Saksi yehova

Saya dengar saksi Yehova pernah meramalakan kedatanga Yesus ke dunia ini.
tapi seringkali meleset.

yang saya binggung, kenapa mereka masih bertahan dengan ajaran yang meleset tersebut? :slight_smile:

hehe… dalam ajarannya tidak ada “kebenaran” , jadi wajarlah mleset terus… Ntar kalau sudah “terpeleset” baru percaya :smiley:

jangankan ramalan meleset toh amaag suruh bunuh orang ataupun bunuh diri banyak kok pengikutnya

Dalam ajaran dan praktek hidup anggota saksi yehuwa, itu ibarat bumi dan langit. Semua adalah sandiwara.

Apa yang saya sampaikan ini, adalah kisah nyata dan apa adanya.

Kira kira 2 tahun lalu, saya secara rutin dikunjungi oleh orang orang yang ‘ramah’ dan ‘sopan’ dan memberikan saya majalah SEDARLAH. Setelah saya lihat sekilas, dan tahu majalah dari saksi yehuwa, say ucapkan terima kasih, dan saya letakan di rak. Saya tidak mau bekomunikasi dengan mereka. Minggu depannya datang lagi sepasang anggota mereka, memberikan majalah sedarlah yang lain lagi, saya terima, ucapkan terima kasih, dan mereka pulang, karena saya tidak ucapkan lain selain terima kasih. Begitu berturut turut hingga lebih dari empat kali.

Hingga suatu saat, seorang sepupu saya yang kebetulan sedang berkunjung, justru menanggapi mereka. Sepupu saya ‘berani’ mengaku sebagai Kristen, padahal agnostik. Karena pembicaraannya mulai ngawur, saya terpaksa melibatkan diri. Maka mulai serulah percakapan yang terjadi. Karena saya belum tahu apa saja doktrin saksi yehuwa, saya justru memancing mereka untuk menyampaikan semua ‘keanehan’ doktrin mereka. Apa saja keanehan doktrin mereka akan saya sampaikan di kesempatan lain, karena saat ini saya akan sampaikan topeng apa yang mereka pergunakan.

Mereka berkata bahwa sebagai ssy, mereka adalah orang orang yang sabar, tidak pernah membalas kalau dikasari, jujur dan apa adanya, selalu berpakaian rapi, hasus tutur katanya, bekerja demi perintah Tuhan tanpa imbalan.

Singkat kata, karena saya dianggap sebagai ‘target/prospek’ mereka jadi semakin rutin berkunjung. Dan karena setiap kali argumen mereka saya mentahkan, si ssy ini membawa backup lengkap, mulai dari temannya, atasannya, penetua nya, hingga pengawas wilayahnya dibawa berkunjung ke saya. Dan selalu kunjungan itu berupa debat panjang lebar. Dan saya tidak mau terjebak membahas berdasarkan kitab mereka. Saya katakan, anda tidak percaya Alkitab kami, dan saya tidak percaya alkitab (NWT) anda. Jadi kami berdiskusi dengan referensi buku encyclopedia, buku science, dan sejarah. Yang tentu saja diluar kemampuan para ssy yang terbiasa bicara sesuai jalur yang mereka sudah atur. Jadi setiap kali mereka pulang dengan entah jengkel atau bingung. Dan saya sungguh menikmati berhasil membuat mereka pusing dengan pertanyaan pertanyaan saya.

Nah, si pasangan ssy (suami istri) yang pertama kali berkunjung ini, walau tidak pernah berhasil menggiring saya, akhirnya menjadi teman. Selanjutnya mereka menyewa sebidang tempat usaha di samping rumah saya. Dari situlah, saya mengenal lebih dekat cara hidup anggota ssy.

Setiap anggota ssy, diberi target mingguan dan bulanan, untuk jumlah waktu berkunjung dari rumah ke rumah. Kurang dari target yang diberikan akan mendapat teguran dari atasan/pengawas.

Mereka harus membeli dengan uang dari kantung sendiri setiap majalah (sedarlah, menara pengawas) ataupun leaflet yang mereka bagikan, tidak ada yang gratis, semua harus mereka bayar.

Mereka harus jaim antar anggota ssy. Karena mereka tidak boleh tampak kekurangan secara materi, jadi yang penting adalah penampilan keluar, harus rapi dan keren, tidak peduli beli baru ataupun bekas. Bahkan kalu ke pertemuan di balai kerajaan (gereja ala mereka), si teman ssy ini naik taksi, dan turun jauh dari tempat tujuan, agar tidak diketahui kalau hanya punya motor dan tidak diketahui kalau naik taksi.

Secara berkala, kalau ngga salah 3 bulan sekali, datang pengawas berkunjung ke rumah. Jika didapati kesalahan (pajangan rumah bergambar cewe atau mengesankan agama, majalah yang dianggap tidak sesuai, selebaran agama lain) maka si pesakitan akan mendapat sanksi, yang terberat tentu adalah pengucilan.

Begitu pula jika target kunjungan tidak tercapai, mereka akan kena tegur, dan keimanan mereka akan dipertanyakan.

Jika dulu mereka katakan bahwa tutur kata mereka halus dan santun, dalam kenyataan sehari hari sering kali saya lihat si istri dicaci maki dan ditunjuk tunjuk mukanya dimuka umum hanya gara gara sebab sepele. Apapun yang dilakukan oleh suami, sang istri tidak berani membantah, karena doktrin mereka mengatakan bahwa suami adalah kepala dari istri.

Belakangan juga topeng kesopanan mereka mulai luntur, dimana justru di sofa tamu rumah kami, dengan santainya mengangkat kaki serta dinaikan ke atas sofa, sesuatu yang tidak pernah kami lakukan sebagai tuan rumah di rumah kami sendiri.

Rupanya kejujuran mereka hanya sebatas slogan kosong, cara mereka berdagangpun sangat curang dan tidak jujur, kepada anak buah merekapun, mereka tega berbuat tidak adil. Kepada supplier mereka tega melakukan tipuan sehingga menguntungkan mereka dan sangat merugikan supplier mereka.

Tetapi, kalau mereka sedang membutuhkan pertolongan, mereka sungguh pandai bermulut manis. Karena mereka memang tidak dapat mengharapkan pertolongan dari sesama anggota ssy. Menurut penuturan teman ssy ini, para anggota ssy itu hanya sebatas saudar dalam iman, tetapi untuk hidup di dunia masing masing adalah egois, dan hanya mementingkan diri sendiri.

Rata rata penganut ssy tidak punya kawan, karena mereka memang dianjurkan untuk tidak hidup bersama dunia (diluar anggota ssy), karena takut tercemar gaya hidup dunia. Jadi mereka menutup diri dari pergaulan, nyaris tidak pernah punya teman.

Mereka selalu cemas dan takut akan sakit dan kematian, tidak heran, karena mereka memang tidak dijanjikan kehidupan abadi di surga. Mereka sangat takut kalau mati dan tidak dibangkitkan lagi, lenyap jadi debu.

Sementara yang dapat saya ingat adalah kejadian kejadian di atas, akan saya tambahkan lagi jika ada yang teringat.

Satu hal yang bisa kita petik adalah, pohon yang baik akan menghasilkan buah yang baik. Jika pohonnya rusak, maka buahnya sudah bisa dipastikan juga rusak.

Salam

gak usah dengar ramalan mereka. semuanya bohong

yang saya binggung, kenapa mereka masih bertahan dengan ajaran yang meleset tersebut? :)

karena mata hati mereka telah dibutakan oleh ajaran yang tidak benar.

bukan ngebela SSY tapi fakta :
Orang kristen juga bayak yang bertahan dengan ramalan nubuatan nabi nabi PL padahal masa berlakunya udah abis (sudah lewat batas masa berlakunya

P. Baru: Lukas: 16
16:16 Hukum Taurat dan kitab para nabi berlaku sampai kepada zaman Yohanes;

Jadi Podo wae

Tuhan yesus memberkati

Han

ajaran2 sesat masih tetap akan bertahan samapi kedatangan Tuhan Yesus yg kedua