SAAT Doa Tidak Terkabul

Mungkin hampir semua mengalami saat dimana Doanya tidak di kabulkan Tuhan, lalu timbul pertanyaan da;am dirinya, mengapa doaku tidak dikabulkan Tuhan ??, apakah dosa saya ??
maka karena belum mampu untuk berdialog dengan tuhan maka pertanyaan itu tetap menghantui dirinya dan merupakan (lagi lagi ) doa yang tidak terjawab
Karena sifat manusia yang ingin tahu,maka setelah tidak ada jawaban dari Tuhan , Dia “terpaksa” bertanya pada orang kristen yang dianggap Lebih Tahu atau yang katanya memiliki hubungan Intim dengan Tuhan atau lebih sering baca alkitab
lalu dijawab dengan ayat PB :

Yakobus 4
4:3 Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu.

padahal yang Dia minta adalah kesembuhan dari penyakit yang berat yang kronis, dan dia merasa permintaannya itu bukanlah untuk memuaskan hawa nafsu, melainkan supaya dia bisa mencari nafkah untuk keluarganya
dan bukankah Yesus sendiri Tidak membatasi permintaan doa (apapun ) seperti yang tertera dalam :

Matius 18
18:19 Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apapun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.

padahal dia dan Istrinya Yelah sepakat untuk meminta kesembuhan .

Orang kristen lainnya menjawab : mungkin doamu diluar kehendak Tuhan,
tetapi bukankah kehendaktuhan pasti terjadi (tuhan tidak pernah gagal) sehingga apa yang menjadi kehendak tuhan tidak perlu atau tidak usah didoakan pasti berhasil.

Ada masukan ???

Tuhan Yesus memberkati
Han

kitab Yesaya 59:1-3, “Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar; tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu. Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan.”
:slight_smile:

Syalom Saudaraku…

Saya teringat kisah Lazarus yang dibangkitkan oleh Tuhan Yesus…Bagi Marta dan Maria adalah sudah terlambat. Saudara mereka telah mati…Tetapi Tuhan Yesus punya “agenda sendiri” terhadap Lazarus… Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: “Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan” (Yoh 11:4). Waktu Tuhan itu adalah waktu yang terbaik bagi kita…

Kisah Tuhan Yesus ketika menyembuhkan orang Buta sejak lahir, murid-muridnya berpikir bahwa itu karena dosa, dosa orang tuanya tetapi Jawab Yesus: "Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia (Joh 9:3).

Kisah-kisah ini sangat memberkati hidup saya saudara…Saya tahu waktu Tuhan itu adalah waktu yang terbaik buat saya…sekalipun saya sudah merasa bahwa segala sesuatunya terlambat dan tidak bisa ditolong lagi…tetapi saya masih tetap berpegang…seperti yang dituliskan dalam Roma 12:12 “Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!”

Tambahan : Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir (Pkh 3:11)

GBU
Semoga bisa membantu…

Dia tahu pergumulan hidup kita…

:wink:
:afro:
:happy0025:
:happy0064: :happy0158: :jumping0048: :party0048: :happy0065:

Doa anda pasti akan terkabul jika anda berdoa seperti dua orang di bawah ini, silahkan coba.

:smiley:

Prayer of Saint Francis of Assisi

Lord, make me an instrument of your peace.
Where there is hatred, let me sow love;
where there is injury,pardon;
where there is doubt, faith;
where there is despair, hope;
where there is darkness, light;
and where there is sadness, joy.

O Divine Master, grant that I may not so much seek
to be consoled as to console;
to be understood as to understand;
to be loved as to love.
For it is in giving that we receive;
it is in pardoning that we are pardoned;
and it is in dying that we are born to eternal life. Amen

Prayer of Mother Theresa

DEAR JESUS, help me to spread Thy fragrance everywhere I go.
Flood my soul with Thy spirit and love.
Penetrate and possess my whole being so utterly that all my life may only be a radiance of Thine.
Shine through me and be so in me that every soul I come in contact with may feel Thy presence in my soul.
Let them look up and see no longer me but only Jesus.
Stay with me and then I shall begin to shine as you shine, so to shine as to be a light to others.

syalom…

menurut saya ada 3 jawaban doa dari tuhan kpd kita,yang pertama iya, kedua tunggu dulu, yang ketiga tidak.
tuhan menjawab doa sesuai dengan kebutuhan,bukan keinginan.doa yg merupakan kebutuhan pun bisa saja di jawab iya,bisa juga jawabnya tunggu dulu.sedangkan doa keinginan kita,pasti tuhan akan menjawab dengan tidak.silakan di renungkan sekali lagi apakah doa kita adalah doa kebutuhan atau keinginan.
matius 11:28 Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.

Jika Tuhan adalah Maha tahu, maka Ia sudah tahu apa yang kita butuhkan, maka untuk apa kita berdoa?
Jika Tuhan sudah menentukan mana yang terbaik untuk kita, maka untuk apakah kita berdoa?
Nah lho …

Apa yang sebenarnya paling saya butuhkan dalam hidup ini? Keinginan kita selalu berubah, kebutuhan kita juga demikian, seiring dengan dinamika dan perkembangan hidup kita. Apa yang dulu penting bagi kita sekarang tidak lagi, atau sebaliknya. Kita juga umumnya meminta supaya dijauhkan dari segala kesusahan, padahal sesungguhnya ada banyak sekali hadiah kehidupan, ketekunan, dan tahan uji, tersembunyi di dalam kesusahan hidup, yang membuat kita menjadi semakin tangguh, penuh iman dan kasih, serta bijaksana. Hal-hal yang sangat dibutuhkan oleh jiwa kita yang kering. Kita sering tidak tahu apa yang tepat bagi kita, dan bahkan kadang kita tidak tahu apa yang sebaiknya kita minta. Karena itulah, Tuhan tidak selalu mengabulkan doa kita, dan kadang Ia menunda sampai kita siap menerima jawaban doa-doa kita. Karena itulah, apa yang sesungguhnya kita perlukan sebenarnya adalah hikmat untuk bisa menghadapi hidup dengan kepercayaan yang teguh akan penyelenggaraanNya, apapun yang terjadi. Karena itulah, mengetahui apa yang sebetulnya paling kita butuhkan, inilah jawaban Tuhan atas doa-doa yang kita persembahkan dengan tulus kepadaNya, apapun itu, yaitu “Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di Surga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.“ (Lukas 11: 13b). Dan apa yang dilakukan oleh Roh Kudus bagi kita? Dia akan berdoa bagi kita dengan keluhan yang tidak terucapkan, bagi kebutuhan-kebutuhan jiwa kita yang sebenarnya, yang sering tidak kita sadari, sebab kita rancu dengan pengaruh riuh rendahnya dunia ini dengan segala kemegahan semu yang ditawarkannya, dan dengan segala norma-norma yang menjadi ukuran kebahagiaannya…. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. (Roma : 8 – 26).

Ketika kita merasa ditinggalkan, saat kita merasakan sedih menyayat karena merasa sendiri di dalam penderitaan hidup, kita patut ingat akan kesepian dan kesedihan Yesus saat berdoa di Taman Getsemani. Bapa memang tidak mengabulkan doa permohonan Yesus untuk mengambil cawan yang hendak diminumNya, karena rencana agungNya harus digenapi. Tetapi seorang malaikat diutusNya untuk menguatkan Yesus di dalam kesengsaraanNya dan ketakutanNya sebagai manusia. “Ya BapaKu, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari padaKu, tetapi bukanlah kehendakKu melainkan kehendakMulah yang terjadi” Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepadaNya untuk memberi kekuatan kepadaNya. (Lukas 22 : 42-43).

Akhirnya, penghiburan Allah adalah sumber kekuatan kita yang tidak pernah kering. Saat kita merasa bahwa kesulitan hidup datang dan pertolongan seolah tak kunjung tiba, baiklah kita membaca kembali pernyataan Allah kepada umatNya, Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan Engkau (Yesaya 49 : 15) dan di dalam kesempatan lain Ia berfirman pula, Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau.” (Ibrani 13 : 5b). Dua kali Tuhan menggunakan kata “sekali-kali” atau yang artinya sebetulnya adalah “tidak akan pernah” meninggalkan kita. Justru di dalam kesukaran, kita akan semakin banyak mengalami penghiburan dan penyertaan Allah yang membuat jiwa kita sungguh dipuaskan dan terkagum-kagum akan kuasa kasih setiaNya.

Dan inilah seruan Yesus ketika Ia mengutus kita untuk hidup mewartakan Dia, “Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir jaman” (Markus 28 : 20b). Jika Raja Semesta Alam berjanji, kita tahu bahwa janji itu tidak main-main. Tinggal apakah kita bersedia untuk tetap tenang percaya penuh pengharapan seperti Bapa Abraham dan Bunda Maria, dalam teladan iman mereka, tetap percaya sekalipun melangkah dalam segala ketidakpastian dan ketidakmengertian. Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH, Yang Mahakudus, Allah Israel: “Dengan bertobat dan tinggal diam kamu akan diselamatkan, dalam tinggal tenang dan percaya terletak kekuatanmu.” (Yesaya 30 : 15).

Iman adalah kunci menuju kepenuhan penyelenggaraan Allah, penggenapan janjiNya, dan rencana agungNya dalam hidup kita. Begitu pentingnya iman itu sehingga pertanyaan Yesus kepada kita masing-masing adalah seperti yang tertuang dalam perumpamaan tentang hakim yang tak benar “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihanNya yang siang malam berseru kepadaNya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka? Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” (Lukas 18 : 7-8).

Syalom

Bro hanhalim,
memang kita tdk tahu apa jawab Tuhan yg sebenarnya bila seolah Tuhan tdk menjawab dan kita merasa tdk salah dlm meminta, barangkali artikel ini dpt sedikit membantu:

GBU