RATU SORGA SEPANJANG JAMAN

Ratu Sorga di dalam agama-agama kuno.

Alkitab, merupakan kitab kerohanian tertua yang terlengkap dan terakurat yang masih kita bisa temukan sampai saat ini. Alkitab Perjanjian Lama mencatat hadir dan runtuhnya kerajaan-kerajaan kuno yang besar di Dunia. Diawali oleh raja Nimrod (keturunan dariHam) wilayah kekuasaannya adalah Irak Selatan (Babel, Erekh, dan Akad) dan melebar ke utara (Niniwe, Resen dan Kalah).

Di Afrika Utara bangkit Kerajaan Mesir, dan 400 tahun setelah Abraham (keturunan dari Sam) mendapatkan Ishak, negara Israel lahir. Sekitar 450 tahun setelah bangsa Israel keluar dari Mesir, Daud menjadi raja Israel dan digantikan oleh putranya, Salomo. Babilonia mengalahkan Mesir dan Israel. Babilonia dihancurkan oleh Medi-Parsi (Iran). Medi-Parsi dihancurkan Yunani (Alexander Agung, kambing jantan; Dan 8:5) dan kemudian Yunani dihancurkan oleh Romawi. Tradisi berkata Roma didirikan oleh Romulus dan Remus sekitar abad 700 BC, dan mencapai puncak kejayaannya di bawah Kaisar Constantine (abad 3 AD). Nenek moyang orang Eropa adalah Yafet, mereka menempati pulau-pulau dan pesisir. Disebut sebagai the Gentiles; Kej 10:5 [KJV dan Aramaic Bible]. Yafet adalah putra ketiga dari Nuh.

a. Nimrod, Semiramis dan Tammus. Nama Nimrod berasal dari kata ”rebel” (berontak). Kej 10:9: “Nimrod adalah pemburu yang perkasa melawan YAHWEH (the Septuagint)”[xi] “Dia pemberontak yang perkasa dihadapan YAHWEH” (Targum of Jonathan) dan Targum of Jerusalem [menulisnya sebagai], “dia perkasa di dalam memburu dosa dihadapan YAHWEH.”

Nimrod adalah pendiri menara Babel untuk tujuan penyatuan pemerintahan dan agama. Rencana ini dihancurkan oleh YAHWEH. (Kej 11:1-9). Babel artinya confusion (kekacauan). Gill, komentator Alkitab menulis, ”Nama Nimrod lainnya ialah Nebrod(versi Yunani), Nebrodes (Josephus menyebutnya), dan sungguh Nimrod adalah sama dengan Bacchus of the Heathens (dari para penyembah berhala), karenaBacchus adalah tidak lain dari Barchus, [artinya] Putra Cush (Kush dalam bahasa Indonesia).

Nimrod beristerikan Semiramis, yang adalah ibu kandung Nimrod sendiri, setelah Nimrod meninggal dunia Semiramis memiliki pria gelap dan melahirkan putra yang bernama Tammus / Tammuz. Meninggalnya Kush (ayah Nimrod) dan Nimrod, menjadikan Semiramis ratu yang sangat berkuasa.

b. Penyembahan ”Ibu dan Putra” bersumber dari penyembahan ”Semiramis dan Tammus,” panggilan modernnya: Madonna dan anak putranya.

Bukti-bukti benda purbakala menunjukkan bahwa patung seorang ibu menggendong putranya telah ada ratusan tahun sebelum Masehi (BC). Semiramis dengan bayi putranya Tammus memiliki nama yang berbeda-beda di setiap negara.

Ishtar dan Tammus (Babilon)
Isis dan Horus (Mesir)
Ishtar , Astarte atau Ashtoreth (di tanah Kanaan; Israel sekarang). Jezebel adalah imam-perempuan besarnya.

Aphrodite dan Adonis (Yunani)
Fortuna dan Jupiter (Roma)
Devaki dan Krishna (India)
Cybele dan Deoius (Sardis, di Asia Kecil atau Turky modern).

Cybele adalah dewi dengan 12 bintang dikepalanya. Turkey kuno adalah kerajaan Hittite, di rebut oleh Iran, pindah ke Yunani, kemudian ke Romawi dan ke Ottoman Turkey.
Tokoh penyembahan yang utama bukanlah sosok putranya tetapi ibunya, sebagai lambang kasih, kesuburan kelahiran anak, susu untuk putra tersebut. Bayi puteranya dilambangkan sebagai sosok pribadi yang sangat bergantung kepada ibunya. Apapun nama panggilan dari dewi Semiramis ini, intinya ialah dewi ini disembah sebagai dewi kesuburan dan juga lahirnya musim panas (April) oleh orang Eropa kuno.

Untuk lebih lengkapnya tentang nama-nama panggilan ini silahkan baca ”Paskah (Passover) samakah dengan Easter?” Penyembahan kepada dewi kesuburan sudah dilakukan sejak lama, sebuah patung di kota Mari yang terletak di tepi sungai Efrat, dekat Haran (dimana Abraham berhenti sebelum menuju Kanaan) telah ditemukan dikatakan dibuat sekitar 2500 BC – dan tentunya berlanjut sampai saat ini. Sekarang kita pelajari apa yang Alkitab katakan tentang penyembahan kepada Ratu Sorga ini.
Alkitab menulis tentang Ratu Sorga.

Nabi Yeremia menyebutnya lima kali; Yer 7:18 dan pada Yer 44:17-19, 25.
”Persembahan bagi ratu sorga (Yer 7:18); ”Deiti dari orang Persia dan Assyria, …Bulan telah menjadi lambang dari produktifitas perempuan secara umum, dan telah disembah sebagaimana di Babylon…,” Albert Barnes,Notes on the Bible
“membakar korban kepada ratu sorga” (Yer 44:17); ”ratu sorga, menurut Abarbinel, adalah bulan, yang adalah ratu sorga, sebagaimana matahari adalah raja; demikianlah itu dipanggil oleh para the Heathens dari Coelestis dan Urania,” John Gill.

Perbuatan orang Israel kuno ini telah membuat YAHWEH marah besar: Sebab itu beginilah firman Adoanai YAHWEH: Sesungguhnya, murka-Ku dan kehangatan amarah-Ku akan tercurah ke tempat ini, ke atas manusia, ke atas hewan, ke atas pohon-pohonan di padang dan ke atas hasil tanah; amarah itu akan menyala-nyala dengan tidak padam-padam.” (Yer 7:20). Nabi Yeremia menegur mereka dengan keras: YAHWEH tidak tahan lagi melihat perbuatan-perbuatanmu yang jahat dan kejijikan yang kamu lakukan; oleh karena itu negerimupun telah menjadi reruntuhan, kengerian dan kutuk tanpa penduduk, seperti yang ternyata sekarang ini. (Yer 44:22)
Doktrin Roma Katolik VS ajaran Alkitab.

Pertanyaan Pastor Cyneque kepada Uskup Prince, seorang professor Rhetoric, pada bab 40 mungkin bisa membantu para Katolik mengerti perbedaan antara kedua doktrin di atas:
”Siapa yang telah datang ke dunia untuk menyelamatkan Anda dan saya? Apakah itu Yeshua atau Maria?” ”Yeshua,” uskup menjawab.

”Ketika Yeshua dan Maria di bumi, siapakah yang mengasihi orang-orang berdosa dengan kasih yang lebih effektiv dan menyelamatkan?” Yeshua,” uskup menjawab.

”Dan kepada siapa Yeshua mengundang orang-orang berdosa datang untuk keselamatan mereka; apakah Yeshua sendiri atau Maria?” ”Yeshua, uskup menjawab dan menambahkan, ”Datanglah kepada-KU.” Yeshua tidak pernah mengatakan datang atau pergilah kepada Maria.”

”Punyakah kita contoh-contoh di ayat-ayat Alkitab, orang-orang berdosa yang takut ditegur olehy Yeshua, telah pergi ke Maria dan mendapatkan jalan masuk ke Yeshua melalui Maria, dan diselamatkan melalui doa-doa syafaatnya Maria?” ”Saya tidak ingat ada masalah seperti demikian,” uskup menjawab.

Kepada siapa pencuri yang berdosa pada kayu salib mengalamatkan dirinya sendiri untuk diselamatkan: apakah itu kepada Yeshua atau kepada Maria?” ”Itu kepada Yeshua, ” jawab uskup ini.

Sudahkah pencuri tersebut berlaku baik mengalamatkan dirinya sendiri kepada Yeshua di Salib, lebih dari kepada Maria yang duduk pada kaki-Nya?” ”Pastilah dia melakukan yang lebih baik,” uskup menjawab.

”Sekarang, tuanku, ijinkan saya bertanya satu pertanyaan lagi. Tolong ceritakan kepada saya jika Anda berpikir bahwa Yeshua di Sorga, sebab Dia duduk pada sisi kanan Bapa-Nya, sudah kehilangan kasih dan belas kasihan-Nya yang besar untuk orang-orang berdosa? Dan jika benar demikian dapatkah Anda menunjukkan kepada saya bahwa Yeshua telah kehilangan kekuasaanya oleh Maria?” ”Saya tidak berpikir demikian,” uskup menjawab.
”Sekarang, jika Yeshua masih tetap masih teman baik saya, terkuat saya, paling berbelas kasihan dan teman yang mengasihi, mengapa saya tidak pergi lagsung kepada Dia? Mengapa kita harus pergi seseorang yang berderajat rendah, di dalam kuasa, kasih, dan belas kasihan, untuk keselamatan kita?”

Uskup ini mabuk dengan pertanyaan-pertanyaan saya, tulis pastor Chiniquy.
Pastor ini kemudian menyelidiki karya tulis para bapa-bapa gereja Roma, kemudian menyimpulkan: Apa yang menjadi kehancuranku dan membuat saya malu (sebagai pastor Katolik) adalah menemukan bahwa mereka (para Paus) yang hidup sebelum abad ke-enam tidak pernah mengajari untuk menyembah Maria. Ajaran-ajaran tentang kuasa Maria di Sorga dan kasihnya kepada para pendosa dari buku-buku yang saya telah baca adalah kebohongan yang kurang ajar; tambahan-tambahan masukan yang kotor pada pekerjaan mereka, seratus tahun setelah kematian mereka.

Dengan kata lain, 100 tahun setelah kematian para Paus (yang hidup sebelum abad ke-enam) ajaran mereka ditulis ulang oleh peneru mereka dengan penambahan doktrin ”penyembahan Maria.” Penambahan kalimat seperti ini juga terjadi pada Alkitab terjemahan Septuagin berbahasa Latin. XXX

Posisi Maria di Alkitab.

Untuk tidak membuat artikel ini terlalu panjang saya akan tuliskan dengan singkat posisi ibu Yeshua sesuai konteknya.

  1. Maria hamba Elohim. Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba YAHWEH; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Luk 1:38); Maria adalah keturunan suku Yehuda (akar datangnya kata ”Yahudi”), seorang hamba Elohim yang rendah hati, Tercatat 3 (tiga) kali sebagai wanita perawan,[xv]namun status ”perawan” ini bukanlah titel Maria, hanya menceritakan bahwa Yeshua akan lahir tampa hasil dari persetubuhan sebagaimana umumnya lahirnya manusia, tetapi melalui Roh Kudus. Maria tidak perawan lagi sebab melalui Yusuf, suaminya, ia melahirkan beberapa putra dan putri (Mark 6:3; Mat 12:46-47; Luk 8:19).

  2. Maria tidak perawan dan tidak bergelar “Perawan.” Setelah Yeshua lahir. Hubungan Yusuf dan Maria menghasilkan beberapa anak. Baca Kotak tulang (ossuary) Yakobus, saudara Yahshua (Yeshua) ditemukan! Alkitab tidak penah menggelari Maria dengan “Perawan Maria.” Tidak pernah! Injil menyelaskan jauh lebih lengkap tentang Maria, ibu Yeshua, dibanding Kuran, namun kata “perawan” lebih banyak terdapat di Kuran. Apakah Islam juga anak perempuan dari gereja Roma Katolik (Wah 17)?

  3. Maria tidak punya otoritas rohani atas Yeshua. Maria, ibu Yeshua, ditegur oleh Putranya beberapa kali karena mencoba mencampuri pekerjaan Bapa Sorgawi yang telah dipercayakan kepada Putra-Nya:
    “Mengapa kamu mencari Aku? Tidakkah kamu tahu, bahwa Aku harus berada di dalam rumah Bapa-Ku?” (Luk 2:49)
    “What is it to me and to you, woman? [Aramaic Pershitta], Woman, what have I to do with thee? [KJV] (Yoh 2:4). Maria tidak dipanggil ibu, tetapi “wanita” dan Yeshua menolak keras diatur oleh ibunya dalam masalah kerohanian.
    “Siapa ibu-Ku? Dan siapa saudara-saudara-Ku?” Lalu kata-Nya, sambil menunjuk ke arah murid-murid-Nya: “Ini ibu-Ku dan saudara-saudara-Ku! (Mat 12:48-49; sama pada Luk 8:19-21)

  4. Maria orang berdosa. Maria juga orang berdosa, sama seperti semua keturunan Adam dan Hawa.
    Maria membawa dua burung tekukur untuk pentahiran dirinya sendiri sesuai perintah Musa (Luk 2:24; Ima 12:8).
    Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Elohim, (Rom 3:23). Pernyataan yang sama juga tertulis pada Maz 14:1-3; 53:2-4; 143:2. Para pemimpin Katolik umumnya mengakui bahwa doktrin Maria tanpa dosa sungguh tidak berdasarkan Alkitab. Lihat video di bawah: ”3 Roman Catholicism – Pagan Mary Queen of Heaven Worship.”

  1. Maria bukan pendoa syafaat bagi yang hidup. Maria bukanlah mediator (pengantara) antara manusia yang hidup dengan Elohim yang di sorga. Satu-satunya mediator tersebut adalahYeshua Ha Mashiah (1Tim 2:5-60).

  2. Maria tidak bisa menyelamatkan siapapun. Maria bukanlah juga juruselamat bagi orang berdosa, sebab ia sendiri perlu diselamatkan. Keselamatan hanyalah di dalam satu nama: Nama Yeshua Ha Mashiah (Yoh 14:6; Kis 4:12).

  3. Maria telah mati, umat YAHWEH dilarang berhubungan dengan orang mati. Maria telah mati dan rohnya telah beristirahat dengan tenang. Berbicara kepada orang yang telah mati, sekalipun ia mati sebagai orang suci, adalah kekejian bagi Elohim Ul 18:11-14.

  4. Maria bukan Elohim. Dilarang disembah. Gereja Roma Katolik telah menghapus larangan kedua pada 10 Perintah Elohim (lihat gambar di atas) Penyembahan (beribadah, mengagungkan dengan mencium, berlutut dan mengarak merupakan bagian dari tindakan penyembahan) kepada apapun juga diluar dari Pencipta alam semesta dan isinya (Maz 24:1-2) adalah pelanggaran dari perintah pertama dan kedua dari Sepuluh Perintah Elohom (Kel 20:2-6). Bentuk penyembahan nampak pada ayat-ayat ini: Musa menyembah YAHWEH: Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah (Kel 34:8)
    Seruan raja Daud kepada orang percaya untuk menyembah YAHWEH: Biarlah kitamenghadap wajah-Nya dengan nyanyian syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengannyanyian mazmur. Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita. (Psa 95:2,6).

Jadi jika Anda (orang Katolik) menyanyikan pujian dan berdoa dihadapan patung Maria, Anda sesungguhnya telah menyembah patung tersebut. Jika Anda berlutut dan sujud di depan Maria, Anda juga termasuk menyembah Maria. Anda bisa berargument bahwa “Ya saya melakukan semua itu, tapi sungguh saya tidak menyembah Maria!” Inilah yang saya sebut masalah ARTI / DEFINISI dari sebuat kata. Tentu Yeshua akan memakai definisinya sendiri ketika Ia menghakimi kita ketika Ia kembali untuk kedua kalinya. Yang terpenting adalah “kita dapat mengatakan apapun kepada orang lain, tetapi Bapa Sorgawi mengetahui setiap motif dan pikiran kita. Dan standard dari penghakiman-Nya adalah firman-Nya yang tertulis, Alkitab:
Sebab firman Elohim hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita. Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab. (Ibrani 4:12-13).

Doc Marquis, ex-dukun Luciferian membuktikan bahwa Perawan Maria yang disamakan dengan ratu sorga di dalam doktrin Katolik adalah Semiramis, Ratu Sorganya penyembahan berhala Babilonia.

Karena itu tunduklah kepada Elohim, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu! Mendekatlah kepada Elohim, dan Ia akan mendekat kepadamu.Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati! Sadarilah kemalanganmu, berdukacita dan merataplah; hendaklah tertawamu kamu ganti dengan ratap dan sukacitamu dengan dukacita. Rendahkanlah dirimu di hadapan YAHWEH, dan Ia akan meninggikan kamu. (Yak 4:7-10)

tulisan yang saya copy diatas cukup menarik untuk dibaca.

Jika Anda hanya meng-copy, harap cantumkan sumber tulisannya :slight_smile:

Salam

senada dengan bung momod…

mohon cantumkan siapa penulisnya… dan tahun berapa ini ditulis… :smiley:

Ratu sorga telah lama ada di benua Timur. Mereka disembah oleh rakyat pada masa itu

Beikut dibawah ini adalah gambar dari Ratu Sorga Semiramis

Semiramis memiliki seorang anak bernama Nimrod. Nimrod berarti memberontak. Nimrodlah yang membangun menara babel. Nimrod kemudian menikah dengan ibunya sendiri, yaitu Semiramis

inilah foto Ibu dan Anak, Semiramis dan Nimrod


Di mesir juga terdapat QUUEN of HEAVEN.

Dewi Ratu itu adalah ISIS dan anaknya Horus.


Lalu siapakah ini ?

merasa DE JAVU ?


Ratu Sorga semiramis (ibu Nimrod) didalam masyarakat Asyria disebut dengan nama ISHTAR. Dari nama ISHTAR inilah kemudian kita kenal saat ini dengan perayaan EASTER.

Mas bejo,

Kalau kalimat di atas, Maria diganti dengan SALIB, apakah argumentasi logisnya juga di-anggap Benar? seperti halnya argumentasi di atas dapat kita terima kebenarannya?

spt ini:
Jadi jika Anda menyanyikan pujian dan berdoa dihadapan SALIB, Anda sesungguhnya telah menyembah SALIB tersebut. Jika Anda berlutut dan sujud di depan SALIB, Anda juga termasuk menyembah SALIB. Anda bisa berargument bahwa “Ya saya melakukan semua itu, tapi sungguh saya tidak menyembah SALIB!” Inilah yang saya sebut masalah ARTI / DEFINISI dari sebuat kata. Tentu Yeshua akan memakai definisinya sendiri ketika Ia menghakimi kita ketika Ia kembali untuk kedua kalinya. Yang terpenting adalah “kita dapat mengatakan apapun kepada orang lain, tetapi Bapa Sorgawi mengetahui setiap motif dan pikiran kita.

Kalau gitu, berdasarkan argumentasi yang sama persis, gimana kalau besok kita usul rame-rame:
TURUNKAN & BUANG SALIB dari setiap GEREJA, karena telah MENGGANGGU konsentrasi kita merasakan kehadiran Tuhan secara langsung, dan HANYA menjadi OBJEK PENYEMBAHAN saja, walaupun tidak diakui.

Ada amen semuanya…?

Dul, anda telah menghujat Jesus yang disembah oleh umat Kristendengan menyebutnya sebagai Nimrod, dan Maria dengan menyebutnya sebagai Semiramis.

Apa yang telah anda lakukan ini telah merupakan hujatan terang terangan kepada sesembahan Umat Kristen. Sadari itu.

Pelajari tentang Nimrod sebelum bicara : http://en.wikipedia.org/wiki/Nimrod
Pelajari tentang Semiramis sebelum buka mulut : http://en.wikipedia.org/wiki/Semiramis

Ajaran bahwa di sorga ada Ratunya sebagai ibu dari Allah adalah sesat. :coolsmiley:
Sama sekali tidak berdasar kitab suci.

GBU

Yap benar…sama halnya menganggap surga ada bidadarinya :ashamed0004:

Lagi pula topik ini ga ada sumbernya… :cheesy:

Yo wiss…
Karena sudah sepakah bahwa Menyembah Maria itu Salah.

Berarti SALIB-SALIB juga harus segera di PINDAH dari Gereja-gereja sedunia, karena menyembah SALIB itu gak bener, walaupun yang melakukannya tidak mau disebut menyembah…

diganti apa ya Salib-nya? Kaca Transparan aja, biar langsung.
Nanti kalau TEMBOK → ada Batu Batanya → menyembah Batu Bata → masuk neraka lagi…

Kasian ah, daya tampung neraka sudah brp % occupied ya? ntar gak cukup lho…

ada lagi bro…

acara2 rohani di stasiun2 tv, yg berakhir dengan menempelkan tangan di layar televisi ato mengarahkan tangan ke arah televisi… memohon sesuatu. …

menyembah televisi???
buang aja televisinya, ntar saya kumpulin, he he he. …

Gbu all
(mohon maap kalo OOT)

OOT ahh…
Di sini lagi dibicarakan ajaran bahwa di sorga ada ratunya dan ratu itu adalah ibunda Allah. Yang disepakati sebagai ajaran sesat.

GBU

yang menikahkan siapa ya sis? ;D

He he he. …
shallom sist.

thanks dah dikomen.

btw yg sepakat ajaran sesat siapa aja yah?

thanks
Gbu.