Resensi Buku-31: HUMANISME & GERAKAN ZAMAN BARU (Ir. Herlianto, M.Th.)

…Resensi Buku-31…

Buku
HUMANISME DAN GERAKAN ZAMAN BARU

oleh: Ir. Herlianto, M.Th.

Penerbit: Yayasan Kalam Hidup, 1990.

Penjelasan singkat dari Denny Teguh Sutandio:
Zaman modern adalah zaman yang dikuasai rasionalisme atau rasio sebagai sumber kebenaran, tetapi setelah meletusnya Perang Dunia 1 dan 2, rasionalisme mulai dipertanyakan keabsahannya. Setelah rasionalisme mulai dipertanyakan, manusia bukan kembali kepada Tuhan, tetapi malahan berkiblat ke arah mistisisme dan sesuatu yang berhubungan dengan feeling, sehingga tidak heran di zaman postmodern, muncullah Gerakan Zaman Baru sebagai media untuk memuaskan hawa nafsu manusia di dalam mencari “kebenaran”. Gerakan Zaman Baru di dalam buku ini dilatarbelakangi oleh humanisme dan muncul di dalam berbagai bentuk, misalnya di dalam olahraga (yoga, waitankung, dll), di dalam kepercayaan (kebatinan, Zen-Buddhism, dll), dll. Dan yang lebih parah lagi, gerakan ini merasuki Kekristenan dengan ajaran-ajaran, seperti Berpikir Positif dan Visualisasi dari Norman Vincent Peale, Robert H. Schuller, David Yonggi Cho (Visualisasi), dll. Bagaimana sikap kita sebagai orang Kristen terhadap fenomena ini? Di dalam buku ini, Ir. Herlianto, M.Th. mengajak kita untuk peka terhadap kondisi zaman yang dipengaruhi oleh Gerakan Zaman Baru dan selanjutnya, kita sebagai orang Kristen harus kembali kepada Alkitab sebagai satu-satunya kebenaran, dan BUKAN kepada Gerakan Zaman Baru atau sejenisnya.

Profil Ir. Herlianto, M.Th.:
Ir. Herlianto, M.Th. adalah Pemimpin Umum Yayasan Bina Awam (YABINA), Bandung (situs: http://www.yabina.org) dan dosen dalam bidang Sosiologi dan Aliran Kontemporer di Sekolah Tinggi Theologi Bandung. Beliau adalah seorang insinyur lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) pada tahun 1968 lalu memperdalam ilmu dalam bidang Pembangunan Perkotaan dan memperoleh diploma International Course on Housing, Planning and Building di Boueweentrum International Education, Rotterdam pada tahun 1979 serta mengikuti Urban Studies Course pada Princeton University di USA pada tahun 1982. Beliau belajar theologi di Institut Injil Indonesia, Batu pada tahun 1972, lalu dilanjutkan ke Seminari Alkitab Asia Tenggara (SAAT) Malang dan pada tahun 1976 memperoleh gelar Bachelor of Theology (B.Th.) Pada tahun 1982, beliau menyelesaikan studi Master of Theology (M.Th.) di Princeton Theological Seminary, USA dengan spesialisasi masalah kemasyarakatan dan perbandingan agama. Beliau dapat dihubungi melalui e-mail: [email protected].