Puasa Yesus di Gurun dan getsemani

Saya mohon bagi rekan2 yg lebih tahu, dari mana pengarang Injil bisa menceritakan peristiwa puasa di padang guru? Apakah Yesus menceritakan peristiwa itu saat mengajar?

Ada juga bbrp cara menceritakan yg saya rada bingung. Kalau saat di Getsemani murid2 yg menyertai Yesus pada tidur (Petrus, Yakobus, Yohanes) lalu bagaimana mereka bisa tahu doa Yesus? Bagaiman mereka bisa tahu bahwa yesus sampai mentikkan darah bersama keringat?

Ada penjelasan mengenai hal ini? Sebenarnya masih ada bbrp kasus lagi yg ingin saya tanya, tapi ini dulu deh…

Barbahagialah orang yang percaya meski tidak melihat.

Ada yang mengatakan kalau peristiwa puasa di padang gurun adalah Yesus yang menceritakan kepada murid2nya, dan waktu Yesus berdoa di Getsemani ya kalau murid Nya tidur semua, ya pasti roh kudus lah yang memberitahukan penulisnya.

…kalau menurut saya Alkitab itu ditulis melalui bimbingan Roh Kudus…dan buat saya, ini saja sudah cukup :slight_smile: - dan jika atas bimbingan Roh Kudus berarti penulis Alkitab Roh Kudus itu sendiri.

Sebenarnya sih saya tdk merasa sebagai yang lebih tau itu :slight_smile:
tapi cuma mau kasih pendapat aja
Kalau peristiwa itu menurut saya hampir pasti di ceritakan oleh Yesus pada murid2nya

Peristiwa ini diceritakan di Mat, Mrk, dan Lukas.

Mar 14:32 Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Kata Yesus kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku berdoa." Mar 14:33 Dan Ia membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes serta-Nya. Ia sangat takut dan gentar, Mar 14:34 lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah." Mar 14:35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya. Mar 14:36 Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki." Mar 14:37 Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam? Mar 14:38 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah." Mar 14:39 Lalu Ia pergi lagi dan mengucapkan doa yang itu juga. Mar 14:40 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat dan mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya. Mar 14:41 Kemudian Ia kembali untuk ketiga kalinya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Cukuplah. Saatnya sudah tiba, lihat, Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa. Mar 14:42 Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."
Luk 22:39 Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia. Luk 22:40 Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan." Luk 22:41 Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya: Luk 22:42 "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." Luk 22:43 Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya. Luk 22:44 Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah. Luk 22:45 Lalu Ia bangkit dari doa-Nya dan kembali kepada murid-murid-Nya, tetapi Ia mendapati mereka sedang tidur karena dukacita. Luk 22:46 Kata-Nya kepada mereka: "Mengapa kamu tidur? Bangunlah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."

Menurutku sih tidak ada indikasi bahwa setelah Yesus menjauh dari murid2nya, murid2nya lansung tidur, adalah lebih masuk akal jika mereka terus memperhatikan apa yg Yesus lakukan apalagi yesus tampak ketakutan waktu itu. Menurutku sih doa yesus itu didengar oleh Petrus,Yakobus, dan Yohanes yang bersama2 dgn Yesus waktu itu. Dan tampaknya kata2 Yesus terdengar munkin karena jarak mereka tdk terlalu jauh dan saya rasa Yesus mengucapkan doa Nya dengan suara yg jelas.

Terlepas dari benar tdknya pendapat sy, kemungkinan campur tangan roh kudus seperti yang di alami rasul Yohanes dalam penulisan kitab wahyu bukanlah hal yg tdk mungkin.
Gbu

Saya juga mau tanya kenapa yah Yesus harus puasa 40 hari 40 malam apa Dia ikut puasanya musa atau memang ada tradisi waktu itu untuk puasa 40 hari 40 malam?

Kalau saat di Getsemani murid2 yg menyertai YESUS pada tidur (Petrus, Yakobus, Yohanes) lalu bagaimana mereka bisa tahu doa YESUS? Bagaiman mereka bisa tahu bahwa YESUS sampai mentikkan darah bersama keringat?

doa ditaman getsemani itu saya ambil dari injil matius :

26:36 Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: “Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa.”
26:37 Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
26:38 lalu kata-Nya kepada mereka: “Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku.”
26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.”
26:40 Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: “Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?
26:41 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”
26:42 Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!”
26:43 Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat.
26:44 Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.
26:45 Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.

ketika sampai di taman getsemani maka Yesus membawa petrus , yohanes dan yakobus , dan murid2nya yang lain dalam kelompok yang lain.
jadi ada tiga kelompok : Yesus sendirian berdoa , kemudian petrus,yohanes,yakobus dan kelompok ketiga para murid yang lain.

saya membayangkan mereka membentuk segitiga sama sisi dengan jarak yg tidak jauh , mengingat Yesus mondar-mandir menegur petrus yang tertidur.

petrus tertidur , tapi apakah yohanes dan yakobus juga tertidur?
lalu bagaimana dengan murid2nya yang lain , sendainya ada yang tertidur , pasti tidak semua tertidur.

malam hari di taman itu pastilah sangat sunyi , dan Yesus berdoa dengan suara keras.
jadi segala perkataan - gerak-gerik dan kondisi Yesus saat itu pastilah terlihat dan terpantau oleh para murid.

yang kemudian menuliskan peristiwa itu kedalam injil.

serumit dan seaneh apapun kejadian di alkitab , pasti ada penjelasannya :afro:

selama saya mengikuti pendalaman ALKITAB, tentunya saya di ajari bahwa INJIL apapun itu, pengarangnya bukan orang yang kenal satu sama lain, mereka itu berbeda beda latar belakang jadi cara menulis pun berbeda ^.^
mereka semua di pandu oleh ROH KUDUS supaya apa yang mereka tulis adalah benar sesuai dengan kehendak ALLAH

Puasa Yesus saat itu adalah puasa sebelum memulai pelayananNya di dunia.

Mengapa harus Puasa Diakan Tuhan. Sy rasa Dia Tdk Perlu Puasa Tapi bila dijawab untuk memulai pelayananNya ada enggak hubungannya 40 hari puasa di awal pelayanan dengan 40 hari kenaikan

[b]

Terkadang untuk menghadapi suatu perkara besar atau tugas2 besar seseorang perlu puasa untuk menghancurkan atau meruntuhkan kuasa gelap, iblis atau satan.
Dalam hal Yesus berpuasa sebelum pelayananNya sebenarnya DIA hendak memberikan contoh / teladan kepada semua pengikutNya untuk senantiasa berpuasa apabila mereka mendapat suatu masalah besar.
Sebab doa puasa yg dilakukan orang percaya itu sangat perlu sekali , karena musuh utama kita sebagai orang percaya adalah kuasa gelap.
Sehingga dengan puasa kita lebih waspada, berjaga - jaga, dan sadar serta sungguh2 dalam doa permohonan kita.
Yesus , dalam tubuh manusianya pun pasti digoda iblis, dengan DIA membentengi diri dengan puasa segala kedaginganNya telah dikalahkanNya.

Mengenai 40 hari kenaikan jelas semua ada hubungannya. Karena saat itu adalah saat dimana MEMPELAI KRISTUS diambil dari kita para sahabatnya. Dan saat itu kita diharapkan utk puasa juga.

LUKAS 5:33 Orang-orang Farisi itu berkata pula kepada Yesus: “Murid-murid Yohanes sering berpuasa dan sembahyang, demikian juga murid-murid orang Farisi, tetapi murid-murid-Mu makan dan minum.”
LUKAS 5:34 Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat mempelai laki-laki disuruh berpuasa, sedang mempelai itu bersama mereka?
LUKAS 5:35 Tetapi akan datang waktunya, apabila mempelai itu diambil dari mereka, pada waktu itulah mereka akan berpuasa.”

Demikian jawaban saya semoga bermanfaat , maaf kalau masih banyak kekurangan. Tuhan memberkati.[/b] :angel: :angel: :angel:

sebenarnya darimana juga manusia tahu bahwa Tuhan menciptakan semesta alam dan jagad raya ini? apa ada manusia yang menyaksikan proses penciptaan tersebut?

sebagaimana diilhamkan oleh Roh Kudus seperti yang disampaikan oleh bro Delp 57

saya copy paste dari commentaries Gill, ga pa2 ya

and his sweat was, as it were, great drops of blood falling to the ground. This account of Christ’s bloody sweat is only given by Luke, who being a physician, as is thought, more diligently recorded things which belonged to his profession to take cognizance of; nor should it be any objection to the truth and credibility of this fact, that it is not mentioned by the other evangelists, since it is no unusual thing with them for one to record that which is omitted by another; nor that this is wanting in some Greek and Latin copies, as Jerom (w) and Hilary (x) observe; since it was expunged, as is supposed, either by some orthodox persons, who weakly thought it might seem to favour the Arians, who denied that Christ was of the same impassible nature with the Father; or rather by the Armenians, or by a set of men called “Aphthartodocetae”, who asserted the human nature of Christ to be incorruptible: but certain it is, that it is in the most ancient and approved copies, and in all the Oriental versions, and therefore to be retained; to which may be added, that it is taken notice of, not to mention others, by those two early writers, Justin Martyr (y), and Irenaeus (z); nor should its being so strange and unusual a sweat at all discredit the history of it, since there have been instances of this kind arising from various causes; and if there had been none, since the case of our Lord was singular, it ought to be credited. This bloody sweat did not arise from a cachexy, or ill state of body, which has sometimes been the cause of it, as Aristotle observes, who says (a), that the blood sometimes becomes sanious, and so serous, insomuch that some have been covered with a “bloody sweat”: and in another place he says (b), that through an ill habit of body it has happened to some, that they have sweat a bloody excrement. Bartholinus produces instances in plagues and fevers (c); but nothing of this kind appears in Christ, whose body was hale and robust, free from distempers and diseases, as it was proper it should, in order to do the work, and endure the sufferings he did; nor did it arise from any external heat, or a fatiguing journey. The above writer (d) a relates, from Actuarius, a story of a young man that had little globes of blood upon his skin, by sweat, through the heat of the sun, and a laborious journey. Christ’s walk from Jerusalem to the garden was but a short one; and it was in the night when he had this sweat, and a cold night too; see Joh_18:18, it rather arose from the agony in which he was, before related: persons in an agony, or fit of trembling, sweat much, as Aristotle observes (e); but to sweat blood is unusual. This might be occasioned by his vehement striving and wrestling with God in prayer, since the account follows immediately upon that; and might be owing to his strong cries, to the intenseness and fervour of his mind, and the commotion of the animal spirits, which was now very great, as some have thought; or, as others, to the fear of death, as it was set before him in so dreadful a view, and attended with such horrible circumstances. Thuanus (f), a very grave and credible historian, reports of a governor of a certain garrison, who being, by a stratagem, decoyed from thence, and taken captive, and threatened with an ignominious death, was so affected with it, that he sweat a “bloody sweat” all over his body. And the same author (g) relates of a young man of Florence, who being, by the order of Pope Sixtus the Fifth, condemned, as he was led along to be executed, through the vehemence of his grief discharged blood instead of sweat, all over his body: and Maldonate, upon this passage, reports, that he had heard it from some who saw, or knew it, that at Paris, a man, robust, and in good health, hearing that a capital sentence was pronounced upon him, was, at once, all over in a bloody sweat: which instances show, that grief, surprise, and fear, have sometimes had such an effect on men; but it was not mere fear of death, and trouble of mind, concerning that, which thus wrought on our Lord, but the sense he had of the sins of his people, which were imputed to him, and the curse of the righteous law of God, which he endured, and especially the wrath of God, which was let into his soul: though some have thought this was owing to the conflict Christ had with the old serpent the devil; who, as before observed, now appeared to him in a frightful forth: and very remarkable is the passage which Dr. Lightfoot, and others, have cited from Diodorus Siculus, who reports of a certain country, that there are serpents in it, by whose bites are procured very painful deaths; and that grievous pains seize the person bitten, and also “a flow of sweat like blood”. And other writers (h) make mention of a kind of asp, or serpent, called “Haemorrhois”; which, when it bites a man, causes him to sweat blood: and such a bloody sweat it should seem was occasioned by the bite of the old serpent Satan, now nibbling at Christ’s heel, which was to be bruised by him: but of all the reasons and causes of this uncommon sweat, that of Clotzius is the most strange, that it should arise from the angels comforting and strengthening him, and from the cheerfulness and fortitude of his mind. This writer observes, that as fear and sorrow congeal the blood, alacrity and fortitude move it; and being moved, heat it, and drive it to the outward parts, and open a way for it through the pores: and this he thinks may be confirmed from the fruit and effect of Christ’s prayer, which was very earnest, and was heard, as is said in Heb_5:7 when he was delivered from fear; which deliverance produced joy, and this joy issued in the bloody sweat. Some think the words do not necessarily imply, that this sweat was blood, or that there was blood in it; only that his sweat, as it came out of his body, and fell on the ground, was so large, and thick, and viscous, that it looked like drops, or clots of blood; but the case rather seems to be this, that the pores of Christ’s body were so opened, that along with sweat came out blood, which flowed from him very largely; and as it fell on the ground, he being fallen on his face to the earth, it was so congealed by the cold in the night season, that it became really, as the word signifies, clots of blood upon the earth. The Persic version, different from all others, reads, “his tears, like blood, fell by drops upon the ground”. This agony, and bloody sweat of Christ, prove the truth of his human nature; the sweat shows that he had a true and real body, as other men; the anxiety of his mind, that he had a reasonable soul capable of grief and sorrow, as human souls are; and they also prove his being made sin and a curse for us, and his sustaining our sins, and the wrath of God: nor could it be at all unsuitable to him, and unworthy of him, to sweat in this manner, whose blood was to be shed for the sins of his people, and who came by blood and water, and from whom both were to flow; signifying, that both sanctification and justification are from him.

:slight_smile:
GBU

gpp memang bro tony

tapi pusing mbacanya heheh

silahkan jika ada FK_ers yang jago english dan berbaik hati untuk mentranslet sehingga bisa langsung dilihat di topik ini

peace… :slight_smile:

saya panggil sis atau bro? tapi karena avatarnya perempuan, boleh yah saya panggil sis, hehehe

intinya penjelasan Tabib (dokter kalau jaman kini) itu berdasarkan perspektif yang diwahyukan kepadanya dari Roh Kudus, dan kalau saya tidak salah inggat, pernah kok ada penelitian yang menyatakan dalam tingkat depresi/stress level tinggi seseorang bisa mengeluarkan butir-butir darah dari pori-porinya bercampur dengan keringat

tapi saya agak lupa dimana waktu itu saya baca…hehehe

:slight_smile:
GBU

panggil bro or sist bisa juga bro tony…

thx buat penjelasannya
aku juga pernah mbaca itu tapi lupa dimana ( biasalah…)

permulaan penderitaan Yesus dimuai pada saat getsemani, saat itu Yesus sdh mengetahui hal2 yang terjadi kepada-Nya

dan Yesus disini harus menanggungnya sebagai manusia ( klo dengan ke-Illahiannya pasti beres semua ) = filipi 2

jadi yang kubaca tersebut dikatakan pembuluh darah Yesus sudah pecah dan bercampur dengan air, makanya pada waktu Yesus mati dan lambungnya ditikam mengeluarkan air bercampur darah

[email protected] k-yohanes…hehehheheheh…lucu pertanyaannya ya…
kita balik aja pertanyaannya…kenapa YESUS SAMPE MAU PUASA DI PADANG GURUN…?? ngapain aja Beliau disana sampe berpuasa 40 hari…??
Dan banyak lagi peristiwa yang kalau dipikirkan pake logika / akal sehat manusia…pasti sulit mencari jawabannya yang masuk akal ya…?? Tapi kita ga usah pusing pusing…Karna iman KRISTIANI sudah mengamini apa yang masuk akal dan apa yang tidajk masuk diakal manusia ( MUKJIZAT ) apa-apa yang tertulis dalam kitab INJIL ( PL & PB ). Karena semuanya itu adalah karya AGUNG dari Allah YNG DI BUAT OLEH MANUSIA MELALUI BIMBINGAN ROH KUDUS…ROH IMPLEMENTER DARI KEILLAHIAN ALLAH ITU SENDIRI.

SALAM…GBU

Alkitab ditulis bukan berdasarkan apa yang dlihat saja sebab kalau hanya berdasarkan apa yang dilihat semuanya tidak akan tertuliskan dengan lengkap dan jelas namun Alkitab bisa ditulis berdasarkan bimbingan Roh Kudus… sehingga dikatakan bahwa, Barbahagialah orang yang percaya meski tidak melihat. GB

Ada yang mengatakan kalau peristiwa puasa di padang gurun adalah YESUS yang menceritakan kepada murid2nya, dan waktu YESUS berdoa di Getsemani ya kalau murid Nya tidur semua, ya pasti ROH KUDUS lah yang memberitahukan penulisnya.

…kalau menurut saya Alkitab itu ditulis melalui bimbingan ROH KUDUS…dan buat saya, ini saja sudah cukup :slight_smile: - dan jika atas bimbingan ROH KUDUS berarti penulis Alkitab ROH KUDUS itu sendiri.
[/quote]