PUISI, Judul: Setia, Karya : Leddy Naomi Rumansara

PUISI, Judul: Setia, Karya : Leddy Naomi Rumansara

Burung pipit berkicau tiap pagi
setia menghibur dengan kicauannya
setia meskipun tak diberi makan oleh manusia
setia karna TUHAN lah yang memberi makan burung pipit
setia karna TUHAN lah atasannya burung pipit
maka burung pipit selalu sukacita
burung pipit selalu bekicau penuh sukacita
aku ingin seperti burung pipit yang bersukacita
selalu berkicau memuji kebesaran TUHAN
terima kasih TUHAN untuk burung pipit yang indah ini

Setia
inilah bentuk kepercayaan dari TUHAN
TUHAN mempercayai orang yang setia
Kesetiaan diuji dari hal-hal kecil
Mungkin bagi dunia hal setia adalah sampah
Tapi bagi TUHAN Setia adalah dasar iman
Kesetiaan dibutuhkan agar iman jangan gugur
Iman yang tidak gugur perlu diuji
seperti pengujian mendapatkan emas murni

Setia
Hanya TUHAN yang paling setia
Kesetiaan TUHAN sangat sempurna
Kesetiaan TUHAN teruji tersalib di Golgota
DarahNya dicurahkan
nyawaNya pun dibri
KasihNya menentukan hidupku
Tanpa kasih setia TUHAN
aku pasti binasa
Karna setiap aku jatuh
dirangkulku erat
tak kunjung dibiarkan
anakNya tersesat
Dan RohNya menerangkan
kasih setia TUHAN yang besar
sehingga dalam susah
hatiku bergemar menyanyi nyanyian syukur
pujia-pijian kepadanya selalu tiap saat
sebab dibriNya ujian didalam hidupku
karna DIA percaya aku anakNya yang terkuat
Teruraslah jiwaku
hidupku pun berseri-seri

Setia
Kasih setia TUHAN memanggilku pulang
Hatiku rindu dan penat diduniaku yang kelam
Hatiku sangat merindukan Kota TUHAN
Hatiku sangat merindukan Tahta TUHAN
Hatiku rindu pulang ke Yerusalem
Hatiku rindu pulang ke SION
Senyumku hilang ditelan kepalsuan hidup
Aku rindu senyumku saat di kota TUHAN
Aku rindu senyumku saat di Tahta TUHAN
Ya TUHAN aku akan Setia sampai akhir
Karna aku mau menemuiMu di Kota KudusMu
Haleluya Puji Tuhan Amin