Ratapan menjadi tarian

“ Ratapan menjadi tarian “

Esther 9:26

Dewasa ini, Bangsa Yahudi masih merayakan hari raya Purim . Purim artinya " Undi " untuk mengingatkan kepada peristiwa saat mereka ada dipembuangan , waktu itu Haman , merencanakan pemusnahan bagi orang-orang Yahudi yang berada di Persia di bawah pemerintahan Raja Ahasyweros . Haman membenci orang Yahudi karena Mordekhai tidak mau menyembahnya , Haman berpikir kalau hanya menghukum Mordekai seorang terlalu ringan , maka merencanakan untuk memusnahkan seluruh bangsanya . Dia minta Raja Ahasyweros agar mengeluarkan keputusan untuk memusnahkan semua orang Yahudi dalam satu hari yaitu pada tanggal ketiga belas bulan Adar . Tetapi gagal , Karena Tuhan menolong Bangsa Israel , Ratapan menjadi tarian , duka cita berubah menjadi suka cita .

Tuhan menggunakan Ratu Ester dan Mordekhai pamannya , ( yang memiliki hati terbeban ) untuk merubah bencana menjadi kebaikan bagi bangsanya . Dengan cara Raja Ahasyweros mengijinkan Ratu Ester dan Mordekhai mengeluarkan keputusan yang bertentangan dengan keputusan awal , yaitu memberi kesempatan bangsa Yahudi bisa membela diri dan menghancurkan musuh-musuh mereka dalam satu hari tanggal ketiga belas bulan kedua belas . ( Adar )

Pada hari itu bukannya orang Yahudi yang dibunuh sebaliknya musuh-musuh mereka dihancurkan . Allah mengubah “ Ratapan menjadi tarian “ mengubah hari berkabungan menjadi sorak sorai , sebab TUHAN yang MEMBERI KEMENANGAN atas musuh-musuh mereka .

Allah melakukan hal yang sama bagi manusia yang percaya Yesus sebagai juruselamat hidupnya , merubah “ Ratapan menjadi tarian “ . Tuhan hanya ingin kita tetap berada di posisi , yaitu hidup dalam Kristus . ( hidup dalam kehendak dan rencanaNya )

Tuhan merubah “ Ratapan menjadi tarian “ Karena semua telah diselesaikan Tuhan Yesus di kayu salib , Yohanes 19 : 30 Artinya kita tinggal duduk tenang dibawah kaki Kristus dan ketika masalah datang , kita letakkan semua masalah hidup kita dibawah kakiNya . Matius 11:28 sama seperti Kristus yang duduk tenang disamping BAPA disorga . Karena tahu segala sesuatu telah ditaklukkan dibawah otoritas kuasaNya !

Umat Tuhan dalam perjalanan hidupnya memang selalu diganggu iblis , tetapi ingat Tuhan telah mematahkan setiap serangan jahat iblis yang menipu dan menuduh . (Efesus 2:6) Jangan takut dan gelisah sebab , iblis tidak akan bisa menyentuh hidup kita karena Yesus yang menjadi pembela kita setia adanya ! Ibrani 7 : 25 .

Belajar seperti Mordekhai duduk di pintu gerbang raja menolak untuk berdiri dan membungkuk kepada Haman , Ini berbicara jangan “membungkuk” kepada setan atau tunduk keadaan yang menekan hidupmu , jangan mau dibujuk untuk bergerak dari posisimu yaitu tinggal di dalam Kristus . Jangan biarkan setan membuatmu kuatir, panik dan melakukan kesalahan untuk menyelamatkan diri dengan caramu sendiri !

Ratu Ester juga , Dia hanya duduk di sofa sedangkan Haman memohon kepada dia untuk keselamatan hidupnya . Raja, berpikir bahwa Haman berusaha menyerang ratu , maka Raja mengirim Haman ke tiang gantungan !

Roma 8:33 Siapa yang akan menuduh umat pilihan Allah? Jika Allah yang membenarkan ! ?

Sayang beberapa orang percaya masih melihat Allah sebagai hakim yang seolah-olah terus menuntut pada manusia . Ketika mereka jatuh atau bila ada sesuatu yang salah dalam hidup mereka , mereka berpikir bahwa Allah pasti akan segera turun tangan untuk menghukumnya .

kebenarannya adalah jika kita melakukan kesalahan ( dosa ) bertobatlah minta ampun maka kuasa darahNya akan menyucikan segala dosa kita , 1 Yohanes 1 : 9 ; Mazmur 130 : 4-5 Tuhan tidak membawa anda kepada penghakiman . karena Tuhan penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia . Tidak selalu Ia menuntut , dan tidak selama-lamanya ia mendendam . Tidak dilakukanNya setimpal dengan dosa kita , dan tidak dibalasNya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita . Mazmur 103 : 8-12 ; 130 : 4-5 .

Penghalang berkat dan kemenangan dalam kehidupan adalah ; Konsep berpikir yang tidak bisa melihat anugrah-Nya yang besar ( Amazing grace ) karena terintimidasi atau terpengaruh hasutan iblis sehingga tanpa sadar kita sering menghukum diri sendiri dengan dalih ini hukuman Tuhan karena dosa dan salahku , Tanpa disadari kita masih memandang Tuhan sebagai HAKIM bukan sebagai BAPA !

Roma 8 : 34 mengatakan ; Kristus Yesus , yang telah mati , bahkan lebih lagi yang sudah bangkit , duduk disebelah kanan Allah , yang malah menjadi pembela kita ! Memberi jaminan akan anugrahNya dalam hidup kita umatNya .

Tapi iblis terus mencoba membuat umat percaya bahwa dengan mata kritis Allah siap menghukum ketika berbuat salah . Dia telah menipu banyak orang Kristen yang tulus untuk percaya bahwa jika mereka telah melakukan sesuatu yang salah , sakit atau beberapa hal tidak baik lainnya ,
Ditambah banyak orang Kristen tanpa menyadari mereka sudah menjadi hakim bagi saudara seimannya dengan tuduhan yang tidak benar , sedang Allah sendiri tidak demikian !

• Salib tempat Yesus diadili , berbicara setiap kesalahan , pikiran tindakan dan kata-kata , sudah ditanggung dan diselesaikan Yesus , dimasa kini Tuhan tidak menjadi hakim karena kita statusnya adalah anak-Nya , asal saat kita melakukan dosa mau merendahkan diri mengaku dosa , maka Tuhan yang adil akan mengampuninya . 1 Yohanes 1 : 9 .

• Jadi, ketika merasa dikutuk karena tindakan dan kesalahan atau ketika mengalami perasaan dan situasi yang negatif ,

Kita harus mengatakan , "Ada tertulis :
Tuhan yang telah membenarkan dan mengampuniku . Saya menolak menerima penghukuman , dan saya menolak setiap tuduhan iblis yang mengutuk karena kesalahan yang saya buat ! "

Jadi seandainya kita melakukan kesalahan jangan mau dituduh iblis dan menghancurkan diri sendiri , tetapi secara jantan kita tanggung kesalahan tanpa menyalahkan Tuhan yang sedang menghakiminya . Galatia 6 : 7 Sama seperti anak kita kalau diperingati jangan main pisau nanti kamu terluka , tetapi anak tetap main pisau sehingga terluka , apakah itu hukuman orang tua ? tidak bukan itu akibat ketidak taatan anak kita !

Masalah dan pencobaan hidup bisa juga diijinkan Tuhan , karena sedang mengalami proses ujian hidup agar makin dewasa dalam wawasan dan pikirannya , mengetahui jalan-jalan Tuhan yang baik ( hidup dalam ketaatan ) . Ayub 23 : 10 .

Kalau masalah atau ujian hidup datang dalam hidup kita , dan mengatakan itu hukuman datang dari Tuhan maka kita masih hidup dalam konsep “ Taurat “ memandang Tuhan sebagai HAKIM bukan memandang Tuhan sebagai BAPA , maka kita masih hidup dalam bayang-banyang kutuk bukan hidup dalam “ Kasih Karunia “ hidup diluar kememangan dan berkatNya . Galatia 5 : 4

Suatu hari Tuhan Yesus diperhadapkan dengan satu situasi dimana , seorang wanita tertangkap basah melakukan perzinahan dan dibawa ke hadapan-Nya oleh ahli-ahli Taurat dan orang Farisi , Mereka mencoba untuk menjebak-Nya dengan mengajukan pertanyaan yang sulit untuk menjawab :

• " Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan yang demikian apakah pendapatMU tentang hal itu ? " Yohanes 8 : 5 .Yesus menjawab, " Barang siapa diantara kamu tidak berdosa , hendaklah ia yang melemparkan batu kepada perempuan itu “ Yohanes 8 : 7 . Ahli-ahli Taurat dan orang Farisi mulai meninggalkan satu persatu sampai tidak satupun dari mereka yang tersisa .

• Orang-orang dalam kerumunan itu yang ingin menghukum wanita itu tidak jadi menghukumnya . Yesus , satu-satunya yang benar-benar memiliki kekuatan untuk menghukumnya , tetapi tidak melakukannya hanya bertanya , " Hai perempuan dimanakah mereka ? tidak adakah yang menghukum engkau ? “ Yohanes 8 : 10 . Yesus berbicara kepada perempuan itu demikian karena Dia mengasihinya Selain itu , dengan mengajukan pertanyaan , Yesus memberi kesempatan perempuan itu mengucapkan kata-kata ; “Tidak ada (mengutuk saya) Tuhan.”

• Perempuan itu mengatakan tidak ada yang menghukum dirinya ! dan Yesus mengatakan "Aku pun tidak menghukum engkau pergi dan jangan berbuat dosa lagi ". Yohanes 8 : 11 Ketika perempuan itu menerima kasih karuniaNya , dia pergi dengan suka cita ( ratapan berubah menjadi suka cita ) dan memiliki kekuatan / kuasa untuk " tidak berbuat dosa lagi "

kita juga mendapat kasih karuniaNya , tidak ada penghukuman karena Yesus telah menanggung semua dosa kita . Roma 8 : 1 , Allah tidak menghukum ketika kita berbuat dosa , karena Ia adalah setia dan adil . tetapi buah /akibat ketidak taatan memang harus kita alami , sama seperti anak dikasih tahu jangan hujan-hujan nanti masuk angin , kalau tidak taat ia masuk angin , itu bukan orang tua sedang menghukum !

Jadi jika iblis mencoba meyakinkan pikiran kita bahwa Tuhan marah , kita cukup mengatakan , “Allah tidak menghukum aku karena Yesus telah mati terkutuk di kayu salib 2000 tahun yang lalu untuk dosa-dosaku !” kalau aku harus menanggung semua salahku itu wajar, tetapi Tuhan akan memberi kemampuan , kekuatan aku menanggung salahku !

Darah Yesus terus menerus menjaga kesucian hidup umatNya

1 Yohanes 1:7 “ Tetapi jika hidup dalam terang sama seperti DIA ada dalam terang , maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain dan darah Yesus , anakNya itu , mnyucikan kita dari pada SEGALA dosa . “

Ayat ini menjelaskan , Jika kita hidup dalam Kristus maka kita ada didalamNya dalam terang kasihNya dan beroleh persekutuan dengan Tuhan , karena Darah Yesus menyucikan kita dari segala dosa !

Suatu saat setan bisa berbisik dalam pikiran , dan berkata "Anda tidak bisa masuk ke hadirat Allah karena belum membaca Alkitab dan melayani di gereja " Atau memberitahu tentang dosa-dosa lain yang dilakukan . Iblis selalu menuduh untuk membuat umat Tuhan merasa dirinya tidak memenuhi syarat atau cukup bersih untuk mendekati Tuhan . Tapi sebenarnya , terlepas dari bagaimana perasaan Umat Tuhan dan apa yang dilakukannya , Darah Yesus Kristus telah menyucikan kita dari segala dosa secara terus menerus !

Dalam teks Yunani asli, kata menyucikan " membersihkan "
( khatarizo ) menyatakan suatu tindakan berkelanjutan .

Ini berarti kita menjadi orang percaya ( anak Tuhan ) , darah Yesus Kristus menyucikan dosa baik dimasa lalu , masa kini dan masa yang akan datang terus menerus Kuasa darahNya melakukan pembersihan setiap dosa !

Jadi kalau mengetahui kita selalu diampuni dan terus-menerus dibersihkan oleh kuasa darahNya , agar membawa kita selalu dalam terang kebenaranNya . Walau selama hidup dalam dunia ini masih bisa gagal di sana-sini , tapi kita tetap di dalam terang karena darah terus menyucikan dan melindungi kita dari setiap tuduhan iblis !

Alkitab mengatakan bahwa kita bisa mengatasi tuduhan Iblis, pendakwa saudara-saudara kita , oleh karena darah Anak Domba . (Wahyu 12 : 10-11)

Jika kita berdosa , ingat bahwa darah Yesus terus melakukan pembersihan dari setiap dosa 24 jam sehari , tujuh hari seminggu ! Iblis tidak dapat mengalahkan anak Tuhan , ketika iman percaya dalam darah yang membersihkan Anda terus-menerus menguasai pikiran kita .

Beberapa orang Kristen merasa bersalah karena kesadaran mereka tentang dosa-dosa yang telah di lakukan walau darah Yesus telah menyucikan mereka , Tetapi mereka lebih suka berpegang pada kesalahan masa lalu mereka , berpikir bahwa mereka sedang merendahkan hati agar kudus . Tapi ini tidak lebih dari pembenaran diri sendiri yang salah !

Pahami makna dari kebangkitan Yesus .

Seandainya kita hidup disuatu negara asing dan kebetulan melanggar aturan dari negara tersebut . kita banding kepada petugas minta belas kasihan dibebaskan dari hukuman . petugas mengatakan, “ Aturan adalah aturan Saya tidak bisa merubah aturan khusus untukmu “. Apa kata orang tentang integritas saya kalau merubah aturan demi kamu ? Namun, jika Anda dapat menemukan pengganti untuk mengambil hukuman Anda - tiga bulan penjara - aku akan membebaskanmu "

Akhirnya menemukan seorang pengganti yang bersedia menggantikan hukuman , Dia pergi ke penjara atas nama anda selama 3 bulan . Setelah ia bebas apakah anda masih hidup dalam ketakutan karena kuatir sewaktu-waktu bisa dihukum lagi ?! Demikian pula segala hukuman dosa telah ditanggung , diselesaikan Yesus dikayu salib , sehingga kita tidak perlu lagi ketakutan akan tuduhan dan intimidasi iblis dalam perjalanan hidup di bumi ini !

Kebangkitan menunjukkan semua hukuman akibat dosa manusia sudah selesai ditanggung Yesus dikayu salib , Merubah ratapan menjadi tarian , duka menjadi suka cita bagi manusia yang ada didalamNya !
Marilah kita jalani hidup ini dengan suka cita sebab ; Ratapan menjadi tarian , duka menjadi suka cita “ Karena darahNya menjamin penebusan kekal , kebenaran abadi , sempurna menangung bagi segala kelemahan manusiawi kita ! bangkit dan jangan mau diintimidasi iblis , haraplah Tuhan memulihkan dalam segala hal agar melalui hidup kita nama Tuhan dipermuliakan . Amin .