Roh Samuel ?

I Samuel

28:11 Sesudah itu bertanyalah perempuan itu: “Siapakah yang harus kupanggil supaya muncul kepadamu?” Jawabnya: “Panggillah Samuel supaya muncul kepadaku.”
28:12 Ketika perempuan itu melihat Samuel, berteriaklah ia dengan suara nyaring. Lalu perempuan itu berkata kepada Saul, demikian: “Mengapa engkau menipu aku? Engkau sendirilah Saul!”
28:13 Maka berbicaralah raja kepadanya: “Janganlah takut; tetapi apakah yang kaulihat?” Perempuan itu menjawab Saul: “Aku melihat sesuatu yang ilahi muncul dari dalam bumi.”
28:14 Kemudian bertanyalah ia kepada perempuan itu: “Bagaimana rupanya?” Jawabnya: “Ada seorang tua muncul, berselubungkan jubah.” Maka tahulah Saul, bahwa itulah Samuel, lalu berlututlah ia dengan mukanya sampai ke tanah dan sujud menyembah.

Nas di atas membawa kita untuk melihat, bahwa roh orang yang telah mati dapat dipanggil kembali kedunia ini.

Dan ternyata, pemahaman akan hal ini dipandang cukup serius oleh sebagian orang. Karena itu, tidaklah mengherankan kalau ada desas desus yang mengatakan bahwa roh orang yang sudah mati di luar Yesus, masih dapat diselamatkan karena dapat di panggil kembali,… dan kemudian di injili dari dunia kita ini.

Saudara jangan menganggap hal ini lucu! Sebab dari yang pernah saya dengar, ternyata praktek menginjili orang yang sudah mati ini ada dilakukan oleh salah seorang “pendeta” yang ada di suatu daerah di Indonesia… (ini desas desus… sayapun belum pernah menyaksikannya sendiri.)

Namun di sini saya tidak membahas tentang ajaran “pendeta” ini… karena untuk pembahasan tentang ajaran “pendeta” ini sudah dilakukan oleh pendeta Budi Asali di tripod.com. Di sini saya hanya akan membahas tentang roh Samuel yang “dipanggil” kembali kedunia ini.

Seperti saudara ketahui pada ayat di atas, bahwa seorang perempuan pemanggil arwah orang yang sudah meninggal, berhasil “memanggil” roh/arwah Samuel, yang telah meninggal. Perempuan itu sebenarnya tidak mengenal sama sekali siapa itu Samuel. Hal ini di tegaskan di ayat 11, dimana perempuan tidak sama sekali tidak terkejut ketika Saul menyuruhnya memanggil Samuel, tetapi ketakutannya terjadi pada waktu dia melihat sesuatu yang “ilahi” dari roh yang dipanggilnya ini.

Saul semakin percaya akan penglihatan dari perempuan ini karena memang dalam logikanya sendiri seharusnya memang benar roh Samuel berbeda dengan roh orang mati lainnya… dalam hal ini ada sesuatu yang “ilahi” yang menyertainya. Itulah mengapa kemudian Saul sama sekali tidak meragukan akan “roh Samuel” ini, sehingga dia sampai berlutut dan menyembah.

Mengingat ayat di atas ini, maka tidaklah heran kalau masih ada sebagian orang kristen yang masih beranggapan bahwa roh orang yang sudah mati,… masih dapat di panggil kembali.

Namun begitu kesulitan akan muncul apabila kita melihat Lukas 16:19-31 yang dengan jelas mengatakan bahwa orang yang sudah mati tidak dapat kembali ke dunia ini. Bagaimana ini saudara? Adakah Firman Tuhan bertentangan satu dengan yang lainnya? Ataukah ada yang salah dengan pemahaman kita sendiri?

Saudara yang terkasih… sudah selayaknya kita harus mendewasakan iman kita, sehingga kita tidak lagi mudah diombang ambingkan oleh pengajaran-pengajaran yang jauh dari dasar Alkitab kita. Kita memang masih bayi, karena itu mudah di sesatkan… namun begitu, bila kita mempunyai keinginan kuat untuk tumbuh dewasa dalam iman, maka kita akan mengalami pertumbuhan iman yang pesat pula.

Dalam hal rohani, kita tidak akan tumbuh dewasa bila kita tidak menginginkan pertumbuhan itu sendiri. Jangan saudara kira pertumbuhan iman bayi kita akan sama seperti pertumbuhan bayi secara fisik, yaitu akan bertumbuh dengan sendirinya sesuai dengan umur yang bersangkutan. Tidak! Secara rohani, bila kita bayi dan tidak menginginkan pertumbuhan, maka sampai kita matipun bisa jadi iman kita tetaplah bayi. Karena itu saudara… bertumbuhlah dewasa!

I Samuel 28 di atas mengatakan bahwa roh Samuel dapat di panggil kembali ke dunia ini oleh seorang pemanggil arwah. Meskipun tentang pemanggil arwah ini sendiri semasa hidup Samuel, sudah berusaha “dileyapkan” dari antara orang israel. Karena hal memanggil arwah ini sendiri memang adalah kekejian di mata Tuhan.

Ulangan

18:10 Di antaramu janganlah didapati seorangpun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau anaknya perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir,
18:11 seorang pemantera, ataupun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang-orang mati.
18:12 Sebab setiap orang yang melakukan hal-hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, dan oleh karena kekejian-kekejian inilah TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu.

Namun sekarang, setelah kematiannya (Samuel), justru “rohnya” sendiri dipanggil oleh seorang pemanggil arwah, dan… dia (Samuel) patuh untuk datang atas panggilan tersebut… he…he… sungguh ironis bukan?

Adakah diantara kita di sini yang percaya dengan logika konyol seperti ini?

Kalau logika konyol seperti ini tidaklah mungkin,… lalu apa sebenarnya yang telah terjadi? Apakah memang bukan roh Samuel yang datang berkunjung itu? Kalau bukan lalu mengapa apa yang diramalkannya terjadi pada Saul? Bukankah roh Samuel itu mengatakan demikian :

I Samuel

28:19 Juga orang Israel bersama-sama dengan engkau akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan orang Filistin, dan besok engkau serta anak-anakmu sudah ada bersama-sama dengan daku. Juga tentara Israel akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan orang Filistin."

Apakah yang di katakannya ini menjadi kenyataan?

I Samuel

31:2 Orang Filistin terus mengejar Saul dan anak-anaknya dan menewaskan Yonatan, Abinadab dan Malkisua, anak-anak Saul.
31:4 Lalu berkatalah Saul kepada pembawa senjatanya: “Hunuslah pedangmu dan tikamlah aku, supaya jangan datang orang-orang yang tidak bersunat ini menikam aku dan memperlakukan aku sebagai permainan.” Tetapi pembawa senjatanya tidak mau, karena ia sangat segan. Kemudian Saul mengambil pedang itu dan menjatuhkan dirinya ke atasnya.
31:5 Ketika pembawa senjatanya melihat, bahwa Saul telah mati, iapun menjatuhkan dirinya ke atas pedangnya, lalu mati bersama-sama dengan Saul.
31:6 Jadi Saul, ketiga anaknya dan pembawa senjatanya, dan seluruh tentaranya sama-sama mati pada hari itu.

Jadi bagi saudara yang beranggapan bahwa ramalan itu tidak terjadi… saudara ternyata harus “kecewa” dalam hal ini. Karena “ternyata” Alkitab menuliskannya demikian.

Nah, sekarang apa konsekwensinya bagi kita? Bukankah jelas apa yang dikatakan oleh roh Samuel ini telah menjadi kenyataan? Artinya benar donk yang datang itu adalah sungguh-sungguh roh Samuel? Coba lihat! Semua apa yang diramalkan oleh roh ini terjadi kan? Saul beserta anak-anaknya benar-benar mati besoknya. Jadi ramalan tergenapi!

Saudara… kita masuk ke pembahasannya…

Sebagian orang telah mengatakan bahwa ramalan roh Samuel ini tergenapi. Karena itulah mereka kemudian berasumsi bahwa yang datang atas pangilan perempuan pemanggil arwah itu adalah benar roh Samuel. Tetapi… sebenarnya apa betul ramalan itu tergenapi? Mari kita perhatikan lebih detail lagi…

Sekarang kita perhatikan pada inti dari ramalan itu sendiri… (karena inilah yang menjadi alasan pokoknya). Ramalan itu berkata :
“besok engkau serta anak-anakmu sudah ada bersama-sama dengan daku”
Arti dari kalimat ini adalah besok, engkau dan seluruh anak-anakmu akan mati!

Engkau dan seluruh anak-anakmu… cam kan ini, Saul dan seluruh anak-anaknya… ingat, di kalimat itu adalah seluruh… bukan sebagian… atau separuh… atau beberapa… tapi seluruh. Dan kalau ramalan ini terpenuhi… maka seharusnya tidak ada lagi yang bersisa donk…? Bukankah seluruh? Adakah di antara kita kalau mengatakan seluruh berarti hanya menginginkan sebagian saja?

Kalau kita dalam perbincangan sehari-hari saja mengatakan seluruh berarti menginginkan semua, terlebih lagi jika itu bahasa ramalan. (karena bahasa ramalan ini akan dibuktikan dengan kenyataannya – karena itu apa yang dikatakannya harus lebih diperhatikan lagi kata perkata)

Nah, pembuktian kita atas ramalan ini adalah… benarkah anak-anak Saul memang mati semuanya pada keesokkan hari setelah Saul berjumpa dengan roh Samuel itu? Andai kata semua matipun… waktu kematiannya ini juga sangat menentukan terpenuhi tidaknya ramalan itu… karena dalam ramalan itu dikatakan besok! Apalagi bila ada yang tidak mati! Ini lebih lagi dapat mematahkan kebenaran ramalan itu.

Anak-anak Saul yang tewas dalam pertempuran itu adalah Yonatan, Abinadab dan Malkisua. Adakah anaknya yang lain selain itu? Ada!

II Samuel

6:20. Ketika Daud pulang untuk memberi salam kepada seisi rumahnya, maka keluarlah Mikhal binti Saul mendapatkan Daud, katanya: “Betapa raja orang Israel, yang menelanjangi dirinya pada hari ini di depan mata budak-budak perempuan para hambanya, merasa dirinya terhormat pada hari ini, seperti orang hina dengan tidak malu-malu menelanjangi dirinya!”

Yah, Mikhal adalah juga anak Saul… dan dia tidak mati saat itu. Dia bahkan masih hidup pada saat Daud telah menjadi raja orang israel. Sebagaimana kita ketahui, daud dapat menjadi raja setelah Saul mati. Dan dalam ramalan itu dikatakan bahwa semua anak Saul akan mati beserta Saul. Tetapi dapatkah saudara lihat bagaimana Mikhal yang juga anak Saul masih segar bugar bahkan lama setelah ayahnya, Saul meninggal?

Jelas ramalan yang mengatakan bahwa anak-anak Saul akan mati juga bersama-sama Saul tidak terpenuhi. Ramalan itu meleset. Dengan ayat di atas, jelas ramalan yang didapat dari “roh Samuel” itu tidaklah terpenuhi. Artinya disini bahwa “roh” yang datang itu jelas diragukan sebagai roh Samuel. Sebab, ramalannya sendiri yang dijadikan dasar untuk pembenaran itu tidak tergenapi.

Tetapi saudara… ternyata masih ada juga yang mengait-ngaitkan hal itu dengan Alkitab dalam bahasa sehari-hari yang berbunyi demikian :

I Samuel

28:19 Engkau dan orang-orang Israel akan diserahkan-Nya kepada orang Filistin. Besok engkau dan putra-putramu akan berkumpul dengan aku; bahkan seluruh tentara Israel pun akan diserahkan TUHAN kepada orang Filistin."

Nah, bukankah yang dimaksud dengan anak disini adalah putra-putra… artinya diluar dari putri donk…

Ok-lah… kita terima kritik ini… bukankah dalam mencari kebenaran memang harus ada bukti yang menguatkan?

Sekarang kita anggap argumen kita di atas tidak tepat. Dan karenanya tidak dapat kita jadikan dasar untuk menganggap ramalan ini tidak tergenapi. Lalu adakah argumen lain yang dapat kita ajukan sebagai dasar kita?

Alkitab mengatakan :

16:23 Di dunia orang mati ia menderita sekali. Dan pada waktu ia memandang dari sana ke atas, ia melihat Abraham di tempat yang jauh dan Lazarus ada di samping Abraham.

Saudara, Tuhan Yesus mengatakan dalam perumpamaanNya bahwa pada waktu orang kaya ini sedang menderita sengsara di alam maut… dia memandang ke atas dan… ada apa di atas sana?.. ada Lazarus… siapa Lazarus ini? Adakah Lazarus ini juga bersama-sama orang kaya ini di alam maut?.. jelas tidak! Lalu dimana Lazarus ini berada?

Lazarus berada di “Pangkuan Abraham” sebagai lambang tempat dimana orang-orang yang selamat berada… atau setelah jaman Yesus lebih dikenal dengan Firdaus…

Dimanakah “Pangkuan Abraham” ini berada?..

Pada ayat di atas dikatakan “Pangkuan Abraham” ini adanya di atas… sekali lagi di ATAS…

Dapat saudara pahami disini? Pangkuan Abraham ini adanya di atas… dan… karena nabi Samuel hidup di masa sebelum Yesus… tentu istilah tempat dimana dia berada harusnya juga mengacu pada Pangkuan Abraham ini… di manakah itu? Sudah tentu di atas!

I Samuel

28:13 Maka berbicaralah raja kepadanya: “Janganlah takut; tetapi apakah yang kaulihat?” Perempuan itu menjawab Saul: “Aku melihat sesuatu yang ilahi muncul dari dalam bumi.

Sekarang, di I Samuel 28:13 dikatakan roh Samuel, munculnya dari dalam bumi!

Yang berada dari dalam bumi (dibawah), adalah alam maut dimana orang kaya dalam Lukas 16 itu berada… yaitu tempat dimana orang-orang yang mati tanpa Tuhan.

Samuel, seorang nabi Tuhan, sampai matinya berkenan di mata Tuhan. Sudah tentu samuel lebih dari hanya seorang Lazarus… karena itu pula sudah tentu dia akan berada di “Pangkuan Abraham” sama seperti dimana Lazarus berada… jadi bagaimana mungkin dia akan muncul dari dalam bumi? Lalu siapakah yang dapat muncul dari dalam bumi ini? Jelas yang tinggal dan berkuasa disana.

Wahyu

13:11. Lalu saya melihat seekor binatang lain muncul dari dalam bumi. Ia mempunyai dua tanduk seperti tanduk anak domba. Suaranya seperti suara naga.

Karena “roh Samuel” itu munculnya dari dalam bumi,… sangat jelas disini bahwa tidak mungkin itu adalah roh Samuel.

Dan kembali ke isi dari ramalan itu sendiri… selain tentang putra-putranya yang mati itu… ada hal lain yang lebih penting dari sana yang harus kita pahami… yaitu…

I Samuel

28:19 … besok engkau serta anak-anakmu sudah ada bersama-sama dengan daku. …"

Dapat saudara lihat yang saya bolt di atas?

Besok, Saul dan anak-anaknya akan mati… dan mereka akan bersama-sama dengan siapa?..

Dengan Samuel tentunya! Karena daku di ayat tersebut mengacu pada Samuel itu sendiri.

Pertanyaan saya, “jika Samuel itu nabi Tuhan yang berkenan di mata Tuhan dan matinya ada di Pangkuan Abraham, apakah mungkin Saul yang matinya bunuh diri dan yang sebelumnya malah sudah di tolak oleh Tuhan akan berada bersama-sama Samuel juga? Yaitu di Pangkuan Abraham?”

Enak sekali donk… kalau begitu kita ramai-ramai saja bunuh diri… supaya kita juga dapat secepat mungkin sampai ke Pangkuan Abraham.

Saudara dapat memahaminya bukan?..

Jelas sekali ramalan itu tidak benar! Jelas sekali roh Samuel itu adanya di atas dan bukannya di bawah.

Dan…

Jelas sekali arwah orang mati tidak bisa di panggil!

Semoga ulasan kita ini dapat berguna bagi pertumbuhan iman kita…
Segala kemuliaan bagi Yesus… amin.

Shallom.
:slight_smile:

jadi intinya… roh samuel itu adl Iblis menyamar sebagai malaikat terang. ?? :onion-head33:

yah… kurang lebih begitu…

Sy pun meng_ira ira demikian… :smiley:

Perhatikan kalimat yang diberi warna merah tersebut, sampai sekarang masih mejadi pertanyaan siapah yang mengatakan roh itu roh Samuel? Ada yang mengatakan itu kata si wanita En-Dor, tapi ada juga yang bilang itu kata Saul. Atau mungkinkah itu kata-kata si penulis kitab Samuel tersebut? Lalu siapakah si penulis kitab Samuel ini? Atau mereka bertiga itu (wanita En Dorn Saul dan si penulis kitab) itu meyakini bahwa yang muncul iru memang Samuel? Dan sebenarnya siapa yang muncul itu? Samuel atau iblis yang menyerupai Samuel?
tolong dijelaskan agar saya gak tersesat thanks :smiley:

tolong dijelaskan agar saya gak tersesat thanks

Roh orang percaya pada Allah yang benar
saat roh meninggalkan jasadnya ,
roh berada di suatu tempat yang disebut dengan istilah : “pangkuan Abraham” & "taman Firdaus "

Lu 16:22 Kemudian matilah orang miskin itu, lalu dibawa oleh malaikat-malaikat ke pangkuan Abraham.

Lukas 23:43 Kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus.”

Lain hal dengan … orang tidak percaya pd Allah yang benar.
ketika meninggalkna jasadnya, roh berada pada suatu tempat …yang mana Alkitab menyebutkan " dunia orang mati" ,
ada bbrp ayat menuliskan “turun” ke dalam dunia orang mati

Turun ==> dengam asumsi letaknya pasti berada di bawah.

Ini juga bisa dilihat dr gambaran Lazarus (lukas 16:23)

Disana dikatakan … si orang kaya itu “memandang ke atas”

Orang kaya itu juga mati, lalu dikubur. Dan sementara ia menderita sengsara di alam maut ia memandang ke atas, dan dari jauh dilihatnya Abraham, dan Lazarus duduk di pangkuannya.

dr gambaran ayat tsb bisa disimpulkan bahwa :
tempat roh orng mati (di bawah) # tempat roh orang hidup(di atas)

lalu hubungannga dengan roh Pak Sam … ketika roh peramal itu mengatakan “ada yang muncul dari dalam bumi.” ==> roh tsb berasal dr bawah bukan dr atas …krn roh itu asalnya dr bawah , maka itu bukan roh Pak Sam… ttp roh lain yang memba memba (real: memalsu) sbg roh Pak Sam.

Thanks buat jawabannya alice tapi lom menjawab pertanyaan saya :slight_smile:
saya ulangi lagi yah dan saya ksh nomor deh pertanyaannya biar lebih jelas :

1.sampai sekarang masih mejadi pertanyaan siapah yang mengatakan roh itu roh Samuel?
2.Ada yang mengatakan itu kata si wanita En-Dor, tapi ada juga yang bilang itu kata Saul. Atau mungkinkah itu kata-kata si penulis kitab Samuel tersebut?
3.Lalu siapakah si penulis kitab Samuel ini?
4.Atau mereka bertiga itu (wanita En Dorn Saul dan si penulis kitab) itu meyakini bahwa yang muncul iru memang Samuel?
5.Dan sebenarnya siapa yang muncul itu? Samuel atau iblis yang menyerupai Samuel?

Bro hyde, coba bro baca lagi I Samuel 28:11-14 dengan saksama.

Pertama, saul mohon kepada perempuan itu untuk memanggil… siapa? Jawabnya samuel! Nah, setelah roh itu datang… saul juga tidak langsung percaya… tapi bertanya dulu bagaimana rupanya?.. jelas saul sangat mengenal bagaimana samuel semasa hidupnya… karena itu dia bertanya dulu rupanya walaupun perempuan itu telah mengatakan sesuatu yang ilahi. Jadi saul tidak langsung percaya… setelah di jelaskan bagaimana rupanya baru saul beranggapan itulah samuel yang dia maksud! Jadi bro, siapa yang mengatakan itu samuel itu tidaklah penting… yang penting saul menganggap itulah samuel dan dia percaya itu. Efeknya… otomatis semua penjelasan tentang roh samuel ini dipahami oleh yang membaca Alkitab dianggap juga samuel… itulah gunanya tulisan kita di atas untuk menjelaskan bahwa itu sebenarnya bukanlah samuel…
Jadi pertanyaan bro u point 1 dan 2 sudah terjawab disini.

Kitab I samuel dan II Samuel ditulis akhir abad ke-10 SM dan penulisnya tidak diketahui. Bro boleh cek di latar belakang kitab pada program Alkitab elektronik.

Tentang siapa sebenarnya yang muncul itu… tolong bro baca kembali tulisan di atas hingga akhir… mungkin bro akan menemukan jawabannya…

Shallom…
GBU
:slight_smile:

Okay Thanks buat penjelasannya tapi saya mau nanya lagi nih…
Jika memang saul sangat mengenal samuel semasa hidupnya apa kah saul tidak bisa membedakan apakah itu samuel atau iblis yg menyerupai samuel?lalu kenapa saul yakin bahwa itu memang samuel? :mad0261:

siapa yg mengatakan samuel menurut saya cukup penting karena itu akan mendasari pandangan seseorang ketika membaca kisah ini(tapi is okay klo menurut anda gak penting) :wink:

orang yg membaca kisah ini pasti juga berpikir bahwa itu adalah Roh samuel karena di tulisnya begitu :cheesy:
klo memang itu iblis yg menyerupai samuel mengapa alkitab menulis itu samuel?
Mengapa alkitab gak menulis seseorang Yg menyerupai samuel misalnya (ini cm pemikiran saya saja loh) :char11:

Tentang tulisan anda yg di atas klo menurut saya itu cm berbeda konteks
tentang Roh orang yang sudah mati masih dapat di panggil kembali dan roh orang yang sudah mati di luar YESUS, masih dapat diselamatkan karena dapat di panggil kembali,… dan kemudian di injili dari dunia kita ini klo menurut pendapat saya itu memang lom dapat di buktikan

Tapi slalu ada kasus pengecualian di dalam alkitab
mungkin kasus Roh samuel ini salah satunya?(ini cm pendapat pribadi loh bro)

Tolong di jelaskan lagi yah :afro:

Yg pasti penulisnya bukan manusia biasa kan?
lalu knapa dia bisa menulis bahwa itu samuel yah

thanks buat penjelasannya Bro
GBU to :afro:

ta’tambahin pertanyaan biar tambah mumet :smiley:

kalo Yesus sewaktu …mati rohNya dimana??
di perut bumi atawa di atas :mad0261:

pertanyaannya buat sapa neh ;D

ha…ha… sepertinya pertanyaan sis alice tuh buat lu hyde… biar tambah mumet katanya… :smiley:

saya pernah membaca mungkin dari internet juga… (gue lupa2 ingat) bahwa kitab2 di Alkitab itu masing2 memiliki latar belakang penulisan yang berbeda sesuai dengan budaya penulisnya waktu itu…jadi walaupun dalam bimbingan Roh Kudus… tetap aja ada pengaruh dari budaya penulisnya…
latar belakang kitab 1 & 2 samuel ini saya copy paste kan…


Penulis : Tidak Diketahui
Tema : Kerajaan Teokratis
Tanggal Penulisan: Akhir abad ke-10 SM

Latar Belakang

Di PL Ibrani, 1 dan 2 Samuel merupakan satu kitab. Keduanya diberi nama menurut nabi Samuel, tokoh yang sangat dihormati sebagai seorang pemimpin rohani Israel yang tangguh dan yang dipakai Allah untuk mengatur kerajaan teokratis. 1 Samuel meliputi hampir seratus tahun sejarah Israel -- dari kelahiran Samuel hingga wafatnya Saul (sekitar 1105-1010 SM) -- dan merupakan mata rantai sejarah yang utama di antara masa para hakim dengan
raja Israel yang pertama. 2 Samuel terutama membahas raja Daud sedangkan 1 Samuel meliput tiga peralihan utama dalam kepemimpinan nasional: dari Eli ke Samuel, dari Samuel ke Saul, dan dari Saul ke Daud.

Masalah kepenulisan mencakup 1 dan 2 Samuel sebagai satu karya tunggal. Karena sebagian 1 Samuel dan seluruh 2 Samuel ditulis setelah kematiannya, Samuel hanya menjadi salah satu penulis penyumbang (bd. 1Sam 10:25).
Karya terakhir ditulis oleh seorang sejarahwan dan nabi yang terilham yang memakai beberapa sumber, termasuk catatan-catatan Samuel (bd. 2Sam 1:18; 1Taw 27:24; 1Taw 29:29); identitas sejarahwan terilham ini tidak kita kenal.  Kemungkinan besar kitab ini diselesaikan tidak lama
sesudah tahun 930 SM, karena 1 Samuel tampaknya menunjuk kepada pecahnya kerajaan (1Sam 27:6) dan 2 Samuel berakhir dengan hari-hari terakhir Daud.



Latar belakang 2 samuel

Karena Kitab 1 dan 2 Samuel pada mulanya menjadi satu kitab dalam PL Ibrani, latar belakang 2 Samuel dibahas secara lebih terinci pada permulaan 1 Samuel (Lihat "PENDAHULUAN 1SAMUEL" 08037). Perlu diperhatikan di sini bahwa jikalau 1 Samuel meliputi sejarah selama hampir satu abad, dari kelahiran Samuel hingga kematian Saul (sekitar tahun 1105-1010 SM), maka 2 Samuel hanya mencatat pemerintahan Daud, suatu masa yang lamanya 40 tahun (sekitar 1010-970 SM).
-------------

pertanyaanmu yang lain tentang dunia roh...... wah...... kita mesti undang seseorang yang telah mendapatkan karunia penglihatan dunia roh nih..... :))

GBU

Itu roh Samuel.

waooww luar biasa sekali ada yg bisa melihat dunia rohh… kenalkan dongg disini.

ARTIKELUpdate : February 6, 2009,

Posted by Kontroversi arwah Samuel

Kitab Samuel, di Perjanjian Lama, dengan judul ‘Saul di Endor’, berkisah mengenai Saul yang melalui pertolongan seorang dukun perempuan, mampu berhubungan dengan roh Samuel. Dalam Perjanjian Baru, ada ‘penampakan’ Musa dan Elia di atas bukit. Kedua cerita ini, dianggap pertanda bahwa manusia memang dapat berhubungan dengan arwah orang mati. Benarkah demikian?

Atau, apakah benar bahwa ‘roh’ yang dipanggil perempuan petenung di Endor adalah ‘roh Samuel?’ Dalam kisah tersebut, sebetulnya tidak ada bukti bahwa ada yang melihat secara kasat mata, roh itu roh Samuel. “Sesudah itu bertanyalah perempuan itu: ‘Siapakah yang harus kupanggil supaya muncul kepadamu? Jawabnya: ‘Panggillah Samuel supaya muncul kepadaku.’ Ketika perempuan itu melihat Samuel, berteriaklah ia dengan suara nyaring, lalu perempuan itu berkata kepada Saul, demikian: ‘Mengapa engkau menipu aku? Engkau sendirilah Saul!’ maka berbicaralah raja kepadanya: ‘Janganlah takut; tetapi apakah yang kau lihat?’ Perempuan itu menjawab Saul: ‘Aku melihat sesuatu yang ilahi muncul dari dalam bumi.’ Kemudian bertanyalah ia kepada perempuan itu: ‘bagaimana rupanya?’ Jawabnya: ‘Ada seorang tua muncul, berselubung jubah.’ Maka tahulah Saul, bahwa itulah Samuel.” (1.Sam.28:11-14).

Petenung tidak menyatakan bahwa roh itu adalah arwah Samuel, malahan ia menyebutnya sebagai ‘sesuatu yang ilahi’. Saul dan kedua pegawainya bahkan juga tidak melihat wajah Samuel. Keyakinan Saul bahwa roh tesebut adalah arwah Samuel, karena kondisi kejiwaan Saul yang sedang ketakutan, terasing, dan frustasi, yang memang membutuhkan ketenangan batin.

Samuel sendiri semasa hidup, telah melarang orang-orang untuk berhubungan dengan petenung, sehingga Saul telah membasmi semua petenung. Saul juga sudah ditolak Tuhan sehingga Tuhan tidak mau menemuinya baik melalui mimpi, urim maupun perantara nabi.

Perkataan ‘roh’ yang ditenggarai sebagai arwah Samuel itu juga kontradiktif. Di satu sisi, ia mengaku sebagai Samuel, dan mau menemui Saul. Tetapi di sisi lain, ia mengatakan bahwa ‘Tuhan telah undur dari Saul’. Dalam praktek semacam itu, kita tidak ikut melihat dan kita tidak tahu apakah dukun benar-benar melihat sesuatu atau hanya meraba-rama pikiran tentang apa yang ingin dilihat pasiennya.

Tuhan sudah tidak mau lagi berbicara kepada Saul, dan sampai matipun Samuel sudah menolak bertemu Saul, dan memerintahkan menghukum mati petenung. Mustahil kalau sekarang Tuhan menggunakan jasa petenung, dan Samuel mau dipanggil oleh petenung yang disuruhnya untuk dimusnahkan itu.

Pertanyannya, jika roh tersebut bukan manifestasi dari arwah Samuel, siapakah sosok yang berada di balik arwah itu? Ahli Alkitab banyak merujuk sosok iblis, sebagai ‘biang keladi’ dari penampakan roh yang kontraversial itu. Sebabnya, Alkitab sendiri tidak terang-terangan menyebut iblis sebagai roh yang sedang menyamar menjadi arwah Samuel tersebut. Yang pasti, jika melihat dari pelbagai manuver yang dilakukan iblis, bisa jadi ini iblis lakukan untuk mengecoh umat Tuhan. Bukankah iblis juga lihai menyamar sebagai malaikat terang?

sumber:
http://www.glministry.com/?p=394

Wah dah mumet tambah mumet bisa bengkak otak saya :mad0261: :ashamed0004:

Lalu apa yg melatarbelakangin tentang Roh samuel ini yah? :mad0261:

okayGreat info :afro:

Daud Tony mungkin bisa? ada yg bisa mengundangnya kemari ;D

Wah ini dia berani tampil beda ;D

Bisa tolong dijelaskan Siip?

Buat waktu dan tempatnya saya persilahkan :wink:

Jika Alkitab sendiri tidak terang2an menyebut iblis lalu mengapa banyak yg menafsirkannya begitu yah?
Jika memang begitu berarti iblis itu hebat bisa mengecoh umat Tuhan melalui alkitab??? :mad0261:
Apa iblis bisa melakukan hal itu, memonopoli alkitab? :ashamed0004:

itu bukan roh samuel

tetapi roh yang “menyerupai” samuel

lihat prosesnya

ada pemanggil arwah

ada “Klien” minta arwah dipangilin

terus ada roh jahat yang nyamar jadi arwahnya

semuanya sejalan

dan terlebih tujuannya adalah

kutukan masa depan atau sugesti maut dari roh jahat yg menyerupai Samuel itu

1Sa 28:19 Juga orang Israel bersama-sama dengan engkau akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan orang Filistin, dan besok engkau serta anak-anakmu sudah ada bersama-sama dengan daku. Juga tentara Israel akan diserahkan TUHAN ke dalam tangan orang Filistin.

sugesti maut itu dipercaya oleh Saul

Samuel tidak akan bertentangan dengan dirinya sendiri

1Sa 15:10 Lalu datanglah firman TUHAN kepada Samuel, demikian:

1Sa 15:11 “Aku menyesal, karena Aku telah menjadikan Saul raja, sebab ia telah berbalik dari pada Aku dan tidak melaksanakan firman-Ku.” Maka sakit hatilah Samuel dan ia berseru-seru kepada TUHAN semalam-malaman.

Samuel selalu menyampaikan apa yang disampaikan Oleh TUHAN

Samuel hanya menyampaikan (ini yg dikopipes oleh roh jahat yg menyerupai Samuel)

1Sa 15:26 Tetapi jawab Samuel kepada Saul: “Aku tidak akan kembali bersama-sama dengan engkau, sebab engkau telah menolak firman TUHAN; sebab itu TUHAN telah menolak engkau, sebagai raja atas Israel.”

1Sa 15:28 Kemudian berkatalah Samuel kepadanya: "TUHAN telah mengoyakkan dari padamu jabatan raja atas Israel pada hari ini dan telah memberikannya kepada orang lain yang lebih baik dari padamu.

1Sa 15:35 Sampai hari matinya Samuel tidak melihat Saul lagi, tetapi Samuel berdukacita karena Saul. Dan TUHAN menyesal, karena Ia menjadikan Saul raja atas Israel.

kan tidak ada sugesti maut dinyatakan disitu (inilah yang ditambahkan oleh roh jahat yg menyerupai Samuel)

karena memang ingin Saul “menjemput” maut, sebagaimana raja Saul memilihnya sendiri

GBU

dan sebenarnya Tuhan pun tidak ingin Saul mati, tetapi bertobat

1Sa 26:9 Tetapi kata Daud kepada Abisai: “Jangan musnahkan dia, sebab siapakah yang dapat menjamah orang yang diurapi TUHAN, dan bebas dari hukuman?”

Bukankah apa yg dikatan Roh itu memang benar semua?
Apakah itu bisa dianggap apa yg roh jahat katakan?

Menurut saya apa yg dikatan Roh itu benar
Lihat apa yg terjadi kepada Israel karena apa yg buat oleh saul

Apa benar begitu?kalo memang gitu knapa dia harus cape2 untuk memanggil Roh samuel untuk minta petunjuk?

ayatnya harus dilihat sebelumnya bro
Itu bukan keinginan Tuhan itu keinginan daud,Daud masih menghormati saul

1Sam 24:5 : lalu berkatalah orang2nya kepada daud; telah tiba hari yg dikatakan Tuhan kepadamu:sesungguhnya Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu,maka perbuatlah kepadanya apa yg kau pandang baik
1Sam 24:11 : ketahuilah pada hari ini matamu sendiri melihat,bahwa Tuhan sekarang menyerahkan engkau kedalam tangan ku dalam gua itu
Jika melihat ayat ini dikatakan bahwa sebenarnya Tuhan telah menyerahkan nyawa saul kepada daud terserah mau dibunuh kek mau di apain kek
Tapi daud membuat keputusan untuk tidak membunuh dia karena daud masih menghormati saul
[/quote]