Sakit hati & percaya

Shalom

Dear FK’ers,

Saat saya sedang merasa berada dalam situasi paling buruk dalam hidup saya.
Permasalahan utamanya masih mengenai cinta, dimana karna suatu dan lain hal, saya harus mengalami kekecewaan yang luar biasa besar.
Mungkin hal seperti ini merupakan hal yg biasa terjadi dimana2. Tapi tetap saja ini hal yang luar biasa
Kekecewaan itu menjadi beban yg sangat berat & mempengaruhi berbagai aspek kehidupan saya.

Ada saat-saat saya tidak bisa lagi menahan sakit hati, jiwa & pikiran saya.
Setiap saya mengharapkan ada campur tangan Tuhan yang bisa menguatkan saya, saya justru merasa ragu (tidak terpikirkan seperti apa pertolongan itu bisa membantu masalah saya) & malah saya cenderung tergoda untuk melakukan dosa.

Disatu sisi saya menganggap cobaan ini terlalu berat buat iman saya, disisi lain hati berbicara cobaan tidak akan lebih besar dari kemampuan saya.
Bagai mana saya bisa move-on dari situasi seperti ini sekaligus bisa benar2 berserah pada-Nya tanpa ada keraguan sedikitpun?

GOD help me…

Aduh… cerita dulu donk masalahnya apa? kalau dipendem sendiri mah ga enak…

iya nih… masalahnya apa jeng G-Shock?

ouw…gitu yah?
hmm… saya kurang tahu permasalahan kamu soal apa. saya hanya bisa memberi kamu dukungan di permukaannya saja. semoga bermanfaat.

Kamu mengalami kekecewaan yang besar karena kamu sangat mencintai dia. hidup kamu hanya kamu fokuskan ke dia sepenuhnya. kalau kamu pernah dengar, justru orang yang mampu menghancurkan perasaan kita adalah orang terdekat kita, yang paling kita anggap berharga, yang untuknya kita mampu menyerahkan semuanya, termasuk akal sehat kita. kamu nggak sendirian, banyak temen-temen lain yang pernah ngalamin itu.

bahkan kadang demi orang itu juga kamu melupakan yang lain, termasuk Tuhan barangkali. tapi Tuhan masih sayang sama kamu, kalau sekarang dibukakan dia bukan yang terbaik untuk kamu.

soal sakit hati kamu…tolong jangan dipelihara. lepaskan semuanya dibawah kaki Tuhan. Berdoa dan nyatakan semuanya di hadapan Tuhan sampai tidak tersisa. kalau kamu masih tidak tahu harus bagaimana… kamu bisa pilih 1 orang temen rohani yang bisa kamu ajak curhat sampai nggak tersisa. mungkin itu akan membantu kamu keluar dari sakit hati kamu.

saya sendiri juga pernah mengalami kebencian luar biasa seperti kamu. tips nya adalah ubah cara pandang kamu. jangan lihat kebencian sebagai kebencian. kuasai kebencian itu dan berdamailah dengan kebencian itu. pertama-tama adalah mengampuni diri sendiri terlabih dahulu. kemudian ampuni orang yang kamu benci. karena kalau kamu hidupi kebencian itu, kamu nggak akan bisa move on. yang terutama kamu tidak bisa menggunakan akal sehat. rugi kan kalo sampai tidak bisa kerja, tidak bisa bergaul, dan yang paling penting tidak bisa bahagia.

tentang kebencian itu “kamu tidak bisa menghalangi seekor burung yang berputar-putar di sekitar kepla kamu. tapi kamu bisa menghalangi burung itu bersarang di atas kepala kamu”. hanya kamu yang bisa menghalangi kebencian itu menguasai kamu

itu wajar kalau kita manusia punya keinginan berbuat dosa. karena itu lah di alkitab ditulis “kuasailah dirimu”. bahkan rasul paulus ajah bilang “setiap kali aku berusaha melakukan apa yang benar, yang jahat justru yang keluar dari padaku” (kira-kira ayatnya seperti itu.

Tuhan kalo menyatakan sesuatu itu melalui berbagai cara : bisa melalui teman, konseling, atau sesuatu yang baik yang muncul di dalam pikiran kita. tapi kamu harus terlebih dahulu mengesampingkan egois kamu.

semoga bermanfaat!
GBU

msalah pa g-shock?gmn klo crita dlu

Sptnya TS hanya ingin mengeluarkan unek2nya, dan sptnya masalah yg dihadapi TS berhubungan dng permasalahan rumah tangga.

crita dulu deh, kita pasti dengerin

Saya juga mengalami masalah demikian. It’s complicated.
mungkin, G shock dan saya sama. sudah cape cerita kesana sini. sudah cape mengulang kembali dengan air mata tentunya.

solusinya ada. tapi ga kuat jalaninya.
setiap masalah pasti ada jalan keluarnya, bla… bla…
bosen dengernya…

saya tahu Tuhan hanya memberikan 3 jawaban atas semua pergumulan kita. YA, Tidak,Tunggu.
menurut saya.

Tapi sayangnya, saya juga ngak kuat. keluar 1 masuk 7. jadi setannya ada 8 dlm diri saya.

Sebenarnya yang saya inginkan hanyalah…
saya juga ga tahu…

thks.

semoga g juga dapat solusinya

Best regards’

semangat g-shock…
apapun yg terjadi Tuhan Yesus baik…

kl ada masalah jgn lari ke dosa malah itu akan menenggelamkan diri anda…itu sama seperti masuk lumpur hisap

caranya gak ragu, adalah bergaul karib dengan Tuhan… baca firman Tuhan, memuji dan menyembah Tuhan…dan masuk dalam komsel/COOL…

cia yoouu…
Jbu

Kekecewaan terjadi karena apa yang kita harapkan tidak terpenuhi.

Dimana kita harus taruh harapan kita?

Pada manusia kah? pada pacarkah. Kita berharap kalau pacar kita setia pada kita maka kita akan bahagia. Ini kelihatan tidak salah dengan syarat kebahagiaan itu sumbernya hanya satu yaitu kalau pacar kita setia.

Namun kenyataan yang ada didunia ini sumber kebahagiaan itu tidak seperti diatas. Pacar setia tapi kita sakit juga tidak bahagia. Kalau begitu ada 2 syarat kebahagiaan

Pacar setia dan tidak sakit.

Kemudian setelah dua syarat itu terpenuhi tahu2 dikeluarkan dari pekerjaan

Tambah lagi syarat bahagia yaitu yang dua diatas tambah tidak dikeluarkan dari pekerjaan.

Dan masih banyak lagi masalah2 yang menyebabkan kita tidak bahagia. Apakah tidak ada jalan yang digaranti bahagia?

Kenapa kita tidak bahagia? Kita mengharap pacar setia harapan kita tidak terpenuhi. Kita harapkan sehat tapi sakit.

Inilah yang juga menjadi dilema dalam hidup saya yang masih lemah iman juga. Kita sadar bahwa menempatkan harapan kita pada masalah2 dunia ini, sama saja dengan menempatkan diri kita pada tempat yang rentan untuk jadi susah.

Adakah tempat yang tepat dimana kita boleh menaruh harapan kita, kalau ada dimana alamatnya?

Tuhan Yesus memberi alamat dimana kita boleh menitipkan harapan kita.

Datanglah padaKu hai kamu yang letih dan berbeban berat, Aku akan memberikan kelegaan padamu.

Sekarang tinggal bro Shock dan saya merespon undangan Tuhan ini. Alamat sudah diberikan, surat undangan sudah diedarkan. Maukah Bro dan saya sama2 mempercayai berita ini?

Apakah kita tega menuduh Tuhan sebagai pembohong?

Tidak mempercayai Firman Tuhan berarti menuduh Tuhan sebagai pembohong.

Kita cari bahagia. Tuhan kasih alamatnya. Datang pada Tuhan . Taruh harapan kita pada Tuhan bukan pada pacar, pekerjaan, kesehatan dll.

Pasti kita bahagia.

Kita sering tidak percaya. Ah masak.

Mungkinkah saya bahagia hanya dengan dekat sama Tuhan walaupun pacar tidak setia?

Tuhan salah. yang menjadikan saya bahagia bukan hanya dekat sama Tuhan tapi disamping dekat sama Tuhan pacar harus setia juga.

Firman Tuhan kurang lengkap. Mestinya seperti ini.

Datanglah kepadaKu hai kamu yang letih dan menanggung berat, dengan syarat pacarmu setia, maka Aku akan memberikan kelegaan padamu.

Kelegaan yang diberikan Tuhan tidak akan manjur tanpa kesetiaan pacarkah?

Janji Tuhan memang sulit dipercayai tapi ternyata bisa dipercaya. Mari sama2 coba belajar mempercayai janji Tuhan.

Dengan imanmu :smiley:

GOD help you :angel:
(bukan ane malaikat gan :D,tapi tanamkan lah iman yang baek :afro:)

Ada saat-saat saya tidak bisa lagi menahan sakit hati, jiwa & pikiran saya. Setiap saya mengharapkan ada campur tangan Tuhan yang bisa menguatkan saya, saya justru merasa ragu (tidak terpikirkan seperti apa pertolongan itu bisa membantu masalah saya) & malah saya cenderung tergoda untuk melakukan dosa.
Tuhan itu maha mendengar gan, maka berdoa selalu gan... Kalau agan berbuat dosa, apa ga tambah parah gan.... pertimbangkan itu gan... :)
Disatu sisi saya menganggap cobaan ini terlalu berat buat iman saya, disisi lain hati berbicara cobaan tidak akan lebih besar dari kemampuan saya. Bagai mana saya bisa move-on dari situasi seperti ini sekaligus bisa benar2 berserah pada-Nya tanpa ada keraguan sedikitpun?
Jangan Ragu2 gan.... Ragu2 dalam kristen berarti suam2

Iblis juga membuat manusia ragu2 :smiley:

semoga membantu… :slight_smile:

pertanyaan yg pertama yg harus kita jawab adalah seberapa anda melibatkan Tuhan dalam urusan cinta anda?
dan apa Tuhan tetap jadi yang terutama dibanding Pacar kita?
kualitas pacaran seperti apa yang kita jalani hanya kita sendiri dan Tuhan tentunya yang paling tahu betul seperti apa…
belajar mengampuni dan melupakan.minta hati yang baru pada Tuhan. sakit hati terus menerus juga tidak menyelesaikan masalah. :slight_smile:

Ok deh :angel: :angel: :angel: