"ROMO"

“ROMO”
oleh Arswendo Atmowiloto

aku mendamba Romo, yang galak tapi sumanak
KAKU PADA DOGMA, TAPI LUCU KALA CANDA
yang lebih sering memegang rosario
dibandingkan bb warna hijau
aku mendamba Romo yang lebih banyak mendengar
dibandingkan berujar

aku mendamba Romo yang menampung air mataku

  • tanpa ikut menangisi
    yang mengubah putus asa menjadi harapan
    yang MENGAJARKAN RITUAL SEKALIGUS SPIRITUAL

duuuuh, damba dan inginku banyak, banyak sekali
tapi aku percaya tetap terpenuhi
karena Romoku mau dan mampu selalu memberi

  • inilah damba dan doaku, Romoku

eee, masih ada satu lagi
SEKALI MENGENAKAN JUBAH, JANGAN BERUBAH
jangan pernah mengubah, walau godaan mewabah
bahkan sampai ada laut terbelah
kenakan terus jubahmu
itulah khotbah yang hidup
agar aku bisa menjamah
seperti perempuan Samaria pada Yesus Allah Tuhanku

aku mendamba Romo yang menatapku kalem
bersuara adem
“Berkah Dalem …”

[Puisi berjudul Romo oleh Arswendo Atmowiloto]

Berkah Dalem, Bro Ond3… :slight_smile:

Berkah Dalem ugi… Romo limited… (Romonya anak2) :smiley:

Semoga di jaman yg semakin hedon ini para Romo tetep bisa bertahan, tetep rendah hati, setia pada panggilannya untuk hidup sederhana, tidak menikah demi Kerajaan Allah & taat pada aturan kongregasi. Semoga tidak ada lagi yg berpaling dari panggilan, karena untuk me’lahirkan’ seorang Romo itu sunguh sulit. Semoga juga kaum muda Katolik sekarang semakin banyak menanggapi panggilan hidup mereka untuk menjadi Romo. Mari kita sama2 doakan ya, Bro & Sis…karena saya prihatin dengan Romo2 yg memutuskan Janji Imamat mereka karena harta & wanita. Yahh…balik lagi, di jaman sekarang memilih jalan hidup seperti Romo itu memang berat…

yang dipikirkan cuma Romo saja, Bruder koq tidak pernah dipikirkan? dibiarkan punah? Romo itu tugasnya bidang rohani, bruder tugasnya operasional sehari2 (administrator, manager, direktur, dokter insinyur, ekonom, perawat, dll).

Karena bruder dibikin punah, akibatnya semua yayasan Katolik dipegang oleh kaum awam, akhirnya sekolah Katolik, Rumah Sakit Katolik dll jadi mahal karena awam kan tidak selibat butuh uang untuk keluarganya jadi wajar saja mereka ambil keuntungan.

amin… amin… kita semua prihatin dengan menurun drastisnya calon2 romo… dan juga adanya romo2 yg memutuskan imamatnya… padahal untuk menghasilkan seorang romo dibutuhkan biaya yg sangat mahal, usaha yg sangat berat…

iya, mari kita berdoa agar Tuhan senantiasa memanggil para pelayan sabdaNya, memanggil hambaNya untuk menggembalakan umatNya didunia ini… dan mari kita sukuri dan sayangi romo2 kita yg ada…

yg cewe2… please deh… jangan goda para romo/frater ya… :smiley:

bener juga sih… bruder dan suster juga harus dipikirkan bro…
bruder suster langsung berperan dalam karya2 Gereja untuk kemanusiaan.

tapi memang sih peran imam lebih vital dalam hal beragama dan kelangsungan gereja.
tanpa imam tertahbis, kita tidak bisa merayakan ekaristi…

Bruder-Suster : kakak kita laki2/ perempuan
frater/romo: bapak kita
Gereja: Ibu kita…

Apa yang anda sampaikan di atas, memang betul bro, saat ini semangat untuk menjadi romo sangat turun drastis. Padahal ibaratnya ladang yang siap panen bertambah luas, sementara pekerja sangat kurang.

Satu yang patut disyukuri, ternyata saudara saudara kita yang di Flores justru mulai tertarik menjadi romo, sehingga yang terakhir saya dengar, banyak romo asal Flores yang saat ini berkarya di negara negara Eropa, karena kurangnya romo dari Eropa sendiri.

Begitu pula yang anda sampaikan, bahwa romo dan frater mendapat godaan dari umatnya sendiri, memang benar. Itu juga terjadi di paroki saya. Ada dua romo kami yang termasuk sangat bagus, ternyata disabet oleh gadis dari paroki sendiri. Entah mengapa, mungkin romo memiliki daya tarik tersendiri bagi para gadis, mungkin dianggap sudah terjamin tingkat kesalehannya, sudah teruji kesetiaannya, masih ting-ting pula, walaaaah.

mengapa bisa terjadi bro ?
bukankah romo memutuskan utk selibat.
apakah dengan demikian mereka ini termasuk kategori orang-orang yg gagal or tidak layak melayani ?

Gagal menjadi romo itu sudah pasti.

Walau sebagai umat Katolik dia dengan ilmunya masih bisa berkiprah, entah menjadi diaken, entah menjadi guru agama di sekolah Katolik. Tetapi tidak bisa sebagai romo. Dan justru romo itulah yang sangat dibutuhkan saat ini.

@ sahaba:
betul kata bro bruce… karena peran romo itu vital dalam agama katolik.

saya punya aktor romo favorit :smiley:

Jangan digodain ya sis, pleaseeee.

:wink:

Dulu saat masih SMP, ada romo yang setiap jumat pertama ada misa di sekolah saya. Romo nya orang bule dari New Zealand, guantengnya minta ampun, penampilannya identik dengan Tom Cruise, keren dan naik moge pula, sungguh keren.

Jadi bisa dibayangkan, anak anak cewe sekolah saya, kalau romo itu datang udah seperti menghadapi selebriti, heboh. Untunglah si romo rupanya termasuk yang kuat iman, jadi ngga tergoda oleh dunia, he he heh e.

hehehehe… apalagi kalau bule ya? :stuck_out_tongue:

Romonya uda tua, ada mungkin 60 :slight_smile:
Uda kyk bapak sendiri :smiley:

Damai bagimu nd3.

Posting-mu ini,

sempat menggiring kenangan saya pada bulan Ramadhan dimana tempat mukim saya, warung-warung ditutup paksa, dan dilarang makan, minum, dan merokok di tempat umum, dengan alasan untuk menghormati bulan puasa. Ond32lumut bukan bermaksud menirukan metode pemaksaan seperti itu, bukan?

Setelah saya pikir-pikir, memang bagus juga anjuran Ond32lumut itu. Jika tidak untuk hal-hal yang sangat penting, para perempuan muda diharapkan tidak sering berinteraksi dengan para pater/frater.

Hehhehheee… tapi, ada saja perempuan muda yang akan merasa bangga bila berhasil menggoda pater/frater. Selain mendapat ‘orisinilitas’ ragawi, sehat rohani, dan biasanya yang masuk menjadi pater/frater itu ganteng-ganteng. Hehhehheee…

Damai, damai, damai.

hehehe… harus diakui mirip brother… tapi tentu saja tidak bermaksud meniru metode2 mereka itu…
cuma kalau mereka kan ngurusin hal yg sebenarnya sangat pribadi… yg puasa ya puasa yg tidak ya tidak, kan urusannya sama Tuhan.

nah, kalau romo2 itu digoda, selain tidak meletakkan sikap hormat, juga berpotensi mengganggu “ketertiban umum” umat katolik… perilaku si gadis penggoda itu bukan hanya berimplikasi pada sang romo saja, namun juga pada hak2… umat :slight_smile:

sebagai umat katolik, saya juga merasa bahwa sikap cewe2 penggoda para romo itu juga mengancam, menggangu kepentingan saya…, mengancam hak2 saya… apalagi jika mengingat kurangnya romo2 di berbagai wilayah…
1 paroki punya 3 romo saja sudah sangat hebat…

jadi, saya ga suka kalau romo saya digoda2…
saya pengin bilang: "jangan lah mbak… susah cari makluk2 yg kaya gitu… " yg lain aja dan yg pada tempatnya aja lah…

hehehe…

tapi itu hanyalah sebuah omongan ringan saja…

tapi, bolehlah kita sebagai umat turut berperan serta membantu, menciptakan suana yg baik… turut serta mengormati romo2 kita…

kalau sudah dihormati, tapi romonya tetep aja kepincut sama cewe2… yg itu masalah si romo tersebut…

tapi mbok ya o… kalau jadi cewe cakep bisa tebar pesona ke yg bukan romo aja… tapi ini sih ada di ranah moralitas pribadi yg saya ga bisa menilai dengan sembarangan.

@ond3

Masalahnya bro, banyak cewe yang berpendapat bahwa menggoda romo itu ibaratnya memancing ikan yang sudah pasti berkualitas baik. He he he he, sebutan lainnya adalah egois dan hanya memikirkan dirinya sendiri saja.

;D

hehehe… setuju bro…! cewe2 ini harus sadar bahwa pada hakikatnya, Romo itu milik orang banyak… :slight_smile:

untunglah saya masuk kaum yang “sadar” om :smiley:

kalau april sih ga tanya… percaya deh!!! :smiley:
kasih tau temen2 cewe’ mu kalau ada yg menggoda romo2 ya pril… :smiley: