Punya kakak yang makin hari makin parah

jadi gini,
saya ini 3 bersaudara, laki2 semua, dan saya anak kedua. singkatnya, saya punya kakak yang bisa dibilang udah “hopeless”. Sifatnya brutal, pemalas, seharusnya tahun ini dia kuliah, tapi saking malesnya dia gapernah masuk kuliah dan akhirnya di drop out, padahal uang daftar sudah dibayar 30 juta lebih. Kerjaannya dirumah cuma tidur, makan, ngerokok sehari sebungkus, selalu begadang, dan tidurnya selalu pas orang bangun. Dia kalo ngomong ya kata2nya selalu kotor. Kelakuan nya juga beringas, kadang2 main fisik terus. dia gamau dengerin satu orangpun, dan orangtua saya cuma bisa berdoa setiap hari sambil menangis. Intinya, kakak saya ini udah kaya parasit keluarga, cuma jd beban dirumah, dan ngabisin duit buat rokok&makan nya tanpa mikirin betapa stress nya orang tua saya mikirin dia

Kemaren ada acara keluarga, dan mama saya yang mimpin doa. Terus pas mama saya doain kakak saya ini, mama saya nangis keras banget. Satu keluarga jadi iba sama keluarga kecil saya ini. Saya juga malu banget kalo ditanya sama orang “kakaklu gimana kabarnya?” saya bingung buat jawabnya.

Awalnya saya masih suka ajak dia gereja, walau dia nolak/bentak2, minggu depannya saya ajak lagi. Tapi makin lama kelakuannya makin “gila”, kerjaannya tiap hari cuma nyuruh2 saya sama adik saya doang, dan kalo kita ngelakuin kesalahan, pasti dikatain bahkan dipukulin. Jujur, saya udah gatau gimana cara ubah kakak saya ini. Temen2nya dia juga udah gaada yang main kerumah, karena sifatnya yang beringas dan egois ini.

Tolong masukannya dong sodara2 disini, nasehat kaya gimanapun akan sangat saya hargai. Saya udah gatahan liat orangtua saya sedih gara2 mikirin dia doang. Godbless smuanya

Mungkin nga bro selama ini orang-orang yang ada di lingkungannya cenderung mengalah dan takut sehingga membuat dia tanpa sadar semakin terlena dengan tabiatnya?

Terkadang menghadapi orang seperti itu harus ada pihak yang mampu “melawan” dan berani menentang dengan tegas setiap kelakuan buruk dan keinginannya, tentunya dengan cara-cara yang benar, sehingga membuat dia “terbangun” dari sifat buruknya.

Atau bisa meminta bantuan dari orang-orang yang mengerti secara psikologis untuk “menyembuhkan”, karena mungkin ada hal-hal atau masalah-masalah/kepahitan masa lalunya yang membentuk karakternya menjadi demikian buruk.

banyak faktor bisa mengakibatkan manusia berubah menjadi liar tidak terkendali,
faktor1 utama: hati & pikiran, jika hati & pikiran tidak benar maka buat tidak benar,
faktor2 lain: lingkungan, pergaulan, televisi, internet, uang, usia, karakter, dan lain2,
faktor3 dari dunia roh, ada roh2 jahat yang bisa mengakibatkan manusia menjadi lain,
untuk memperbaiki manusia itu maka harus selidiki tahu penyebab manusia seperti itu,

karena segala keinginannya dipenuhi… jika begitu terus… dia sedang berada di zona nyaman… jd gimana mau sadarnya…???

Mengapa semua ini terjadi… karena ada pembiaran yang dilakukan terus menerus bertahun2… dari orang tua maupun dari saudara2nya… jd jangan salahkan dia yang beringas… tapi renungkanlah pada diri sendiri… peran sebagai saudara dan peran sebagai orang tua… banyak yang dilanggar dalam hal ini…

penyelesaiannya… bukan dari dia dahulu yang harus berubah… tapi dari diri sendiri dahulu… berikanlah didikan yang benar mulai dari sekarang… niatkan dan lakukan… TUHAN pasti memberi jalan… walaupun nantinya tidak akan diketahui hasilnya… semua serahkan pada TUHAN… yang paling sulit nantinya ada masa kritis… berdoa, bekerja, dan bersabar… itu kuncinya…

Semoga bermanfaat…
TUHAN YESUS memberkati…

hmmm, jadi kita harus melawan yang seperti apa? kakak saya ini orangnya bener2 keras kepala, egois nya tingkat klimaks, emang bener kata2 sodara diatas, terlalu lama diikutin kata2nya, jadi mungkin saya harus mencoba tegas dan 'melawan’skrg?

coba doa puasa buat kakaknya. karena Tuhan yang bisa merubah hati :slight_smile:

Sebenarnya bukan melawan atau melakukan perlawanan… tapi memberikan penyadaran… bahwa segala sesuatu dalam hidup itu harus dipertanggung jawabkan… bahwa hidup bersama orang lain apalagi dengan saudara bahkan orangtua itu ada hak dan kewajibannya… mulailah dari hal yang terkecil yang sederhana sekalipun… berikan haknya dan biarkan dia yang harus melakukan kewajibannya… biarkan dia yang menanggung segala konsekuensinya jika kewajibannya tidak dilakukan… dan lakukan itu mulai dari dalam rumah… dari semua anggota keluarga…

Semoga bermanfaat…
TUHAN YESUS memberkati…

Nasehat YG AMAT, SANGAT, TERAMAT BERMANFAAT dari anda Bro ! :afro: :happy0062:

Tuhan berkati ya bro, memang kalau dengan urusan keluarga harus diselesaikan oleh keluarga juga :slight_smile:

mungkin saya akan coba dengan ubah diri saya dulu, dan saya terus percaya dan berharap kakak saya berubah, thanks bro!

kalau ada masukan lagi silahkan post ya :wink:

Polisi gimana Gan? Dah termasuk penganiayaan bukan?

Shallom,

Saudaraku yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus,
Tetaplah berdoa bagi kakak anda dan seluruh keluarga. Percayalah, tiada yang mustahil bagi Dia.
Ada saatnya waktu pemulihan jika anda tetap tekun, taat dan setia kepada Tuhan.
Untuk tahap awal, cobalah kerjakan hal berikut ini :
Setiap hari berdoa untuk kakak anda, dan ketika anda berdoa, ikat seluruh tubuh, jiwa, roh dan kehendak bebasnya di dalam nama Tuhan Yesus kemudian berkati dia dengan damai sejahtera dan sukacita dari sorga.
Setelah berdoa, baca Firman Tuhan beberapa pasal dengan bersuara / diucapkan.
Lakukan hal ini setap hari dengan setia.

Damai sejahtera dan kasih karunia Allah dan Tuhan kita Yesus Kristus kiranya menyertai anda berserta keluarga.

Kemaren kakak gua pecahin tv, padahal bokap lagi banyak utangnya, itu cuma karena dia gaditinggalin uang buat makan, karena pembantu gadateng kerja kemaren. Gua udah angkat tangan sama ini orang, pengen banget gua panggil polisi rasanya.

Menurut kalian gimana? Ada yang bisa bantu ga? Cape liat pengangguran kaya dia yang bisanya emosi doang

coba pelajari dulu, kenapa sampai dia berlaku demikian,
maksud saya, barangkali ada rasa sakit hati, yang bertumpuk tumpuk dalam hidupnya atau kurang mendapat perhatian dari ortu atau mungkin ada sesuatu yang diinginkan tidak dikabulkan sedangkan saudara yang lain mendapat “lebih” sehingga membuat akar kepahitan.

atau penyebab dari luar pun bisa seperti, dia mungkin merasa tidak mampu untuk kuliah, tetapi dipaksa,
melihat temannya “wah” dia merasa tidak bisa mengikuti, sehingga merasa minder. . . .

klo sdh tahu akar penyebabnya, tinggal saja bagaimana mengatasinya

dan satu hal, jangan lupa berdoa

sepertinya ada gejala stres/depresi yg ga terdeteksi tuh(ditambah mungkin anggota keluarganya jg ga ada yg ‘care’& sebaliknya malah memperburuk hubungan tanpa disadari) sehingga jd separah itu krn sudah lama menumpuk.atau barangkali ada trauma yg bikin dia ‘down’??bagaimana cara ortu mendidiknya/memperlakukannya sbg anak(biasanya ini salah satu faktor yg menentukan karakter seseorang)??klo ortu mendidik dgn cara yg salah ya kaga heran klo hasilnya juga ga bener(hukum tabur tuai).

Iya emang bener, ortu dulu didik dengan cara keras, tapi sekarang ortu kami udah nyesel dan udah berubah jd lebih baik.
Bukannya ga ada yang care, tapi dia nya yang gamau ditolong. Ortuya udah nyaranin baik2 untuk ikut kegiatan ini itu, atau cari kerja, tapi dia gamau. Yang dia pikirin tuh cuma perut sama keinginannya dia doang, gaada lagi yang dia pikirin udah. Bokap udah banyak utang gini tetep aja gajelas kelakuannya. Asli gua gapernah ajak temen kerumah, malu punya kakak kaya gini.

barangkali Tuhan sedang menguji apakah TS dan keluarga betul2 pengikut Kristus atau cuma sekedar orang yg ‘main gereja2an’ saja.hukum yg terutama dalam agama Kristen adalah hukum kasih,jadi dalam kasus seperti ini akan teruji sangat siapa yg mau ‘menyangkal diri+pikul salib’ dan siapa yg tidak.no offense ya,just my two cents.

singkatnya, saya punya kakak yang bisa dibilang udah "hopeless". Sifatnya brutal, pemalas, seharusnya tahun ini dia kuliah, tapi saking malesnya dia gapernah masuk kuliah dan akhirnya di drop out, padahal uang daftar sudah dibayar 30 juta lebih. Kerjaannya dirumah cuma tidur, makan, ngerokok sehari sebungkus, selalu begadang, dan tidurnya selalu pas orang bangun. Dia kalo ngomong ya kata2nya selalu kotor. Kelakuan nya juga beringas, kadang2 main fisik terus. dia gamau dengerin satu orangpun, dan orangtua saya cuma bisa berdoa setiap hari sambil menangis. Intinya, kakak saya ini udah kaya parasit keluarga, cuma jd beban dirumah, dan ngabisin duit buat rokok&makan nya tanpa mikirin betapa stress nya orang tua saya mikirin dia

gejala depresi & stres tingkat tinggi nih.btw itu kuliah emang dia mau sendiri atau dipaksa ortu nih ceritanya??klo dia sampe ga pernah masuk kok naga2nya ada paksaan dari pihak luar nih(mungkin dia pernah masuk kuliah tp ngerasa ga mampu ngikutin apa yg diajarkan atau ga suka jurusannya shg merasa ga ada gunanya masuk kuliah selain buat ‘prestige’ keluarga aja)??

maaf ya… mungkin saya boleh bertanya umur kakak anda,dan umur anda sendiri
krn kadang sifat kekanakan itu bisa dibawa sampai tua…

ada baiknya jika kakak anda sudah berumur pria dewasa, biarkan dia hidup mandiri,
agar dia tau dan belajar bahwa hidup di dunia ini butuh tanggungjawab utk diri sendiri dan org lain…
coba beri dia kesempatan utk belajar dgn caranya sendiri…
mungkin dgn itu dia bisa mengerti, sadar dan berubah sendiri…

jika tdk berhasil coba kita gunakan cara lainnya…yg penting kakakmu hrs ditolong…
sebelum terlambat… (sebelum yang melaporkan kakak ke polisi adalah org lain)

GBU