Reformed di Indonesia (atau Jakarta), harusnya ikutan siapa?

Tadi googling, eh nemu ini,

[i]"Pada saat ditanya tentang keselamatan seorang filosof Cina tertentu, Pdt. Stephen Tong memang tidak mengatakan bahwa filosof Cina itu selamat, tetapi:

  1. Pdt. Stephen Tong menunjukkan ketidak-pastian; dan menurut saya ini sudahlah merupakan ajaran sesat.

Jangan kira seseorang baru sesat kalau ia mengatakan bahwa orang yang tidak percaya pasti masuk surga. Menurut saya, tidak memastikan orang yang tidak percaya masuk neraka, sudah termasuk ajaran sesat."[/i]

http://www.golgothaministry.org/stephen_tong_fa/filsafat_asia_stephen_tong_01.htm

Jadi apakah para reformed di FK ini ada baiknya menambahkan di kolom denominasinya, Reformed Tong atau Reformed Asali?

Saya kira itu lebih fair sehingga tidak terjadi saling melabrak menabrak.

Silaken…

Ya memang sewajarnya pdt Stephen Tong menunjukkan ketidakpastian karena tidak mau melampaui wewenang Yesus sebagai Hakim yang adil.

Gak usah jauh-jauh masalah filsuf China, saya aja kalau ditanya apakah mas roderick masuk Sorga apa neraka maka pasti saya jawab: gak tahu ada kemungkinan masuk neraka tapi gak pasti :ashamed0004:

Gitu aja koq repot amat :smiley:

GBU

Gak tahu, mungkin aja ucapannya / tulisannya diplintir orang lain lalu dikutip oleh mas roderick.
Kalau menurut aku yang gak wajar itu mas roderick, koq repot amat ngurusi begituan. :slight_smile:

GBU

Saya setuju dengan reformed injil, karena saat ini semakin banyak pendeta yag “menipu” umatnya dengan ayat-ayat yang ditafsir sendiri untuk “mengaminkan” ide / kotbahnya

wah udah dibahas ditopik Pdt. Stephen Tong tidak sola scriptura (menurut Pdt Budi Asali)

Tritnya gak laku :slight_smile:
Soale kurang baik.

GBU

Whatewer you say dech…
kan produk gak laku (misalnya trit buatan mas roderick ini) biasanya salesnya pinter cari alesan. :tongue:

GBU

wah baru tahu nih, sesama reformed, bisa saling menyesatkan,

coba baca tulisannya, ada kata sesat sesat segala loh …

ternyata …

terus kaum reformed mau ikut yg mana nih jadianya ?

reformed pak Budi atau reformed satunya … ?

Ikut Yesus, semua beres. Ada amen ??? :tongue:

GBU

Prinsip Reformed adalah selalu siap direformasi, atau reformasi berkelanjutan, selalu balik ke Kitab Suci.

nggak ada titik bernama John Calvin, nggak ada titik bernama R.C Sproul, nggak ada titik bernama PGI, nggak ada titik bernama Stephen Tong atau Budi Asali, karena

Firman Allah ALKITAB tak pernah mencapai atau menjadi titik, karena Firman ALLAH itu hidup, sehingga tidak dapat dikurung oleh tafsir baku seorang. Alkitab berbicara selalu menurut ALLAH.

tafsir adalah dinamis, tetapi ALKITAB lah patokan. jika kedapatan tafsir Stephen Tong kurang tepat, ya Budi Asalai memberikan yang lebih tepat, dst.

tetapi ALKITAB lah panglima dan pandu.

perbedaan pendapat bukan sebuah dosa, perbedaan pendapat terjadi karena perbedaan keyakinan, dan perbedaan keyakinan diakibatkan oleh perbedaan cara informasi Firman TUHAN disaring, diolah, dan dirumuskan.

semua itu dinamika, dan BUKAN FIRMAN TUHAN.

jika dinamika atas Firman TUHAN berbeda, silahkan terus berdinamika mencari pemahaman yang semakin dalam dan tepat.

dan cara seorang memikirkan sesuatu dapat menyesatkan dia, sehingga sangat wajar jika semua Kristen yang bertanggungjawab harus memikirkan bersama FIRMAN ALLAH, agar jangan ada yang menyesatkan dan disesatkan.

apa betul pihat reformed siap di reformasi kembali ? Tempo hari saya katakan, kalau ajaran kalvin telah di reofrmasi oleh arminius, kok pengikut kalvin mencak mencak … nah berarti hanya lips service doang dong.

btw, baru kali ini saya melihat, ada seorang penganut reformed mengatakan sesat pada reformed lainnya …

btw, kayaknya yang hoby memberi label sesat itu kok dari golongan ref ya. ?
Sebab, beberapa kali saya pindah grj karismatik, tidak pernah pdt saya mau memberi label grj lain sebagai sesat dan lain sebagainya. Beda sekali bukan ???

eh kok jadi ingat slogannya pak bregos ya ? Dimana ya pak brengos, sudah lama tidak masuk ke mari ?

Ikut Yesus semua beres ? ah … yang bener aja. Beda doktrin dikit aja, udah di katakan sesat kok. coba baca link yang di kasih sama roderick.


btw, emang di pintu sorga nanti dihentikan sama malaikat , lalu ditanya begini :

  1. sebutkan doktrin trinitas kamu
  2. sebutkan doktrin allah kamu
  3. sebutkan doktrin keselamatan kamu
  4. sebutkan doktrin … dll dll dll ???

Ajaran Arminian bukan termasuk reformesi, karena STRUKTUR DASAR nya adalah struktur ajaran gereja-gereja Reformasi, yaitu :

  1. Keselamatan HANYA OLEH ANUGERAH ALLAH dalam Yesus Kristus
  2. Sumber kebenaran HANYA ALKITAB
  3. Keselamatan melalui IMAN

Ini kerangka dasar Gereja Reformasi, dan beda Arminian dan Calvinist mencolok pada doktrin keselamatan pada 5 area yang oleh Calvinist diakronimkan TULIP, dimana Arminian adalah posisi SEBALIKNYA.

jadi Arminian BUKAN REFORMASI, tetapi RETHINKING, dan pemikiran mana masih dalam ARUS REFORMASI.

Jadi TIDAK ADA BENTUK (FORM) baru dari ajaran Arminian, hanya MEMIKIRKAN KEMBALI soal 5 point tersebut.

jadi jo, jangan anda suka ngarang fantasi disini.

5 area dimana Jacob Arminian mendapat dukungan, dan kaum Calvinist bereaksi dengan Kanon Dort, menghasilkan 5 point TULIP :

C=Calvin A=Arminius

C.manusia rusak total, mati rohani, tak sanggup
A. manusia masih tersisa kekuatan minta tolong, sanggup

C.pemilihan oleh TUHAN tak bersyarat penerimaan
A. pemilihan oleh TUHAN bersyarat penerimaan manusia, karena TUHAN maha tahu

C. penebusan Tuhan Yesus terbatas pada orang pilihan
A. penebusan Tuhan Yesus tidak terbatas, tetapi terbuka kepada siapa yg menerima

C. kemurahan Tuhan kepada manusia untuk menyelamatkan tak dapat ditolak/digagalkan
A. kemurahan Tuhan dapat digagalkan jika si manusia sengaaj menolak dan menjadi bebal

C. orang-orang kudus sekali selamat, akan terus diselamatkan Tuhan
A. orang-orang kudus sudah selamat, tetapi atas dasar keputusannya, ia dapat menolak / membuang keselamatan itu, sehingga bertahannya dalam Tuhan akibat keputusan si manusia.

suka atau tidak suka, orang Kristen akan terikat untuk mengikuti atau menolak ke-5 posisi ini, atau paling umum, mereka bersifat TIDAK MAU MEMIKIRKANNYA.

kelima point ini, BERDIRI DALAM 1 KERANGKA. jika 1 point salah, maka point lainnya akan salah, jika satu benar, maka yang lain harus benar.

contoh :
Jika anda rusak total (T), maka anda tidak memiliki suatu yang baik untuk syarat dapat dipilih (U), dan satu-satunya cara selamat adalah anda ditargetkan / dipilih Tuhan, dan fakta bahwa ada yang binasa menandakan bahwa hanya sebagian yang dipilih (L), dan fakta bahwa anda selamat menunjukkan bahwa pilihan Tuhan tersebut tidak pernah gagal (I) dengan demikian tidak juga gagal dalam perjalanan hidup (P).

sebut saja 1 dari TULIP yang tidak benar, maka 4 point lainnya mestinya gagal menerangkan.

Terserah mas aja dech…
Mungkin ikut mas roderick aja biar gak sesat :smiley:

GBU

nah itu dia pertanyaannya …

ibarat, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya.

pdt di grj gw malahan, paling anti membicarakan grj lain, atau denom lain. Apalagi sampe keluar kata sesat ke grj lain.

beda sekali ya.

nah betul kan apa gw bilang

petra langsung tidak terima saat dikatakan, ajaran kalvin telah di reformasi oleh arminius.

jadi tulisan petra sebelumnya cuman lips service doang.

hehehehe

btw, pada kenyataannya, memang arminius telah melakukan Reformasi (artinya perombakan) terhadap ajaran kalvin yang melenceng.

Definisi ‘reformasi’

  1. perubahan secara drastis untuk perbaikan (bidang sosial, politik, atau agama) dl suatu masyarakat atau negara;

ekonomi perubahan secara drastis untuk perbaikan ekonomi dl suatu masyarakat atau negara: perdana menteri yg baru telah menyapu kalangan oposisi dan memberikan serangan telak dng – ekonomi;

hukum perubahan secara drastis untuk perbaikan dl bidang hukum dl suatu masyarakat atau negara;

politik perubahan secara drastis untuk perbaikan dl bidang politik dl suatu masyarakat atau negara

====

inilah arti kara reformasi.

jadi jelas, arminius telah berhasil melakukan reformasi terhadap ajaran kalvin.

@jo,

kita nggak usah berdebat arti reformasi, karena bisa bias jika menuruti pendapat masings.

bagi saya, sodara-sodara saya yang Pentekosta dan Kharismatik yang secara theologia keselematan menganut paham Arminian, saya tidak pernah merasa mereka mereformasi Kekristenan. Kawan saya aleph, bagi saya ajarannya tidak mereformasi Kekristenan, saya dan dia hampir sama dalam segala aspek Kristen kami, kecuali paham keselamatan, bahkan kami sama di OSAS meski dia ngotot osasnya beda.

jadi kami hanya beda soal pemahaman dan cara mengartikan, sementara inti bahwa :

  1. Keselamatan bukan usaha perbuatan manusia tetapi oleh IMAN dalam Kristus Yesus
  2. Hanya Anugerah ALlah
  3. SUmber Kitab Suci (meski sodara Kharismatik ngotot tentang nubuat, tetapi nggak ada di antara mereka yang berani mengangkat nubuatannya setara Kitab Suci, paling hanya soal gempa, dan ll kebenaran yang sudah sama-sama kita ketahui)

jadi menurut saya pribadi, Jacob Arminius TIDAK PERNAH MEREFORMASI GEREJA, melainkan memberi penafsiran yang sedikit berbeda mengenai doktrin keselamatan.

REFORM artinya merubah bentuk secara mendasar.

Protestantisme boleh dikatakan definitif REFORMASI dari keagamaan Katolik, karena UNSUR BESAR ajaran manusia dalam Katolik benar-benar DIHILANGKAN/DIHAPUS dan dikembalikan kepada 100% ALKITABIAH.

ini pandangan saya lho, punya pemikiran lain monggo aja :slight_smile: