relasi/saudara pindah agama

indonesia mewajibkan penduduknya untuk beragama

jika salah seorang relasi atau saudara pindah agama meninggalkan kristus, apa yang kita lakuin ?

melarang ? agama bukan suatu paksaan kan ?

dibiarkan ? apakah tidak melarang FIRTU ?

jadi bagaimana baiknya ?

Cari tahu alasannya kenapa dia pindah agama. Tunjukkan kesalahan keputusannya di mana. Terus doakan saja.

Bagaimana pun juga Yehushua tidak datang bawa golok sambil ngancam, “Ikut Saya atau ta’ penggal kepalamu!”

berarti kita biarkan saja ?

dan kita yang mengetahui ini serta membiarkannya, nggak ikut berdosa ? atau ga melanggar taurat, atau firman dll ?

hubungan seseorang dengan TUHANnya adalah murni urusan orang itu sendiri… yang bisa kita lakukan… hanya memberikan kepastian atau nasehat apakah itu benar2 keinginannya…??? yang jelas tanyakanlah bukan perpindahan agamanya… tanyakanlah tentang bagaimana dengan TUHAN YESUS…???

Lha mau anda bagaimana? Mencekik lehernya dan membentur-benturkan kepalanya ke dinding sampai dia kembali menjadi Kristen? Membantingnya ke lantai terus menginjak-injaknya sampai dia mengakui kalau kepindahannya itu kesalahan? Atau menempelkan golok di lehernya dan kalau dia menolak kembali menjadi Kristen langsung anda gorok dia seperti ayam?

Saya jadi ragu kalau anda benar-benar pengikut Yehushua. Kemungkinan anda ini anggota perguruan lain yang menyamar sekadar untuk membuktikan kalau aturan di Kristen sama seperti di perguruan anda – kalau ada yang murtad, BUNUH!

Ada tuh di Alkitab tentang memperingatkan sesama manusia, kurang lebih seperti ini isinya:
Apabila engkau menegur seseorang dan dihiraukan, bawa satu atau dua orang lagi untuk lebih meyakinkannya, jika dihiraukan jg, bawalah dia ke mana gitu lupa aku ~.~, dan jika masih dihiraukan, biarkan saja dia karena tugasmu sudah selesai. Blepotan banget yak… atau ada yg tau Ayat berapa???

okeh, berarti kita ga berhak memaksa yah :slight_smile:

atau mungkin justru itu peraturan di sekte anda ? :smiley:

di benak ane, Tuhan Yesus jalan keselamatan, diluar itu ga ada selamat, ibarat anak ente ga mau terima keselamatan dan mencari yang tidak selamat = jurang, ente biarin anak ente nyebur ?

Melihat jawaban anda, saya yakin sebaiknya anda tidak ikut mencampuri karena anda bukannya membawa dia kembali tapi justru membuatnya semakin jauh.

Sudah saya katakan di jawaban pertama saya:

  1. Cari tahu kenapa dia pindah.
  2. Tunjukkan di mana kesalahan keputusannya itu.
  3. Doakan dia.

Anda tidak mau memperhatikan karena bukan itu yang ingin anda dengar. Anda ingin mendengar jawaban-jawaban yg lebih keras dari itu. Tapi itu bukan jawabannya. Tepat seperti yang sudah disampaikan Bro Nicmus, anda hanya boleh menegurnya secara empat mata sekali, kemudian menegurnya lagi di depan saksi sekali lagi. Kalau dia masih tetap pada keputusannya, anda tidak perlu berbuat apa-apa lagi karena tugas anda sudah selesai.

Sis, kalau anda benar percaya Yehushua, apakah menurut anda Dia tidak mampu mengubah seluruh manusia dari Adam sampai akhir jaman nanti untuk hanya menyembahnya dan tidak yang lain?

Tapi bukan itu rencanaNya.

YHWH menciptakan manusia dengan kebebasan memilih apakah mengikut Dia atau mengikut yang lain. Dan Dia tidak suka pada manusia yang memaksa manusia lain untuk mengikutiNya karena bukan itu kehendakNya. Dia ingin manusia mengikutiNya dengan sukarela, bukan karena terpaksa.

Kalau menurut anda saran pertama saya = membiarkan, berarti anda masih balita dalam hal ajaran Yehushua. Baca lagi Alkitab anda. Bahkan murid-murid langsungNya diperintahkan untuk “membiarkan” orang-orang yang menolak mengikut Dia. Lebih dari itu, untuk “mengebaskan debu kota yang menolak mereka dari kaki mereka.”

Jangan bicara “seandainya” itu anak saya, sis. Sebab sejak awal saya sudah mengajari mereka untuk mengenal Yehushua, untuk memahami kasihnya dalam segala kejadian baik senang mau pun susah. Dan, sedikit banyak, saya sudah mulai mengajari mereka bagaimana iblis menipu dan menyesatkan. Kalau pun kelak, sesudah semua susah payah saya itu, mereka mengambil keputusan yang salah dan memilih untuk meninggalkan Yehushua, saya hanya bisa mempraktekkan apa yang saya sarankan kepada anda. Sebab ada tertulis bahwa kita harus lebih mencintai Yehushua daripada anak atau bahkan orangtua sendiri.

Dia bebas memilih dan usaha kita adalh
INJIL-I dia dengan INJIL murni bukan dengan TAURAT

GBU

Maksudnya ini kali ya Bro:
Matius 18:15 "Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali.

Nurutku sih ini yg lbh tepat:
Yehezkiel 3:18 Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Engkau pasti dihukum mati! – dan engkau tidak memperingatkan dia atau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu dari hidupnya yang jahat, supaya ia tetap hidup, orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya dari padamu.
3:19 Tetapi jikalau engkau memperingatkan orang jahat itu dan ia tidak berbalik dari kejahatannya dan dari hidupnya yang jahat, ia akan mati dalam kesalahannya, tetapi engkau telah menyelamatkan nyawamu
GBU

oke deh, case close trims pencerahannnya :slight_smile:

Kalo ada laskar ana pindah agama, bakal ana fentung

pake “luntung”/

he he… cadaz am brow… iya tuh… dipentungin … agar ga brani pindah agama…

tapi kalow ane pindah kesono … dipentung juga tak?? :smiley:

soalnya ane sering di ajak2 pindah ninggalin Kristen ini…

gimana klo kasusnya ada orang Kristen mau murtad ke aliran new age/atheisme ya??soalnya ane kenal orang yg biarpun klo ditanya sama orang laen ngakunya agama Kristen tp dia sendiri ga percaya sama Tuhan.pdhal sebelumnya rajin ke gereja lho.ada juga yg tadinya Kristen & malah berbalik menghujat Tuhan Yesus cuman karena ngebet pengen kawin sama wanita dari agama sepupu(ini udah coba dinasehati tp orangnya keras kepala & akhirnya hanya bisa dibiarkan saja).

Ya sama, bro. Dinasehati tapi kalo masih keras kepala ya biarin aja. Kalo saya jadi perempuannya pasti saya depak dia pake selusin kaki. Bayangin aja, dia segitu gampang nuker Tuhannya demi seorang wanita, apa ngga lebih mudah lagi buat dia nuker seorang wanita demi wanita lain?

lebih gampang mengganti se butir dengan sebuah bola kasti yang bisa digunakan buat bermain…

itu faedah duniawi yang pas banget…

buat apa telur busuk , yang nantinya tidak sengaja pecah… BAUNYA KEMANA DAN MERUSAK PENCIUMAN…

dan wajan itu sangat berguna buat nge_goreng apa aja…

ibarat memegang telur busuk ditangan… kalau dikata orang dunia: “si dungu yang memuliakan dan menjaga telur busuk ditangannya” bukankah itu kesia2an belaka??