda hamba dunia (mamon) = hasil perbuatan baik buat dunia (mamon/harta), upah dari dunia (mamon/harta)

Tantangan buat hamba TUHAN

1.apakah anda berharap atau menuntut untuk mendapat undangan khotbah?
2.apakah anda berharap atau menuntut untuk di tempatkan dalam akomodasi hotel kelas satu?
3.apakah anda berharap atau menuntut untuk persembahan kasih untuk pelayanan anda selain makanan dan tempat menginap anda?

Markus 6:7-12 Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka, kecuali tongkat, roti pun jangan, bekal pun jangan, uang dalam ikat pinggang pun jangan, boleh memakai alas kaki, tetapi jangan memakai dua baju. Kata-Nya selanjutnya kepada mereka: “Kalau di suatu tempat kamu sudah diterima dalam suatu rumah, tinggallah di situ sampai kamu berangkat dari tempat itu. Dan kalau ada suatu tempat yang tidak mau menerima kamu dan kalau mereka tidak mau mendengarkan kamu, keluarlah dari situ dan kebaskanlah debu yang di kakimu sebagai peringatan bagi mereka.” Lalu pergilah mereka memberitakan bahwa orang harus bertobat

GLORY HALELUYA TERPUJILAH TUHAN YESUS, bagi saudara hamba TUHAN ingat status saudara bukan hanya hamba tapi juga anak, sahabat, dan pada waktu hari perkawinan Anak Domba (mempelai laki-laki) telah tiba, dan pengantin-Nya (mempelai perempuan) telah siap sedia. Yesaya26:7 Jejak orang benar adalah lurus, sebab Engkau yang merintis jalan lurus baginya

UPAH HAMBA TUHAN

Lukas 10:1-8 Kemudian dari pada itu Tuhan menunjuk tujuh puluh murid yang lain, lalu mengutus mereka berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Kata-Nya kepada mereka: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada Tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu. Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti anak domba ke tengah-tengah serigala. Janganlah membawa pundi-pundi atau bekal atau kasut, dan janganlah memberi salam kepada siapa pun selama dalam perjalanan. Kalau kamu memasuki suatu rumah, katakanlah lebih dahulu: Damai sejahtera bagi rumah ini. Dan jikalau di situ ada orang yang layak menerima damai sejahtera, maka salammu itu akan tinggal atasnya. Tetapi jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. Tinggallah dalam rumah itu, makan dan minumlah apa yang diberikan orang kepadamu, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. Janganlah berpindah-pindah rumah.

Salam damai sejahtera

Allah menciptakan manusia tidak pernah menjadi hamba, tetapi manusia yang hidup dalam Kristus yesus adalah hidup yang dikaruniakan Allah kuasa karena AnakNya.
Itulah sebabnya mereka yang percaya pada Kristus Yesus adalah hambaNya.

Barangsiapa yang hidup dalam Kristus Yesus tidak akan disebut hamba oleh Allah, tetapi anak-anak Allah.

Mengasihi sesama adalah bagian dari dua kasih terutama, tetapi Allah menetapkan mengasihi Allah yang akan menjadi hal terutama dalam dua kasih terutama.

Mengasihi Allah tetap akan diperhitungkan Allah sebagai sebuah jalan bagi manusia untuk ke surga.
Tetapi dengan mengasihi manusia secara sempurna sekalipun, memang jalan ke surga terbuka tetapi harus dibimbing dengan hal mengasihi Allah.

Disini Allah menuntut mereka yang memilih hidup dalam hal mengasihi sesama seperti diri sendiri untuk takluk kepada mereka yang hidup dalam hal mengasihi Allah; inilah dua kasih terutama.

Berbeda dengan hal mengasihi Allah dan mengasihi sesama seperti diri sendiri menurut hukum Taurat, sebab dalam sepuluh perintah Allah menurut hukum Taurat, mereka yang berkata jangan membunuh, mereka juga tidak boleh menyebutkan nama Allah dengan sembarangan; pada mereka dituntut sempurna dalam sepuluh perintah tersebut sesuai hukum Taurat.

Vote no.3 :happy0025:
“Semua karena Anugerah” :wink: