Re: APAKAH ORANG Kristen BISA MASUK NERAKA!!!

yang namanya perintah… itu ngga ada istilah … suka atawa tidak suka ( pilihan)
ttp suka ngga suka … harus dilakukan (dengan bahasa sy … tidak ada pilihan) :char17:

ttp… kalo dipersilahkan (diperbolehkan) disinilah kita bisa memilih melaukan/suka atawa tidak melakukan /tidak suka

Contoh kasus aja:
Dlm kejadian ge 2:16-17

16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”

Kehendak bebas manusia (freewill) yang diberikan Tuhan kpd manusia itu ada di ayat 16 ,sedang … yang tidak boleh …itu jelas2 harus/mau ndak mau/kudu dilakukan …tidak bisa ditawar tawar terlebih … kita berdalih dengan freewill :smiley:

Krn ada Roh Tuhan yang membuat gelisah saat akan berbuat dosa …

Kalau ada sebuah keharusan, maka bisa muncul pilihan : melakukan apa yang seharusnya dilakukan atau tidak melakukan apa yang seharusnya dilakukan, disinilah ketaatan/kepatuhan berbicara, tidak ada otomatisasi.

Hampir sepanjang hidupnya dan hampir semua manusia akan selalu jatuh dan jatuh lagi ke dalam dosa, bukan karena imannya mati, tapi karena dagingnya lemah, karena itu selalu ada Rahmat Pengampunan.

Kebanyakan dari kita berpikir bahwa Allah menyelamatkan hanya sekali, untuk itu setelah kita memiliki iman, maka kita pasti berbuat baik lalu pasti selamat (tidak akan masuk neraka), hal ini akan bertabrakan dengan ayat-ayat berikut :

Mat 7:21

“Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.”

Juga sejalan dengan apa yang dikatakan St. Paulus di 1Kor 13:2
“Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.”

Yak 2:24: “Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.”

Seseorang bisa beriman dan berseru-seru kepada Tuhan, hanya saja iman dan seruan-seruannya tersebut menjadi tidak memasukkannya ke dalam sorga jika tidak melakukan kehendak Bapa.

Seseorang yang memiliki iman yang bisa memindahkan gunung, bisa saja tidak berbuat kasih, hanya saja imannya itu menjadi tidak berguna.

Seseorang yang memiliki iman, bisa saja tidak melakukan perbuatan-perbuatan, hanya saja menjadi tidak dibenarkan.

Dari ke-3 ayat tersebut saja sudah terlihat jelas, bahwa baik YESUS, St. Yakobus maupun St. Paulus menunjukkan bahwa iman dan perbuatan adalah 2 hal yang berbeda, tidak ada otomatisasi bahwa jika seseorang memiliki iman, maka pasti akan melakukan apa yang diperintahkan Allah.

Nayatanya, sekalipun sudah diperintahkan JANGAN dan HARUS, Adam dan Hawa tetap memakan buah itu toh.

semua itu harus dilatih disiplin,
kalau mau bisa taat, itu harus dilatih, coba tentara yang sudah dilatih disiplin, seorang prajurit hampir bisa dipastikan, tidak mungkin tidak taat kepada atasan…seorang prajurit, keinginan sendiri itu pasti sudah ditauh urutan ke sekian…

maka kalau kita mau taat kepada Firman, kita harus mematikan kenginansendiri/daging, yg ada dipikiran kita hanya taat kepada Firman, lama2 pasti bisa…ini menunjukan juga tingkat rohani seseorang…

masalah freewill versi alice …dah jelas belom?
Kalo dah jelas baru tak bahas… tanggapan sodara diatas … spy sodara ngga binun …dan mengatakan sy plintat plintut semua ditrabas… demi argument

Ya belom atuh non dan saya nga bingung, itu komentar saya yang panjang disertai kutipan2 ayat diatas masih dalam kaitannya dengan freewill itu, dimana iman dan perbuatan adalah 2 hal yang berbeda, sehingga tidak bisa dikatakan bahwa seseorang yang ber-iman, maka OTOMATIS (freewillnya lepas) sehingga dengan iman yang kuat OTOMATIS juga melahirkan PERBUATAN karena tidak ada lagi pilihan dalam diri manusia tersebut.

Bukankah masalah kita adalah bahwa menurut anda seseorang yang memiliki iman, maka OTOMATIS PASTI melakukan perbuatan-perbuatan yang diperintahkan Allah? Hal ini terjadi karena menurut anda seseorang yang sudah ber-iman tidak memiliki freewill lagi?

Sementara bagi saya tidak, karena bagi saya seseorang yang ber-iman tidak otomatis akan melakukan perbuatan-perbuatan yang diperintahkan Allah, karena freewill yang ada dalam diri manusia secara kodrati tetap melekat dan dipengaruhi oleh daging yang lemah.

Perbedaan ini berpengaruh untuk menjawab pertanyaan TS, jika menggunakan pemahaman anda, maka orang Kristen (yaitu orang2 ber-iman) tidak bisa masuk neraka, sementara jika berdasarkan pemahaman saya, maka orang Kristen (ber-iman) masih bisa masuk neraka, koreksi kalau saya salah.

Mohon dicatat : saya bukan sedang membahas iman dan perbuatan loh…

freewill spt udah tak jawab ke Lukas… untuk memilih hal yang tidak bertentangan dengan kehendak Allah…

Example:
Mau makan dengan sop … atau ayam goreng…
Mau pantang daging atau makan daging…
Mau menikah atau jombloman
Mau makan atau puasa

Ttp bukan untuk memilih yang ber>< dengan kehendak Allah
inilah yang saya bilang freewill itu kaga ada …
sbb: (ihh jadi posting ulang ulang :mad0261:)

Mau ndak mau , suka ngga suka…
harus melakukan apa yang sudah diperintahkan Tuhan :smiley:
Berzinah atau tidak
Membunuh atau tidak membunuh
Taat atau berontak

kalo Tuhan bilang : Jangan berzinah … ini bukan ditawarkan spy sodara dan saya memilih… ttp harus/kudu taat :wink:

Freewill itu dipakai manusia… tentu kaga timbulkan sanksi sbb dilakukan boleh tidak juga tidak soal.

ttp ketka hal yang dilakukan itu menimbulkan sanksi ( ex: diusir dr hadapan Allah/mati kekal ) itu namanya bukan freewill :smiley:

Krn itu saya katakan ketika Yesus taat… itu memang harus begitu
sbb ngga ada di Alkitab dituliskan :“Kamu boleh tidak taat pd kehendak/Firman-KU”:wink:

Le 19:37 Demikianlah kamu harus berpegang pada segala ketetapan-Ku dan segala peraturan-Ku serta melakukan semuanya itu; Akulah TUHAN."

Hmm… kalau begitu menurut anda apa yang dilakukan Adam dan Hawa untuk memakan buah terlarang disebabkan karena apa?

he…he… keliatannya apa yang sy sampaikan dah ada titik terang :ashamed0004:
(dr kemarin puter2 … skrng baru smp tujuan)

Disebabkan krn dia ngga tau (bodoh) akan Firman Tuhan :smiley:

Kan mereka sudah jelas diperintah dan diberitahu oleh Tuhan, tapi ya sudahlah kalau menurut anda mereka bodoh saya nga bisa ngomong apa-apa lagi, thanks ya Alice.

Lihat dan baca apa yang dikatakan Tuhan Yesus…

Lu 23:34a Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.

Dan kalo manusia sudah tau & pintar akan firman Tuhan…
tentu Tuhan Yesus ngga perlu turun ke bumi…menjadi manusia untuk mengajar manusia :smiley:

Tuhan Yesus… turun selain melakukan penyelamatan… Dia juga mengajar manusia
spy pintar dlm melakukan Firman Tuhan :afro:

betul?? :azn:

Alice, ketika Tuhan berfirman kepada Adam dan Hawa untuk tidak memakan buah terlarang, pada saat itu manusia belum jatuh ke dalam dosa.

Menurut anda Adam dan Hawa tahu tidak bahwa mereka tidak boleh memakan buah terlarang?

Kayaknya udah lama diberi waktu untuk menuangkan jawaban dimari tetapi belum ada. Baiklah ta’ kopi paste aja, :

lukas : Masih curious atas pertanyaan bro Spiridion terhadap sodari, apa betul Manusia YESUS tidak punya pilihan? Bukankah Manusia YESUS juga sama dengan manusia kita, punya pilihan :smiley:

alice: betul…
bisa memilih makan pake ayam atau pake sop

lukas : Tetapi terdahulu mengapa sodari memposting:

Manusia YESUS
Hamba yang satu ini hidup …tidak punya pilihan …Dia taat sampai mati :coolsmiley:

alice: yup

(disini udeh mulai “gemana-gemana”. pertanyaan "mengapa’, kok jawabannya “yup” ;D)

lukas : Mengapa sodari menuliskan hal yang kontradiksi tersebut ? Bukankah postingan seperti itu dapat meracuni?

Meminjam istilah (siapa yach he…he…he) sebentar plintat sebentar plintut… :smiley:

alice: masakan…perasaan lukas aja kalee
(mungkin sodari sedang “berpikir” mencari jawaban dan mengulur waktu dengan memberi jawaban tersebut… :D)

lukas: Kalo demikian adanya, tulung jelasin yach…

Nah, udeh jelas pan stori-nya? dan waktunya juga udeh cukup banyak diberikan, sekarang dipersilakan untuk memberi klarifikasi tersebut. :smiley:

baca aja …postingan Alice diatas …toh pertanyaannya sama :wink:

Adam mendengar Firman Tuhan tersebut… :wink:
ada di :
Reply #198 on: Yesterday at 09:58:03 PM »

Permenungan yang diposting Erwine OW :afro:

Saya rasa postingan Erwine OW itu masih banyak yang harus dipertanyakan, bahkan ada yang kontra antara pernyataan sebelumnya dengan kalimat penutup.

Sejauh yang pernah saya pelajari saya lebih prefer dengan postingan Serendipity yang ini Tentang Free will - Diskusi Umum Kristen - ForumKristen.com

Apakah maksudnya “hanya mendengar”, kalau iya , ini lengkapnya ayat-ayat tersebut :

Kej 3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”

Kej 3:2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,

Kej 3:3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."

Kej 3:4 Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati,

Kej 3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat."

Kej 3:6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.

Perhatikan kalimat-kalimat yang saya bold, disana terlihat jelas bahwa Hawa mengetahui Firman Tuhan dan menyadari larangan Tuhan, sehingga sempat menyanggah godaan iblis.

Perhatikan juga kalimat yang saya bold pada ayat 3:6, disana menunjukkan kelemahan daging.

he…he… kalo hawa mah ngga denger langsung … ttp via adam ( ini pun asumsi saya) :smiley:
yang dengerin adam…
yang berdebat dengan iblis… hawa :smiley:

he…he… kalo adam saat itu tahu(read :mengerti/memahami ) pasti dia akan menahan isterinya untuk tidak berdebat dengan iblis dan bilang ke isterinya untuk taat kepada Allah :smiley:

ttp…ya.itu tadi spt sy bilang
krn dia ngga tahu (read : memahami/mengerti) Firman tsb … YESUS bilang orang bodoh

baca juga Markus 4:15 , mat 7:26 sbg reffnya :slight_smile: