[POOL] Teologi Kemakmuran vs Teologi Kasih . manakah yg anda sukai ?

ok sedikit deskripsi saja

  1. Teologi kemakmuran

    • prinsipnya adalah memperoleh berkat dari Tuhan dengan cara melakukan per10an dan lain2
    • doktrin yg dianut :
    • doktrin per10an Wajib,
    • doktrin pers.buah.sulung
    • doktrin semakin banyak beri uang ke gereja/pendeta maka semakin kayalah si pemberi
    • dan banyak doktrin lainnya
    • ujung2nya adalah = kekayaan untuk diri sendiri
  2. Teologi KASIH

    • kasihilah sesamamu (sangat simpel, tidak perlu banyak perintah2, syarat2,trik2)
    • doktrin yg dianut :
    • cuma 1 saja :Hukum KRISTUS , kasihilah sesamamu
    • ujung2nya adalah = orang lain , dan bukan diri sendiri

silahkan teman-teman memilih teologia yg disukai
tujuan pooling ini hanya survei saja

Terima Kasih

bisakah bro memberi contoh gereja teologi kemakmuran dan kasih mana saja?

Saya pernah diskusi menyangkut hal ini ke salah seorang anak pendeta. Saya membicarakan talentanya yang sebenarnya juga bisa dimanfaatkan untuk pelayanan. Jawabannya “Kalau pelayanan terus, kapan cari uangnya?” :slight_smile:

Salam

Syalom

Saya lbh setuju ke teologi kasih
Saya percaya jika anda benar2 TRUE KRISTEN , Dalam dirimu pasti ada ROH KUDUS dan dia mengajarkan kita ttg kasih.

Galatia 5:22-23 " Tetapi buah Roh ialah : Kasih , sukacita ,damai sejahtera ,kesabaran , kemurahan ,kebaikan ,kesetiaan ,kelemahlembutan ,penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu "

dan kadang byk gereja yg salah mengajarkan ttg teologi kemakmuran

Yohanes 2:15-17 "janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yg ada di dlmnya , jikalau org mengasihi dunia , maka kasih akan Bapa tidak akan di dlm org itu , sebad semua yg ada di dlm dunia , yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup. bukan berasal dari Bapa , melainkan dari dunia. dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya , tetapi orang yg melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya "

Tuhan Memberkati , Amin

Teologi kasih donk,
sekalipun orang sudah mamberikan harta bendanya ,
dan memiliki semuanya, kalo gak ada kasih gak berguna…

Teologi kemakmuran Vs Teologi kasih

terlepas dari poin2 nya… bagi saya, asalkan keduanya bukan omong kosong itu sdh cukup… ^^

memang baik kalau keduanya bisa jalan bersamaan(hidup ini juga butuh uang kan,beli makan aja pke uang).tp saya ga setuju juga sih klo cuma teologi kemakmuran yg dijalanin trus teologi kasihnya malah dilupakan atau ga dianggep(ini sih cuma Kristen boong2an alias ga ada bedanya dgn orang fasik).

Tuhan Yesus adalah Idola -ku, aku nge"Fan " banget sama Dia
Tentu saja ajaran Theologinya yang saya pilih, buat apa pilih yang sudah tidak berlaku lagi
Dan penebusannya melalui kematiannya disalib tidak akan saya sia sia kan

sebenernya teology makmur jg berdasarkan teologi kasih kan?

kasih (bagi-beri) → makmur

makmur → kasih (bagi-beri) → semakin makmur

*kasarnya begitu

Maaf saya tidak bisa menjawab pertanyaan anda

silahkan anda amati sendiri
tanda-tandanya cukup sederhana

teologi kemakmuran → ujung2nya adalah = diri sendiri (yg menginginkan uang supaya kaya raya)

teologi kasih → ujung2nya adalah = orang lain , dan bukan diri sendiri

semua orang yang berkenan pada tuhan dan mau tunduk pada tuntunan roh kudus
pasti hidupnya makmur
dari PL abraham , yusuf, daud, salomo semuanya kaya raya
dr PB , tuhan yesus sendiri bukan orang miskin , persembahan dari orang majus tuh luar biasa besar
Paulus juga orang kaya
kalau kita mau terus dalam bimbingan roh kudus dan melakukan apa yang berkenan dihadapan Tuhan
pasti hidup kita pasti diberkati dan tidak pernah kekurangan.

lazarus gimana,bro? :stuck_out_tongue:

Lukas 16:20
Dan ada seorang pengemis bernama Lazarus, badannya penuh dengan borok, berbaring dekat pintu rumah orang kaya itu,

apakah orang yang tunduk dengan bimbingan ROH KUDUS akan mau jadi pengemis ???
kesalamatan tuh beda dengan kemakmuran

nice bro!

Kalau memilih dalam konteks TS pasti pilih teologi kasih lah :smiley:

Kecuali teologi makmur digunakan untuk lebih lagi menjadi saluran berkat/mengasihi

Kalau hidupnya cukup saya setuju…
tapi kalau Makmur… itu bukan indikasinya, sebab Yesus Kristus bukan orang kaya/ makmur/ orang yang berkelebihan… hidupnya sangat sederhana…
Buktinya saat ditagih bayar bea untuk Bait Allah yang cuma 2 dirham saja di kantong-Nya nggak ada, jadi si Petrus disuruh mancing dulu…

ulasannya di :

alkisah disebuah perusahaan yang lumaya, n ada bosnya, staf lainnya dan ada juga kasirnya.

sang kasir mengurus seluruh keperluan keuangan perusahaan baik kas maupun bank, baik uang masuk maupun keluar, pengeluaran yang kecil harian mulai dari ratusan perak hingga pembayaran ke supplier yang nilainya mungkin mencapai ratusan juta atau miliaran.

biasanya si bos sendiri nggak ngurus hal itu hanya tanda tangan voucher dan cek atau giro, palingan hanya cek sekedarnya karena ada bagian keuangan dan akunting yang mengecek sebelumnya.

dan kalo sang istri yang mengurus keuangan dirumah bisa jadi di dompetnya hanya ada kartu kredit, dan uang ala kadarnya malahan kadang kosong kalo lupa ngisi,

taruhlah suatu saat dia lagi makan siang dengan seorang teman, lalu pas mau bayar ternyata dompetnya kosong, terpaksalah dia minjem sama temannya, apakah ini berarti dia orang miskin?

Mending jangan hakimi orang lain menurut paham / teori mereka.

Kalau emang banyak orang yang suka teori kemakmuran, kok elo yang notabene teori “kasih” malah rish banget sih.

Diberi berkat melimpah, ya puji Tuhan :slight_smile:
Dijadikan saluran berkat, ya Haleluya :slight_smile:

Teori kemakmuran kalau diimbangi dengan kasih dan pertobatan akan keselamatan tidak menjadi masalah
Jaman sekarang, siapa yang tidak mau makmur…?? misal dapat menyekolahkan anaknya keluar negeri, membantu pembangunan gereja, menolong sesamanya yang berkekurangan…??
Atau hanya pasrah, mengeluh setiap hari dan hanya memikirkan diri sendiri karena belum makmur dan berkecukupan

Bukankah dapat menjadi berkat juga buat sesamanya yang non Kristen, dan menunjukkan Tuhannya Kristen sungguh luar biasa dan nyata yang tentu juga harus diimbangi dengan tindakan kasih sehingga tidak menjadi batu sandungan

Share…
Mohon maaf jika ada yng bersangkutan membacanya ( tidak ijin seblumnya)

Ada seorang dokter gigi yang sangat taat dan takut dengan Tuhan (di Jakarta)
Hartanya dan berkat melimpah diberikanNya kepada dia
tapi sungguh luar biasa, selain jadwal praktek di RS dan tempat lain, dia membuka praktek sendiri juga di garasi di rumahnya, biasanya dimulai dari jam 5 sore dan terkenal di daerahnya

Yang saya salut, sungguh luar biasa pelayanannya saat praktek dirumahnya
Dari praktek mulai sore bisa sampai jam 1 malam, tanpa istirahat dan tidak dinner , mungkin kasihan juga dengan pasiennya yang lama menunggu (jam 5 datang bisa jam 11-12 baru di panggil), dan sambil praktek ditemani oleh lagu-lagu rohani padahal rata-rata pasiennya non Kristen dan tidak malu menyebut nama YESUS
terkadang menginjili pasiennya yang sedang diotak-atik giginya, dan kadang tidak mau menerima bayaran dari pasiennya (mungkin dari ROH KUDUS melarangnya), malah kadang ada nubuatan utk pasiennya walau non Kristen
dan sangat memperhatiken pasien-pasiennya

Selain tidak memasang harga yang mahal bahkan murah banget, tetapi alat (behel dll) yang diberikannya sekelas RS

Nah apakah salah di teologi kemakmuran …??

Mau teologi kemakmuran atau teologi kasih, tetapi jika sebenarnya tidak mengenal Tuhan YESUS yang sesungguhnya percuma juga bukan…??

Filp 3:8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan KRISTUS YESUS, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh KRISTUS,

yup.

kalau semua orang kristen hidupnya melarat atau cuma pas pasan, Injil nggak bakalan bisa disebarkan keseluruh dunia, siapa yang mau membiayai? memang uang bisa turun dari langit?