RENUNGAN JUGA BISA LEBIH SANTAI KOQ

Dear All,

Renungan atas Firman Tuhan selalu membawa kita serius ke alam serius, dengan cara serius.
Tidak salah sih, itu betul.
Tetapi apakah iya pada waktu Tuhan Yesus hidup di muka bumi selama 33 tahun, Dia itu hanya seriuuuusss terus setiap hari?

Rasanya tidak ya, Dia pergi ke tepi pantai, dia pergi ke pesta perkawinan, dia makan-makan dengan orang kaya, Dia makan ikan di tepi danau Galilea, Dia bermain dengan anak-anak, dsb

Ada fragmen-fragmen kehidupan dari Tuhan Yesus yang ceria sebetulnya, tidak sepenuhnya tegaaang sekali.
Mari saya ajak merenungkan salah satu fragmen dalam Mazmur dengan cara yang lebih santai, sejenak…
Biasanya saya seriuuss banget… kali ini boleh ya Tuhan Yesus, ajak kawan-kawan di FK sedikit lebih santai dalam merenungkan FirmanMu?
Terima kasih Tuhan Yesus Engkau sungguh baik bagi kami semua.

Amin.

Inilah Mazmur 137:1-9 dalam versi ceria (padahal kisahnya sediiiihhh sekali loh)
Kisah Bangsa Israel dalam pembuangan di Babel. Kisah bangsa pilihan Tuhan yang sedang meratapi nasibnya.

BY THE RIVERS OF BABYLON
Boney M

By the rivers of Babylon, there we sat down
yeah we wept, when we remembered Zion.
By the rivers of Babylon, there we sat down
yeah we wept, when we remembered Zion.

When the wicked
Carried us away in captivity
Required from us a song
Now how shall we sing the lord’s song in a strange land

When the wicked
Carried us away in captivity
Requiering of us a song
Now how shall we sing the lord’s song in a strange land

Let the words of our mouth and the meditations of our heart
be acceptable in thy sight here tonight
Let the words of our mouth and the meditation of our hearts
be acceptable in thy sight here tonight

By the rivers of Babylon, there we sat down
yeah we wept, when we remembered Zion.
By the rivers of Babylon, there we sat down
yeah we wept, when we remembered Zion.

By the rivers of Babylon (dark tears of Babylon)
there we sat down (You got to sing a song)
yeah we wept, (Sing a song of love)
when we remember Zion. (Yeah yeah yeah yeah yeah)
By the rivers of Babylon (Rough bits of Babylon)
there we sat down (You hear the people cry)
yeah we wept, (They need that ???)
when we remember Zion. (Ooh, have the power)

Boney M : Rivers of Babylon

Mazmur 137:1 Di tepi sungai-sungai Babel, di sanalah kita duduk sambil menangis, apabila kita mengingat Sion.
137:2 Pada pohon-pohon gandarusa di tempat itu kita menggantungkan kecapi kita.
137:3 Sebab di sanalah orang-orang yang menawan kita meminta kepada kita memperdengarkan nyanyian, dan orang-orang yang menyiksa kita meminta nyanyian sukacita: “Nyanyikanlah bagi kami nyanyian dari Sion!”
137:4 Bagaimanakah kita menyanyikan nyanyian TUHAN di negeri asing?
137:5 Jika aku melupakan engkau, hai Yerusalem, biarlah menjadi kering tangan kananku!
137:6 Biarlah lidahku melekat pada langit-langitku, jika aku tidak mengingat engkau, jika aku tidak jadikan Yerusalem puncak sukacitaku!
137:7 Ingatlah, ya TUHAN, kepada bani Edom, yang pada hari pemusnahan Yerusalem mengatakan: “Runtuhkan, runtuhkan sampai ke dasarnya!”
137:8 Hai puteri Babel, yang suka melakukan kekerasan, berbahagialah orang yang membalas kepadamu perbuatan-perbuatan yang kaulakukan kepada kami!
137:9 Berbahagialah orang yang menangkap dan memecahkan anak-anakmu pada bukit batu!

Shalom.

yang bikin serius dan DEG DEG AN setengah mampus khan orang farisi dan para Ahli taurat om edo…

sisanya… ketenangan, kedamaian, kasih dan sukacita serta pengharapan… tidak bisa dipungkiri senyum untuk tiap harinya…

Dude, Hello Dear,

Dah download lagunya? Itu Mazmur loh…
Kalau lihat foto Om kayak orang serius kan? itu dulu sebelum lahir baru Om orang yang sangat serius berat dalam pekerjaan.
Sekarang Tuhan Yesus boleh ubahkan Om, ternyata semua itu indah pada waktuNya.

Shalom.

amiin om… saya bersuka cita akan si om…

Damai Kasih Kristus melingkupi kita semua…

shalom…

Dear Dude,

Om sendiri juga heran dear… kalau dipikir-pikir koq bisa ya… koq bisa berubah begini yach…
Dulu Om konservatif sekali, agamawi, liturgis, kaku, keras, tegas, seringkali tak ada kompromi, bahkan anak buah atau rekan sekerja takut dan mengatakan judes banget, koq bisa ya berubah…
Bayangin saja dear, dulu nyanyian Om : Vidi Aquam, Pater Noster, Kyrie Eleison, Credo, Tantum Ergo dsb

Koq sekarang bisa menari, bertepuk tangan, bersuka dalam Tuhan, memuji, bersorak-sorai, melompat, dulu antiiiii sekali… nyanyiannya lain pula :
Yesus kekasih jiwaku, Sayang-sayang disayang, Bersama malaikat di sorga dsb, dsb

Om sendiri heran 1000% terhadap diri sendiri, koq bisa…

Om yakin, semua itu kalau bukan karena kemurahan Tuhan Yesus, mana mungkin… impossible…

Shalom.

he he… ga tau… om… hanya Om dan Tuhan yang tau…

mungkin om telah siap bilapun akan disakiti, om tidak akan merasa tersakiti…

sbab Yesus telah menanggung yang paling hina… tetap bisa memberkati mereka yang mencemooh dan menghina dalam hukuman tersebut…

pengharapan adalah kekuatan dalam menghadapi badai hidup… kasih memberi semangat tetap bisa tersenyum…
iman, memberi kita sesuatu sperti hal yang besar yang kita lakukan dalam Hidup ini bersama Yesus…

salam kasih Kristus meliputi kita semua…

shalom…

Dear All FK-ers,

Dibawah ini juga sebuah permenungan, karena menerungkan Firman Tuhan itu Alkitabiah :

Mazmur 1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Renungannya : Kalau kita sekarang mau dipanggil Tuhan, apakah kita benar-benar sudah siap?
Dibawah ini ada sebuah fragmen dialog ilustratif, tentu dalam versi ceria, bukan dalam versi serius :

Oleh karena itu, yuk kita mulai baca saja Alkitab secara rajin, mulai dari saya sendiri (sekalipun saya sudah khatam).
Setidaknya kita dapat khatam baca Alkitab 1 kali dalam hidup ini, mengapa?
Gini ceritanya, ntar kalau disono kita ketemu dan ditanya Tuhan Yesus begini dialognya, kan bete (dialog ilustratif saja ya… pastinya ga persis begini) :

TY : “Hey “X”, apa kabar dear ?”
X : “Luar biasa Tuhan Yesus…”
TY : “Bagus, engkau sudah siapkah diproses verbal?”
X : “Ya Tuhan, saya siap”
TY : “OK, engkau tahu siapa Aku?”
X : “Tahu Tuhan, Engkau adalah Firman Allah yang Hidup, yang menjadi manusia, dilahirkan, wafat, dimakamkan, pada hari ke 3 bangkit dari orang mati, Setelah 40 hari menampakkan diri secara berulang-ulang kepada para muridMu, lalu engkau naik ke Surga, duduk di sebelah kiri Allah Bapa”
TY : “Bagus sekali itu X, lancar sekali kamu…, Aku duduk di kiri atau kanan Allah Bapa?, coba pikir lagi…”
X : (X mikir sambil memandangi kancing bajunya… kiri… kanan,…kiri atau kanan… kiri, eh kanan, ah pasti kiri… pasti kiri, lalu X segera jawab) “Kiri Tuhan, kiri…”
Jawab TY sambil senyum asem : “Kiri… kiri… kayak naik angkot saja… kiri…kiri… KANAN tau… "
Karena si X itu FK-er berat, dia langsung jawab : “… sorry bro…”
TY : “X, kamu tahu Aku Firman Allah kan, sudah baca FirmanKu semuanya di Alkitab?”
X : " Sudah… eh… bel… sud… bel, belum Tuhan…”
TY : "Udah sono balik lagi ke dunia, baca dulu FirmanKu ntar baru kesini, kamu nilainya “D” tau? (sambil telinganya disentil sama Tuhan Yesus).
X : “Ah gue mesti ngapalin lagi neh…malesss banget” celetuk X dalam hati. Tapi Tuhan tahu, karena Dia meneliti hati manusia.
TY : “Balik sono gih, … malaikat anter neh si X kembaliin ke keluarganya…”
X : “Wah engga jadi di kasih tempat tinggal neh, udah seneng lihat Taman Firdaus, suruh balik lagi…”,
dan si X sadar lagi dari komanya di ICU RS. “ABC”

Shalom.
Tuhan Yesus memberkati.

satu hal yang melembutkan hati…

MAT 18:12 "Bagaimana pendapatmu? Jika seorang mempunyai seratus ekor domba, dan seekor di antaranya sesat, tidakkah ia akan meninggalkan yang sembilan puluh sembilan ekor di pegunungan dan pergi mencari yang sesat itu?

saya membayangkan ayat diatas seolah olah Yesus dengan susah hati mencariku, Dia gelisah dan cemas, selalu mencariku mungkin dalam kesesatanku…
sungguh menyenangkan bila memang ternyata ada yang khwatir mencari dan mencariku agar tidak di hajar lebih parah lagi dalam kaidah kegelapan itu…

ini yang membuat saya sangat bersuka cita akan KasihNya…

shalom…

KEBENARAN DARI SIRENDAH HATI…

alkisah orang kaya raya yang hartanya berlimpah…namun baik hati, menantang dirinya, dengan pergi ke pulau lain tanpa membawa apapun dari kekayaannya…
namun hanya sepasang pakaian yang melekat pada tubuhnya…

di pulau seberang yang dikunjunginya. tidak ada yang mempedulikannya, lambat laun ia menjadi tukang sampah, dan menyapu atau membersihkan rumah orang lain agar dapat makan mungkin…

dijalanan ia tidur, dan pakaiannya yang lumayan Kumal… sementara orang lain berlalu lalang… melewatinya sperti dia bukan manusia saja tidak di indahkan… mungkin orang lain berasa jijik dan risih akan kekumalan orang itu, merusak pemandangan saja mungkin…

siapakah diantara mereka bahwa sebenar benarnya orang kumal ini adalah orang kaya yang memiliki harta yang berlimpah ditempat asalnya??

walau tak sehebat kepunyaan Tuhan… ada perenungan sedikit aja…

demikian Juga Yesus yang rendah hati…

siapa kah tau dan ada kah yang Tahu bagaimana Ia di Kerajaan sorga…??

Dear Dede,

Excellent dear. GBU

Shalom

Dear Dude

Itulah kasih yang sejati.

I Yohanes 3:16 Demikianlah kita ketahui kasih Kristus, yaitu bahwa Ia telah menyerahkan nyawa-Nya untuk kita; jadi kita pun wajib menyerahkan nyawa kita untuk saudara-saudara kita.

Kasih yang tak berkesudahan, yang selalu menjaga kita, memperhatikan kita, terutama ketika kita jatuh kedalam dosa, Ia begitu setia, mengangkat lagi dan membersihkan kita dari berbagai kotoran.
Karena yang compang-camping itu sebetulnya kita semua.
Dan Dialah pemilik segalanya.

Shalom