Ribuan Massa Hancurkan Sebuah Gereja di India Utara

Ribuan Massa Hancurkan Sebuah Gereja di India Utara

Ribuan massa menyerang sebuah gereja yang sedang dalam masa pembangunan di India Utara pada 25 Agustus lalu. Massa yang tergabung sekitar seribu orang itu dikabarkan menghancurkan gereja sembari meneriakkan slogan-slogan agama.

Menurut berita yang ditulis oleh Gospel Asia Reports, selain menghancurkan gereja massa juga melakukan tindakan kekerasan terhadap pendeta, keluarga dan anggota gereja. Namun mereka berhasil lolos dan mencari persembunyian yang aman.

Tidak ada laporan korban jiwa atas tindak brutal ini. Namun, pembangunan gereja yang telah dimulai sejak dua tahun yang lalu harus terhenti sejenak. Kemarahan para massa tersebut dipicu karena tidak menghendaki gereja itu ada disekitar lingkungan mereka. Kendati pun mendapatkan kecaman, sehari setelah kejadian berlalu, para pemimpin regional berdoa dan melaporkannya kepada polisi setempat. Namun nyatanya polisi justru tidak ingin ikut dilibatkan dalam persoalan ini.

Akibat tidak mendapatkan dukungan, maka pemimpin gereja ini mengajak seluruh gereja di dunia berdoa agar pembangunan gereja lancar hingga selesai. Larangan pembangunan gereja memang sangat marak terjadi di negara-negara minoritas umat Kristiani. Penerimaan terhadap kehadiran kaum minoritas di negara-negara mayoritas berkeyakinan lainnya tetap menjadi harapan besar.

Sumber: http://www.jawaban.com/index.php/news/detail/id/90/news/130901234335/limit/0/Ribuan-Massa-Hancurkan-Sebuah-Gereja-di-India-Utara.html