Reformed percaya diampuni dulu oleh Allah baru manusia bisa bertobat ?

  1. Benar atau Salah ?

  2. Dimana ayatnya yang mengatakan itu ?

Terimakasih.

GBU !

Mat 6:14 Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.

Berdasarkan ayat ini, yang benar adalah bertobat dulu (salah satunya, mengampuni orang lain) baru diampuni Allah.

Di dalam pertobatan, juga termasuk menerima tebusan Kristus.

Namun kelihatannya banyak orang Kristen rancu antara hubungan pertobatan dan tebusan. Mereka menganggap karunia tebusan (yang didalamnya terdapat pengampunan Allah) bersifat otomatis, sehingga dengan demikian, mereka menyimpulkan bahwa “pengampunan dulu baru pertobatan”. Sekalipun karunia tebusan tersedia bagi semua orang, tetapi itu tidak bersifat otomatis. Ibaratnya, sekalipun sembako gratis tersedia untuk semua penduduk desa, tetapi hanya orang yang mau pergi ke kantor kepala desa yang mendapatkan sembako. Artinya, dibutuhkan ‘action’ (baca: pertobatan), tidak otomatis dapat.

Memang untuk jaman setelah Kristus, tebusan sudah tersedia dulu sebelum seseorang bertobat. Tetapi hanya orang yang bertobat (yang menerima tebusan Kristus, yang mengampuni sesama, dll) yang mendapat pengampunan Allah.

Singkatnya:

Tebusan (sudah tersedia, tetapi belum ada pengampunan) → bertobat (salah satunya, menerima tebusan) → diampuni.

Demikian.

kesimpulan reply #1 :

“Has Been Reformed by” = diampuni dulu, baru bertobat

Non - Has Been Reformed = bertobat dulu, baru diampuni

Maafkan keterbatasan saya bro, tetapi maksudnya gimana nih?

Thanks.

"Has Been Reformed by … " = adalah kelompok pengikut kalvin

Non - "Has Been Reformed by … " = bukan pengikut kalvin

wow… diampuni dulu baru bertobat itu kaum nya kalvin ? masa si ?

Dibabtis air dahulu baru dibabtis oleh Roh Kudus
atau
Dibabtis Roh Kudus dahulu baru dibabtis air?

Kisah Para Rasul 10:47
“Bolehkah orang mencegah untuk membaptis orang-orang ini dengan air, sedangkan mereka telah menerima Roh Kudus sama seperti kita?”

Gereja Pentakosta beranggapan seorang harus dibabtis air dahulu baru boleh menerima babtisan Roh Kudus (lihat Kisah Para Rasul 19:1-7). Tetapi pada kenyataannya ada beberapa yang menerima babtisan Roh Kudus (berbahasa lidah) terlebih dahulu baru akhirnya ia dibabtis oleh air.

Demikian juga dengan pandangan Gereja Reformed adalah secara umum seorang diampuni oleh Allah dan ia melahirkan buah-buah pertobatan. Tetapi sebaliknya bukan tidak mungkin seorang memberikan buah-buah pertobatan sehingga Allah berbelas kasihan dan memberikan pengampunanNya.

Tidak ada jalan yang baku dalam jalan TUHAN sebab jalan-jalan TUHAN itu penuh misteri dan tidak dapat manusia menyelami pekejaan TUHAN dari awal sampai akhir kata Pengkotbah 3:11. Ada seribu satu (istilah) jalan yang dibuat TUHAN untuk membawa manusia kepada Kristus.

Yesaya 55:9 (TB)
Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.

Udeh pake’ yg INI saja deh, ASLI dari Tuhan Allah kok :
Yeremia 31 : 33 - 34
33 Tetapi beginilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu, demikianlah firman TUHAN: Aku akan menaruh Taurat-Ku dalam batin mereka dan menuliskannya dalam hati mereka; maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
34 Dan tidak usah lagi orang mengajar sesamanya atau mengajar saudaranya dengan mengatakan: Kenallah TUHAN! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku, demikianlah firman TUHAN, sebab Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka."
Begitu HUkum Kasih dilekatkan oleh Roh Kudus dalam Hati dan Batin seseorang … Janji-Nya …Aku akan mengampuni kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa mereka." … TANPA PERSYARATAN dan EMBEL2 lainnya kok !

kalo ngga merasakan diampuni … gimana bisa bertobat ?? :smiley:
yang ada tomat … tobat dan kumat :tongue:

hehehe…jd gt kesimpulan reply #1 itu?hmmm… :coolsmiley: :happy0062:

Pertanyaan : Bisakah Tuhan memberi manusia pengampunan tanpa manusianya bertobat terlebih dahulu ?

Apasih definisi bertobat ?

Tentang Pengampunan tidak ada kaitan pertobatan :
Doa Bapak kami : Ampunilah kami seperti kami telah mengampuni mereka !

Sebaliknya Pertobatan dulu baru dapat pengampunan !

Apakah Yahya Pembaptis, Tuhan Yesus dan Petrus pada awal khotbahnya :

  1. Bertobatlah !
    atau
  2. Amupunilah mereka supaya mereka bisa bertobat ?

GBU !

BISA, sebab Ia adalah Allah yang MEMBERI pengampunan sebagai ANUGRAH, bukan karena perbuatan, termasuk juga buah-buah pertobatannya. Tidak ada yang baku dari ANUGRAH, anda bisa memberi Anugrah anak anda sebuah sepeda baru kalau naik kelas, walau raportan belum juga keluar anda sudah bisa memberikan sepeda baru itu. Bukankah demikian?

Jangan batasi kuasa dan anugrahNya. Jangan memberi border atas perbuatan-perbuatanNya.

Tolong deh ayatnya yang berbunyi : Allah sudah memberi pengampunan dulu, maka engkaulah segera bertobat ?

[b]Terimakasih ayat yang sangat berharga kalau ada !

GBU.[/b]

tanpa karya Allah terlebih dahulu… manusia kaga mungkin bertobat

Jawaban yang benar :

  1. Tanpa kasih Allah kepada dunia ini, maka manusia gak mungkin bisa bertobat !

  2. Selanjutnya tanpa manusia bertobat tak mungkin Allah bisa beri pengampunan !

  3. Sudah dapat pengampunan manusia itu dapat keselamatan !

GBU !

Dalam proses tidak ada yang baku, semua berjalan saling bersamaan. Saling tumpang tindih sehingga satu kelihatannya mendahului yang lain. Tetapi yang jelas pengampunan itu adalah murni anugrah bukan reaksi atau upah atas pertobatan manusia. Sedangkan pertobatan manusia adalah reaksi dari karya ROH KUDUS dalam hidupnya. Karena itu disebut buah-buah pertobatan. Pertobatan adalah sebuah keputusan bulat yang didasari atas iman (sesuatu yang ia percayai). Dan Allah memperhitungkan iman sebelum perbuatan itu menyertai (karena Ia Maha Tahu). Sedangkan pengampunan datang lewat iman.

Sesudah itu naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Kemudian sampailah Ia ke kota-Nya sendiri. Maka dibawa oranglah kepada-Nya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: “Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni.” Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: “Ia menghujat Allah.” Tetapi Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: “Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah? Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa” – lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu --: “Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!” Dan orang itu pun bangun lalu pulang. Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia. (Matius 9:1-8 TB)

Yesus tidak menanyakan pertobatannya terlebih dahulu, juga buah pertobatannya tidak dicatat, tetapi saat bertemu hanya satu yang ditanya, “iman”. Bahkan dalam Yohanes 5:14, “Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk.” Bukankah artinya bertobatlah setelah kamu menerima pengampunan dari Allah.

Landscape lebih luas, ROH KUDUS bekerja sejak sebelum seorang bertobat. Jika ia merespon maka ROH KUDUS akan bekerja menginsafkan akan dosa dan membawanya kepada seluruh kebenaran Allah (Yoh 16:13).

Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; (Yohanes 16:8 TB)

Lalu kapan pengampunan itu diterimanya, sebelum atau sesuah insaf? Sebelum atau sesudah bertobat?

Saya bukan sejak kecil anak saleh, sempat hidup dalam kegelapan dunia remaja dewasa. Sampai suatu hari saya menemukan Yesus, sebelum saya berbuat sesuatu yang baik seperti bertobat atau memutuskan untuk meninggalkan kehidupan gelap saya. Setelah saya menerimaNya, merasakan desakan kuat untuk melakukan ini dan itu dan sejak saat itu baru saya memutuskan untuk meninggalkan semua kehidupan dosa. Orang bilang saya bertobat.

Kapan saya menerima pengampunannya? Saat saya memiliki iman, sebelum saya membuahkan buah pertobatan satupun, bahkan dalam pikiran untuk meninggalkannyapun belum terlintas (walau hati sudah tidak merindukan lagi). Saya adalah anak yang diberi sepeda baru hadiah naik kelas sebelum raportan.

Mungkin anda anak saleh sejak lahir, dari keluarga pendeta atau pelayan Tuhan yang tidak benar-benar tahu apa itu artinya bertobat, karena belum pernah tersesat dalam gelapnya dunia. Karena itu anda menyimpulkan secara ilmiah urutan pertobatan seakan pertobatan dan pengampunan sebuah reaksi kimia atau fisika yang setelah A baru terjadi B dan disusul C.

stlh…merasakan kasih Allah… diproses… untuk makin mengasihi Allah :smiley:

Arti bertobat = saya pribadi menyesali saya adalah orang berdosa, tidak mampu berbuat baik dihadapan Tuhan Yesus setelah saya mendapat berita Anugrah Tuhan.

Jadi manusia gak ada yang benar dihadapan mata Tuhan !

Jadi No. 1 dan 2 yakni anda atau saya sama juga dihadapan Tuhan.

  1. Yeh18:30 Oleh karena itu Aku akan menghukum kamu masing-masing menurut tindakannya, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bertobatlah dan berpalinglah dari segala durhakamu, supaya itu jangan bagimu menjadi batu sandungan, yang menjatuhkan kamu ke dalam kesalahan.

  2. Mat3:2 (Yohanes Pembaptis) ‘‘Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!’’

  3. Mat4:17 Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: ‘‘Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!’’

  4. Kis3:19 Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan,

  5. 2Kor7:10 Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.

  6. Luk24:47 dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.

Masih terlalu banyak ayat ayatnya.

Supaya berkenan dihati kita masing masing. Terimakasih.

GBU.