sabtu bukan minggu tidak

Sudah menjadi kebiasaan sebagian orang Kristen sering pergi ke rumah ibadat atau gerja pada hari minggu.Seperti halnya di Indonesia sebagian umat Kristen melakukan ritual keagamaannya di gereja pada hari minggu, lain halnya yang terjadi di dataran Eropa dan Amerika , menurut kabar dari New York (KDY) yang dikabarkan oleh putra bangsa asal kanjang sulawesi KH.Syamsi Ali Imam mesjid yang terdapat dijantung kota paman sam , gereja-gereja saat ini telah banyak ditinggalkan oleh penganut yesus, sebagain ada yang beralih fungsi menjadi mesjid. Hal itu tidak lain disebabkan karena mereka kaum Kristen sudah bisa melihat kenyataan bahwa banyak paradoks antara bunyi ayat dalam bible dan pemahamannya dengan wujud praktek ibadah yang dilakukannya.

Salah satu ketidak sesuaian antara firman dengan praktek ibadah adalah tentang hari berhentinya dari pekerjaan atau yang disebut dengan hari sabat

Perintah yang terdapat dalam Kitab Taurat Musa yaitu pada kitab Ulangan 5:7-21 yang dalam bahasa inggrisnya disebut ten commandments nampaknya tidak lagi dijalankan oleh para pengikut orang-orang Kristen .

Satu dari Sepuluh perintah tuhan di antaranya adalah menetapkan dan mengkuduskan hari sabat .Sebagai orang Kristen yang baik dan benar serta setia dan taat tentunya harus menjalankan dan mematuhi perintah tersebut . Sepuluh Firman Allah itu suci adanya, bahkan ditulis oleh jari Allah sendiri pada dua loh batu kemudian diberikan kepada Musa untuk disampaikan kepada segenap manusia. Oleh sebab itu, sebagai umat Kristen, mereka harus pelihara dan jalankan semua hukum-hukum itu.

Seandainya ada sebagian hukum dalam Sepuluh Perintah Allah tersebut tidak dijalankan, tidak dihormati lagi oleh sebagian besar umat Kristiani, baik Katolik maupun prostestant mereka itu telah tersesat dari jalan-jalan Tuhan.

karena ke Sepuluh Firman Allah itu sudah final dan harus diimani dan dijalankan dengan sepenuh hati dan ikhlas dalam rangka tunduk dan patuh atas segala firman Tuhan. Itu perintah yang sangat suci dan harus dipelihara dan dijalankan, sebab perintah itu ditulis langsung dengan jari-jari tangan Tuhan sendiri dan Dia sendiri yang menyerahkan langsung kepada nabi Musa.

Namun alangkah disayangkan dengan apa yang sesungguhnya dilakukan oleh penganut sebagian besar orang Kristen , mereka tidak konsisten terhadap apa yang ditulis tuhannya dalam Salah satu hukum dari Sepuluh Firman Allah adalah menghormati dan mengkuduskan hari SABAT sebagai hari perhentian pada hari ke tujuh……itu tertulis jelas dalam alkitab yaitu sebagai hukum yang ke empat.

Seorang pemuka agama Kristen dengan jujur mengatakan bahwa sebagian besar umat Kristen mengkuduskan hari Minggu. Buktinya semua umat Kristen beribadah pada setiap hari Minggu, kecuali dari golongan minoritas Advent.

Menurut Advent, hari Sabat itu jatuh pada hari Sabtu, tetapi kristen Protestan dan juga Katolik dan Kristen lainnya, jatuh pada hari Minggu.

Perbedaan Sabtu dan Minggu
Kristen Advent merayakan sabat pada hari Sabtu, karena mereka menggunakan penanggalan Yahudi. Sementara katolik dan prostestant yang merayakan hari Minggu, mereka menggunakan penanggalan Gregorian.

penanggalan Gregorian, jika dihitung hari kerjanya, hari Minggu adalah hari ketujuh. Hari mulai bekerja itu Senin. Jadi Minggu adalah hari ketujuh. Kalau di hitung : 1. senin 2 Selasa. 3. Rabu 4. Kamis 5 Jumat 6 Sabtu 7 Minggu.

Hal ini bertentangan dengan alkitab ,jelas sekali disebutkan bahwa yang disebut hari pertama itu “Hari Minggu” bukan hari Senin.Penanggalan Gregorian baru diperkenalkan pada tahun 1582. kemudian orang Scotlandia menyetujui penanggalan Gregorian baru pada tahun 1600-an. Jerman, Denmark dan Swedia baru menerimanya pada tahun 1700-an. Apalagi Inggris menerimanya baru pada tahun 1752. ini berarti bahwa penanggalan Gregorian baru dikenal sekitar 300-400 tahun yang lalu. Sementara informasi Alkitab, bahwa hari pertama “hari Minggu” sudah ribuan tahun.

Banyak orang kristen tidak mengikuti apa yang tertulis dalam alkitab,mereka tidak yakin lagi dengan informasi dari kitab suci sendiri, lalu beralih lebih percaya memilih penulis penanggalan Gregorian.

Dalam alkitab yang disebut “hari bekerja Tuhan”, tidak sama seperti “hari bekerja manusia”. Yang dimaksud dengan “hari bekerjanya Tuhan” yaitu hari-hari ketika Tuhan menciptakan alam semesta, sementara “hari bekerjanya manusia” yaitu hari kerjanya manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup, agar dia bisa melangsungkan kehidupan di bumi ini.

Menurut alkitab hari pertama itu hari minggu, sementara menurut pemuka gereja hari senin. Orang kristen memilih hari Minggu bukan Sabtu seperti yang Tuhan firmankan , dengan demikian kebanyakan kaum kristen bukan mengikuti firman Tuhan tapi mengikuti kata pemuka gereja.(konsili gereja )

Enam bukti menurut Alkitab bahwa “hari pertama” itu adalah hari Minggu!!! Bukan Senin, sehingga jatuhnya hari sabat yaitu hari Sabtu, bukan Minggu.

• Matius 28:1.
Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu.

• Markus 16:9.
Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan.

• Lukas 24:1
tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka.

• Yoh 20:1
Pada hari pertama minggu itu, pagi-pagi benar ketika hari masih gelap, pergilah Maria Magdalena ke kubur itu dan ia melihat bahwa batu telah diambil dari kubur.

• Yohanes 20:19
Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takut kepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: “Damai sejahtera bagi kamu!”

ke enam ayat tersebut merupakan bukti bahwa “hari Minggu adalah hari pertama?” sehingga tepat pada hari ketujuh merupakan hari sabtu.

tidak ada dalil yang tertulis bahwa hari kudus itu hari Minggu. Kaum Kristen tidak melihat makna yang tersurat tetapi mereka melihat makna yang tersirat , bahwa hari Minggu adalah hari yang dikuduskan, yaitu sebagai hari “kebangkitan Yesus”.

Semua umat kristiani yakin dan percaya bahwa Yesus bangkit pada hari Minggu. Untuk mengabdikan “hari kebangkitan Yesus”, maka gereja menetapkan hari Minggu sebagai hari yang harus diperingati sebagai hari suci.

Menurut alkitab yesus bangkit pada hari minggu, tetapi bukan berarti bahwa Tuhan menyuruh mengkuduskan hari tersebut. Jika tuhan menyuruh menghormati dan mengkuduskan hari itu, mana dalilnya dalam alkitab dimana tuhan mengatakan “kuduskanlah hari Minggu”, tidak ada bukan? Yang ada “kuduskanlah hari Sabat”.

Sabat dalam kronologis kematian yesus
Umat Kristen harusnya mengakui bahwa hari Sabat itu jatuh pada hari Sabtu. Karena mereka percaya bahwa Yesus mati pada hari Jumat dan bangkit pada hari Minggu.Coba kita baca kronologi ketika Yesus mati, dikubur dan bangkit dari kuburnya.

• Lukas 23:52-54
23:52 Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus.
23:53 Dan sesudah ia menurunkan mayat itu, ia mengapaninya dengan kain lenan, lalu membaringkannya di dalam kubur yang digali di dalam bukit batu, di mana belum pernah dibaringkan mayat.
23:54 Hari itu adalah hari persiapan dan sabat hampir mulai.

• Lukas 23:55-56
23:55 Dan perempuan-perempuan yang datang bersama-sama dengan Yesus dari Galilea, ikut serta dan mereka melihat kubur itu dan bagaimana mayat-Nya dibaringkan.
23:56 Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah-rempah dan minyak mur. (23-56b) Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat

• Matius 28:1
Setelah hari Sabat lewat, menjelang menyingsingnya fajar pada hari pertama minggu itu, pergilah Maria Magdalena dan Maria yang lain, menengok kubur itu.

Ayat ayat tersebut sangat jelas mengatakan bahwa Sabat itu hari Sabtu, bukan Minggu. Umat Kristen percaya bahwa Yesus mati hari Jumat dan bangkit hari Minggu. Ini berarti umat kristen harus percaya bahwa antara hari Jumat dan hari Minggu ada satu hari lain, yakni Sabtu. Nah hari Sabtu inilah jatuhnya hari Sabat. Menurut definisi, Sabtu itulah hari sesudah Jumat dan sebelum Minggu.

Umat Kristen membenarkan tentang kenyataan sabat dalam kronologis wafatnya yesus, tetapi mereka mengatakan “hari itu tidak penting”, yang penting adalah dalam seminggu harus ada hari perhentian yang dikuduskan.mereka mengatakan Kalau sabat hari Sabtu, hal itu hanya menurut penanggalan yahudi. Ketika waktu Allah berfirman menurunkan ayatnya pada waktu itu belum ada penanggalan.

Ungakapan yang mereka lontarkan sangat tidak rasional , disatu sisi mereka percaya /mengimani yesus mati pada hari jum’at dan bangkit pada hari minggu di pihak lain mereka mengatakan bahwa hari sabat merupakan penanggalan yahudi ,padahal kronolgis wafatnya yesus tsb merupakan penanggalan yahudi pula.

Tuhan berfirman bahwa yang harus dikuduskan yaitu hari Sabat yang jatuh pada hari Sabtu. Perhatikan firman Allah dalam kitab umat Kristen , mari kita baca Keluaran 20:8-11.

• 20:8 Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:

• 20:9 enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu,

• 20:10 tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat TUHAN, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu atau orang asing yang di tempat kediamanmu.

• 20:11 Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.

Firman Allah itu sangat jelas bahwa Dia menyuruh beristirahat pada hari ketujuh dan mengkuduskan hari Sabat, karena itu adalah hari yang Dia berkati. Seharusnya Orang Kristen patuh pada perintahNya daripada perintah gereja, bukan? Lagi pula tidak ada satu dalilpun dalam alkitab menyatakan bahwa Tuhan mengkuduskan hari Minggu.

Tapi orang –orang Kristen masih berpendapat dan mengatakan bahwa , hari Minggu juga hari kudus, sebab hari itu sangat menentukan keselamatan umat manusia. Sebab Tuhan memilih Yesus bangkit pada hari Minggu, berarti juga adalah hari pilihan Tuhan.

Meraka sangat bersikukuh dan ngotot membela kesalahan dengan mencari-cari dalil pembenaran atau ketidak rasionalan pendapatnya. Padahal dalam alkitab setebal itu, tidak ada satu ayatpun yang menyuruh mengkuduskan hari Minggu. Bahkan nama hari “minggu” pun tidak disebutkan dalam alkitab, kecuali disebut “hari minggu pertama”. Seandainya mereka mau berpikir yang sehat, dan merenungkan ancaman Tuhan bagi orang yang melanggar perintah Nya pada Keluaran 31:12-18.

• 31:12. Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:

• 31:13 "Katakanlah kepada orang Israel, demikian: Akan tetapi hari-hari Sabat-Ku harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu, turun-temurun, sehingga kamu mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu.

• 31:14 Haruslah kamu pelihara hari Sabat, sebab itulah hari kudus bagimu; siapa yang melanggar kekudusan hari Sabat itu, pastilah ia dihukum mati, sebab setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari itu, orang itu harus dilenyapkan dari antara bangsanya.

• 31:15 Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, hari kudus bagi TUHAN: setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, pastilah ia dihukum mati.

• 31:16 Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat, dengan merayakan sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian kekal.

• 31:17 Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat."

• 31:18 Dan TUHAN memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara dengan dia di gunung Sinai, kedua loh hukum Allah, loh batu, yang ditulisi oleh jari Allah.

Melihat ancaman sedemikian seriusnya walaupun bukan orang Kristen, dirasa sangat merinding membaca ancaman Allah terhadap orang yang melanggar perintah Allah, itu jelas sekali menyuruh memelihara hari Sabat turun temurun. Berarti perintah itu berlaku kekal. Bahkan yang melanggarnya mendapat ancaman hukuman mati. Tapi orang Katolik serta sekte Kristen lainnya tenang-tenang saja, bahkan sama sekali tidak menggubrisnya.

Meraka umat Kristen mengagap enteng suatu ketetapan yang begitu penting bahkan saking pentingnya perintah itu, Allah sendiri yang menuliskan dengan jari-jari tanganNya sendiri, kemudian Dia sendiri juga yang menyerahkan kepada nabi Musa.

Perhatikan firman Tuhan ini dalam Keluaran 24:12

• 24:12. TUHAN berfirman kepada Musa: “Naiklah menghadap Aku, ke atas gunung, dan tinggallah di sana, maka Aku akan memberikan kepadamu loh batu, yakni hukum dan perintah, yang telah Kutuliskan untuk diajarkan kepada mereka.”

• Setelah nabi Musa menerimanya, turun lah Musa dari gunung dengan membawa kedua loh batu tersebut. Perhatikan firman Tuhan pada Kel 32:15-16 ini,

• 32:15. Setelah itu berpalinglah Musa, lalu turun dari gunung dengan kedua loh hukum Allah dalam tangannya, loh-loh yang bertulis pada kedua sisinya; bertulis sebelah-menyebelah.

• 32:16 Kedua loh itu ialah pekerjaan Allah dan tulisan itu ialah tulisan Allah, ditukik pada loh-loh itu.

Nah apakah ayat-ayat tersebut belum cukup meyakinkan bahwa sesungguhnya hari Sabat yang semestinya dipelihara, dan dikuduskan serta dipertahankan selama-lamanya adalah hari Sabtu, bukan hari Minggu!!! Dan apakah karya Tuhan yang maha penting dan maha agung bahkan ditulis dengan jari tanganNya sendiri tidak ada harganya???

Pelukis yang menoreh tintanya diatas kanvas atau kertas atau kulit, apalagi dari pelukis kenamaan yang dilukis ratusan tahun lalu, begitu dihargai dan bahkan harganya sangat mahal sampai milyaran rupiah. Kok lukisan langsung dari jari tangan Tuhan sendiri tidak anda jaga, tidak anda hargai dan tidak anda pelihara dan kuduskan???

Bukankah harga lukisan termahal dari tangan manusia hanya sebatas kenikmatan dunia dan tidak menyelamatkan nyawa anda?? Sementara lukisan dan tulisan dengan jari tangan Tuhan menyelamatkan jiwa anda dunia dan akhirat?

Jika umat Kristen mengikuti perintah pendeta atau pemimpin gereja berarti sama saja lebih menghormati dan lebih menghargai lukisan karya tangan manusia daripada lukisan tangan Tuhan, bukan? Cobalah renungkan dan pikirkan dengan hati yang tulus.

ini jaman kasih karunia bung… menjalankan hukum taurat tidak akan membawa kita ke sorga… sebab tidak ada seorangpun yg dapat selamat karena menjalankannya (hukum taurat ini) karena itulah kita membutuhkan juru selamat yaitu Yesus Kristus… yang telah dengan sempurna menjalankan hukum taurat ini… Dia yang tidak berdosa karena telah menjalankan dengan sempurna hukum taurat ini, menjadi jalan bagi kita untuk dapat diselamatkan…

Yohanes
14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

sekarang… anda ingin ke sorga tanpa melalui Yesus?.. silahkan! moga2 nyampe…

:slight_smile:

TSnya di baneed :smiley:

Berikut jawaban utk pertanyaan TS

Iman Kristen beda dgn Yudaisme (Agama Yahudi).
Agama Yahudi diatur oleh Hukum Taurat. Sabat adalah salah satu aturan di Hukum Taurat.

Kekristenan tdk diatur oleh Hukum Taurat. Mengapa? Karena:
Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes; dan sejak waktu itu Kerajaan Allah diberitakan dan setiap orang menggagahinya berebut memasukinya (Lukas 16:16).

Kekristenan didasarkan pada Kasih Karunia dan Kebenaran Yesus Kristus. Perhatikan ayat berikut:
sebab hukum Taurat diberikan oleh Musa, tetapi kasih karunia dan kebenaran datang oleh Yesus Kristus (Yohanes 1:17).

Dalam Kasih Karunia inilah pengikut Yesus hidup dan beribadah :love0030:
Tidak ada kewajiban untuk beribadah pada hari “tertentu”. Itu sebabnya dalam kekristenan, ibadah bisa dilakukan pada hari Minggu ataupun hari-hari lain.

Blessings,

Hukum taurat sudah dibatalkan yesus , oleh karena itu peraturan sabat menjadi tidak berlakulagi
batasterahir adalah zaman yohanes

P. Baru: Efesus

2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia(YESUS) telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya,

P. Baru: Lukas: 16
16:16 Hukum Taurat dan KITAB PARA NABI berlaku sampai kepada zaman Yohanes;

Tuhan yesus memberkati

Han