Roh Allah hanya satu ( Esa ) atau banyak sih ?

Shalom semua,
Sebenarnya Roh Allah = ROH KUDUS atau bukan ?atau
ROH KUDUS hanyalah salah satu dari Roh2 Allah ?
Sebenarnya Roh Allah satu atau banyak ?

Pertanyaan diatas saling kait ini timbul karena di Kitab Wahyu dibilang begini ;

Wahyu 3:1 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati!

Wahyu 4:5 Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah.

Wahyu 5:6 Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.

Biasanya bila TUHAN berfirman dalam satu kitab menekankan suatu kata sampai Berulang 3 x maka memiliki suatu arti yang sangat Penting.

Thanks & GBU.

gimana dgn ayat di bawah ini fren… :coolsmiley:

1 Korintus 12:11 Tetapi semuanya ini dikerjakan oleh Roh yang satu dan yang sama, yang memberikan karunia kepada tiap-tiap orang secara khusus, seperti yang dikehendaki-Nya.

jadi Roh Allah hanya satu, mungkin namanya ketujuh Roh Allah… :ashamed0004:

Thanks Bro Silver,
Mungkin yang di 1Korintus 12: 11 itu adalah salah satu Roh Allah yaitu Roh Kudus ? itu ketujuh Roh Allah bukanlah nama :rolleye0014: karena kan di bilang Tujuh obor jadi obornya ada tujuh atau tujuh kaki dian kan berarti kaki diannya ada tujuh ? :mad0261:
makanya kadang saya bingung juga nich ? :mad0261:
GBU.

Pribadi Roh Allah itu Satu, tidak bisa ditakar, tidak bisa dibagi dan tidak bisa diukur.
Urapan Roh Allah itu bisa ditakar, bisa dibagi dan bisa diukur.

Ketujuh Roh Allah bisa saja brarti takaran urapan Roh.

Di Alkitab, urapan Roh sering dlambangkan spt api.

Bagaimana Anda menjelaskan Trinitas dengan 3 pribadi? Apakah Anda setuju dengan Doktrin Trinitas?

Roh Allah ada banyak tapi tidak tertulis dalam alkitab (yang tertulis ada 7) dari ketujuh Roh itu saja belum di ketahui semua apa fungsinya/tugas dan spesialisasinya, Hanya roh kudus yang kita ketahui adalah sebagai penolong, dan penghibur,juga pemberi kuasa kuasa

mungkin Roh allah yang lain adalah Roh yang mengajar ilmu pengetahuan (iptek) kepada manusia
dan Roh diluar yang tujuh itu ngurusin planet planet lain dan kehidupannya

Tuhan Jesus memberkati
Hani

Ada sisi lain dari Roh Allah atau Roh Kudus, perhatikan :

και εγω ερωτησω τον πατερα και αλλον παρακλητον δωσει υμιν ινα μενη μεθ υμων εις τον αιωνα το πνευμα της αληθειας”

(kai ego eroteso ton patera kai allon parakhleton dosei umin ina mene meth umon eis ton aiona to pneuma tes aletheias)

“Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran” (Yohanes 14:16-17).

Kata-kata “yang lain” menunjukan bahwa penolong tersebut pasti berbeda dengan yang pertama, dan kita sepakat bahwa penolong yang pertama adalah Yesus Kristus. Jadi, Roh Kebenaran itu pasti bukanlah Yesus, tapi memiliki kondisi yang sama seperti Yesus yaitu merasakan lapar, dan kematian. Tapi penolong tersebut haruslah kekal.

Dan ada sisi lain pandangan tentang dari Roh Allah atau Roh Kudus sbb. :

  • Roh Kudus datang pada Yohanes Pembaptis sejak di rahim ibunya (Lukas 1:15)

  • Elisabet, ibunya Yohanes pun penuh dengan Roh Kudus (Lukas 1:41)

  • Zakaria, ayah penuh dengan Roh Kudus (Lukas 1:67)

  • Roh Kudus turun atas Simeon (Lukas 2:25)

  • Roh Kudus dalam rupa burung merpati (Lukas 3:22)

Jadi, siapakah Roh Kudus yang di maksud ?
Roh Kudus dapat disamakan dengan Roh Kebenaran atau Roh Allah. Sekarang lihat .

1 Yohanes 4:1
“saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya kepadasetiap roh, tetepi ujilah roh-roh itu, apakah mereka bersal dari Allah, sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia”

Disini kata “roh-roh“ disamakan dengan “nabi-nabi’.jadi roh yang benar adalah nabi yang benar. Jika kita kembalikan ke dalam Yohanes 14:17 disitu Roh Kebenaran ditulis dalam bahasa Yunani dengan “Pneuma tes Aletheias”. Kata Pneuma artinya adalah Roh. Sebagian umat Kristen menganggap bahwa Roh disini adalah makhluk halus atau Ghost. Tapi jika Pneuma itu adalah hantu atau hal yang tidak bisa dilihat atau tidak nyata, bagaimana kita dapat mengujinya, sesuai perintah 1 Yohanes 4:1 di atas? kalau yang disebut Roh Kudus itu tidak berbentuk manusia, yang dapat dinilai dari perbuatan dan ajaran-ajarannya

“Demikian kita mengenal Roh Allah, setiap roh yang mengaku bahwa, Yesus Kristus telah datang sebagai manusia berasal dari Allah” (1 Yohanes 4:2).

Dari penafsiran di atas, roh = nabi, jadi Roh Allah = Nabi utusan Allah.

Roh Kudus atau Nabi Kudus menurut Yohanes 14:16-17 haruslah dapat menyertai dengan selama-lamanya. Apakah ada Nabi yang hidup kekal? Ada, setiap nabi hidup kekal dan menyertai dalam ajaran-ajarannya. Seperti ajaran Musa yang kekal dalam kehidupan orang Yahudi, walaupun ia sudah wafat.

Buat perenungan :

“….kepadamu telah diberitakan rahasia Kerajaan Allah, tetapi bagi orang-orang luar, segala sesuatu disampaikan dalam perumpamaan supaya sekalipun melihat mereka tidak menanggap, sekalipun mendengar mereka tidak mengerti, supaya mereka jangan berbalik dan mendapat ampun” ( Markus 4:11-12)

Shalom Bro Siip ,
thanks atas sharingnya … konteks dalam kitab Wahyu menurut apa yang saya dapat itu adalah memang benar Roh Kudus sering dilambangkan spt Api ( pada peristiwa Pentakosta lidah2 api ), Roh Allah nampak seperti Api yang menyala-nyala disemak pada Musa . tetapi di Wahyu sepertinya ada 7 Roh Allah ( semuanya ini ada pada Tuhan Yesus ) jadi benar2 7 Roh Allah bukan kiasan atau Urapan ?! Roh kudus adalah salah satu dari 7 Roh Allah ? :mad0261: mungkin ini bisa jadi dasar salah satu Roh itu adalah yang Tuhan Yesus bilang di Yohanes 15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
Roh Kebenaran adalah salah satu dari Ketujuh Roh Allah ?
GBU.

Shalom Bro Hanhalim ,
Jadi menurut Bro Halim Roh Allah itu banyak ya Bro ? dan yang tertulis ada 7 … dari ke Tujuh Roh Allah ini apakah disamping Roh Penghibur masih ada seperti yang tertulis di Yesaya 11:2 Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;
Disini ada 3 Roh Allah lagi ya Bro ? jadi udah 4 dengan Roh Penghibur( Roh Kudus ) .

Tapi sepertinya saya kurang setuju dengan statement Bro yang terahir ini :

mungkin Roh allah yang lain adalah Roh yang mengajar ilmu pengetahuan (iptek) kepada
manusia dan Roh diluar yang tujuh itu ngurusin planet planet lain dan kehidupannya

Roh yang mengajarkan Pengetahuan mungkin bisa benar , tapi Roh Allah yang ngurusin Planet lain dan kehidupannya ? :mad0261: Something Out there ? kembali ke ALKITAB aja deh Bro hehehe :smiley: tujuh aja kita masih belum mengenali NYA, ok ?!

Thanks & GBU.

Shalom Bro Gelang,
Nice Sharing :afro: membuka suatu wawasan baru sesuai dengan yang bro tulis Buat perenungan :
7 Roh Allah dibukakan kepada kita bukan dalam perumpamaan melainkan memang langsung dan seperti apa yang tertulis, Bro ingatkan di Yohanes 14:16-17 penolong yang lain = Roh Kebenaran = ROH KUDUS .
di 1 Yohanes 4:1 karena itu bicara ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah ini roh bukan Roh jadi bukan bagian dari ketujuh Roh Allah yang diutus keseluruh Bumi ! artinya ada juga roh-roh lain yang berasal dari Allah ( Setan & Malaikatnya pun berasal dari Allah , Right ?! ini contohnya 1 Samuel 16:14 Tetapi Roh TUHAN telah mundur dari pada Saul, dan sekarang ia diganggu oleh roh jahat yang dari pada TUHAN. ) tapi diantara roh-roh ini ada juga yang bukan roh Anitchrist yaitu mereka yang tertulis di 1 Yohanes 4:2.

Hal menguji roh-roh sepertinya TUHAN sudah beritahu caranya disamping 1 Yohanes 4:2 caranya yaitu dengan melihat BUAH-BUAH nya , ok ? ( dari nabi-nabi palsu CMIIW ?)
Benar Bro bilang dari Ajaran nabi2 Allah dan Buahnya …

Okay kembali ke kitab Wahyu 3,4,5 siapakah ke TUJUH ROH ALLAH ? kita udah jumpai 4 diatas yah ?!
( Roh hikmat dan pengertian, Roh nasihat dan keperkasaan, Roh pengenalan dan takut akan TUHAN , Roh Kebenaran)
Thanks & GBU.

Mungkin bisa dipertajam begini :

Roh Allah itu Roh dalam diri Allah ataukah Roh diluar diri Allah namun milik Allah?

Statemen mataku ada dua tentunya berbeda dengan sepedaku ada dua

Salam

Shalom bo Moe,
Thanks atas saran nya Bro tapi Konteks di Wahyu 3:1, Wahyu 4:5,Wahyu 5:6 bukanlah
Roh Allah itu Roh dalam diri Allah ataukah Roh diluar diri Allah namun milik Allah?

Ketujuh Roh Allah itu berarti dari dalam Allah ada 7 roh NYA yang diutus keseluruh Bumi… dan ketujuh Roh Allah itu jelas milik Allah,ok ? ! makanya saya tanya :
[b]- ROH KUDUS hanyalah salah satu dari Roh2 Allah ?

  • Sebenarnya Roh Allah satu atau banyak ?[/b]

GBU .

[email protected]

Saran saya kepada anda…Cobalah baca dulu Alkitab dari awal ( PL ), yakni dimulai dari kitab Kejadian… Disitu pertama kali muncul kata " ROH ALLAH melayang layang ."…
Kemudian berlanjut ke kitab Keluaran, Bilangan, Samuel, Tawarikh dan Mazmur…
Dari semua kitab tsb nantinya anda dapat penjelasan dan gambaran seperti apa sih sebetulnya yang di maksud Roh Allah itu…?? dan bagaimana Roh Allah itu dapat turun dan ada di setiap rencana kerja Allah Semesta Alam tsb…?? Kemudian apa dan siapa yang nyata berhak menerima karunia Roh Allah ydm.

Soalnya kalau datang pertanyaan yang dari kebingungan anda…?? Ya…artinnya anda belum memulai pembacaan Alkitab secara lengkap dong…??? Mosok langsung bertanya di ujung Alkitab ya…??? ( di Wahyu )…hehehheh
Kok di awal tidak jadi perhatian anda ya…??

Tapi kalau saya boleh kasih komentar sesuai kebingingan anda.??
Yakni : Kita harus mempercayai dng Iman percaya kita ( jangan plinplan dan suam-suam kuku), Bahwa Allah itu adalah ROH adanya, dan tidak bisa dng kemampuan logika kita untuk memposisikan suatu konsep secara nalar manusia yang terbatas Bahwa Roh Allah tsb dapat di hitung dan mempunyai jumlah dari minimal s/d maximal.
Pikiran seperti itu yang sebetulnya tidak boleh melintas dalam alam pikiran manusia, Karena Allah yang Roh tsb HARUS DIPAHAMI / dimengerti SECARA ROH KEROHANIAN KITA, bukan secara sifat kedagingan kita. Disitulah namanya Iman PERCAYA KITA YANG MENDOMINASI…dalam mencerna sisi hakekat KEILLAHIAN …Allah .

Menurut Saya, Roh Allah yang dapat bekerja pada manusia…?? dapat dipernyatakan dengan jelas oleh Allah, sesuai KEDAULATAN ALLAH yang bersumber pada keinginan-Nya pada makhluk ciptaan-NYa. Sehingga jika kita sebagai seorang yang beriman Kristen maka sesuai pula dng bahasa manusia yang kita pahami, Maka TYK menerjemahkan Roh Kudus tsb sbg Roh penolong atau Roh Kebenaran. Jika kita diinginkan oleh Allah untuk suatiu talenta tertentu, maka Allah mengaruniakan suatu hal yang khusus pada diri kita, namun untuk mendaya gunakan karunia tsb maka kita minta pertolongan dan bimbingan darI Roh Kudus bukan…??? Itu baru kita lihat di ssi manusia ciptaan Tuhan yang hidup di dunia fana ini bukan…??

Kemudian kebingungan anda…?? ada Informasi Roh ALLAH pula waktu membaca kitab Wahyu…dimana itu berdasarkan kesaksian Yohanes dalam penglihatan supra naturalnya dalam meenjumpai Yesus secara Roh juga.
Maka hitungan bilangan 7 Roh Allah, berarti Allah membuat ketetapan yang berbeda-beda pada setiap Jemaat -Nya sesuai dng nama JEMAAT tsb, ada Efesus, Sardis, Lodikia …dll. Dan yang menjadi 7 tsb adalah bentuk sifat perbedaan yang harus di kerjakan oleh Roh Allah tsb seagai mana ketetapan tsb. Sedangkan manifestasi dari ketujuh perbedaan ketetapan ydm di wakilkan (di- representasikan ) pada 7 Malaikat Allah ( yang di simbolkan sebagai7 bintang ).
Jadi secara Iman percaya kita adalah : Roh ALLAH = ALLAH = TYK

Demikan menurut pemahaman saya …

Salam GBU

Shalom Bro Purba ,
Terima kasih Bro atas sarannya :afro: nanti saya akan baca lagi PL seperti saran Bro… cuma kalau baca kejadian terus keluaran lalu dihitung nya orang israel di bilangan apalagi di ulang2 mbacanya bosen hehehe kalau dilanjutin malah Samuel dan Tawarikh pada overlep saling ulangan yah terus masa kita suruh lihat hakim-hakim Israel sampai Raja-raja Israel kaya pelajaran sejarah ya bro apalagi daud memuji-muji Tuhan di mazmur Salomo beroleh hikmat dikumpulin jadi amsal terus puisi2 cinta salomo yang di kidungkan ? apalagi kalau ada yang suka meratap jadi ratapan wah pusing saya bro kalau ketemu nabi2 besar dan nabi2 kecil apalagi yehezkiel bisa melayang ke Dunia fasntasi lebih puyeng lagi kalau belajar kerohanian sama Daniel yang suka menyembunyikan dalam kiasan :mad0261: hehehe nah waktu saya lagi baca Yosua 1:8 Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. kok adayang samanya di Maz 1:2 tetapi yang kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.
3 Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya berhasil.

Makanya dari pada pusing saya baca dari Kejadian S/d Wahyu mending nanya ke Bro Purba yang sudah pernah baca dari PL- PB . :afro:
Waktu merenungkan siang dan malam enakan baca Wahyu deh … muncullah pertanyaan saya mengenai KETUJUH Roh Allah ? Bro kan bicara IMAN , dan Iman saya bilang TUHAN nggak bakalan Marah kalau kita mempertanyakan Ketujuh Roh NYA , ok Bro ? :smiley:

Terimakasih Bro Purba atas explanation Bro diatas , tapi Bro lupa menjawab pertanyaan saya :
ROH KUDUS hanyalah salah satu dari Roh2 Allah ?
Sebenarnya Roh Allah satu atau banyak ?

Bahwa Allah itu adalah ROH adanya, AMEN Bro . :afro: bukan DZAT :tongue:
Roh Allah tsb dapat di hitung dan mempunyai jumlah dari minimal s/d maximal.
Pikiran seperti itu yang sebetulnya tidak boleh melintas dalam alam pikiran manusia

Kenapa tidak boleh melintas dalam pikiran kita Bro ? ( pamali / tabu/ telan saja/ ya gitu pokoknya PERCAYA saja ) lah kalau dibilang Ketujuh Roh Allah apakah Bro Percaya Allah punya Roh 7 ?

Buat apa Yohanes DIPERINTAHKAN menulis kitab WAHYU oleh Malaikat TUHAN kalau isinya tidak boleh terlintas dalam pikiran kita ? ( Ingat Wahyu itu Yohanes diperintahkan TULISLAH ! METERAIKANLAH jadi ada perintah )
Bro Purba bilang diatas karena allah adalah Roh maka kita harus memahami nya secara Rohani , dan bro bilang kesaksian Yohanes dalam penglihatan supra naturalnya dalam meenjumpai YESUS secara Roh juga.

Ini sekarang kita lagi membicarakan ALAM ROH bro dimana ada ketujuh Roh Allah … makanya timbul pertanyaan :
ROH KUDUS hanyalah salah satu dari Roh2 Allah ?
Sebenarnya Roh Allah satu atau banyak ?

Ini bukan untuk menyangkali TUHAN itu SATU ataupun menolak TRINITAS tapi kita sedang bertanya kenapa di Yesaya 11:2 Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;

JUSTRU karena saya belum membaca PL & PB tapi mengerti ada Roh Hikmat & Pengertian di Yesaya 11: 2 maka saya bertanya pada Bro Yang sudah membaca Kejadian sampai Wahyu …

Thanks & GBU.

Wahyu 3:1b Inilah Firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu dan kita dapat melihat dalam pembahasan pasal Wahyu 1:4 Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya,
di atas, sebutan ketujuh Roh Allah diidentifikasikan sebagai Roh Allah sendiri. Demikian juga dalam pembahasan pasal Wahyu 1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."
di atas, sebutan ketujuh bintang diidentifikasikan sebagai utusan dari ketujuh jemaat yang saat itu sedang mengunjungi Rasul Yohanes.
Jemaat Sardis sungguh membutuhkan pekerjaan Roh Tuhan. Jadi, layaklah jika jemaat itu diingatkan dalam ayat ini bahwa Tuhan Yesus memiliki apa yang mereka perlukan.
Pasal dua dan pasal tiga merupakan bagian dalam penjelaskan yang menerapkan rincian-rincian yang sulit dimengerti dalam penglihatan tentang Tuhan Yesus. Didalam wahyu ini terdiri dari tujuh surat kepada tujuh jemaat. Setiap jemaat adalah sebuah gereja setempat yang harfiah. Oleh karena jemaat-jemaat sepanjang zaman ini mempunyai ciri-ciri yang diuraikan dalam pasal dua dan tiga, maka dapat dikatakan bahwa ketujuh jemaat itu juga mewakili setiap jemaat. Jadi, walaupun sesuatu ditulis untuk 7 jemaat, tetapi hal itu juga berlaku bagi kita “yang bertelinga”. Wahyu 2:7 berbunyi, “Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat…” Jadi, semua ini dikatakan kepada jemaat-jemaat Kristus, dan bukan kepada satu jemaat saja. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa surat-surat ini milik kita juga.

Makanya dari pada pusing saya baca dari Kejadian S/d Wahyu mending nanya ke Bro Purba yang sudah pernah baca dari PL- PB . :afro:
Waktu merenungkan siang dan malam enakan baca Wahyu deh … muncullah pertanyaan saya mengenai KETUJUH Roh Allah ? Bro kan bicara IMAN , dan Iman saya bilang TUHAN nggak bakalan Marah kalau kita mempertanyakan Ketujuh Roh NYA , ok Bro ? :smiley:

Terimakasih Bro Purba atas explanation Bro diatas , tapi Bro lupa menjawab pertanyaan saya :
ROH KUDUS hanyalah salah satu dari Roh2 Allah ?
Sebenarnya Roh Allah satu atau banyak ?

Bahwa Allah itu adalah ROH adanya, AMEN Bro . :afro: bukan DZAT :tongue:
Roh Allah tsb dapat di hitung dan mempunyai jumlah dari minimal s/d maximal.
Pikiran seperti itu yang sebetulnya tidak boleh melintas dalam alam pikiran manusia

Kenapa tidak boleh melintas dalam pikiran kita Bro ? ( pamali / tabu/ telan saja/ ya gitu pokoknya PERCAYA saja ) lah kalau dibilang Ketujuh Roh Allah apakah Bro Percaya Allah punya Roh 7 ?

Buat apa Yohanes DIPERINTAHKAN menulis kitab WAHYU oleh Malaikat TUHAN kalau isinya tidak boleh terlintas dalam pikiran kita ? ( Ingat Wahyu itu Yohanes diperintahkan TULISLAH ! METERAIKANLAH jadi ada perintah )
Bro Purba bilang diatas karena allah adalah Roh maka kita harus memahami nya secara Rohani , dan bro bilang kesaksian Yohanes dalam penglihatan supra naturalnya dalam meenjumpai YESUS secara Roh juga.

Ini sekarang kita lagi membicarakan ALAM ROH bro dimana ada ketujuh Roh Allah … makanya timbul pertanyaan :
ROH KUDUS hanyalah salah satu dari Roh2 Allah ?
Sebenarnya Roh Allah satu atau banyak ?

Ini bukan untuk menyangkali TUHAN itu SATU ataupun menolak TRINITAS tapi kita sedang bertanya kenapa di Yesaya 11:2 Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;

JUSTRU karena saya belum membaca PL & PB tapi mengerti ada Roh Hikmat & Pengertian di Yesaya 11: 2 maka saya bertanya pada Bro Yang sudah membaca Kejadian sampai Wahyu …

Thanks & GBU.
[/quote]

Shalom Bro Loyd,
Thanks Bro atas tanggapan dari Wah 3:1 mengenai surat pada jemaat di Sardis :afro: tapi mungkin yang saya tanyakan bukan hanya Surat pad 7 Jemaat tapi stressingnya pada KETUJUH Roh Allah. makanya saya juga bicara di Wahyu 4: 5 & Wahyu 5: 6 … saya menangkap ada 7 Roh Allah pada diri YESUS ? makanya muncul pertanyaan :

1.ROH KUDUS hanyalah salah satu dari Roh-Roh Allah ?
2.Sebenarnya Roh Allahnya orang KRISTEN satu atau banyak ?
3. Ketujuh Roh Allah itu apa/siapa saja ?

Hayo buat rekan 2 yang "JAGO DOKTRIN " hingga pada merasa PALING BENAR dalam thread2 Protestan Vs Katolik Coba bantu jawab pertanyaan saya diatas !
( Ini TANTANGAN TERBUKA buat CLAY, MAXIM, ANDREA, COSMICBOY, LIMITED, RITA, RODERICK, OND3,APPLES,BRUCE , JERICHO )
Thanks & GBU.

[email protected]

Hehehehe…sebetulnya saran dan anjuran saya tsb,tidak juga menyadarkan anda ya…?? anda ingin jawaban yang instan-instan saja ya…??? Malas itu namanya…Kalau malas saja Alkitab mengatakan tidak boleh di kasih makan. Nah apalagi malas baca firmn Tuhan …mana lah boleh dikasih makanan firman bukan…?

Celotehan saya sebetulnya prinsip-prinsip yang ada dalam iman Kekeritenan kita yang di ajarakan ALAKITAB ( bukan dari saya pribadi )…Apalah awak ini broo…?? ( istilah medan nya ).

Anjuran saya itu guna membangun kerangka / konstruksi berpikir anda supaya pengertian Roh Allah tsb dapat anda dapati dan akhirnya dapat pahami secara utuh bulat ( tidak benjol-benjol ) darai dalam Alkitab terlebih dahulu. Baru kemudian dari pendangan temen-temen di fk ini.
Kalau tidak demikian makanya saya bilang, sulit nantinya anda memahaminya Roh Allah Itu harus secara LOGIKA ALAM PIKIRAN MANUSIA ATAU DNG IMAN PERCAYA. Sehingga saya mengatakan " ada hal yang sebetulnya tidak boleh melintas dalam pikiran kita manusia " dalam memahami Ke-illahian Allah . kARENA SECARA akal kita sudah tidak mampu lagi menerjemabahkannya dng keterbatasan manusia kita.
Jika dipaksakan juga maka pengenalan akan Allah yang benar malah semakin menjauh dari diri kita atau sisi keimanan kita. Akhirnya anda menggunakan kitab lain di luar Alkitab untuk menjangkau hakekat Allah yng benar tsb.
Itu dulu coba anda renungkan [email protected],susanto…YA…?? ( itupun jika anda sudi dan punya kerendahan hati dalam niatan kita bersama menggali Firman Tuhan )…sbelum saya dng segala yang saya ketahui untuk menjawab apa yang menjadi pertanyaan diri anda, yang di todongkan kepada saya.

Salam GBU

Pertanyaan saudara adalah yang secara awam susah dijelaskan oleh mereka yang walaupun sudah percaya kepada Tuhan YESUS tapi tidak tahu menjelaskannya.

Berikut ini saya tampilkan sedikit kesaksian oleh Hamran Ambrie seorang mantan muslim tentang pemahaman Trinitas yang dijelaskan secara sederhana dan jelas yang diakuinya diperoleh oleh bimbingan ROH KUDUS pada waktu ia masih muslim ketika ia dalam pencarian kebenaran tentang Tuhan yang sebenarnya.

Untuk kesekian kalinya Tuhan menolong saya dengan roh kebenaranNya yaitu Rohulkudus yang bekerja di dalam hati saya.
Bagaimana pertolongan Allah mengungkapkan semua batu sandungan saya itu, baiklah pada kesempatan ini akan saya jelaskan seluruhnya sebagai berikut:

  1. JESUS DISEBUT ANAK ALLAH

Dalam Injil Yohannes 1: 1 dan 14 dikatakan demikian:
“Pada mulanya adalah Firman: Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah”. (ayat-1 ) "Firman itu telah menjadi manu- sia dan diam diantara kita dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepadaNya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih, karunia dan kebenaran. (ayat :14).
Dalam nats ayat ini terungkaplah bahwa makna JESUS itu disebut “Anak Allah”. ialah dari hal Firman Allah yang telah menjadi daging dalam kelahiran JESUS KRISTUS. Dengan lain perkataan juga JESUS dikatakan "Firman yang Hidup 'sebagaimana disebutkan da!am 1 Yohanes 1
Jadi jelaslah bahwa JESUS disebut Anak Allah, bukanlah bermakna Allah beranak secara biologis sebagaimana sering diartikan orang, bahkan sayapun berpendapat demikian pada mulanya, melainkan Firman Allah itu telah dinyatakan didalam kelahiran JESUS orang Nazaret atau Almasih Isa Ibnu Maryam.

Pengertian nats Alkitab disaksikan kebenarannya oleh Muhammad sendiri yang mengatakan:
"Isa faa innahu Rohullah wa Kalimatuhu’- (Isa itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya). (Hadits Anas bin Malik–Mutiara Hadits halaman 353).
Quran s.An Nisaa 171 mengatakan:
“Innamal Masihu ‘Isa bnu Maryam~ Rasululahi wa Kalimatuhu alqahaa ila Maryama wa Rohu, minhu…-’
(Sesungguhnya Almasih Isa ibnu Maryam itu, adalah utusan Allah dan Firman-Nya yang ditumpahkanNya kepada Maryam dan Roh daripadaNya)-
Mengenai kata ''Kalimat” atau Firman Allah yang menjadi jasad JESUS ini, Drs. Hasbullah Bakry dalam bukunya yang berjudul-“Nabi Isa dalam Al-Quran enz” halaman 109 mengatakan:
“Nabl Isa disebut sebagai Kalimah Allah (Firman Yang Hidup–pen), disebabkan dia adalah penjelmaan dari pada Firman Allah yang ditujukan kepada Maryam untuk mengandung Nabi Isa”.
Karena itu sekarang saya sama sekali tidak akan ragu lagi untuk mengatakan bahwa JESUS itu “Anak Allah”, yaitu merupakan Firman Yang Hidup.
Kalau dahulunya saya menyangkal menyebut JESUS itu “Anak Allah”, adalah disebabkan mengartikan “Anak” disini secara biologis, secara kemanusiawian.

Nats Al-Quran s.Al Ikhlas yang mengatakan: " …Dialah Allah Yang Esa …tidak beranak dan tidak diperanakkan …" yang sering dikemukakan oleh para mubaligh Islam dikala itu, sebagai dalil untuk menolak bahwa Allah itu mempunyai anak sebagaimana halnya iman Kristen dengan penyebutan ‘‘YESUS Anak Allah’’.Sebenarnya ajaran Kristen sendiri dapat menerima sepenuhnya mengaminkan sepenuhnya ayat Quran ini, karena ajaran Kristen sendiri sama sekali tidak pernah mengatakan bahwa “Allah itu punya anak” dalam pengertian secara biologis, yang oleh Quran itu disebut dengan Istilah “walad”.

Adapun JESUS disebut “Anak Allah” adalah dalam pengertian mutasyabihat, yaitu Firman Allah yang Hidup didalam JESUS KRISTUS,- bukan dalam pengertian “walad”, melainkan dalam pengertisn “ibn”.
Dalam masalah ini saya ingin meyakinkan, bahwa tidak ada satu ayatpun dari Al-Quran secara tegas menolak ajaran Alkitab diatas mengenai sebutan “Anak Allah” bagi JESUS KRISTUS. Yang Al Quran tolak adalah jika JESUS dianggap Anak Allah dalam pengertian walad, yaitu anak secara seksuil biologis kemanusiawian.

2. JESUS DISEBUT “TUHAN”

Kenapa JESUS disebut “Tuhan”. Sebagaimana sudah saya jelaskan terdahulu, bahwa saya sama sekali tidak sanggup mengatakan “JESUS itu Tuhan”, atau mengatakan “Tuhan JESUS”. Karena sedari kecil saya diajar dan kemudian saya mengajar bahwa"La ilaha illallah’- (tidak ada Tuhan kecuali Allah).
Apakah JESUS disebut Tuhan, karena Dia dilahirkan tidak berbapa? Tidak! Karena Adam juga dilahirkan tidak berbapa bahkan tidak beribu, Adam tidak pernah disebut “Tuhan”.
Atau, apakah karena JESUS berbuat mukjizat? Inipun juga tidak. Karena Musa pun juga banyak berbuat mukjizat, Musa tidak pernah disebut Tuhan.
Apakah disebabkan JESUS dapat menyembuhkan penyakit kusta dan menghidupkan orang mati. Inipun juga tidak. Karena Elisapun dapat menyembuhkan orang penyakit kusta ddn menghidupkan orang mati, Elisa tidak disebut Tuhan.
Atau apakah JESUS disebut Tuhan, karena Dia mikraj naik ke sorga, Eliapun mikraj naik kesorga, Elia tidak disebut Tuhan.

Kalau begitu, apa sebabnya JESUS itu disebut Tuhan.
JESUS disebut Tuhan, natsnya dapat saudara hayati sebagaimana yang telah saya uraikan terdahulu, yaitu terdapat dalam Injil Yohanes 1 :1 dan 14, bahwa Firman atau Allah itu telah menjadi manusia dalam kelahiran JESUS KRISTUS. Karena itulah dalam 1 Yohanes 1:1 dikatakan juga, bahwa: JESUS adalah “Firman yang Hidup”.

Dalam kata lain sering dipergunakan istilah “Allah telah menjelma jadi manusia”.
Kata “menjelma” atau kata dunia apa saja, yang dikaitkan dengan “Allah”, tidak boleh diterjemahkan atau diartikan secara arti kamus atau arti dunia.
Misalnya: “Allah ada”, Manusia juga ada. Kata “ada” yang dikaitkan dengan Allah, berbeda makna pengertiannya dengan kata “ada” yang dikaitkan dengan manusia.
Ada bagi Allah, berbeda struktur-nya denyan ada bagi manusia. Ada bagi Allah, adalah karena ada dengan sendirinya, zat wajibal wujud, tetapi ada bagi manusia adalah karena diadakan–diciptakan.
Begitupun juga halnya dengan kata “menjelma” bagi Allah, tidak boleh diterjemahkan–diartikan–secara kamus bahasa dunia.

Menurut kamus bahasa dunia, kalau kucing menjelma jadi gajah, bermakna kucingnya hilang, yang ada hanya gajah. Kalau batu menjelma menjadi emas, maka batu sudah tidak ada, yang ada hanyalah emas.
Semuanya ini adalah pengertian “menjelma” menurut kamus bahasa dunia yang berlaku. Tetapi kata"menjelma" yang dikaitkan dengan Allah, tidaklah demikian pengertiannya. Menjelma yang dikaitkan kepada Allah tidak membawa perubahan, karena Allah itu tidak berubah (Malaekhi 3: 6). Allah menjelma jadi manusia, tidaklah bermakna Allah sudah tidak ada, yang ada hanyalah manusia. Pendapat demikian memang tidak benar. Ingat! Allah itu tidak berubah. Allah menjelma jadi manusia, maka A!lah tetap ada, dan manusiapun juga ada. Jadi kata “menjelma” kita pergunakan hanyalah merupakan kata analogi, kata yang diserupakan saja, yang diandaikan saja, namun tetap tidak diartikan secara karnus bahasa dunia, bahasa sehari-hari.
Allah menjelma jadi manusia, bermakna Allah telah menyatakan dirinya,; menyatakan wujudnya, mewahyukan karyanya dan lain-lain dalam pribadi manusia yang nampak itu, dalam hal ini didalam JESUS KRISTUS. Hal ini dapat kita hayati apa yang diucapkan JESUS.

“bahwa Bapa didalam Aku dan Aku didalam Bapa”. (Yoh. 10: 38b)
“Aku dan Bapa adalah satu” (Yoh. 10:30)
“Barang siapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa”. (Yoharies 14: 9b).
Rasul Paulus mengatakan :
“Sebab dalam Dialah (JESUS, penl, berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allah-an.” (Kolose
2:9).
Nats kedua yang menyatakan bahwa JESUS itu ‘‘Tuhan’’, dapat kita baca dalam Matius 28:18, JESUS berka-
ta: "KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.’’
Rasul Paulus mengatakan:
“Dialah (JESUS, pen), kepala semua pemerintah dan penguasa.” (Kolose 2:10).

Makna perkataan atau istilah “Tuhan”, dalam bahasa aslinya Yunani adalah: Kyrios. Bahasa Ibrani: Yehova. Bahasa Inggeris Lord, Bahasa Arab, Rabb, yang kesemuanya itu bermakna ‘‘penguasa’’

Allahu Rabbul 'alamin, artinya: Allah Penguasa (Tuhan) semesta alam. " …innallaha ja’ala Yasu’a hadza’lladzi shalabtumuhu antum Rabba wa Masichan"…sesungguhnya Allah telah menjadikan JESUS yang kamu salibkan itu Tuhan dan KRISTUS". (A’malul-Rasuli–Kis. 2:36). Disini jelas ada perbedaan antara istilah ‘‘ALLAH’’ dan istilah “TUHAN”. Allah dan Tuhan memang satu. Tidak ada sesuatu apapun yang disebut Tuhan, kecuali hanya Allah. Namun kedua macam sebutan itu berbeda.

ALLAH, dalam bahasa Ibrani dikatakan E’loah atau El’ohim bahasa Grika: Theo. Bahasa Inggris: God, Bahasa Arab: Allah.
Merupakan wujud pribadi atau Oknum alkhalik, pencipta semesta alam.
TUHAN dalambahasalbrani : Yahova bahasa Grika dikatakan Kyrios. Bahasa Inggeris; Lord. Bahasa Arab: Rabb. Bahasa Indonesia: Tuhan. Bermakna : Penguasa merupakan fungsionil Allah, kewibawaan Allah.

Ke-Tuhan-an Allah, atau kewibawaan Allah, dalam Kristologi ada tiga, yaitu: 1) Mencipta, (2) Berfirman, dan (3). Membimbing, memberi taufik dan hidayaht. Ke-Tuhan-an Allah berfirman, dan ke-Tuhan-En Allah membimbing ada di dalam JESUS KRISTUS pribadi. Dan itu- lah sebabr ya JESUS dikatakan “Firman yang Hidup” dan “Juruselamat”.

JESUS sebagai Firman yang Hidup melaksanakan keTuhan-an Allah berfirman dan penyelamat, dan itulah pula sebabnya JESUS dijadikan “Tuhan’ oleh Allah.(Kis. 2:36, Kolose 2 :10). Alkitab mengatakan: " …dilimpahkan kuasa seluruhnya baik yang dibumi maupun yang disorga kepada JESUS.” (bacalah lengkapnya Matius 28:1Cool!
Tuhan JESUS, bermakna bahwa JESUS penguasa, yang berkuasa menyelamatkan dengan sempurna, JESUS Juruselamat kita semua, Firman yang Hidup.
JESUS memperingatkan:
“Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6).

Patut dicatat, bahwa yang menjadi batu sandungan saya tidak dapat menyebut JESUS itu Tuhan, adalah karena saya sudah diajar dan mengajar, bahwa: “La ilaha illallah” (Tidak ada Tuhan, kecuali Allah).
Terjemahan ini kurang tepat. Tepatnya terjemahan makna: “La ilaha illallah” itu, ialah: 'Tidak ada ilah kecuali Allah". Jika demikian, maka sama sekali tidak bertentangan dengan Alkitab. Karena dalam Keluaran 20: 3 dikatakan demikian: Jangan ada padamu Allah (ilah) lain dihadapanKu". Karena itu dapat saya tegaskan bahwa ke Tuhan-an JESUS itu tersimpul dalam kesaksian Muhammad yang
mengatakan ‘Isa faa innahu Rohullah wa Kalimatuhu’: (JESUS itu sesungguhnya Roh Allah dan Firman-Nya).

  1. TAUHID KRISTIANI

Tauhid Kristiani, istilah ini memang terasa asing kedengarannya, karena memang jarang dipergunakan dalam istilah-istilah Theologia Kristen.
Tauhid Kristiani, bermakna ajaran Kristen untuk mengenal pengertian ke-Esa-an Allah Tritunggal.
[s]Ke-Maha-Esa-an Allah Tritunggal yang menjadi iman Kristen ini sering diperdebatkan orang, yang pada umumnya masih kurang difahami oleh saudara-saudara kita yang berlatar belakang pendidikan Islam.

Allah Yang Maha-Esa

Setiap orang Muslim, berkeyakinan akan adanya Allah Yang Maha Esa, yang dikenal dalam Ilmu Tauhid Islam adalah merupakan masalah yang tidak mungkin dapat dirobah, apapun pula untuk dihapuskan.
Sementara itu, dalam kepercayaan Agama Kristen, juga mempunyai keyakinan yang sama. Ucapan orang-orang Kristen selalu mengatakan adanya ke-Tuhanan Yang Maha-Esa, atau Allah Yang Maha Esa.

Timbul pertanyaan, apakah pandangan Islam dan Kristen mengenai pengertian Ke-Maha-Esa-an Allah ini memang sama?
Ya, memang sama. Dalam ajaran Agama Islam, ke-Esa-an Allah ini dijelaskan dalam Quran antara lain Q.S. Al Ikhlas 1, Qs.AI Baqarah 163, QS. Almaidah 73 b, dan lain-lain.

[/s]Sementara itu juga dalam Alkitab diuraikan tentang ke Maha-Esa-an Allah ini, antara lain:
Yesaya 45:5 Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain, kecuali Aku tidak ada Allah".
Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal JESUS KRISTUS yang telah Engkau utus".
1 Kor 8:4b…dan tidak ada Allah lain dari pada Allah Yang Esa". 1 Kor 8:6 “…bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari padaNya berasal segala sesuatu yang untuk Dia kita hidup…”

Melihat kepada kenyataan nats Alkitab ini, maka saya sarma sekaii tidak bimbang lagi, bahwa pendirian saya atau keyakinan saya sendiri dahulu sebagai Muslim, dan sekarang ini sebagai seorang Kristen, sama sekali tidak membawa perubahan-perubahan sedikitpun tentang Tauhid ke-Esa-an Allah itu . Dengan lain perkataan, bahwa meskipun saya dewasa ini menyatakan diri pribadi saya sebagai orang Kristen, namun tidaklah berarti telah meninggalkan ajaran Tauhid atau menolak kebenaran keMaha-Esaan Allah itu, malah saya merasakan lebih memurnikan
Jadi dapat saya yakinkan bahwa tidaklah benar duga-dugaan orang bahwa agama Kristen itu adalah memperkosa ajaran Tauhid, menolak ke-Maha Esa-an Allah. Malah saya dapat meyakinkan, bahwa ajaran Kristen itu, sunguh-sungguh memurnikan pengajaran Tauhid keMaha-Esa-an Allah. Tauhid Kristiani sungguh murni dan terunggul.
Masalah ini dapat kita uji. Dan silahkan memperhatikan uraian Masalah syirk dibawah ini.

[s]Masalah Syirik

Dalam ajaran Islam, masalah syirk adalah merupakan hal yang perlu diperhatikan dengan seksama, agar pengakuan ke Maha Esa-an Allah itu tidak bercacat. Demikian pun juga dalam ajaran Kristiani Masalah ini perlu diperhatikan.
Syirk, dalam ajaran Islam adalah merupakan dosa yang tidak terampunkan. Sebab itulah mengenai masalah Syirk ini sangat menjadi perhatian saya yang sungguh dalam usaha perbandingan agama ini, selalu saya telaah dengan seksama, apakah dalam ajaran Kristen itu sendiri terdapat unsur syirk ini.-

[/s]Mula pertama saya menemukan satu nats Alkitab yang berbunyi: “Jangan ada padamu Allah (ilah) lain dihadapanKu. Jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun …Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya.” (Keluaran 20:3-5)
Dalam Surat 1 Yohanes 5:21 memperingatkan “Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala.”
Mengenai masalah berhala ini haruslah ditetapkan bagaimana sesuatu benda itu disebut “berhala” Sebab bukan setiap patung dikatakan berhala, Semua benda-benda itu akan menjadi berhala atau sudah diberhalakan, jika terhadapnya orang melakukan sesuatu ibadah, bersujud serta menggantungkan harap berdoa kepadanya.
Termasuk syirk-lah juga hukumnya, yang mempercayai adanya ilmu-ilmu ghaib dukun-dukun peramal nasib, penenung-penenung dengan pelbagai cara/sarana mantera dengan alat-alat kemenyan dan pedupaan sebagai sarana pemanggil atau pengantar roh-roh orang mati.
Alkitab dengan tegas sekali memperingatkan, agar kita jangan melibatkan diri, melainkan hendaklah menjauhinya dari ilmu pedukunan ini, seperti yang tersurat dalam Kitab Ulangan 18: 10-13 yang bunyinya demikian:

“Diantaramu janganlah didapati seorangpun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir, seorang pemantera ataupun seorang yang be tanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang mati. Sebab setiap orang yang melakukan hal-hal ini adahh kekejian bagi Tuhan, dan oleh karens kekejian inilah Tuhan Allahmu menghalau mereka dari hadapanmu. Haruslah engkau hidup dengan tidak tercela dihadapan Tuhan Allahmu”. (Ulangan 18:10-13)

Mengenai masalah syirk ini dapat saya simpu!kan, bahwa:

  1. Agama Kristen mutlak mengakui bahwa Allah itu Esa. Hanya kepada Allah yang Esa itulah saja setiap orang wajib menyembah dan berbakti. Berbuat lain daripada itu adalah dosa yang berat.(Baca: Lukas 4:8, Matius 4:10, Ulangan 6:13, Yosua 24:14-15, dan lain-lain.
  2. Dalam merealisasi ke-Esa-an Allah ini, ajaran Tauhid Kristiani, tidak membenarkan adanya ilah-ilah lain dihadirat Allah berupa apapun juga, seperti patung- patung ukiran dalam segala bentuk, berhala-berhala berupa bangunan atau batu-batu buatan manusia atau pun alamiyah, meskipun dengan sebutan ka’bah baitullah sekalipun, baik berwarna putih, merah ataupun hitam, tidaklah dibenarkan untuk bersembah sujud di hadapan atau di bawahnya sebagai suatu ibadah kebaktian. (Bacalah: Keluaran 20:3-5).
  3. Seorang Kristen yang baik menurut Alkitab, ia akan menjauhkan diri dari berbuat atau mempercayai ramalan-ramalan atau mantera-mantera para dukun, jimat-jimat, meskipun terbuat dari Kitab Suci apa saja, pembakaran dupa dan kemenyan sebagai pemanggil dan penolak roh-roh yang mati dan lain-lain. Ia haruslah bebas dari ketakutan pengaruh tahyul, roh-roh kegelapan. (Bacalah: Ulangan 18:10-13).
  4. Seorang Kristen Alkitabiyah tidak usah takut, bahkan tidak akan khawatir dengan pengaruhnya roh-roh jahat atau sesuatu yang dapat ditafsirkan sebagai kekuatann-kekuatan ghaib, kuasa gelap. Dalam banyak hal Alkitab telah menyatakan bahwa kuasa KRISTUS me- nundukan semua daya roh-roh jahat dan takluk kepadanya maka sudah seharusnya juga roh-roh jahat itu takluk kepada orang-orang Kristen pengikut KRISTUS (Bacalah: Yohanes 14: 12, Markus 16:17, dan lain-lain) .
  5. Orang-orang Kristen tidak akan memandang benda-benda tertentu, misalnya batu cincin, keris, jimat dan lain-lain sejenisnya seolah-olah memiliki ke-ampuhan ghaib istimewa. Keampuhan istimewa bagi ajaran Kristen hanyalah Roh Allah:yaitu Rohulkudus (Baca: Roma 14:17-18 dan lain-lain.).
  6. Baik ketakutan, rasa-gelisah, rasa kuatir, maupun keperluan-keperluan hidup lainnya, bagi setiap orang Kristen, adalah suatu hal yang yang perlu dibawa kehadirat Allah dengan doa, karena hanyalah Dia saja yang dapat memahami keperluan-keperluan kita yang sebenarnya dan dapat memenuhi Doa kita. (Maz. 5:3, Mat 6:25-34; Mat 7:7-Cool.

Bukan kepada kubur-kubur keramat, bahkan juga tidak kepada kubur-kubur para nabi sekalipun.
Akhirnya dengan sadar, dapatlah saya meyakini dan percayalah, bahwa inilah Tauhid Kristiani…Tauhid yang terunggul dan termurni.

  1. ALLAH TRITUNGGAL MAHA ESA

Sebelum saya menerima pertobatan dalam JESUS KRISTUS memang masalah doktrin Tritunggal ini menjadi sandungan. Bahkan menjadi sandungan banyak orang. Halnya adalah hanya disebabkan salah mengerti memahami ajaran iman Kristiani ini.
Ajaran dan kebenarannya pengertian “Allah Tritunggal” itu telah saya ketemukan, yang sama sekali tidaklah memperkosa makna Tauhid ke-Esa-an Allah itu sendiri.

[s]Quran s.AI Maidah 73 yang mengatakan: “Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan bahwasanya Allah yang ketiga, dari tiga.”(teks aslinya: Laqad kafaral ladzina qaalu innal laha syalisyu syalaasyht …" Juga Quran s.An Nissa 171c mengatakan:
“Janganlah kamu katakan Allah itu Tiga” (wa la taqulu syalasyht).

Ayat-ayat Quran ini sering dikemukakan oleh saudara-saudara kita yang beragama Islam, termasuk saya sendiri waktu dulu, sebagai dalil untuk menolak faham Tritunggal yang dianut oleh iman orang-orang Kristen.
Ayat-ayat Quran ini jelas menolak faham Tritheisme (ke-Tiga Allah-an) dan bukanlah menolak faham-Allah Tritunggal (Trinitas) ajaran imannya orang-orang Kristen.
Bagi orang Kristen ayat Quran ini sangat dihargai karena ajaran Kristen juga menentang setiap faham dalam bentuk Polytheisme dalam mana termasuk faham Tritheisme ini, yaitu faham ke-rlga Allah-an. [/s]Disamping itu, ajaran Kristen juga menentang faham-faham Atheisme Pantheisme.
Alkitab telah menggariskan kepercayaan kepada Allah itu demikian: “Shema Israel! Dengarlah olehmu hai Israel; sesunggunnya Tuhan, Allah kita. Tuhan itu Esa adanya.” Ulangan 6:4

Dalam Kitab Yesaya 45:5 dikatakan: “Akulah Tuhan dan tidak ada yang lain. Kecuali Aku tidak ada Allah.”
Dalam Injil Yohanes 17:3 dikatakan: “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenai Engkau satu-satunya Allah yang Benar, dan mengenal JESUS KRISTUS yang telah Engkau utus.”
Tidak ada kemungkinan barang sedikitpun, bahwa pengakuan Allah Tritunggal itu, berlawanan dengan keMaha Esa-an Allah Yang Maha Esa itu, bukanlah berarti Tiga Allah bersatu dalam satu kesatuan, sebagaimana sering ditafsirkan orang.

Rumus Allah Tritunggal sering dituliskan orang dengan angka: 1 = 3, 3 = 1, bermakna sebagai berikut:
1 = 3, yaitu SATU zat Allah, didalam TIGA Qudrat Kuasa Allah, (Tiga Qudrat Kuasa Allah itu, ialah: (1 ) Mencipta, (2) Berfirman, dan (3) Bertindak, (Menolong, membimbing, memberi taufik, dan hidayah). Mencipta, dengan kata lain disebut ‘‘Bapa’’. Berfirman, dengan kata lain disebut “Anak”. Membimbing, dengan kata lain disebut “Rohulkudus”.
3= 1, yaitu TIGA oknum Ilahi (Bapa, Anak dan Rohulkudus), adalah SATU wujud zat Allah Yang Maha Esa dan Maha Kuasa.

Uraian lebih lanjut yang dimaksudkan Allah Tritunggal itu dapat dijelaskan lagi sebagai berikut:
(1) ALLAH alkhalik, dengan kata lain disebut “Bapa” adalah sebagai pencipta semesta alam, (sebanding dengan kata sifat “Qadirun = Berkuasa” dalam ajaran Islam).
(2) FIRMAN, dengan Kata lain disebut “Anak” yang telah jadi jasad manusia dalam kelahiran JESUS, sebagai Firman yang hidup, untuk menyampaikan hukum-hukum Allah, kehendak-kehendak Allah, menyatakan janji-janji Allah, dan lain-lain kepada umat manusia, berbicara dalam bahasa manusia. (Sebanding dengan sifat “Muridun = Berkehendak” dalam ajaran llmu Tauhid Islam).
(3) ROH ALLAH, dengan kata lain disebut “Rohulkudus”, yang memberi Taufik dan Hidayaht (pertolongan dan bimbingan Roh Kebenaran) kepada umat yang percaya dan bertakwa kepadaNya. (Sebanding dengan sifat : “Hawun = Hidup” dalam ajaran Islam).

Ketiga unsur diatas ini (Bapa, Anak/Firman dan Rohulkudus) digambarkan masing-masing sebagai oknum (sebanding dengan istilah “Sifat” dalam ajaran Islam) adalah Esa dalam wujud zat Allah, yang tidak terpisahkan satu sama lainnya, sama kuasanya sama kekalnya tidak ada yang terdahulu atau terkemudian diantara satu dengan yang lain.
Bapa, Anak/Firman dan Rohulkudus, dapat diucapkan dalam sepatah kata, yaitu: “ALLAH”. Dalam Alkitab berbahasa Arab dikatakan: "Bismil Ulbi wal ibni wal Ruhulqudusi (Dengan nama Bapa dan Anak dan Rohulkudus). Aba, Ibni, Rohulkudusi = Allah. Dalam bahasa Arab dapat dibaca ringkas: "Bismillah’. Kata Bismillah ini mengandung unsur ke-Tri- tunggal-an iman Kristiani.

Dengan susunan kalimat bentuk lain masih dapat dijelaskan lagi sebagai berikut:

  1. ALLAH disebut"Bapa", adalah dalam aktivitasNya sebagai alkhalik, pencipta semesta alam, Maha Kuasa. (Qadirun = Berkuasa).
  2. ALLAH itu juga, disebut “Anak” atau dengan kata lain disebut “Firman” (Yoh. 1:14), atau “Firman yang Hidup” (1 Yoh. 1:1), adalah dalam aktivitasNya sebagai pemberi amaran/perintah menetapkan huku, menyatakan kehendak, menyatakan janji-janji Allah kepada umat manusia. Anak atau Firman ini telah menjadi daging dalam rupa manusia, yaitu kelahirannya JESUS KRISTUS (muridun= berkehendak).
  3. ALLAH yang itu juga, bukan Allah yang lain lagi, dikatakan “Rohulkudus” atau Roh kebenaran, adalah dalam aktivitasnya sebagai pemberi Taufik dan Hidayaht, memimpin rohani orang-orang Kristen membawa kepada kebenaran, hidup yang kekal (Hayyun = Hidup).

Sebab itu dengan penyebutan “Allah Bapa” atau “Allah Anak”, ataupun “Allah Rohulkudus”, tidaklah sama sekali menunjuk kepada makna jumlah banyaknya tiga Allah, meskipun terjadi tiga kali disebut nama Allah, namun Allah itu adalah tetap hanya Esa, tidak lebih.

Penyebutan yang berbeda, hanyalah sekedar menunjukkan adanya perbedaan aktivitas, yaitu:
a. disebut “Bapa” atau “Allah Bapa” adalah sebagai alkhalik, pencipta semesta alam, yang Maha Kuasa (Qadirun) .
b. disebut “Anak” atau “Allah Anak” adalah sebagai Firman yang hidup, berbicara kepada manusia dalam bahasa manusia (Muridun).
c. disebut “Rohulkudus” adalah sebagai pemberi Taufik dan Hidayaht, pembimbing rohani umat manusia yang percaya, hidup dalam Roh Kebenaran (Hayyun).

Jadi jelaslah kiranya, bahwa ke-Maha-Esa-an Allah Tritunggal didalam iman Kristen, sama sekali tidaklah berarti memperkosa ajaran Tauhid, dan tidaklah juga diartikan sebagai satu kesatuan yang terdiri dari beberapa Allah atau beberapa Tuhan, seperti sering disalah tafsirkan orang.
Al-Quran sama sekali tidak menentang atau menolak akan pengertian Allah Tritunggal iman Kristen ini. Yang ditolak oleh Quran seperti yang disebut dalam Qs. Al-Maidah 73 itu, ataupun Qs. An Nisaa 171, adalah faham ke-Tiga Allahan atau Tritheisme. Ajaran Kristenpun menolak faham Tritheisme atau ke-Tiga Allah-an ini.
Sebab itu yakinlah bahwa tidak ada satu ayatpun Quran menentang “Allah Tritunggal” iman Kristen ini.

@franco harap diperhatikan
TIDAK DIPERKENANKAN menggunakan referensi di luar Alkitab
posting anda saya edit.
harap maklum

Ia saya faham moderator.
Saya minta maaf sekali lagi sebab saya lupa/tidak tahu, sebab saya menemukan penjelasan dari penulis tersebut menyederhanakan konsep trinitas untuk mudah dimengerti bagi orang awam (gak berhikmat). (Bukan bermaksud menggunakan referensi ayat diluar Alkitab).

Kutipan ini saya maksudkan juga agar sesama umat Tuhan bertambah pengetahuannya untuk dapat menjelaskan dengan mudah kepada umat “ismail” jika mereka bertanya kepada kita tentang konsep TRINITAS dan agar kita tahu juga pola pikir pemahanam mereka untuk membuat mereka mengerti dan menyadari kesalahan pemahaman mereka itu.

Tidak ada tujuan apa-apa. Ini semua demi kemuliaan Tuhan YESUS.
Trims

Saya harap yang bertanya diatas dapat memperoleh pencerahan