Saksi-Saksi Yehuwa adalah juga Kristen

Memang perbedaan tidak mungkin bisa dihilangkan didalam kehidupan manusia yang beranekaragam ini brur tetapi harus anda ingat ada 2 macam perbedaan yaitu :

1.Berbeda didalam ajaran yang prinsipil seperti konsep Trirunggal,Kristologi,Soteriology yang tidak mungkin bisa dikompromikan tanpa kensekuensi yang fatal.

2.Masalah yang tidak prinsipil atau tidak diajarkan secara ekspilisit seperti cara baptisan,model liturgi,Hari Natal dll,yang bisa ditolerir.

Jika kita berdiskusi dengan seorang Saksi Yehuwa, mereka selalu menyebut beberapa ayat untuk membuktikan bahwa Yesus Kristus adalah ‘ciptaan’ Allah yang pertama.

Apakah anda menganggap kekeliruan pemahaman akan pribadi Yesus ini tidak prinsipil ?

Quote from: Kebenaran Allah hanya termaktub didalam Kitab Suci,diluar itu sudah pasti bukan kebenaran Allah dan itu tidak akan menyelamatkan manusia. Maaf .. dalam hal ini, saya kurang sependapat dengan anda, sekalipun saya percaya bahwa Kitab Suci adalah Kebenaran yang absolut, Mengapa ? Dalam Gereja Saya, disamping Alkitab .. maka kami juga memelihara tradisi-tradisi suci yang di wariskan oleh Para Rasul.

Tolong dijelaskan brur apakah tradisi anda itu bersumber dari ajaran para Nabi dan Rasul ataukan ada sumber lain ?

Setahu saya setelah berjalan ribuan tahun sejak Alkitab selesai dikanonisasi maka ajaran para Nabi dan Rasul sudah menjadi tradisi didalam gereja.

Kalau anda merasa ada tradisi yg prinsipil diluar ajaran Nabi dan Rasul apakah bisa anda berikan contohnya ?

Kembali ke pada alkitab, alkitab itu adalah "buah Karya Manusia berdasarkan Ilham dari ROH KUDUS, kecuali 10 Perintah Allah yg merupakan Hasil Karya Allah langsung". Nah .. ada 12 Rasul Tuhan (diluar Yudas Iskariot), namun disaat ini "Hanya 6 dari Rasul Tuhan Yesus itu yang menuliskan tulisannya, baik sebagai Kitab Injil ataupun dalam bentuk surat:.Pertanyaannya adalah .. apakah mungkin 6 orang Rasul yang lain tidak pernah menuliskan sesuatu..Artinya adalah: Alkitab yang ada sekarang, adalah hasil dari susunan "septuaginta", dimana "masih terbuka peluang", untuk ditemukannya kitab-kitab ataupun surat-surat lainnya. Sejarah dimasukannya Kitab Injil Yohanes kedalam 4 Kitab Injil, dilakukan dengan "Perdebatan yang luar biasa", sehingga Puji Tuhan .. Akhirnya Kitab Injil Johanes itu dapat dimasukan kedalam 4 Kitab Injil, seperti yang anda lihat saat ini. Nah, kembali kepada pernyataan anda diatas, yang menyatakan .. bahwa Kebenaran Allah itu "HANYA" termaktub dalam Alkitab saja, saya tidak sependapat .. sebab berdasarkan penjelasan saya diatas, maka "Kebenaran Allah dan Alkitab" adalah 2 hal yang berbeda, tetapi saya akan setuju .. Jika anda katakan, kebenaran Allah itu "dinyatakan" dalam Alkitab, karena Alkitab adalah "Pernyataan Allah", maka saya percaya .. bahwa Alkitab itu adalah "Kebenaran yang Absolut".

Sepanjang ribuan tahun setelah Kitab Yohanes selesai ditulis di penghujung abad pertama,tidak pernah ada lagi ditemukan naskah salinan dari semua tulisan Nabi dan Rasul dimana sekarang masih ada ribuan salinan dari naskah asli yang tersimpan didalam beberapa Gereja.

Apakah anda tidak berspekulasi didalam kepercayaan iman kalau masih berharap ada Firman Tuhan yang belum ditemukan ?

Bukankah hanya nabi dan Rasul saja yang menerima inspirasi dari wahyu Allah,atau anda menganggap wahyu Allah masih terus bertambah sampai sekarang?

Saya percaya bahwa baik penulisan dan pengkanonan Kitab Suci adalah pekerjaan ROH KUDUS yang tidak mungkin keliru.

Bersambung

Sambungan

Quote from: Sudah tentu dong,karena buktinya banyak yang sudah selamat karena beriman dengan benar terhadap Kristus. Maaf saudara ku,BUKTI yang anda maksutkan itu, belum ada satupun yang pernah mengalaminya secara Rill, semua baru "JANJI" dan pengharapan keyakinan kita akan janji itulah yang disebutkan dengan Iman. Nah .. Iman setiap manusia itu "Pasti" berbeda, sehingga Iman anda dengan saya pun pasti berbeda, demikian juga halnya dengan SSY. Jika anda mengatakan bahwa anda "telah diselamatkan", SSY juga mengatakan hal yang sama, bahwa mereka telah diselamatkan. Lalu pertanyaan adalah .. Adakah orang yang berasal dari denom anda pernah bangkit dari kematian dan mengatakan, bahwa denom andalah yang benar ? Pasti tidak bukan, sehingga kita semua yang hidup ini "tidak akan pernah tahu dengan pasti", denom mana yang benar-benar telah menafsirkan FT itu degan benar dan sempurna., Karena tidak ada satupun manusia yang tahu pasti .. maka marilah kita ikuti Perintah Yesus .. Kasihilah Sesamamu manusia, seperti engkau mengasihi diri mu sendiri. Jadi, kita tidak perlu pusing, apapun pemikiran manusia tentang Yesus, sebab semua itu ..nantinya Yesus yang akan memutuskan, apakah pemikiran mereka benar atau keliru. Yesus hanya "memerintahkan para murid", untuk memberitakan Injil ( Kabar Gembira, bahwa Kristus telah datang sebagai manusia ), dan Babtis semua orang yang percaya dalam "Nama Bapa, Anak dan ROH KUDUS".

Dalam hal ini kita memang berbeda pendapat brur,karena saya berpegang kepada ajaran Alkitab bahwa keselamatan itu sudah pasti bukan hanya didalam pengharapan.

Istilah yang sering dipakai adalah “Allready and Not Yet”,yakni sudah selamat didunia ini tetapi belum sampai kepada kemuliaan kekal disurga.

Iman keselamatan itu dijamin oleh meterai ROH KUDUS yang tinggal didalam diri orang percaya sehingga itulah jaminan dan kepastian keselamatan didunia ini menurut saya.

Semua agama mengaku dia beriman termasuk Islam,Budha dll tetapi apakah mereka selamat tentu saja tidak karena obyek iman mereka tidak berdasarkan Alkitab.

Demikian jugalah dengan SSY,mengatakan Yesus hanya ciptaan sudah dengan sendirinya menghilangkan peluang keselamatan mereka karena tidak ada satu ciptaanpun yang bisa menebus dosa manusia maka sudah pasti tempatnya adalah kebinasaan kekal karena hanya Yesus yang adalah Allah itu saja yang bisa menebus dosa manusia.

Menurut saya, Penonjolan terhadap "Pemahaman Doktrin Gereja", akan berakibat "Mengkerdilkan Kristus", sebab dengan demikian .. akan memperbesar "perpecahan dalam tubuh Kristus". Bagi saya, siapapun manusia yang lebih menonjolkan "Doktrin Gereja", pada hakikatnya .. mereka itu belum mengenal Kristus, sekalipun "mungkin" mereka memiliki pemahaman Theologia setinggi langit.

Tidak ada manusia yang tidak memiliki doktrin atau teologi didalam benaknya yaitu apa wawasan atau pandangan mereka tentang Allah dan keselamatan manusia karena semua manusia tidak ada yang tidak tertanam benih agama didalam dirinya secara kodrati oleh Allah brur.

Masalahnya adalah apakah doktrin atau teologi mereka itu sudah benar berdasarkan Kitab Suci yang adalah kebenaran Tuhan itu atau belum.

Dan Kitab Suci sudah banyak sekali memepringatkan akan bahayanya ajaran palsu misalnya :
Matius 24:11 Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan banyak orang.

Matius 24:24 Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga.

Peringatan Tuhan didalam Alkitab itu saya pikir merupakan hal yang sangat serius karena memang sudah terbukti banyaknya ajaran palsu bahkan sudah ada pada jaman para Rasul masih hidup.

Seperti penjelasan saya sebelumnya, Pendapat anda yang mengatakan, bahwa SSY itu bersebrangan dengan Alkitab, adalah sebagai akibat dari pemahaman anda yang berbeda dengan pemahaman mereka, jika anda berada pada pihak SSY, Pasti anda juga akan mengatakan … bahwa Pemahaman orang-orang yang berada di luar SSY adalah berbeda dengan Alkitab. Lalu pertanyaannya adalah … Pemahaman siapa yang sebenarnya bersebrangan dengan Alkitab tersebut ? Apakah pemahaman kita atau mereka ?

Itulah gunanya kita berdiskusi disini yaitu saling mengadu argumentsi kita mengenai kebenaran Allah menurut Alkitab itu,brur.
Saudara ku .. bagi saya, berdiskusi tentang Alkitab, bukanlah bertujuan untuk [b]"beradu argumentasi"[/b], tetapi bagi saya .. berdiskusi tentang Alkitab, bertujuan untuk saling membagi pemahaman dan pengalaman yang berbeda-beda dari setiap manusia ataupun denom dalam Kristen, dengan tujuan .. untuk memperteguh Iman Percaya saya dan menambah wawasan pemikiran saya, [b]akan Kekayaan Pengetahuan Roh Kudus yang tidak terbatas itu.[/b] Perbedaan itu adalah suatu [b]"Karunia Luar Biasa"[/b] yang diberikan oleh Tuhan Yesus, dimana jika kita katakan [b].. Kekayaan Pengetahuan Roh Kudus itu adalah A - Z,[/b] maka oleh Roh Kudus .. diberikan pada si Dani pemahaman dari a - c, dan pada si Tono pemahaman dari d - f, serta oleh Roh Kudus yang sama, diberikan pemahaman pada si Badu g - k, dan seterusnya.

Jadi saudara ku … mengenal “Kebenaran Allah”, bukanlah karena kita mampu memahami FT itu dengan Sempuran, tetapi mengenal Kebenaran Allah, adalah “Jika kita mampu mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia”. Nah, mari kita kasihi SSY, sebagai mana kita mengsihi diri kita sendiri, mari kita Kasihi mereka-mereka yang memiliki pandangan ataupun pemikiran yang berbeda dengan kita akan FT.,dan Jangan menghakimi orang yang memiliki perbedaan pendapat dengan kita, mengapa ?

Anda mengatakan, bahwa anda tidak menghakimi mereka yang berbeda pendapat dengan anda, tetapi anda memberikan alasan, bahwa anda menyatakan Kebenaran. Menyatakan kebenaran dan memaksakan pemahaman kita tersebut kepada orang lain, maka hal itu adalah sama dengan menghakimi keyakinan dan kepercayaan atau iman mereka, tetapi … jika kita menyatakan kebenaran (menurut pemahaman dan pemikiran kita), namun tidak memaksakan pemikiran kita itu pada orang lain, maka artinya … kita akan menerima perbedaan - perbedaan, sebab seperti penjelasan saya diatas, bahwa “Perbedaan yang terjadi diantara pemahaman manusia, adalah merupakan Karunia Roh Kudus yang luar biasa dan sebagai Bukti Kekayaan Pengetahuan dari Roh Kudus itu yang tidak terbatas”.

Jadi saudara ku dan semua orang yang membaca penjelasan saya dalam topik disini, saya menyarankan … mari kita sesama pengikut Kristus untuk bersatu dalam Roh dan Satu dalam Tuhan Yesus, dan khususnya untuk kalangan SSY, jangan sisihkan mereka dalam pergaulan anda, sebab mereka juga adalah domba-domba Kristus, kasihi mereka … seperti anda mengasihi diri anda sendiri., dan untuk semua perbedaan yang terjadi … biarkanlah semua perbedaan itu, menjadi “BUKTI” dari Kekayaan Pengetahuan Roh Kudus yang tidak terbatas itu, sehingga menjadikan Kristen (para pengikut Kristus) menjadi “dinamis”.

Demikian juga tidak menerima Yesus dan tidak mengenal Yesus dengan benar sesuai apa yang diajarkan di Alkitab akibatnya setali tiga duit brur,alias sama saja.

Kan sudah saya buktikan mereka tidak percaya ajaran Tritunggal khususnya Kristologi sesuai dengan warisan ajaran para Rasul dan Bapa Bapa Gereja.


Saudara ku, Pemahaman saya dan anda saja tentang Ajaran Tritunggal itu sudah berbeda, lantas … apakah kita harus saling menyalahkan atau apakah kita harus saling menghujat ? Dahulu, dalam berdiskusi tentang Alkitab, emosi saya sering terpancing … sehingga membalas hujatan orang dengan hujatan, tetapi Puji syukur, sekarang saya benar-benar dapat memahami, bahwa semua itu tidak perlu tidak terjadi, jika seperti penjelasan saya diatas, bahwa semua perbedaan yang terjadi dalam memahami FT itu, adalah “Hasil Kerja Roh Kudus”, sebab kata Tuhan Yesus, tidak mungkin orang yang berpihak pada kita itu, kemudian pada saat ketika itu juga, mereka melawan kita …ini rahasia besar tentang pekerjaan Roh Kudus., bahwa Perbedaan itu adalah buah karya Roh Kudus, dimana seperti penjelasan saya diatas, Roh Kudus itu memberikan karunia yang berbeda-beda pada setiap manusia, sehingga dengan karunia yang berbeda itu, maka terjadilah pemahaman yang berbeda-beda akan FT.

Saya yakin kebenaran Allah itu adalah absolut dan tidak boleh ditafsirkan seenaknya tanpa didukung oleh ayat ayat lainnya didalam Kitab Suci (Scripture interpret Scripture).

Kalau kita analisa ajaran SSY yang menjadikan Yesus hanya ciptaan ini sudah jauh sangat menyimpang dari penekanan para Nabi dan Rasul bahwa Yesus itu adalah Tuhan dan Allah yang menciptakan dunia ini brur.

Modal mereka hanya mencomot ayat yang cocok dgn doktrin mereka dan tidak mau mengujinya dengan ayat ayat lainnya yang saling melengkapi didalam Kitab Suci.

Karena jika umat Kristen tidak memahami doktrin Tritunggal, baik sejarah dan konsepnya, dan khususnya tidak dapat membedakannya dengan ajaran modalisme monarkhisme atau Sabellianisme, maka hal ini memiliki potensi untuk direkrut menjadi anggota Menara Pengawal. Sebaliknya, jika umat Kristen memahami dengan benar doktrin Tritunggal, tidak mungkin umat Kristen mau menukar iman kepercayaannya dengan iman kepercayaan palsu dari SSY.

Quote from: Itulah gunanya kita berdiskusi disini yaitu saling mengadu argumentsi kita mengenai kebenaran Allah menurut Alkitab itu,brur. Saudara ku .. bagi saya, berdiskusi tentang Alkitab, bukanlah bertujuan untuk "beradu argumentasi", tetapi bagi saya .. berdiskusi tentang Alkitab, bertujuan untuk saling membagi pemahaman dan pengalaman yang berbeda-beda dari setiap manusia ataupun denom dalam Kristen, dengan tujuan .. untuk memperteguh Iman Percaya saya dan menambah wawasan pemikiran saya, akan Kekayaan Pengetahuan ROH KUDUS yang tidak terbatas itu. Perbedaan itu adalah suatu "Karunia Luar Biasa" yang diberikan oleh Tuhan Yesus, dimana jika kita katakan .. Kekayaan Pengetahuan ROH KUDUS itu adalah A - Z, maka oleh ROH KUDUS .. diberikan pada si Dani pemahaman dari a - c, dan pada si Tono pemahaman dari d - f, serta oleh ROH KUDUS yang sama, diberikan pemahaman pada si Badu g - k, dan seterusnya.

Benar brur yang anda maksudkan adalah karunia rohani yang berbeda beda bagi setiap orang yang diberikan oleh Roh Kudus menurut kehendak-Nya.

Tetapi haruslah anda ingat Roh Kudus tidak mungkin mengajarkan Kristus yang berbeda dengan yang Kristus sudah di inspirasikannya didalam Kitab Suci.

Tidaklah mungkin Roh Kudus berkontradiksi dengan apa yang sudah diinspirasikan-Nya sendiri brur.

Hanya saja banyak anggota SSY yang sudah dicuci otaknya oleh pemimpinnya sehingga tidak mau menguji sendiri ajaran gerejanya dengan Kitab Suci sebab itu dilarang oleh organisasi mereka.

II Korintus 13:5 Ujilah dirimu sendiri, apakah kamu tetap tegak di dalam iman. Selidikilah dirimu! Apakah kamu tidak yakin akan dirimu, bahwa Kristus Yesus ada di dalam diri kamu? Sebab jika tidak demikian, kamu tidak tahan uji.

Bersambung

Sambungan

Jadi saudara ku .. mengenal "Kebenaran Allah", bukanlah karena kita mampu memahami FT itu dengan Sempuran, tetapi mengenal Kebenaran Allah, adalah "Jika kita mampu mengasihi Allah dan mengasihi sesama manusia". Nah, mari kita kasihi SSY, sebagai mana kita mengsihi diri kita sendiri, mari kita Kasihi mereka-mereka yang memiliki pandangan ataupun pemikiran yang berbeda dengan kita akan FT.,dan Jangan menghakimi orang yang memiliki perbedaan pendapat dengan kita, mengapa ?

Untuk kesekian kalinya saya tidak pernah menuntut kesempurnaan pengetahuan brur tetapi hanya menunjukkan bahwa ajaran yang tidak sesuai dengan apa yang diajarkan didalam Kitab Suci itu pastilah ajaran yang palsu karena memang hal ini sudah dinibuatkan didalam PB

Kisah Para Rasul 20:30 Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka.

Dan kebetulan saya sangat peka akan hal ini.

Anda mengatakan, bahwa anda tidak menghakimi mereka yang berbeda pendapat dengan anda, tetapi anda memberikan alasan, bahwa anda menyatakan Kebenaran. Menyatakan kebenaran dan memaksakanpemahaman kita tersebut kepada orang lain, maka hal itu adalah sama dengan menghakimi keyakinan dan kepercayaan atau iman mereka, tetapi .. jika kita menyatakan kebenaran (menurut pemahaman dan pemikiran kita), namun tidak memaksakan pemikiran kita itu pada orang lain, maka artinya .. kita akan menerima perbedaan - perbedaan, sebab seperti penjelasan saya diatas, bahwa "Perbedaan yang terjadi diantara pemahaman manusia, adalah merupakan Karunia ROH KUDUS yang luar biasa dan sebagai Bukti Kekayaan Pengetahuan dari ROH KUDUS itu yang tidak terbatas".

Bukankah Tuhan sudah memerintahkan kita untuk menguji semua ajaran apakah sudah sesuai dengan kehendak-Nya :

Efesus 5:10 dan ujilah apa yang berkenan kepada Tuhan.

I Tesalonika 5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

Jadi saya sedang menjalankan apa kata Kitab Suci yaitu menguji bukan menghakimi brur.

Mungkin anda belum bisa membedakan antara menguji dan menghakimi menurut Alktab.

Jadi saudara ku dan semua orang yang membaca penjelasan saya dalam topik disini, saya menyarankan .. mari kita sesama pengikut Kristus untuk bersatu dalam Roh dan Satu dalam Tuhan Yesus, dan khususnya untuk kalangan SSY, jangan sisihkan mereka dalam pergaulan anda, sebab mereka juga adalah domba-domba Kristus, kasihi mereka .. seperti anda mengasihi diri anda sendiri., dan untuk semua perbedaan yang terjadi .. biarkanlah semua perbedaan itu, menjadi "BUKTI" dari Kekayaan Pengetahuan ROH KUDUS yang tidak terbatas itu, sehingga menjadikan Kristen (para pengikut Kristus) menjadi "dinamis".

Saya sangat setuju akan persatuan tetapi ingat brur harus didalam landasan yang sama yaitu kebenaran dari Kitab Suci firman Tuhan yang absolut itu.

Diluar itu persatuan hanya semu dan tidak akan langgeng.

Kitab Suci juga sudah mengajarkan bahwa terang dan gelap mana mungkin bisa bersatu brur.

Sambungan

Sambungan

Quote from: Demikian juga tidak menerima Yesus dan tidak mengenal Yesus dengan benar sesuai apa yang diajarkan di Alkitab akibatnya setali tiga duit brur,alias sama saja. Kan sudah saya buktikan mereka tidak percaya ajaran Tritunggal khususnya Kristologi sesuai dengan warisan ajaran para Rasul dan Bapa Bapa Gereja. Saudara ku, Pemahaman saya dan anda saja tentang Ajaran Tritunggal itu sudah berbeda, lantas .. apakah kita harus saling menyalahkan atau apakah kita harus saling menghujat ? Dahulu, dalam berdiskusi tentang Alkitab, emosi saya sering terpancing .. sehingga membalas hujatan orang dengan hujatan, tetapi Puji syukur, sekarang saya benar-benar dapat memahami, bahwa semua itu tidak perlu tidak terjadi, jika seperti penjelasan saya diatas, bahwa semua perbedaan yang terjadi dalam memahami FT itu, adalah "Hasil Kerja ROH KUDUS", sebab kata Tuhan Yesus, tidak mungkin orang yang berpihak pada kita itu, kemudian pada saat ketika itu juga, mereka melawan kita ..ini rahasia besar tentang pekerjaan ROH KUDUS., bahwa Perbedaan itu adalah buah karya ROH KUDUS, dimana seperti penjelasan saya diatas, ROH KUDUS itu memberikan karunia yang berbeda-beda pada setiap manusia, sehingga dengan karunia yang berbeda itu, maka terjadilah pemahaman yang berbeda-beda akan FT.

Apakah saya pernah menghujat brur ?

Bukankah saya dari awal mengatakan ini hanya beradu argumentasi atau bertukar pikiran menurut anda ?

Maaf,saya tidak percaya bahwa semua perbedaan itu adalah pekerjaan Roh Kudus brur karena terbukti bahka dimulai dari Taman Eden sendiri sudah ada perbedaan karena memanipulasi firman Tuhan pekerjaan Iblis yang menyamar itu.

Saya terbeban untuk menyadarkan seseorang kalau menurut saya dia mengaku kristen tetapi berbeda pemahamannya dengan apa yang diajarkan di Alkitab sesuai dengan perkataan Petrus :

I Petrus 3:15 Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat,

Tetapi walaupun misalnya tetap ada perbedaan maka biarkanlah perbedaan tinggal perbedaan karena kelak kan Tuhan sendiri yang akan mengujinya ibarat perkataan Paulus yg tidak menafikan adanya perbedaan tsb :

I Korintus 11:19 Sebab di antara kamu harus ada perpecahan, supaya nyata nanti siapakah di antara kamu yang tahan uji.

Tuhan memberkati.

Tidak saudara ku, selama mereka “MENGAKUI” Yesus itu adalah Kristus, dan mereka mengaku, bahwa Kristus itu telah datang sebagai manusia, serta tidak menyangkal penyaliban Yesus, maka pemahaman mereka tentang Yesus, PASTI Tidak Keliru. Mengapa ? Tahukah anda, Hanya Dorongan Roh Kudus yang dapat berbicara atas manusia, bahwa Yesus adalah Kristus.

Tahukah anda, setiap lidah yang mengaku, bahwa Yesus adalah Kristsus … artinya : Mereka telah mengakui Tritunggal Maha Kudus, hanya … keterbatasan akal manusia berdasarkan Karunia Roh Kudus yang berbeda-beda, seperti penjelasan saya sebelumnya kepada anda, “BELUM” membawa pendiri dan pengikut SSY itu sampai pada “Pemahaman yang benar” ( menurut kita ), tentang Yesus itu.

Tolong dijelaskan brur apakah tradisi anda itu bersumber dari ajaran para Nabi dan Rasul ataukan ada sumber lain ?

Setahu saya setelah berjalan ribuan tahun sejak Alkitab selesai dikanonisasi maka ajaran para Nabi dan Rasul sudah menjadi tradisi didalam gereja.


Begini … pada penjelasan anda sebelumnya, anda mengatakan … bahwa Alkitab adalah Kebenaran Absolut dan diluar Alkitab tidak ada, maka saya mengatakan pada anda … Kebenaran itu, bukan hanya pada Alkitab semata-mata, tetapi bagi saya … kebenaran itu juga meliputi tradisi-tradisi yang diwariskan oleh Para Rasul, tradisi-tradisi itu, seperti: Sakramen, Liturgi, Perayaan-Perayaan Hari Besar, dan lain sebagainya.

[Quote=]Sepanjang ribuan tahun setelah Kitab Yohanes selesai ditulis di penghujung abad pertama,tidak pernah ada lagi ditemukan naskah salinan dari semua tulisan Nabi dan Rasul dimana sekarang masih ada ribuan salinan dari naskah asli yang tersimpan didalam beberapa Gereja.

Apakah anda tidak berspekulasi didalam kepercayaan iman kalau masih berharap ada Firman Tuhan yang belum ditemukan ?
[/quote]
Saya tidak berspekulasi saudara ku … hanya logika saya berfikir, ada 12 Murid Yesus dan dan baru 6 yang ditemukan, apakah mungkin ke-6 murid yang lain tidak pernah menuliskan sesuatu ? Saya yakin dan percaya, bahwa ke-6 Murid yang lain, pasti ada menuliskan sesuatu … Namun belum ditemukan…

Bukankah hanya nabi dan Rasul saja yang menerima inspirasi dari wahyu Allah,atau anda menganggap wahyu Allah masih terus bertambah sampai sekarang?
Begini saudara ku .. Selama Roh Kudus itu bekerja, maka selama itu pula .. wahyu tidak akan berhenti.. tetapi kita harus [b]"MEMBEDAKAN"[/b], apa yang dipahami sebagai Wahyu untuk [b]mendirikan Ajaran Baru[/b] atau wahyu yang dinyatakan sebagai Nubuatan.

Nah … Wahyu untuk mendirikan Ajaran Baru itu telah berakhir setelah Kebangkitan Yesus, sebab Kematian dan Kebangkitan Yesus itu, adalah penggenaban semua Nubuatan Nabi, tetapi Wahyu untuk bernubuat yang bersal dari Karya Roh Kudus, tidak akan berakhir sampai Yesus datang.

Salam …

Yang penting adalah Pengakuan Yesus sebagai Anak Allah dan Pencipta Alam Semesta sesuai ajaran Kitab Suci.

Bagaimana bisa bersatu brur kalau Gereja Kristen mengaku Yesus sebagai Allah yang menciptakan tetapi SSY mengatakan Yesus hanya ciptaan ???

Ajaran itu adalah inti didalam keselamatan.

Tidak akan ada Gereja Kristen yang mau menerima ajaran SSY ini brur.

Kalau pemahaman mengenai Yesus tidak benar itu pasti bukan dari ROH KUDUS karena Rph Kudus tidak mungkin kontradiksi dengan Alkitab.

Tahukah anda, setiap lidah yang mengaku, bahwa Yesus adalah Kristsus .. artinya : Mereka telah mengakui Tritunggal Maha Kudus, hanya .. keterbatasan akal manusia berdasarkan Karunia ROH KUDUS yang berbeda-beda, seperti penjelasan saya sebelumnya kepada anda, "BELUM" membawa pendiri dan pengikut SSY itu sampai pada "Pemahaman yang benar" ( menurut kita ), tentang Yesus itu.

Alkitab membuktikan bahwa banyak orang kelak mengaku Yesus didunia ini tetapi kelak ditolak oleh Yesus karena sebenarnya ia hanya pembuat kejahatan :

Matius 7:21 Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23 Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!

Jadi mengaku Yesus saja tidak jaminan brur karena banyak hanya ucapan palsu dan kelak terbukti kepalsuannya sebab ditolak oleh Tuhan Yesus.

Quote from: Tolong dijelaskan brur apakah tradisi anda itu bersumber dari ajaran para Nabi dan Rasul ataukan ada sumber lain ? Setahu saya setelah berjalan ribuan tahun sejak Alkitab selesai dikanonisasi maka ajaran para Nabi dan Rasul sudah menjadi tradisi didalam gereja. Begini .. pada penjelasan anda sebelumnya, anda mengatakan .. bahwa Alkitab adalah Kebenaran Absolut dan diluar Alkitab tidak ada, maka saya mengatakan pada anda .. Kebenaran itu, bukan hanya pada Alkitab semata-mata, tetapi bagi saya .. kebenaran itu juga meliputi tradisi-tradisi yang diwariskan oleh Para Rasul, tradisi-tradisi itu, seperti: Sakramen, Liturgi, Perayaan-Perayaan Hari Besar, dan lain sebagainya.

Kalau sumber ajarannya dari Alkitab juga dan tidak menyimpang dari Alkitab ya tetap saja itu adalah kebenaran Alkitab atau disebut alkitabiah brur.

Masalahnya banyak yang mengaku alkitabiah dan mengatakan Yesus diciptakan padahal sama sekali tidak ada buktinya Yesus itu ciptaan melainkan Sang Pencipta itu sendiri.

Yang saya tanyakan adakah tradisi diluar sumber dari Alkitab itu ?

Bersambung

Sambungan

Quote from: Sepanjang ribuan tahun setelah Kitab Yohanes selesai ditulis di penghujung abad pertama,tidak pernah ada lagi ditemukan naskah salinan dari semua tulisan Nabi dan Rasul dimana sekarang masih ada ribuan salinan dari naskah asli yang tersimpan didalam beberapa Gereja. Apakah anda tidak berspekulasi didalam kepercayaan iman kalau masih berharap ada Firman Tuhan yang belum ditemukan ? Saya tidak berspekulasi saudara ku .. hanya logika saya berfikir, ada 12 Murid Yesus dan dan baru 6 yang ditemukan, apakah mungkin ke-6 murid yang lain tidak pernah menuliskan sesuatu ? Saya yakin dan percaya, bahwa ke-6 Murid yang lain, pasti ada menuliskan sesuatu .. Namun belum ditemukan..

Jadi kalau menurut anda belum ditemukan kitab lain walau saya tidak sepakat dalam hal ini apakah menurut anda yang sudah ada di Alkitab tidak cukup bagi keselamatan manusia dan pedoman hidupnya ?

Kalau tidak cukup apanya yang kurang brur ?

Quote from: Bukankah hanya nabi dan Rasul saja yang menerima inspirasi dari wahyu Allah,atau anda menganggap wahyu Allah masih terus bertambah sampai sekarang? Begini saudara ku .. Selama ROH KUDUS itu bekerja, maka selama itu pula .. wahyu tidak akan berhenti.. tetapi kita harus "MEMBEDAKAN", apa yang dipahami sebagai Wahyu untuk mendirikan Ajaran Baru atau wahyu yang dinyatakan sebagai Nubuatan.

Bisakah anda memberikan contohnya mana mana wahyu yang baru itu berdasarkan pewahyuan Roh Kudus ?
Bagaimana anda tahu bahwa itu diwahyukan oleh Roh Kudus ?

Nah .. Wahyu untuk mendirikan Ajaran Baru itu telah berakhir setelah Kebangkitan Yesus, sebab Kematian dan Kebangkitan Yesus itu, adalah penggenaban semua Nubuatan Nabi, tetapi Wahyu untuk bernubuat yang bersal dari Karya ROH KUDUS, tidak akan berakhir sampai Yesus datang.

Bagaimana kita menguji bahwa nubuat itu bukan karangan manusia,karena SSY sudah berkali kali menubuatkan hari kiamat tetapi bohong terus tidak pernah terjadi.

Nabi yg palsu saja bisa bernubuat palsu,apalagi manusia brur.

GBU

Saudara ku … Tahukah anda arti “KRISTUS”, Kristus berasal dari perkataan Khristos yang artinya dalam bahasa indonesia adalah “Yang diurapi”, dimana perkataan Khristos itu sendiri, berasal dari terjemahan bahasan Ibrani yaitu Mashiah artinya Mesias.

Nah, Terjemahan perkataan Mesias menjadi Kristus, sebenarnya kurang tepat 100%, tetapi karena kosa kata ibrani itu, jauh lebih kaya dari kosa kata yunani sendiri, maka tidak ada terjemahan yang sangat akurat kedalam bahasan yunani, kecuali perkataan “Kristus”.

Bangsa Israel memahami, bahwa yang dimaksutkan dengan nubuatan akan datangnya seorang “Mesias”, memiliki pengertian: bahwa orang yang datang sebagai Mesias itu, adalah manusia yang memilik Roh Allah, bukan hanya sekedar pengurapan biasa, tetapi benar-benar memiliki “Roh Pencipta”, karena itulah maka Yesus disalibkan, sebab orang Yahudi pada masa itu, hanya mempercayai bahwa Yesus itu adalah manusia biasa (seperti nabi-nabi lainnya) dan “Tidak memiliki Roh Pencipta” ( Allah itu adalah Roh), karena itulah Yesus mengatakan pada Petrus … pada saat petrus menjawab Yesus … Engkau adalah mesias, Anak Allah… Yesus katakan, bahwa “Hanya dengan Dorongan Roh Kudus, maka manusia dapat mengatakan Yesus adalah Mesias” ( Mesias dalam pemahaman Yahudi diatas).

Jadi saudara ku … setiap orang yang mengaku Yesus adalah Kristus atau Yesus adalah Mesias, maka adalah sama artinya, bahwa orang tersebut “telah mengakui”, bahwa Yesus itu memiliki “Roh Sang Pencipta” ( Allah adalah Roh ).

Nah, kalangan SSY juga mengakui … bahwa Yesus adalah Kristus, bahwa Yesus adalah Mesias… “HANYA”..Kalangan SSY “belum sampai pada tahap kesempurnaan dalam memahami makna mesias itu”.

Nah, mengapa Yahudi memahami … bahwa Sang Mesias itu adalah orang yang memiliki Roh Pencipta ? Sebab Yahudi mempercayai dan meyakini, bahwa Roh Pencipta itulah satu-satunya Sang Penyelamat, sebab demikianlah yang dikatakan oleh Kitab Suci.

Jadi saudara ku … pemahaman kita dengan pemahaman SSY tentang Yesus, sebenarnya tidaklah jauh berbeda, sebab kita sama-sama mengaku, bahwa Yesus adalah Kristus, tetapi … akal manusia dalam memahami Kesempurnaan Allah itu, memiliki banyak keterbatasan, seperti yang sudah saya jelaskan berkali-kali kepada anda.

Pertanyaan kepada anda sederhana, yaitu … manakah lebih mudah bagi anda, mengasihi mereka atau membenci mereka ? Menerima mereka atau mengasingkan mereka ? FT berkata … kasihilah sesamamu manusia, seperti engkau mengasihi diri mu sendiri.

(bersambung …)

]
Saudara ku … telah banyak manusia “KELIRU” dalam memahami FT tersebut diatas, mengapa ? Mari kita lihat dengan seksama perkataan Tuhan Yesus tersebut.

Pada kalimat disana, dinyatakan … bukan setiap orang yang berseru kepada- KU: Tuhan, Tuhan … MELAINKAN dia yang “melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga”. Apakah Kehendak Bapa itu ? Kehendak Bapa itu adalah … supaya manusia percaya pada Yesus … apakah yang dimaksutkan dengan percaya kepada Yesus (Sebab iblis juga percaya akan Yesus)? Percaya pada Yesus adalah Percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya, serta melaksanakan Perintah-Nya, yaitu : Supaya kita hidup saling mengasihi. Jadi, Kehendak Bapa itu adalah … supaya manusia yang percaya pada Yesus itu, Hidup dengan saling mengasihi.

Nah, orang-orang yang mengaku percaya pada Yesus, namun hidupnya tidak memiliki “kasih”, maka untuk mereka itulah Yesus berkata dalam Matius 7 : 21 - 23.

Jadi mengaku Yesus saja tidak jaminan brur karena banyak hanya ucapan palsu dan kelak terbukti kepalsuannya sebab ditolak oleh Tuhan Yesus.
Seperti penjelasan saya diatas, maka yang akan ditolak oleh Yesus adalah .. mereka yang merasa memiliki [b]"Iman yang luar biasa"[/b], tetapi membenci saudara nya dan tidak mengasihi sesamanya, mereka itulah yang akan ditolak oleh Yesus pada hari penghakiman nanti.
Masalahnya banyak yang mengaku alkitabiah dan mengatakan Yesus diciptakan padahal sama sekali tidak ada buktinya Yesus itu ciptaan melainkan Sang Pencipta itu sendiri.
Mengapa timbul pemahaman tersebut ? Jawabnya sederhana .. manusia itu belum membaca semua isi Alkitab, dan kalaupun manusia itu telah membaca semua isi Alkitab berkali-kali, namun tetap saja tidak dapat memahami Yesus dengan benar, disebabkan .. karena dalam membaca dan mempelajari Alkitab itu, manusia sering tidak teliti dan sering menyepelekan ayat-ayat itu sendiri., maksutnya .. hanya membaca saja, tetapi tidak berusaha untuk memahami setiap perkataan atau setiap titik koma dalam Alkitab tersebut.

Nah, akibat tindakan tersebut diatas, sekalipun kita percaya Roh Kudus itu bekerja, namun tindakan tersebut diatas, telah “MEMBATASI” Pekerjaan Roh Kudus tersebut, sehingga terciptalah pemahaman akan Firman Allah yang berbeda-beda., dan semua itu terjadi, seperti penjelasan saya yang berkali-kali kepada anda, adalah sebagai akibat dari keterbatasan manusia itu sendiri.

Yang saya tanyakan adakah tradisi diluar sumber dari Alkitab itu ?
Anda bertanya tentang [b]"tradisi"[/b] ini kembali, maksutnya apa yah ? kalau tradisi sebagai kebiasaan adat - istiadat yang di [b]"akomodir"[/b] oleh Gereja, menurut saya .. banyak sekali.. Sebab dalam pekabaran Injil, hampir sering kita temui .. [b]Gereja itu beradaptasi dengan budaya setempat[/b]. apakah seperti ini yang anda maksutkan dengan pertanyaan tradisi tersebut ?

Salah satu contoh sederhana … tanggal 25 desember, telah diperingati oleh sebagian besar umat Kristen, sebagai Hari Kelahiran Yesus Kristus, pada hal … selama hidup-Nya di bumi ini, Tuhan Yesus itu tidak pernah sekalipun merayakan hari kelahiran-Nya. Nah … Perayaan akan hari kelahiran Yesus itu, adalah Tradisi yang diciptakan manusia dan bukan berasal dari Alkitab. Apakah seperti ini yang anda maksutkan ?

Salam …

Saya paham kalau tentang ini brur.

Bangsa Israel memahami, bahwa yang dimaksutkan dengan nubuatan akan datangnya seorang "Mesias", memiliki pengertian: bahwa orang yang datang sebagai Mesias itu, adalah manusia yang memilik Roh Allah, bukan hanya sekedar pengurapan biasa, tetapi benar-benar memiliki "Roh Pencipta", karena itulah maka Yesus disalibkan, sebab orang Yahudi pada masa itu, hanya mempercayai bahwa Yesus itu adalah manusia biasa (seperti nabi-nabi lainnya) dan "Tidak memiliki Roh Pencipta" ( Allah itu adalah Roh), karena itulah Yesus mengatakan pada Petrus .. pada saat petrus menjawab Yesus .. Engkau adalah mesias, Anak Allah.. Yesus katakan, bahwa "Hanya dengan Dorongan ROH KUDUS, maka manusia dapat mengatakan Yesus adalah Mesias" ( Mesias dalam pemahaman Yahudi diatas).

Yesus di Alkitab tidak dikatakan memiliki Roh Pencipta brur tetapi Dia adalah Allah yang menciptakan alam semesta ini.

Allah adalah Roh yg berpribadi itu benar tetapi istilah Roh Pencipta agak asing bagi saya.

Jadi saudara ku .. setiap orang yang mengaku Yesus adalah Kristus atau Yesus adalah Mesias, maka adalah sama artinya, bahwa orang tersebut "telah mengakui", bahwa Yesus itu memiliki "Roh Sang Pencipta" ( Allah adalah Roh ).

Tetapi Alkitab mengajarkan Yesus bukan diciptakan tetapi menciptakan,itulah bedanya yang sangat krusial itu brur,sebab antara Pencipta dengan ciptaan ada perbedaan kualitatif yang tidak terhingga,sehingga kekeliruan SSY itu juga tidak terhingga besarnya.

Yesus memiliki segudang julukannya di Alkitab brur tetapi yang paling penting dan menentukan keselamatan manusia adalah keilahian-Nya yang tidak mungkin dicipta tetapi mencipta.

Awalan “di” dan “me” saja sudah membedakan secara tidak terhingga kualifikasinya karena itu perbedaan antara Allah dan ciptaann-Nya.

Mereka bukan tidak sempurna pemahamannya tentang Yesus tetapi terang terangan menolak keilahian-Nya yang tidak mungkin merupakan ciptaan.

Nah, mengapa Yahudi memahami .. bahwa Sang Mesias itu adalah orang yang memiliki Roh Pencipta ? Sebab Yahudi mempercayai dan meyakini, bahwa Roh Pencipta itulah satu-satunya Sang Penyelamat, sebab demikianlah yang dikatakan oleh Kitab Suci.

Jadi saudara ku … pemahaman kita dengan pemahaman SSY tentang Yesus, sebenarnya tidaklah jauh berbeda, sebab kita sama-sama mengaku, bahwa Yesus adalah Kristus, tetapi … akal manusia dalam memahami Kesempurnaan Allah itu, memiliki banyak keterbatasan, seperti yang sudah saya jelaskan berkali-kali kepada anda.

Roh Pencipta itu setahu saya tidak ada istilahnya didalam Alkitab selain dari Allah yang Pencipta.

Yoh.1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatu pun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.

Jadi Jelas bahwa Yesus Sang Firman itu adalah Pencipta yang menjadikan segala sesuayu ciptaan.

Pertanyaan kepada anda sederhana, yaitu .. manakah lebih mudah bagi anda, mengasihi mereka atau membenci mereka ? Menerima mereka atau mengasingkan mereka ? FT berkata .. kasihilah sesamamu manusia, seperti engkau mengasihi diri mu sendiri.

Saya tidak membenci mereka brur tetapi menolak ajaran mereka yang menyesatkan banyak orang sehingga mengakibatkan banyak yang akan binasa kelak karena tidak mengenal Yesus dengan benar sebab Dia lah kelak yang kan menghkimi seluruh manusia berdasarkan firman-Nya yang sudah tertulis di Kitab Suci.

Makanya dengan kasih saya mau menyadarkan mereka agar tidak binasa kelak didalam penghukuman.

Amsal 14:12 Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.

Kasih itu kalau bukan didalam kebenaran tidak akan menyelamatkan brur,karena keselamatan itu hanya datang mealui iman yang benar dan iman yang benar tentunya berdasarkan pengakuan siapa Yesus dengan benar yaitu Allah yang menciptakan seluruh alam semesta ini.

Kasih yang tidak didalam kebenaran ini malah menimbulkan perasaan kasihan bagi saya karena nasibnya kelak sudah jelas akan bagaimana.

Quote from: Jadi mengaku Yesus saja tidak jaminan brur karena banyak hanya ucapan palsu dan kelak terbukti kepalsuannya sebab ditolak oleh Tuhan Yesus. Seperti penjelasan saya diatas, maka yang akan ditolak oleh Yesus adalah .. mereka yang merasa memiliki "Iman yang luar biasa", tetapi membenci saudara nya dan tidak mengasihi sesamanya, mereka itulah yang akan ditolak oleh Yesus pada hari penghakiman nanti.

Saya tidak membenci mereka tetapi menolak ajaran mereka yang menyesatkan itu.

Kalau anda mengasihi mereka maka tolonglah mereka itu bertobat karena sudah merendahkan Yesus sedemikian rupa dari Allah Pencipta direndahkan menjadi hanya ciptaan belaka itu.

Bersambung

Sambungan

Quote from: Masalahnya banyak yang mengaku alkitabiah dan mengatakan Yesus diciptakan padahal sama sekali tidak ada buktinya Yesus itu ciptaan melainkan Sang Pencipta itu sendiri. Mengapa timbul pemahaman tersebut ? Jawabnya sederhana .. manusia itu belum membaca semua isi Alkitab, dan kalaupun manusia itu telah membaca semua isi Alkitab berkali-kali, namun tetap saja tidak dapat memahami Yesus dengan benar, disebabkan .. karena dalam membaca dan mempelajari Alkitab itu, manusia sering tidak teliti dan sering menyepelekan ayat-ayat itu sendiri., maksutnya .. hanya membaca saja, tetapi tidak berusaha untuk memahami setiap perkataan atau setiap titik koma dalam Alkitab tersebut.

Bukan tidak membaca tetapi mereka tidak mau menguji ajaran pemimpin mereka berdasarkan Alkitab melainkan sudah di indoktrinasi dan dibutakan pemahamannya oleh ajaran pemimpin mereka yang sudah menyesatkan itu brur.

Matius 22:29 Yesus menjawab mereka: "Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!

Hanya pencerahan ROH KUDUS saja yg memungkinkan manusia bisa memahami Alkitab dengan benar dan kalau mereka menolak keilahian Yesus Sang Pencipta berarti tidak ada ROH KUDUS didalam diri mereka dan dengan sendirinya mereka belum selamat.

Nah, akibat tindakan tersebut diatas, sekalipun kita percaya ROH KUDUS itu bekerja, namun tindakan tersebut diatas, telah "MEMBATASI" Pekerjaan ROH KUDUS tersebut, sehingga terciptalah pemahaman akan Firman Allah yang berbeda-beda., dan semua itu terjadi, seperti penjelasan saya yang berkali-kali kepada anda, adalah sebagai akibat dari keterbatasan manusia itu sendiri.

Perbedaan yang tidak prinsipil seperti cara baptisan misalnya tidak apa apa brur,tetapi menghujat Tuhan dengan menjadikan Yesus hanya ciptaan belaka itu tidak akan ada ampunannya kelak karena Dia lah yang akan menghakimi seluruh manusia kelak.

Quote from: Yang saya tanyakan adakah tradisi diluar sumber dari Alkitab itu ? Anda bertanya tentang "tradisi" ini kembali, maksutnya apa yah ? kalau tradisi sebagai kebiasaan adat - istiadat yang di "akomodir" oleh Gereja, menurut saya .. banyak sekali.. Sebab dalam pekabaran Injil, hampir sering kita temui .. Gereja itu beradaptasi dengan budaya setempat. apakah seperti ini yang anda maksutkan dengan pertanyaan tradisi tersebut ?

Anda sedang berdiskusi dengan saya mengenai tradisi didalam iman Kekristenan bukan tradisi adat budaya manusia brur.

Jadi yang saya tanyakan tradisi ajaran Kristen yang anda anut itu adakah yg bersumber bukan dari Alkitab ?

Salah satu contoh sederhana .. tanggal 25 desember, telah diperingati oleh sebagian besar umat Kristen, sebagai Hari Kelahiran Yesus Kristus, pada hal .. selama hidup-Nya di bumi ini, Tuhan Yesus itu tidak pernah sekalipun merayakan hari kelahiran-Nya. Nah .. Perayaan akan hari kelahiran Yesus itu, adalah Tradisi yang diciptakan manusia dan bukan berasal dari Alkitab. Apakah seperti ini yang anda maksutkan ?

Kalau mengenai tradisi perayaan Natal itu sih oke oke saja brur karena tidak prinsipil bagi iman.

Yang saya tanyakah adakah tradisi anda diluar Alkitab yang menyangkut pemahaman akan keilahian Yesus,jalan keselamatan misalnya yang sangat prinsipil didalam iman Kristen itu ?

Saudara ku … Seprti penjelasan saya kepada anda, sebagai mana Alkitab katakan, “Hanya dorongan Roh Kudus” yang dapat mengaku “Yesus adalah Kristus”, artinya … setiap lidah yang mengaku “Yesus adalah Kristus”, maka pengakuan orang tersebut, bukan berasal dari akal budinya, melainkan dari Roh Kudus yang menghampirinya.

Nah, siapapun dia … yang telah mengaku Yesus adalah Kristus dan melaksanakan Perintah Yesus, untuk hidup saling mengasihi, maka mereka semua adalah saudara se-iman kita dalam Kristus. Sebab … Pengakuan mereka bahwa Yesus adalah Kristus, berarti … bahwa mereka mengaku “Yesus itu BUKAN DICIPTAKAN, tetapi DILAHIRKAN”,Karena arti “Mesias” dalam Pemahaman Yahudi itu, dapat diartikan sebagai “Allah yang dilahirkan menjadi manusia”. hanya … keterbatasan akal mereka … belum memahami dengan sempurna, tentang Yesus tersebut.

Nah, perkataan saya tentang “Roh Pencipta” yang mungkin menjadi asing bagi anda, baiklah saya akan memaparkan, apa maksutnya ?

Alkitab berkata, bahwa Allah itu adalah “ROH”, artinya wujut dari Allah itu “BENAR - BENAR ROH”, dan Roh inilah yang menciptakan segala sesuatu, seperti yang dituliskan dalam Kitab Kejadian 1:2 … dan Roh Allah melayang - layang diatas permukaan air. Roh Allah inilah yang saya maksutkan dengan “Roh Pencipta”.

Kemudian masa julukan ataupun gelar, sebagai orang awam … maka tepat jika dikatakan, Yesus itu memiliki “segudang gelar”, tetapi bagi kita orang-orang percaya … maka Yesus itu “CUMA” memiliki satu Gelar atau Satu Julukan, yaitu “KRISTUS”. Mengapa ? sebab dalam Julukan “KRISTUS” itu, telah mencakup semua julukan ataupun gelar yang diberikan oleh manusia yang tidak mengenal Yesus kepada Yesus.

Salam …

Pendapat yang sama … pasti akan mereka katakan juga kepada anda…

Matius 22:29 Yesus menjawab mereka: "Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!
Maaf Saudara ku .. jika Matius 22:29 anda pakai sebagai dasar, untuk menyatakan SSY adalah sesat, saya benar-benar tidak setuju, mengapa ? Sebab matius 22:29 tersebut, tidak memiliki hubungan sema sekali dengan apa yang kita bicarakan disini, jadi .. setiap perkataan "Sesat" dalam alkitab, maka kita tidak boleh mengartikannya dengan pukul rata, tetapi kia harus lihat konteks dari keluarnya perkataan tersebut.

Saudara ku … dahulu saya seperti anda, suka sekali mengatakan si A atau si B atau yang lainnya, dan yang tidak sepaham dengan saya sebagai “SESAT”, tetapi sekarang saya benar-benar telah menyesali semua itu, Mengapa ? disaat kita mengatakan para pengikut “Kristus” itu sesat, dan “TERNYATA” orang tersebut memiliki “Roh Kudus” pada saat kita mengatakan hal tersebut, maka adalah sama artinya, kita itu “MENGHUJAT ROH KUDUS”, saran saya saudara ku … Siapapun kita, sebesar apa iman yang kita miliki, maka “JANGAN PERNAH LAGI MENGATAKAN PARA PENGIKUT KRISTUS ITU SESAT, APAPUN DENOMNYA”. Sebab kita adalah manusia biasa dan tidak akan pernah tahu, apakah pada saat kita berbicara dengan orang yang kita katakan sesat itu, Roh Kudus ada pada orang itu atau tidak.

Hanya pencerahan ROH KUDUS saja yg memungkinkan manusia bisa memahami Alkitab dengan benar dan kalau mereka menolak keilahian Yesus Sang Pencipta berarti tidak ada ROH KUDUS didalam diri mereka dan dengan sendirinya mereka belum selamat.
[b]Pendapat yang sama[/b], pasti akan dikatakan SSY kepada anda.
Anda sedang berdiskusi dengan saya mengenai tradisi didalam iman Kekristenan bukan tradisi adat budaya manusia brur.

Jadi yang saya tanyakan tradisi ajaran Kristen yang anda anut itu adakah yg bersumber bukan dari Alkitab ?


Maaf saudara ku, saya benar-benar bingung terhadap pertanyaan anda. Mengapa anda memahami Iman Kristen itu sebagai suatu Tradisi ? Apakah anda benar-benar percaya pada Kristus ???Ataukah pemahaman anda ini lahir, karena memang anda itu “Terlahirkan” dari Orang Tua anda yang telah menjadi Kristen ? Kalau anda terlahir dari orang tua anda yang telah menjadi Kristen, maka pemahaman anda ini akan dapat saya terima, sebab telah banyak manusia yang mengaku Kristen, karena dilahirkan dari orang tua yang Kristen, tetapi kebanyakan dari mereka semua tidak mengenal Kristus.

Salam …

Seperti sudah pernah kutip ayatnya bahwa kelak banyak org yg katanya sudah mengaku Yesus tapi tidak dikenal oleh Yesus.

Jadi pengakuan saja tidak ada jaminan diterima kelak

Allah adalah Roh yg berpribadi brur.

Demikian pendapat saya brur.

Soal perbedaan tafsiran itu biasa,apakah anda percaya tafsiran mereka mengenai Yesus adalah ciptaan ?

Tuhan Yesus sendiri mengatakan tidak paham Alkitab berarti sesat sedangkan Alkitab penuh dgn ajaran Yesus adalah Allah Pencipta berbeda dgn Alkitanya SSY.

Soal tradisi kan anda sendiri yg bilang memegang tradisi selain Alkitab ?

Apakah sudah lupa ?

Nah yg saya tanyakan sumber tradisi itu adakah yg diluar Alkitab kalau mengenai doktrin Trinitas,Kristologi dan Soteriologi ?

Menurut saya, semua pemahaman manusia akan sesuatu … pasti akan dipengaruhi oleh faktor-faktor diluar kitab suci, jangankan dalam Kristen …dalam agama lainpun berlaku juga demikian.

Jadi, pemahaman orang-orang Kristen, terlebih apa yang kita kenal sebagai Bapa Gereja, terhadap Ajaran Tritunggal, Kristologi dan Keselamatan, Pasti akan terpengaruh oleh faktor-faktor lain di Luar Alkitab, sekalipun kita mempercayai, bahwa Roh Kudus itu bekerja untuk membimbing orang-orang percaya, agar dapat memahami Alkitab dengan benar.

Mengapa ?

Sebab dalam mempelajari Alkitab tersebut … Allah atau Roh Kudus atau Yesus, tidak pernah “secara langsung” mengajarkan kita atas isi Alkitab face to face dalam keadaan Rill, sehingga semua pemahaman manusia akan Alkitab, akan terbatas pada kemampuan daya akalnya sendiri.

Salam …

Makanya brur saya tanya dari mula mana contohnya doktrin penting yang bersumber bukan dari Alkitab itu dan sumber darimana tradisi itu untuk bisa saya uji validitasnya berdasarkan Alkitab firman Tuhan ?