Sabellian dan Montanisme

Saya pernah dengar tentang bidat Sabelian dan Montanisme. Minta pencerahan dari teman-teman yang mengetahui,tentang penjelasan bidat-bidat di atas.

Kamsia

Forgive Me

saya juga baru derngar

sama

saya juga…
apa tu???

Regards, Rain
JBU

search google, ampuh :slight_smile:

hati-hati jg bro klo sumber nya ga trpercaya. ntar kyk bro alvazez/ tonipaulo/ miyabi asal nyomot trs publikasi :afro:

wah, gitchu toh sis, jadi yg boleh bilang info itu valid seharusnya siapa sis. harus melalui lembaga sensor gitu sis?

please advice :slight_smile: :afro:

saya taunya hannah montana

[i]Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas[/i]

Montanisme adalah sebuah gerakan sektarian Kristen perdana pada pertengahan abad ke-2 Masehi, yang dinamai seturut pendirinya Montanus. Gerakan ini berkembang umumnya di daerah Frigia dan sekitarnya; di sini sebelumnya pengikutnya disebut Katafrigia. Namun gerakan ini merebak cepat ke wilayah-wilayah lain di Kekaisaran Romawi, dan pada suatu masa sebelum agama Kristen ditolerir atau dianggap legal. Meskipun Gereja Kristen arus utama menang atas Montanisme dalam beberapa generasi, dan mencapnya sebagai sebuah ajaran sesat, sekte ini bertahan di beberapa tempat terisolir hingga abad ke-8. Sebagian orang membuat paralel antara Montanisme dan Pentakostalisme (yang disebut sebagian orang Neo-Montanisme). Montanis yang paling terkenal jelas adalah Tertulianus, yang merupakan penulis gereja Latin paling terkemuka sebelum ia beralih ke Montanisme. Penganut paham Montanisme disebut dengan Montanis

Perbedaan antara Montanisme dan Kekristenan ortodoks

Keyakinan-keyakinan Montanisme berbeda dengan Kekristenan ortodoks dalam hal-hal berikut:

  • Keyakinan bahwa nubuat-nubuat kaum Montanis mengalahkan dan menggenapi doktrin-doktrin yang diberitakan oleh para Rasul.

  • Dorongan untuk bernubuat secara ekstatis, membedakannya dengan pendekatan teologi yang dominan yang lebih berdisiplin dan penuh pertimbangan di kalangan Kekristenan yang ortodoks pada saat itu hingga sekarang.

  • Pandangan bahwa orang-orang Kristen yang jatuh dari anugerah tidak dapat ditebus, juga bertentangan dengan pandangan Kristen yang ortodoks bahwa penyesalan dapat mengembalikan orang berdosa ke dalam gereja.

  • Nabi-nabi Montanisme tidak berbicara sebagai utusan-utusan Allah: “Demikianlah firman Tuhan,” melainkan lebih menggambarkan dirinya dikuasai oleh Allah, dan berbicara atas namanya. “Akulah Bapa, Firman, dan Sang Penghibur,” kata Montanus (Didymus, De Trinitate, III, xli); Kerasukan roh ini, yang berbicara sementara nabi itu tidak mampu menolaknya, digambarkan oleh roh Montanus: “Lihatlah manusia itu bagaikan sebuah lyre, dan aku melesat seperti plectrum. Orang itu tidur, dan aku terjaga” (Epifanius, “Panarion”, xlviii, 4).

  • Penekanan yang lebih kuat untuk menghindari dosa dan disiplin gereja daripada di kalangan Kekristenan ortodoks. Mereka lebih menekankan upaya menghindari dosa dan disiplin gereja daripada di kalangan Kekristenan ortodoks. Mereka menekankan kesucian seksual, termasuk melarang pernikahan kembali…

Sebagian Montanis juga “Quartodesiman” (“yang 14”), artinya mereka lebih suka merayakan Paskah pada tanggal 14 bulan Nisan menurut kalender Ibrani, tak peduli hari apapun dalam suatu minggu tanggal itu jatuh. Ajaran ortodok berpendapat bahwa Paskah harus dirayakan pada hari Minggu setelah tanggal 14 Nisan. (Trevett 1996:202)

Hieronimus dan para pemimpin gereja lainnya mengklaim bahwa kaum Montanis di masa mereka menganut keyakinan bahwa Tritunggal terdiri atas satu pribadi saja, serupa dengan Sabelianisme, jadi berlawanan dengan pandangan ortodoks bahwa Tritunggal adalah satu Allah dengan tiga pribadi, yang juga dianut oleh Tertulianus. Ada beberapa orang yang memang adalah pemeluk monarkian modalistik (Sabelian) dan beberapa lainnya yang lebih dekat dengan doktrin Tritunggal. Dilaporkan bahwa para modalis ini membaptiskan dengan meyebutkan nama Yesus Kristus, bukannya menyebutkan nama Tritunggal. Kebanyakan dari kaum Montanis di kemudian hari berasal dari kubu modalistik.

maksud e klo uda dpt hasil dr googling, jgn di telan bulet-bulet.
di coba telaah jg, atau di share utk di diskusikan :afro:

Sabelianisme adalah ajaran yang tidak mempercayai doktrin Allah Tritunggal. mereka berpandangan bahwa Allah tidaklah terdiri dari 3 pribadi (Bapa, Anak dan Roh Kudus) melainkan 1 pribadi saja dengan 3 nama (Bapa, Anak dan Roh Kudus). Atau dengan kata lain, Bapa, Anak dan Roh Kudus bukanlah 3 pribadi berbeda melainkan nama-nama yang lain dari 1 pribadi Allah.

ini ajaran yg di anut bro vbn kali ya ?

Thursday, February 24, 2011

St. Montanus, Lucius, and friends.
Sir 5:1-8,
Ps 1:1-2,3,4,6,
Mark 9:41-50

The Holy Martyrs of Montanus and Lucius, along with his friends, namely Falvianus, Julian, Viktorianus, Quartillosia, Viktor, Donatian, Primolus and Renus, jailed in Carthage (Tunisia) for sticking to his faith in Christ. As long languished in prison they are short of food and beverages so that some of them die. Most of the others later on dragged into a slaughterhouse.

Montanus ada dua yang terkenal dalam sejarah gereja, pengajar ajaran sesat dan martir.

Hanya supaya dapat membedakan aja dengan yang ini:

Montanism was an early Christian movement of the early 2nd century, named after its founder Montanus. It originated at Pepuza in Phrygia, a province of Asia Minor, and flourished throughout the region, leading to the movement being referred to as Cataphrygian (meaning it was “from Phrygia”) or simply as “Phrygians”. It spread rapidly to other regions in the Roman Empire at a time before Christianity was generally tolerated or legal. Although orthodox Nicene Christianity prevailed against Montanism within a few generations, labeling it a heresy, the sect persisted in some isolated places into the 6th century. Some people have drawn parallels between Montanism and modern Pentecostalism (which some call Neo-Montanism). The most widely known Montanist was undoubtedly Tertullian, who was the foremost Latin church writer before he converted to Montanism.

:slight_smile:

terima kasih teman-teman atas pencerahannya. Kalo dari penjelasn bro beruang_madu, nampaknya bidat-bidat itu hidup lagi jaman sekarang ya seperti oneness pentecostal atau TJC itu. Benarkah demikian?

Tepat sekali :slight_smile:

Kalau satu Nama dan satu Pribadi??? bukan Sabelianisme donk … jadi beda khan…

Trinity juga belum tentu benar… Jurus Biskuit khan bukan scriptura.

Wah ini fitnah, Hans, kamu kok Qoutenya kayak ngitu, kamu benar2 pengecut!

Ini yang asli postku, dasar hans pengecut seolah2 tulisanku…

sorry salah taruh, kursornya naik… dah diedit…

ok dech kalo begitu :slight_smile:

Trinity juga belum tentu benar… Jurus Biskuit khan bukan scriptura… Lanjut…