puasa ???? haid ???

sering kita mendengar “jangan puasa lalo lagi dapet…
tapii tidak pernah memberilkan bukti-buktinya …
apakah ada yang bisa membantu saya???
thankz …
:angel:

Namanya haid itu tentu menyakitkan buat perempuan, jadi wajar kalau tidak boleh berpuasa.

masalah puasa boleh atau tidak, di Kristen boleh saja berpuasa jika sedang haid :happy0062:.
cuma masalahnya orang yg sedang haid, mengeluarkan banyak darah. Dari segi kesehatan tentu cukup membahayakan si wanita jika tetap berpuasa, karna tekanan darahnya cukup rendah.
Jadi menurut saya lebih baik wanita yg haid jangan berpuasa
http://s269.photobucket.com/albums/jj72/myem0/03/pinky-emo-004.gif

yah… benar pendapat tersebut
karena kalo lagi kedapatan :ashamed0004: …
ngga usah berpuasa aja badannya sudah lemas sekali …
ditambah berpuasa :char17:

Dalam agama Yahudi, lelehan darah (haid) adalah saat seorang wanita najis (Imammat 15:19) dan diusir sementara dari perkemahan (Bilangan 5:2-3). Karena kenajisan itulah maka ia tidak boleh beribadah dalam kemah pertemuan sesuai Taurat Musa sampai najisnya selesai dan ditahirkan (Imammat 15:30).

Puasa dalam hukum Taurat secara ibadah dilakukan pada tanggal 10 bulan 7, sebagai hari raya Pendamaian (Immamat 16:29), selain itu Puasa dilakukan oleh bangsa Israel adalah untuk merendahkan diri dihadapan TUHAN memohon sesuatu atau bernazar sesuatu diluar ibadah tahunan mereka.

Penjelasan tentang orang najis dan puasa dalam agama Yahudi ada dalam Telmud mereka, sebagai tradisi atau budaya Yahudi. Alkitab Perjanjian Lama tidak memuat banyak tentang aturan tersebut.

[s]Dalam agama Islam, berikut saya dapatkan dari situs Dakwa Islam Sidorajo,
عَنْ مُعَاذَةَ قَالَتْ سَأَلْتُ عَائِشَةَ فَقُلِتُ مَابَالُ الحَائِضِ تَقْضِيِ الصَوْمَ وَلاَ تَقْضِي الصَّلَاةَ فَقَالَتْ أَحَرُورِيَّةٌ أَنْتِ قُلْتُ لَسْتُ بِحَرُورِيَّةٍ وَلَكِنِّيْ أَسْأَلُ قَالَتْ كَانَ يُصِيْبُنَا ذَلِكَ فَنُؤْمَرُ بِقَضَاءِالصَّوْمِ وَلاَ نُؤْمَرُ بِقَضَاءِ الصَّلَاةِ* رواه مسلم في كتب الحيض
Dari Muadah bercerita, saya bertanya pada ‘Aisah (istri Nabi SAW),
Saya tanyakan,“Mengapa wanita yang haid harus mengkodho (membayar) puasa dan tidak mengkodho’ shalat?”
‘Aisah menjawab,”Apakah engkau orang Kharuriyah?”
Saya menjawab,”Saya bukan orang Kharuriyah, namun saya bertanya”.
‘Aisah berkata,”Suatu ketika saya mengalami haid maka saya diperintah (oleh Nabi) mengkodho’ puasa dan tidak diperintah mengkodho’ shalat.”

Hadist riwayat Muslim dalam Kitabu Haid

Islam menyatakan wanita haid dilarang berpuasa dan boleh memngantinya dengan mengkodho setelah haidnya selesai.
[/s]
Didalam iman Kristiani, seorang wanita haid atau tidak, tidak ada halangan untuk berpuasa, sebab puasa sesungguhnya bukan soal tidak makan dan minum, Yesaya 58:6-9.

*diedit by Chrisma, @Krispus harap maklum

krispus, …Ts hanya menanyakan dari sudut kristiani… Dan di fk ada peraturan untuk tidak memberikan ajaran agama lain, apalagi di board diskusi umum kristen :wink:

Sudah dijawab di bagian bawah, tidak ada larangan dalam agama Kristen untuk berpuasa. Mungkin larangan datang dari dokter atau ahli kesehatan saja oleh karena sebab-sebab tertentu yang tidak berlaku umum.

Saya menuliskan puasa dari sudut pandang Yahudi dan Islam, sebab ungkapan anda sebenarnya ungkapan yang umum dibincangkan dalam agama Islam bukan dalam komunitas Kristen. Memaparkan padangan Yahudi dan Islam setidaknya membuat kita paham, bahwa Puasa didalam agama Kristen, bukan soal menahan keinginan makan dan minum (silahkan baca ayat yang telah saya share). Berbeda dengan puasa yang dilakukan oleh pemeluk agama Islam dan Yahudi, sebagai bagian dari ritual keagamaan tahunan mereka.

Indonesia adalah masyarakat religius, pembicaraan tentang keagamaan dan ke-Tuhanan kerap kali dibicarakan disekitar kita. Karena Indonesia adalah mayoritas agama Islam, maka kita juga harus tahu dan dapat membedakan mana ungkapan itu dari agama Islam dan mana itu dari agama Kristen.

Sedangkan pandangan Yahudi saya paparkan, adalah untuk membuat anda memahami bahwa didalam Alkitab juga ada tertulis tenang wanita haid yang dianggap najis dalam hukum Taurat. Mereka tidak diperkenankan beribadah bersama-sama dalam kemah pertemuan (diasingkan), tetapi tentang puasanya, Alkitab Perjanjian Lama tidak menuliskan apakah mereka yang diasingkan juga diwajibkan puasa atau tidak, karena itu saya katakan juga bahwa detil tentang ibadah cara Yahudi tertulis dalam Telmud Yahudi.

Semoga mencerahkan.

Itusih cuma soal iman berkurban,
yang skit maag juga kalau mau jadi korban silahkan, yang tipes juga

GBU