ROH JANIN DARI MANA?

Memang roh itu dari tuhan, itu pasti, tapi apa setiap janin terbentuk terus tuhan pada saat itu juga memberikan roh ke janin itu? Pernahkah ada yg pemikiran ttg ini?

Seperti biasa kalo sudah mentok maka teori bebas berkecamuk di pikiran saya. Kalau melihat dari benih dosa yg terus di turunkan mulai dari adam, saya melihat lebih mungkin kalau roh itu “di tunaskan” dari orang tua kita (ayah?), sehingga akibatnya kita tetap di lahirkan dgn roh berbenih dosa (kehilangan kekudusan). Kalau setiap janin yg memperoleh roh fresh langsung dari tuhan, maka itu bukan roh yg mengandung benih dosa, seperti halnya YESUS, yang kudus dari Tuhan, yg rohnya fresh langsung dari tuhan. Roh yg di turunkan dari orangtua kita adalah roh yg belum kudus. Jadi biarpun ortu sudah di kuduskan (di baptis), tapi tetap yg di turunkan adalah yg belum kudus, karena itu untuk memperoleh kekudusan, kita harus di lahirkan kembali. Saya melihat kehidupan di dunia ini seperti sarana “budi daya roh” milik tuhan, yg tujuannya adalah untuk kemuliaan/kebesaran Tuhan sbg pemilik ladang. Terdengar gila ya? :coolsmiley: Apakah itu semua berlawanan dgn alkitab?

Saya pernah membaca ada ayat yg mengatakan bahwa kita harus mencari pengetahuan tdk sebatas pada alkitab saja, tapi lagi2 saya lupa ayatnya :ashamed0002:.

Thanks to rita dan bro salvation yg sudah menjawab di topik sebelah. Keduanya berpendapat bahwa roh dari tuhan, tapi belum menjelaskan pertanyaan saya, apakah fresh/langsung dari tuhan atau melalui/turunan dari ortu (ayah).

barangkali ada pendapat lagi, silahkan… :slight_smile:

salam…

topik sangat menarik :slight_smile: ikutan yuk

saya mengusulkan suatu pemikiran:

  1. Tuhan menciptakan manusia pertama Adam secara langsung meniupkan roh kehidupan, roh manusia. Tuhan melaksanakan itu sebagai permulaan secara spesifik kepada Adam & Hawa untuk pertama dan terakhir kali, dan akan ada sequential-nya yaitu sebagai “suatu sistem” rumit di dalamnya ada firman ini “bertambah banyak lah dan penuhilah bumi”. Firman ini adalah suatu sistem reproduksi yang sudah “terinstall” dalam kehidupan yang dihembuskan Tuhan kepada Adam, dan selanjutnya Hawa.

  2. Sehingga Adam dan Hawa membawa dalam diri mereka suatu sifat ‘pro-kreasi’ (ini istilah saya aja ya), yaitu bahwa mereka berdua dapat ‘menghadirkan kehidupan’ termasuk di dalamnya menghadirkan ‘roh manusia’. Ini tidak berarti bahwa Adam dan Hawa “menciptakan manusia” tetapi mereka melakukan sesuatu tindakan bersama dan “peta penciptaan Tuhan yang mula-mula” dapat terwujud melalui perbuatan tersebut.

  3. Saya pikir bahwa karena alasan No. 2 di atas lah mengapa kehidupan pernikahan itu kudus, dan mengapa zinah, dan membunuh masuk dalam 10 hukum, karena kedua perbuatan itu benar-benar bersentuhan langsung dengan kemampuan menghidupkan dan mematikan pro-kreasi itu yang diinstall oleh Tuhan pada kehidupan manusia (terutama, disamping mahkluk hidup lainnya tentu).

  4. Kembali ke ‘roh manusia yang tercemar’, saya kira bukan Tuhan yang membuat roh manusia tercemar, tetapi dosa itulah yang menjadikannya cemar. dan kejatuhan dalam dosa tidak mencabut atau membatalkan mekanisme ‘pro-kreasi’, artinya Adam dan Hawa dan berdosa tetap dapat berreproduksi menghasilkan anak-anak manusia, demikian suami istri penjahat dapat memperanakkan anak-anak yang manis, … , sifat ini tidak pernah dibatalkan oleh Tuhan.

Yang dibatalkan oleh Tuhan adalah KEKUDUSAN DAN KESUCIAN dari segala sesuatu yang terkait manusia itu, bahkan alam semesta kena dampaknya.

Jadi dari ‘manusia-manusia cemar’ itu, apabila mereka melakukan tindakan reproduksi, maka apa yang mereka hasilkan tentu saja PADA POSISI TELAH KEHILANGAN KEKUDUSAN.

contoh sederhana :

boot sector yang terkena virus RECYCLER selamanya akan menghasilkan running komputer yang bervirus. bukanya HP Compaq yang bikin virus, tapi komputernya sendiri suka dicolok USB bervirus sechhh … hehehehe contoh yang belum pas ya … :slight_smile:

demikian sekedar sumbang diskusi

Thanks bung petra, wah saya ga nyangka ada jg yg berpikiran seperti ini juga, padahal saya menduga akan menerima bantahan2 keras… :slight_smile:

Itulah, saya juga berpikir bahwa reproduksi itu tdk sebatas pada raga saja, tapi juga roh. Karena kalau setiap kali janin terbentuk lalu tuhan memberikan roh maka seharusnya roh itu belum tercemar. Makanya kalau ada yg bilang roh janin di tiupkan saat janin umur 3 bulan itu sangat non sense buat saya :mad0261:…Yakinlah saya bahwa memang kehidupan ini adalah “budi daya” roh dari Tuhan, akumulasi roh semakin akan bertambah besar dan pada saatnya akan kembali ke Tuhan dan untuk kebesaran Tuhan.(menyatu dan bukan di konsumsi)

3. Saya pikir bahwa karena alasan No. 2 di atas lah mengapa kehidupan pernikahan itu kudus, dan mengapa zinah, dan membunuh masuk dalam 10 hukum, karena kedua perbuatan itu benar-benar bersentuhan langsung dengan kemampuan menghidupkan dan mematikan pro-kreasi itu yang diinstall oleh Tuhan pada kehidupan manusia (terutama, disamping mahkluk hidup lainnya tentu).

Wah, ternyata bung petra udah selangkah lebih maju, berarti memang kehendak Tuhan ya kalau manusia beranak-cucu sebanyak2nya, karena ibarat pemilik kebun anggur maka ia akan senang apabila hasil anggurnya melimpah…Bagaimana ya dgn segala macam alat kontrasepsi yg kontra - kreasi itu?
Aborsi menjadi dosa mutlak apapun alasannya? Ataukah utk alasan tertentu di perbolehkan? karena roh janin itu masih roh basic yg belum kudus.

4. Kembali ke 'roh manusia yang tercemar', saya kira bukan Tuhan yang membuat roh manusia tercemar, tetapi dosa itulah yang menjadikannya cemar. dan kejatuhan dalam dosa tidak mencabut atau membatalkan mekanisme 'pro-kreasi', artinya Adam dan Hawa dan berdosa tetap dapat berreproduksi menghasilkan anak-anak manusia, demikian suami istri penjahat dapat memperanakkan anak-anak yang manis, ... , sifat ini tidak pernah dibatalkan oleh Tuhan.

Memang bukan Tuhan yg membuat roh manusia tercemar, atau kehilangan kekudusannya. Saya menyebut roh yg dari adam ini sebagai “roh basic” :char11:. Suami istri yg kudus tdk otomatis anaknya kudus pula, tapi peran ortu sangat penting untuk mengarahkan/atau memberi ambience yg kudus bagi anak2nya. Berbeda dgn roh adam sebelum jatuh dosa, berbeda dgn roh Yesus yg iblis mengenalinya sbg yang kudus dari allah. Kekudusan tdk di ikut di reproduksi, tapi di anugerahkan Tuhan.

Yang dibatalkan oleh Tuhan adalah KEKUDUSAN DAN KESUCIAN dari segala sesuatu yang terkait manusia itu, bahkan alam semesta kena dampaknya.

Jadi dari ‘manusia-manusia cemar’ itu, apabila mereka melakukan tindakan reproduksi, maka apa yang mereka hasilkan tentu saja PADA POSISI TELAH KEHILANGAN KEKUDUSAN.

Tepat sekali, saya mengistilahkan dgn “roh basic” :), dan manusia yg mati dgn hanya roh basic ini maka keselamatannya perlu di pertanyakan, karena keselamatan kristus tdk lain adalah mengembalikan kekudusan dlm roh kita. Berbahagialah mereka yg hidup dan mati dlm kekudusan…

Bagus bung petra…thanks

Ada pendapat lain?

ROH JANIN DARI MANA…??

Yang pastinya dari ALLAH SANG PENCIPTANYA…dong…achh…!!

Sekarang yang di maksud oleh @simonez adalah …?? Bagaimana sih prosesnya kan broo…??? sampe si cabang bayi tsb bisa punya nyawa kan…??

Sekarang coba kita kembangkan lagi logika Mengenai Penciptan…artinya
Proses ALLAH menciptakan manusia mula mula…?? pasti logika berpikir nya manusia seperti kita.neh…pasti melarikan arah berpikirnya kepada membayangkan seorang pembuat patung orang dari tanah liat kan…??
Ya itu logika lah…tapi kemungkinan ALLAH BERBUAT SEPERTI ITU …?? LAGI LAGI logika kita lho…!! Pada dasarnya kita manusia ga pernah tau dengan pasti dan sama sekali…blank…!! Hanya dalam Alkitab di ceritakan
Allah menciptakan manusia Adam dari bahan baku debu dan tanah.kemudian dihembuskan melalui hudung Adam Roh kehidupan dari ALLAH sendiri…kemudian kalau Hawa ditambah bahan bakunya dari tulang rusuk Adam plus debu dan tanah juga…Tapi apakah dihembuskan juga Roh kehidupan seperti Allah lakukan terhadap Adam…?? hayaooo…?? apakah hal itu bisa bantu jawab…?? [email protected] simonez…??? heheh

Berarti…kita manusia berasal dari persatuan daging (pria &wanita) yng merupakan bersatunya chromosom kemudian bertumbuh dari nokhtah/biota kecil dalam rahim seorang wanita ( ibu tercinta kita ) hingga menjadi janin dan berlanjut menjadi bayi dalam waktu 3 bulan ( sudah lengkap semuanya secara tubuh manusia )…Tapi sudah bernyawa apa belum…ya…?? Saya katakan sudah ada Roh kehidupan dari ALLAH.
Tapi gimana prosesnya …?? Yahhh…itu adalah RAHASIA ALLAH… semeta.
Jika kita mau tau prosesnya…??? hehheh…PROSESNYA SAMA SEPERTI KITA DULU DIBABTIS ATAU LAHIR BARU…tah…??

Terus masalah bayi tabung atau seekor “embe” di kloning bagaimana,??
Semuanya itu memperoleh napas kehidupan tetep didalam rahim ato dalam kandungan…Ga bisa terjadi karunia napas kehidupan yang dari ALLAH .tsb.AKAN TERJADI DI DALAM TABUNG TOPLES PADA LABORATURIUM SECANGGIH APAPUN YANG DI CIPTAKAN OLEH MANUSIA SUPER PINTERSEKALI PUN DI DUNIA INI…

Jadi proses transfer Roh kehidupan atau napas kehidupan pada janin apapun ( manusia ato hewan )…Hanya ALLAH SEMATA YANG MENGETAHUINYA…Yang penting segala fasilitasnya sudah tersedia…yaitu
Rahim / kandungan gender wanita.

Nah…sekarang kalau kita berpikir kearah Mukjizat TYK saat membangkitkan si “LAZARUS” DARI KEMATIANNYA YANG SUDAH 4 HARI TSB GIMANA…???
Berarti kalau bertanya masalah ROH JANIN ITU DARI MANA…??
YA SAYA JAWAB : DARI MUKJIZAT ALLAH …!!!

SALAM GBU

Thanks bung siphiroz,

Memang kalau kita pingin tahu bagaimana proses detailnya, itu sungguh membuat kita blank, saya bilang seperti mentok ke tembok :). Namun yg saya utarakan adalah apakah setiap janin terbentuk lalu tuhan setiap kali itu juga meniup2 kan roh nya? :cheesy: ataukah roh itu di peroleh dari orang tua kita yg dgn sedemikian rupa berbuah menjadi roh kita. Saya belum sampai memikirkan roh hawa itu dari mana, apakah dari adam ataukah Tuhan meniup lagi :). Tapi kalau dari satu roh dapat berbuah banyak, maka sangat mungkin roh hawa itu merupakan buah dari roh adam. Tentang bagaimana dagingnya terbentuk? Blank again… :cheesy: tapi yg jelas tdk dgn cara Tuhan membentuk dari tanah kemudian menghidupkan, dari tanah bukan selalu berarti seperti membuat patung. Semua kehidupan di bumi ini memperoleh daya hidupnya bersumber “dari tanah”.

Namun saya pikir penting untuk tahu apakah roh janin (kita) langsung dari Tuhan atau buah dari roh ortu kita. Kalau kita mau menerima pendapat bahwa roh kita merupakan buah (yg belum kudus) dari roh ortu kita, dan kehidupan ini merupakan sarana “budidaya” roh Tuhan untuk “kebesaranNya” (ladang anggur Tuhan), maka semua menjadi masuk akal dan lebih mudah memahami perumpamaan2 dan perintah dlm injil, bahkan OSAS. Bung petra menyebut perintah jgn membunuh, jgn berjinah sbg konsekuensi dari proses “budi daya” ini (hukum pro kreasi). Karena dgn membunuh berjinah maka kita sudah melawan sifat pro kreasi. Juga perintah hormatilah orangtuamu karena bukan sekedar mereka yg membesarkan kita, tapi juga roh kita merupakan buah dari roh mereka. Pemahaman yg mengatakan bhw roh ditiupkan saat janin berumur 3 bulan adalah menyedihkan, yg banyak menjadi legalitas dari kegiatan2 aborsi legal/illegal.

Bung shipiroz berpendapat roh janin merupakan mukjijat Tuhan, saya setuju, bahkan alam semesta beserta isinyapun juga merupakan mukjijat Allah. Tapi ini belum mendukung atau membantah 2 pendapat dari mana janin memperoleh roh. Dari Tuhan yg selalu sibuk meniup2, atau Tuhan hanya meniup sekali terus berbuah banyak. Dgn kata lain pertanyaannya adalah “dari mana” dan bukan “bagaimana”.

Salam…

Sekali ALLAH berfirman maka firmannya bagi Manusia akan tetap terus beranakcucu melahirkan manusia2 dengan roh yang sudah berdosa hingga saat ini (tercipta terus), oleh Karena Allah telah berfirman beranakcucu maka firmanNya pasti terlaksana hingga tuntas (hingga tergenapi).

Kisah Para Rasul 16:31 Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan YESUS KRISTUS dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.”

Pedapat saya jika ayah dan ibu dari anak tersebut sudah lahir baru maka anak2 mereka juga sudah secara rohani.

Salam Sejahtera

Za. 12:1 Ucapan ilahi. Firman Tuhan tentang Israel: Demikianlah Firman Tuhan yang membentangkan langit dan yang meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam diri manusia:

Mzm. 139:13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.

Ini lebih menjawab kalau pertanyaannya adalah “bagaimana”.

Kisah Para Rasul 16:31 Jawab mereka: "Percayalah kepada Tuhan YESUS KRISTUS dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu."

Saya rasa ini tdk boleh di artikan dgn apabila seisi rumah menolak yesus, kecuali satu orang, maka seisi rumah itu otomatis ikut selamat. Saya lebih mengartikan bahwa apabila ada seorang yg kudus dlm rumah maka ia akan memberi pengaruh pada yg lainnya untuk juga hidup kudus.

Pedapat saya jika ayah dan ibu dari anak tersebut sudah lahir baru maka anak2 mereka juga sudah secara rohani.

Apakah ini berarti bro salvation berpendapat bahwa kekudusan itu diturunkan? Untuk hal ini saya tdk sependapat, bukankah setiap manusia lahir membawa benih dosanya sendiri2? yg harus dgn baptisan kita memohon untuk di lahirkan kembali dan memperoleh kembali kekudusan itu. Dan sekali lagi bahwa masalah anugerah keselamatan/lahir kembali adalh hak Tuhan dgn segala pertimbangannya, manusia hanya bisa memohon dan berserah diri.

Salam

Saya belum bisa menangkap jawaban yg alice coba kemukakan, apakah menurut alice roh itu di berikan langsung dari Tuhan saat janin mulai terbentuk? dan bukan merupakan buah dari roh ortu?
Atau bukan kedua2nya? Saya pingin denger pendapat alice.

Salam…

[email protected] simonezs

Heheheh…Saya paham dengan apapun yang anda utarakan sesuai dengan post yg sudah anda buat ini…tapi pandangan anda menurut anda itulah yang ada di benak anda kan…? MAKANYA saya mencoba mengemukakan pandangan saya sesuai maksud yang diinginkan oleh anda dalampot tsb…saya mulai dari Pola pikir penciptaan manusi mula mula…yang nantinya kita bisa masuk dalam pemahaman apa yang dinama kan ROH…j
JADI MAKSUDNYA KITA BANGUN DULU KONSTRUKSI BERPIKIR KITA SESUAI INFORMASI YANG ADA DI DALAM ALKITAB…Jangan dulu menggunakan / memasukan faham faham dari luar ALKITAB…Dan jangan pula anda memaksakan faham dari luar tsb untuk memperkuat informasi YANG ADA DI BENAK ANDA SENDIRI TANPA LANDASAN BERPIKIR SECARA ALKITABIAH , apa lagi yang berasal dari luar ALKITAB…Pasti anda keblinger sendiri hehehheh…
Makanya lagi neh…saya tegasin lagi ya…broo…konstruksi berpikirnya secara kronologis (sesuai informasi di dalam Alkitab ) sbb :
1). Adam adalah manusia mula mula yang diciptakan Allah dri debu dan
tanah, dan diberi ROH kehidupan dari Allh dengan cara ditiupkan
melalui hidung Adam.
2) Yang dinamakan Roh kehidupan / nafas kehidupan itu apa…?? itu yang
kita namakan Nyawa .,
3) Kemudian Allah menciptakan penolong bagi Adam, yaitu seorang wanita
atau perempuan yang dinamakan Hawa.Apakah Allah mengunakan cara
yang sama seperti saat membentuk Manusia Adam…?? Alkitab
menceritakan bahwa Hawa di bentuk /diciptakan dari salah satu tulang
rusuk Adam.
4). Kemudian apakah Roh Kehidupan / nafas kehidupan Hawa di
perolehnya dengan cara yang sama seperti Adam…?? Dalam hal ini
Alkitab tidak menceritakannya. Tapi tidak berarti lantas kita berkata
tidak tahu…?? jika orang menanyakan hal seperti itu. Melainkan ya
sama caranya sebagaimana Adam memperolehnya. Lhoo…apa
alasannya…?? Alasannya karena Hawa juga seorang Manusia toh, dan
sudah TENTU menerima Roh KEHIDUPNA YANG BERASAL DARI Allah,
bukan dari Adam ( yang nota bene adalah juga manusia ).
5). Maka semua Roh KEHIDUPAN berasal dan akan kembali ke pada Allah
juga.
Ayub 34:14 Jikalau Ia menarik kembali Roh-Nya, dan mengembalikan
nafas-Nya pada-Nya,
6).Sekarang kita semua adalah keturunan anak cucu Adam & Hawa,
karena sudah dperintahkan oleh Allah sendiri supaya beranak cucu,
dengan cara seperti ayat kej 2 : 24 dibawah ini :

 *Sebab itu seorang laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya 
   dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya menjadi satu 
   daging.*

7). Dari hasil " keduanya menjadi satu daging" maka terciptalah “JANIN”
dalam rahim / kandungan seorang wanita.

8). Apakah Janin tsb ada dan tercipta merupakan PERTANDA TIDAK ADA
CAMPUR TANGAN ALLAH …?? Sudah pasti tidak…!! Kalau dulu Allah
menciptakaN / MEMBENTUK manusia mula mula di tempat YANG
KUDUS DAN MANUSIANYA PUN WAKTU ITU MENJADI KUDUS.
Sekarang AllAh MEMBENTUK MANUSIA DI DUNIA DALAM RAHIM
SEORANG WANITA , Yang mana dimulai dari bentuk Janin sampai
waktu 3 bulan DAN ROH KEHIDUPAN /NAFAS KEHIDUPAN ATAUPUN
NYAWA diberikan kepada Manusia baru tsb di dalam rahim IBUNYA,

9). jADI MASA PEMBENTUKAN DAN MASA PEMBERIAN ROH KEHIDUPAN
ADALAH MENUNJUKAN CAMPUR TANGAN ALLAH TETAP BERJALAN
BERLANGSUNG. Hal tsb sesuai dengan kedua Ayat yang di berikan oleh
[email protected] ( maaf ya ses ayatnya saya pake dulu,nanti ses ambil
lagi di Alkitab ya,THX BEFORE…hehehhe ).

Episode pembentukan :

  • Mzm. 139:13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku,
    menenun aku dalam kandungan ibuku.

Episode Peng-Anugrahan Roh /Nafas :

  • Za. 12:1 Ucapan ilahi. Firman Tuhan tentang Israel: Demikianlah
    Firman Tuhan yang membentangkan langit dan yang
    meletakkan dasar bumi dan yang menciptakan roh dalam
    diri manusia:

10). Jika seorang Wanita melakukan abrosi terhadap kandungan Bayinya
yang berumur 3 bulan ( masih janin gumpalan daging & darah ), maka
janin tsb belum bernyawa …belum mempunyai Roh kehidupan.
Tapi jik Aborsi dilakukan pada bayai yang sudah berumur 4 bulan
dalam kandungan, maka bayi tsb sudah bernyawa. ( mohon dikoreksi
jika saya salah ya,).

11). Manusia tidak bisa “memberikan” Roh.kehidupan.walaupun dengan
cara apapun kepada manusia lain. Selain bisa “menularkan” roh yang
jahat ataupun roh yang baik bagi sesamanya manusia tanpa
kehilangan Roh kehidupannya sama sekali…Karena ini MILIK ALLAH
semata. Setiap orang memiliki bagiannya masing masing.NAMUN
DAPAT DIDAYAGGUNAKAN untuk kepentingan sesama selain untuk
dirinya sendiri.

Salam GBU

emang ayat apa yang tidak hanya dari alkitab? bisakah ts menjelaskan?

Maksudnya ayat mana?

aya pernah membaca ada ayat yg mengatakan bahwa kita harus mencari pengetahuan tdk sebatas pada alkitab saja, tapi lagi2 saya lupa ayatnya .

statemen ini saudaraku

yup sbb manusia terdiri dr tubuh, jiwa dan roh
3 bagian tersebut diberikan oleh Tuhan

dan bukan merupakan buah dari roh ortu? Atau bukan kedua2nya? Saya pingin denger pendapat alice.

Salam…

orang tua turut ambil bagian dlm proses hidup/matinya roh
kalo sodara bilang buah roh… boleh juga :coolsmiley:

ohh…Makanya saya bilang lupa, soalnya saya bacanya dulu dlm bahasa inggris, agak susah nyarinya, nanti saya cari lagi ya…

Salam…

Nice alice…Thank’s…

Salam…

Bro exia, ketemu ne setelah ngubek2… :mad0261:

Proverb18:15

[b]The mind of the prudent acquires knowledge,

And the ear of the wise seeks knowledge. [/b]

Salam…

Bro shipiroz,

Saya sependapat dgn item2 yg di kemukakan, kecuali yg saya kutip di atas ini. Bro shipiruz dapet dari mana sehingga berkeyakinan kalau janin umur 3 bulan belum bernyawa dan belum memiliki roh? Bukankah itu dari islam?

Saya pingin denger jg pendapat dari katholik, barangkali ada yg mau sharing?

11). Manusia tidak bisa "memberikan" Roh.kehidupan.walaupun dengan cara apapun kepada manusia lain. Selain bisa "menularkan" roh yang jahat ataupun roh yang baik bagi sesamanya manusia tanpa kehilangan Roh kehidupannya sama sekali..Karena ini MILIK ALLAH semata. Setiap orang memiliki bagiannya masing masing.NAMUN DAPAT DIDAYAGGUNAKAN untuk kepentingan sesama selain untuk dirinya sendiri.

Jelas bahwa manusia tdk bisa memberikan/membuahkan roh kehidupan tanpa campur tangan Tuhan (Kehendak Tuhan). Yg saya maksud dgn buah dari roh ortu yg di berikan kpd anaknya adalah dlm rangka proses kreasi dari tuhan (beranak cuculah dan…bla…bla…), jadi bukan kemauan/rancangan/ manusia itu sendiri. Jadi semua sudah otomatis, kecuali menyangkut karunia roh kudus. Kalau yg satu ini memang Tuhan aktif memilih siapa yg di kehendakinya.

Salam…

  1. Tubuh—>keseluruhan jasad manusia atau binatang yg kelihatan dr bagian ujung kaki sampai ujung rambut:
  2. Jiwa—>nyawa; seluruh kehidupan batin manusia (yg terjadi dr perasaan, pikiran, angan-angan, dsb)
  3. Roh—>Awalnya berasal dari TUHAN ALLAH, apabila tersesat menjadi roh jahat

Bro yopi, itu jawaban pertanyaan saya di topik sebelah . Gmn tentang waktu janin dinyatakan bernyawa menurut katholik? Saya pingin tahu dong, terutama yg resmi dr gereja katholik…

Salam…